LAPORAN TAHUNAN

1

PT HM SAMPOERNA Tbk.

|

Laporan Tahunan 2009

2

d a f t a r

i s i

Ikhtisar Keuangan Struktur Perseroan Sekilas PT HM Sampoerna Tbk. Mengenang Angky Camaro Laporan Dewan Komisaris Riwayat Singkat Dewan Komisaris Laporan Direksi Riwayat Singkat Direksi Tata Kelola Perusahaan Regulasi dan Fiskal Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Diskusi dan Analisis Manajemen Laporan Komite Audit Laporan Keuangan 2009 Informasi Pendaftaran dan Perdagangan Saham Harga Saham Historis Daftar Anak Perusahaan Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi

3

4

6

8

9

11

14

17

20

24

25

29

32

| Laporan Tahunan 2009 KEKUATAN DALAM KEBERSAMAAN 2 .PT HM SAMPOERNA Tbk.

6% 52.5% 19.297 7.161 11.383 438.60 29.219 3.3% 28.7% 18.49 29.352 5.716 6.3 630 100 4.383 438.121 5.453 5.5% 28.797 3.694 29.585 5.530 805 8.383 544 RASIO LIKUIDITAS Rasio Lancar Rasio Hutang Terhadap Ekuitas Rasio Jumlah Kewajiban Terhadap Jumlah Aset 38.691 5.368 5.54 28.576 24.087 1.432 2.2% 11.235 7.09 0.28 0.211 7.391 59 344 434 12.41 28.869 3.I K H T I S A R K E U A N G A N TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER (dalam miliar rupiah) NERACA Aset Lancar Aset Tetap Penyertaan Saham Tanah untuk Pengembangan Aset Lainnya Jumlah Aset Kewajiban Jangka Pendek Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban Jangka Panjang Lainnya Jumlah Kewajiban Hak Minoritas Ekuitas 2009 2008 2007 2006 2005 KINERJA OPERASI .788 8.3 100 RASIO OPERASI Laba Kotor Dibagi Penjualan Bersih Laba Kotor Dibagi Penjualan (Rokok Domestik) Laba Operasi Dibagi Penjualan Bersih Laba Operasi Dibagi Penjualan (Rokok Domestik) Laba Bersih Dibagi Penjualan Bersih Laba Bersih Dibagi Penjualan (Rokok Domestik) Imbal Total Hasil Aset Imbal Hasil Ekuitas Modal Kerja Bersih MODAL DASAR Jumlah saham (miliar) Nilai saham Nilai nominal per saham (Rupiah) MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR Jumlah saham (miliar) Nilai saham Nilai nominal per saham (Rupiah) 3 .087 1.7% 48.250 4 10.3% 20.204 3.3 100 33.311 3.889 9.985 6.71 0.3 630 100 4.960 7.383 1.873 93 5.68 0.680 9.50 28.6% 18.064 29.383 438.2% 12.612 6.056 3.556 2.935 5.345 3.0% 18.9% 13.624 1.2% 18.3 100 26.383 438.048 34.762 5.914 5.7% 68.44 0.4% 25.972 11.614 3 8.3 100 29.345 3.8% 3.940 3.213 5.175 5.462 38.823 6.5% 11.7% 18.895 889 11.3 630 100 4.722 274 7.5% 3.113 246 4.4% 3.3 100 21.5% 48.843 6.5% 24.522 21 344 738 15.613 999 261 6.819 6.530 1.88 0.704 3.134 7.660 5.545 8.Konsolidasi Penjualan Bersih Laba Kotor Laba Operasi Laba Sebelum Pajak Penghasilan Laba Bersih Laba Bersih Per Saham Dasar (Rupiah) KINERJA OPERASI Bisnis Rokok Domestik Penjualan Bersih Laba Kotor Laba Operasi Laba Sebelum Pajak Penghasilan Laba Bersih 12.563 5.6% 30.310 20 176 521 17.2% 50.4% 9.8% 28.2% 13.206 10.0% 17.8% 28.1% 13.78 0.037 4.7% 11.66 0.225 5.3% 16.4% 28.725 2.27 0.3% 17.360 3.3% 11.747 76 427 7.395 6.681 6.729 2.004 6.213 999 402 7.6% 29.7% 4.660 7.399 176 352 279 11.330 22 176 569 16.6% 5.157 8.084 2 8.895 1.3 630 100 4.28 0.062 5.689 4.117 1.4% 12.642 113 329 8.624 827 9.3% 18.3 630 100 4.942 6.383 438.

Perdagangan & Jasa 100% 100% 99.9% 99. Industri & Perdagangan Rokok 100% 4 .S T R U K T U R P E R S E R O A N PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. LTD.9% BATAVIA TRADING CORPORATION Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% SAMPOERNA ASIA PTE. V. LTD. Investasi Saham di Perusahaan Lain SAMPOERNA PT SAMPOERNA AIR PT HANDAL LOGISTIK INTERNATIONAL NuSANTARA NuSANTARA FINANCE COMPANY B. SAMPOERNA INTERNATIONAL PTE.9% PT uNION SAMPOERNA DINAMIKA Investasi Saham di Perusahaan Lain PT WAHANA SAMPOERNA Properti.9% 99. Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% SAMPOERNA TABACOS AMERICA LATINA LTDA. Industri & Perdagangan 100% VINASA INVESTMENT CORPORATION Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% STERLING TOBACCO CORPORATION Industri & Perdagangan Rokok 100% SAMPOERNA INVESTMENT CORPORATION Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% SAMPOERNA TAIWAN CORPORATION Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% PT HM SAMPOERNA Tbk. | Laporan Tahunan 2009 SAMPOERNA LATIN AMERICA LTD. Pengangkutan Udara Jasa Ekspedisi & Pembiayaan Pergudangan 99.

Investasi Saham di Perusahaan Lain 100% 5 .9% 99% IBSA SINGAPORE PTE.5% PT ASIA TEMBAKAu Industri & Perdagangan Rokok PT AGASAM Perdagangan & Jasa 99. BHD. LTD.PT HARAPAN MAJu SENTOSA (dahulu PT CITRA InveSTASI nuSA) Industri & Perdagangan Rokok PT TAMAN DAYu Pengembangan Properti 99.9% PT PERSADA MAKMuR INDONESIA (dahulu PT IBSA) Industri & Perdagangan Rokok 99% PT SAMPOERNA PRINTPACK Percetakan & Pengemasan 80. Jasa 100% SAMPOERNA PACKAGING ASIA PTE.02% PT SAMPOERNA JOO LAN SDN. Industri & Perdagangan Rokok 100% PT GOLF TAMAN DAYu Wisata & Jasa Lapangan Golf 96.7% PT PERuSAHAAN DAGANG DAN INDuSTRI PANAMAS Distribusi Rokok 99% 99. LTD.

Setelah usahanya berkembang cukup mapan. mengambil alih kemudi perusahaan di Indonesia. yang kemudian direnovasi. mulai membuat dan menjual rokok kretek linting tangan di rumahnya di Surabaya. bangunan yang Sampoerna. Akhirnya pada bulan Mei 2005. Laporan Tahunan 2009 dipisahkan dari sejarah keluarga Sampoerna Seeng Tee. Di bawah kendalinya. Misi kami adalah menawarkan pengalaman merokok terbaik kepada perokok dewasa senantiasa mencari tahu keinginan konsumen. Liem satu perusahaan tembakau terkemuka di Morris Indonesia. Kami bangga atas reputasi yang kami raih dalam hal kualitas. kretek yang dikenal luas. Pabrik tinggal keluarganya. mengakuisisi Jajaran Direksi dan manajemen baru yang Perseroan lalu. Putera masih memproduksi sigaret kretek tangan Sampoerna. Generasi ketiga keluarga Sampoerna. serta “Raja Kretek” yang legendaris Dji Sam Soe. Indonesia. dan PMI meneruskan berhasil memperkuat posisinya sebagai salah Sejarah dan sukses Sampoerna tidak dapat sebagai pendirinya. dan memulai masa investasi dan ekspansi. dan satu perusahaan pertama yang memproduksi keluarganya sekaligus nama perusahaannya tempat tinggal keluarga dan pabriknya ke 6 Pada tahun 1913.S E K I L A S P T H M S A M P O E R N A T b k . baru tersebut kemudian juga dijadikan tempat dikenal sebagai Taman Sampoerna tersebut. Liem Seeng Tee mengganti nama memindahkan yang telah dimilikinya sejak hampir seabad sinergi | . PT Philip kepemilikan mayoritas atas Sampoerna. Kami memproduksi sejumlah merek rokok Sampoerna A Mild. afiliasi dari PMI. Selanjutnya Sampoerna Keberhasilan Sampoerna menarik perhatian Philip Morris International Inc. sekaligus tetap dengan menciptakan kepemimpinan terdiri dari gabungan profesional Sampoerna menjaga tradisi dan warisan budaya Indonesia PT HM SAMPOERNA Tbk. Sejarah Sampoerna dan memberikan produk yang dapat memenuhi Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“PMI”). seorang imigran asal Cina. inovasi dan keunggulan. Sampoerna berkembang pesat dan menjadi perseroan publik pada tahun 1990 dengan satu perusahaan terkemuka di Indonesia. putih. sebuah kompleks bangunan yang terbengkalai di Surabaya. Hingga kini. Hal ini kami lakukan dengan pada tahun 1978. operasional dengan PMI. harapan mereka. seperti Sampoerna Kretek (sebelumnya disebut Sampoerna A Hijau). Perusahaan kecilnya tersebut merupakan salah dan memasarkan rokok kretek maupun rokok menjadi “Sampoerna”. struktur usaha modern. PT (”Perseroan” / “Sampoerna”) merupakan salah satu produsen rokok terkemuka di Indonesia. salah dunia.

sumbangsih. dan kami mempertahankan kerjasama yang vitalitas dan ketahanan mereka. penanggulangan bencana dan kami 7 . memberikan pendidikan. mitra usaha kami juga ngenai lingkungan usaha Sampoerna di dalamnya. tangan. jumlah karyawan Sampoerna enam pabrik rokok di Indonesia: dua pabrik sigaret kretek mesin berlokasi di Pandaan dan Karawang. kemiskinan. Falsafah tersebut mengambil gambaran medan peranan Visi Sampoerna terkandung dalam utama membangun motivasi dan produktivitas Masing-masing dari ketiga Tangan.Profil Perseroan Pada akhir 2009. yang baik untuk pengembangan adalah kunci berperan penting dalam keberhasilan kami. pelestarian lingkungan. Ini dicapai melalui penawaran produk tinggi Perseroan juga bekerja sama dengan 37 unit Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang berada di Pulau Jawa dalam memproduksi sigaret kretek 59 kantor penjualan. dan secara keseluruhan memiliki lebih dari 60. memfokuskan pada kegiatan pengentasan kegiatan sosial karyawan. Perseroan mengoperasikan dengan harga yang wajar bagi konsumen yang relevan dan inovatif untuk memenuhi selera konsumen yang dinamis. serta masyarakat luas. karyawan dan mitra pihak yang harus dirangkul oleh Perseroan kelompok ini dengan cara sebagai berikut: untuk meraih visi menjadi perusahaan paling terkemuka di Indonesia. merupakan Memberikan sumbangsih kepada masyaKesuksesan Perseroan tidak terlepas dari dukungan masyarakat di seluruh Indonesia. dewasa. yang mewakili perokok dewasa. tiga pabrik sigaret kretek tangan berlokasi di Surabaya dan satu pabrik sigaret kretek tangan di Malang. Memproduksi rokok berkualitas tinggi dengan harga yang wajar bagi perokok Perseroan dewasa memproduksi berkomitmen sigaret berkualitas penuh untuk dan anak perusahaan mencapai sekitar 28. Di sisi lain. rakat luas Dalam erat dengan mereka untuk memastikan karyawan.300 orang. “Falsafah Tiga Tangan”. Perseroan menjual dan mendistribusikan rokok melalui Visi dan Misi Perseroan Memberikan kompensasi dan lingkungan kerja yang baik kepada karyawan dan membina hubungan baik dengan mitra usaha Kompensasi.000 orang karyawan. Kami meraih ketiga bisnis. lingkungan kerja dan peluang Karyawan adalah aset terpenting Perseroan. Selain itu.

ulung dengan sentuhan manusiawi yang transisi Sampoerna. lulusan Teknik Penerbangan pada Komisaris Grup Indomobil. Kemampuan manajemennya yang ulung membantu keberhasilan proses Presiden Komisaris tanggal 16 Maret 1949. Selamat jalan. | Laporan Tahunan 2009 8 . Angky Camaro Beliau meninggalkan istri dan tiga orang anak. Angky Camaro diangkat khas. Keahliannya dalam bidang otomotif semakin diperkokoh ketika beliau sebagai Wakil Presiden Direktur. setelah Sampoerna diakuisisi PT Philip Morris Angky Camaro mengawali kariernya pada Volkswagen AG Wolfsburg. Pak Angky. jabatan yang adalah pindah ke Indomobil Group pada tahun 1982 dipegangnya selama hampir 20 tahun. di Sampoerna. sehingga sangat Indonesia pada pertengahan tahun 2005. Setelah itu beliau menjabat sebagai anggota Dewan Technische Fachshule di Hamburg di Jerman. pada sebagai Managing Director Unit Bisnis Sigaret Indonesia. di Jakarta hingga tahun 1981. sebelum bergabung kemurahan hatinya membuat kami semua PT HM SAMPOERNA Tbk. Jawa Barat. sebagai Pada tahun 2008. Ketaatannya beribadah dan kebaikan serta akan selalu mengenangnya. Anda akan selalu ada di hati kami semua. Beliau bergabung dengan Sampoerna pada bulan April 2002 dengan German Motor Mfg.M E N G E N A N G A N G K Y C A M A R O 1 6 M a r e t 1 9 4 9 - 2 2 J u n i 2 0 0 9 Angky Camaro lahir di Bogor. Angky Camaro dikenal luas sebagai pebisnis diimbanginya dengan kerendahan hati dan pribadi yang cepat tanggap.

depan Perseroan. Salah satu contoh investasi tersebut demikian. bakau sebesar 5% dibandingkan tahun 2008 investasi untuk membangun usaha di masa ketat. Sampoerna kembali menunjukkan pertumbuhan dan membangun kesuksesan menantang. yang diresmikan pada tahun berbagai proses internal dan efisiensi. dan pada kuartal terakhir pertumbuhan penurunan suku bunga menyebabkan kepercayaan konsumen meningkat sepanjang tahun.L A P O R A N D E W A N K O M I S A R I S Selama tahun 2009. Jatuhnya angka inflasi ditambah Pertumbuhan ekonomi yang positif ini. Berkat fokus dan investasi kami yang konsisten merupakan produk Perseroan.4%. Berangkat dari pandangan Indonesia sedikit melambat menjadi 4. dalam kondisi pasar yang Berikut ini beberapa produk baru yang kami luncurkan selama tahun 2009: • Dji Sam Soe Gold pada segmen premium • L&M pada segmen harga menengah • Komet pada segmen terjangkau Terjadinya krisis keuangan global dan pemilihan presiden menyebabkan ketidakpastian daNamun berkat permintaan konsumen di dalam negeri yang kuat. PT Asia Tembakau (“ATB”) untuk bakau yang dianggap menguntungkan. lam kondisi ekonomi Indonesia di tahun 2009. Sampoerna juga melakukan investasi pada berbagai program untuk meningkatkan Bagi kami.2% pada bulan Januari menjadi 2. Pertumbuhan PDB kuartal kedua 2009 dari 6. Inflasi turun drastis dari 9. pada portofolio produk. 2008. Sebagaimana Perseroan terus tahun-tahun berperan sebagai 9 pengembangan potensi dan aspirasi karier para bersaing dalam semua segmen industri tem- utama masyarakat dengan berinvestasi dan mengembangkan bidang-bidang fokus utama. Desember. para karyawan adalah masa dalam pengembangan bakat karyawan dan kepemimpinan Perseroan di masa depan. empat merek di antaranya Perseroan mulai menikmati hasil investasi Jawa Barat. sebelumnya. mendorong peningkatan volume industri temhingga mencapai sekitar 260 miliar batang. pelatihan-pelatihan dan berbagai penugasan yang menantang.1% selama tahun mengesankan mampu bertahan dari dampak 2008. mitra .8% pada pada fasilitas produksi mutakhir di Karawang. salah satu kunci sukses adalah depan dalam lingkungan persaingan yang kian adalah upaya Perseroan dan anak perusahaan Perseroan. walaupun tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Bagi Perseroan. ekonomi Indonesia secara krisis keuangan global. seperti penugasan internasional. dari sepuluh merek dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia di tahun 2009. kami terus meningkatkan upaya Sistem manajemen kinerja kami berfokus pada karyawan melalui sejumlah aktivitas.0% pada PDB tercatat 5.

Perseroan pun senantiasa memainkan peran aktif dengan menyuarakan pandangan kami tembakau. pada 22 Juni 2009. Pertengahan berpulangnya tahun Angky 2009 Camaro. yang mendukung kesehatan masyarakat dan program pemerintah. untuk melindungi seluruh dan tetap melanjutkan untuk mendapatkan Kami juga tetap teguh menjalankan program tata kelola perusahaan yang kuat dan ditujukan mampu membawa kesuksesan Perseroan. Komitmen tersebut kami wujudkan dengan menumbuhkan dan menjaga standar 10 pemangku . tata kelola perusahaan dan kebijakan fiskal. mengenai hal-hal penting. | kepentingan Perseroan dengan baik dan efektif. pelanggan dan pemerintah Indonesia atas perhatian dan dukungan mereka kepada Perseroan selama tahun 2009. dengan memfokuskan pendidikan serta dalam bentuk dukungan bagi Sebagai warga usaha yang bertanggung jawab. Kami juga berterima kasih kepada para pemegang saham. mitra bisnis. turut bersimpati dan mengucapkan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga Angky Sampoerna. Tugas-tugas Dewan Komisaris didukung lebih lanjut oleh Komite Audit yang fungsi-fungsinya dijabarkan pada bagian khusus di Laporan Tahunan ini. yang disahkan oleh Rapat November 2009. Laporan Tahunan 2009 pelosok Indonesia. Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 PT HM SAMPOERNA Tbk. Kami terus memainkan pada yang tinggi kepada para Direksi atas kepemimyang tulus kepada para karyawan atas dedikasi dan komitmen mereka kepada Perseroan. Camaro. Kami kembali menyampaikan penghargaan pinan yang kuat dan mengucapkan terima kasih Rescue (SAR) juga terus berkiprah aktif sepanjang tahun dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan di berbagai peranan penting dalam bidang kontribusi Perseroan Putera Sampoerna Foundation. Dengan kepemimpinannya yang meninggalkan Kami Presiden Kami terus memfokuskan untuk meningkatkan volume dan keuntungan jangka panjang keuntungan dari sinergi dengan PMI. seperti regulasi kesedihan yang mendalam bagi kami dengan Komisaris kami.seperti Sampoerna mengembangkan bermanfaat dalam mendirikan usaha kecil. perilaku bertanggung jawab dan integritas yang tertinggi di seluruh lapisan organisasi Perseroan. beliau akan selalu dekat di hati kami di Jabatan Angky Camaro sebagai Presiden Komisaris Perseroan digantikan oleh Matteo Lorenzo Pellegrini. Pusat (PPKS) Pelatihan berbagai yang Tim Penanggulangan Bencana Sampoerna keahlian Kewirausahaan bertujuan yang kepatuhan. maupun di seluruh PMI.

beliau telah bekerja di Philip Morris USA dan menjabat Director Financial System Implementation berbagai posisi di bidang accounting. business di bidang cost accounting hingga dipromosikan Douglas Werth meraih gelar sarjana di bidang accounting dari Washington and Lee University di Lexington. beliau juga menyandang gelar Master Beliau memulai karirnya di Pittston Coal Group di Virginia. Virginia. Spanyol. Prancis.RI WAYAT SI NG K AT D E WA N K OM I S A R I S Matteo Lorenzo Pellegrini Presiden Komisaris Matteo Lorenzo Pellegrini bergabung dengan PMI pada tahun 1991. Director untuk empat afiliasi. Beliau kemudian Matteo Lorenzo Pellegrini meliputi Asia Timur dan Barat dengan menjabat sebagai President. AS. Lalu beliau pindah ke Hong Kong pada tahun sejak tahun 2005. Pada tahun 1995. beliau menjadi Director Financial pada tahun 1997. Amerika Serikat. kemudian menjadi Operations pada tahun 2001. dan menduduki berbagai posisi sebagai Assistant to the Controller. Beliau bertanggung jawab dalam bidang pelaporan dan perencanaan keuangan untuk kawasan Asia Pasifik dan dalam mengembangkan kemampuan keuangan di dalam organisasi. dipromosikan sebagai Controller pada tahun kebijakan dan mengawasi keuangan untuk marketing dan sales di Philip Morris USA. 2003 untuk menangani bisnis PMI di kawasan Douglas Walter Werth Wakil Presiden Komisaris Douglas Werth bergabung dengan PMI sebagai Controller berbasis di Hong Kong pada tahun 2003. sebelum menjadi Marketing Director pada tahun 1995. dan Assistant Controller. wilayah tanggung jawab Asia. Selain memegang gelar sarjana business dalam communication dan marketing. Beliau menjadi Business Development Manager di Italia. 11 administration dan . administration dari Universitas Bocconi di Milan. commerce. berpindah– Sebelum bergabung dengan PMI. dan akhirnya kembali ke Italia pada tahun 2001. 2002 dan bertanggung jawab mendukung Planning and Analysis. Beliau kemudian ditunjuk sebagai Managing pindah antara Portugal. Asia Pasifik. sebelum menangani Asia Barat Sejak tahun 2007.

dari London School of Economics pada tahun PT HM SAMPOERNA Tbk. Sebelumnya. dan menjadi Beliau juga menjabat sebagai Vice President & Counsel. Skotlandia pada Komisaris pada tahun 2000 setelah pensiun sebagai tahun 1978. | 12 . Develop di Lausanne. Swiss. beliau New York. dengan basis di Sebelum pindah ke Hong Kong pada tahun Resources untuk Republik Ceko & Slowakia. Asia Pacific Region. beliau pernah officer. berbasis Eunice Hamilton meraih gelar Master of Arts dari University of Glasgow. Laporan Tahunan 2009 ditunjuk menjadi Director Management & selama 29 tahun. Phang Cheow Hock Komisaris Independen Phang Cheow Hock bekerja di Sampoerna PMI pada tahun 1990 sebagai Recruitment Organization Development. beliau juga meraih diploma Sastra Perancis dari University of Geneva. Lima tahun kemudian. Pada tahun 1985. 2001 untuk menjabat Vice President Human menduduki jabatan Director Human Resources Centers of Expertise: Source & Select. and Organization Design.Eunice Carol Hamilton Komisaris Eunice Carol Hamilton bergabung dengan Executive. Beliau juga pernah menjabat sebagai Shareholders’ Representative and Assistant operasional dan manajemen. Swiss. Cheow Hock Chief Operating Officer tahun 1990 – 1999. dan bertanggung jawab terhadap keseluruhan diangkat mengabdikan diri lebih dari 20 tahun di Singapore Police Force sebagai seorang senior beliau to the CEO tahun 1978 – 1991. kemudian mengambil diploma pascasarjana dalam bidang Human Resources 1979. Phang dari Perseroan.

pada tahun 2001 setelah pensiun dari di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas 13 . Ekadharmajanto Kasih telah berpengalaman pada sector manufacturing.Ekadharmajanto Kasih Komisaris Independen Sebelum bergabung dengan Sampoerna. Beliau juga mengabdikan diri Indonesia. lalu menjadi anggota Dewan Komisaris Ekadharmajanto Kasih meraih gelar sarjana pada tahun 1975. Beliau bergabung diangkat sebagai Chief Financial Officer pada tahun 1991 dan anggota Direksi pada tahun Perseroan. selama 25 tahun di bidang financial control dengan Sampoerna pada tahun 1990 dan memegang posisi Financial Controller hingga 1992.

4 poin.9 Salah satu tren industri di tahun 2009 yang perlu low nicotine (LTLN). volume miliar batang.2 miliar batang.9% menjadi 4. naik dari 20. mencatat yang kembali menyusut sebesar 1.7% di tahun 2008. yaitu sebesar 0. pada bulan November kepercayaan mengalami harga rendah selama tahun 2009. pangsa pasar kami secara keseluruhan mencapai 29. Walaupun pangsa pasar turun sebesar 0.3 miliar batang pada tahun 2008. Komet.9 poin pada tahun 2009. Untuk meluncurkan produk sigaret kretek tangan di sejumlah kota di Jawa Timur. 14 keseluruhan volume industri pada tahun 2009. berharga rendah. Walaupun pangsa pasar SKT menyusut. dicermati adalah pertumbuhan segmen low tar / yang dihadapi Perseroan adalah meningkatnya peralihan perokok dewasa ke produk-produk 2009.7% miliar batang sehingga pangsa pasarnya menjadi dan Sumatra pada bulan Oktober.6% pada tahun produksi tumbuh cukup kuat sebesar 3. Demikian pula U Mild yang tumbuh sebesar 0. anak perusahaan kami ATB meluncurkan L&M di empat kota di Kalimantan 1.9% dari pangsa pasarnya turun 0.0% pada unggulan kami A Mild yang tumbuh sebesar 4 miliar batang dan pangsa pasarnya menjadi 10. menengah. sehingga menjadi merek teratas di Indonesia.1%*.1 miliar batang.5% PT HM SAMPOERNA Tbk. Berkat keunggulan kami menyebabkan pangsa pasarnya turun sebesar 0. yang pangsa pasarnya naik tahun 2009. dan volume penjualan mencapai 75. | * Data pangsa pasar dalam Laporan Tahunan ini diambil dari Nielsen Retail Audit – Indonesia Expanded.6 miliar batang dibandingkan tahun 2008. Pangsa memanfaatkan dan memajukan tren ini. kuat selama tahun 2009 di tengah kondisi Perseroan Walaupun ekonomi Indonesia pertumbuhan dan indeks konsumen meningkat. salah satu tantangan menunjukkan hasil yang mantap dan berhasil mempertahankan pangsa pasar nomor satu di pasar rokok Indonesia. sehingga pada tahun 2009. naik dari 73.3% pada tahun 2009.3% menjadi 7. Tren ini menguntungkan merek Laporan Tahunan 2009 Pada segmen sigaret kretek tangan (SKT). . Dji Sam Soe mengalami penurunan yang lebih kecil.4% di tahun 2008 menjadi 28. Sampoerna Kretek Pada segmen harga Sampoerna A Hijau) mengalami penurunan dari 25.0% di tahun 2009. produk kami Dji Sam Soe pangsa pasar dan volume setelah melewati penurunan volume sebesar 2. Di tengah persaingan yang semakin ketat.6% atau 2. volume SKT tetap kokoh sebesar 31.2 pada segmen ini. dan Sampoerna Kretek (sebelumnya disebut titik harga yang sulit. Dilihat dari kinerja operasi.L A P O R A N D I R E K S I Sampoerna kembali mencatat kinerja yang pasar yang menantang dan ketidakpastian ekonomi. ATB pasar segmen ini mencapai 23.

menjadi arah sistem cukai spesifik penuh ini. Swiss. Perseroan mendukung penuh perubahan ke menjadikan lingkungan usaha lebih jelas serta Pada tahun 2009. kami. dan berubah dari sistem sistem spesifik penuh pada tahun 2009. Janelle ditunjuk sebagai Direktur yang telah ditetapkan. dan Sampoerna 9. atau pada Pusat dan pengalaman kerja para karyawan.7 miliar Kebijakan pemerintah di bidang cukai terus bergulir mengikuti roadmap industri rokok campuran (advalorem dan spesifik). PMI yang disebut ”MAP” (Managing and pengembangan potensi dan aspirasi karier tahun-tahun sebelumnya. terus berinvestasi untuk memperkuat produk premium kami. kami meluncurkan Survei Pendapat Karyawan 15 . Sampoerna berfokus menghadapi menantang. menjalani penugasan jangka pendek pada Dalam upaya menyempurnakan lingkungan John Gledhill ditunjuk sebagai Presiden Direktur menggantikan Martin Gray King. Office One. untuk merampingkan dukungan logistik. Kemudian sebagaimana untuk menjaga daya saing kami di tengah lain Kami yang diri diluncurkan pada bulan Maret.9%. berinvestasi pada berbagai program untuk meningkatkan proses-proses internal dan meliputi: Program One. untuk beralih ke sistem pendukung administrasi SAP tunggal. afiliasi PMI di negara lain.Sebagai pemimpin pada segmen ini. Namun demikian. antara untuk masa Kapasitas depan mempersiapkan produksi industri kami Segmen sigaret putih mesin (SPM) mengalami dari 8.9 miliar batang sehingga batang dengan pangsa pasar sebesar 4. Paul menggantikan Kevin Douglas Click. kinerja yang kuat pada segmen ini dengan sedikit penyusutan pangsa pasar menjadi 8. Seperti tahun-tahun sebelumnya.4% pada tahun 2008. sejumlah karyawan berpotensi tinggi mendapatkan peluang untuk Operasional PMI di Lausanne. Salah satu contohnya adalah peluncuran Dji Sam Soe Gold pada bulan Juli. dengan fokus pada para karyawan. Sampoerna Varian baru ini kini semakin memperkuat kelompok merek Dji Sam Soe yang sudah ada. menggunakan perangkat penilaian Appraising Performance). transportasi dan percetakan pasar yang berubah pesat. meningkat di tahun 2009 dengan penambahan Program pada pabrik tersebut Karawang.0% kelompok merek Marlboro menunjukkan ditunjang oleh Marlboro Black Menthol yang tumbuh sebesar 0. yang akan terprediksi. Program-program tersebut dirancang Kami menyempurnakan sistem pengelolaan kinerja. kapasitas efisiensi. untuk mengonsolidasikan divisi penjualan. Marlboro angka penjualannya menjadi 11. susunan Direksi berganti.

rencana perbaikan dalam beberapa tahun mendatang. untuk menerapkan sejumlah rasa keterlibatan karyawan yang tinggi (66%) Memanfaatkan hasil-hasil tersebut beserta temuan survei. Dengan kelanjutan investasi pada usaha karyawan dan mengikuti budaya persaingan yang ketat. iklan dan pemasaran. dan karyawan kami. di antaranya: • Corporate Laporan Tahunan 2009 telah dibentuk untuk mengomunikasikan. sebuah tim kepatuhan khusus berbagai inisiatif kepatuhan dalam bidang manajemen serta kontribusi amal. kami ucapkan penghargaan yang mitra usaha kami atas jerih payah dan dedikasi yang telah mereka tunjukkan. Maka atas nama seluruh anggota Direksi dan para pemegang saham. Perusahaan mendapatkan sejumlah penghargaan penting. walaupun dihadapkan pada para berhasil menunjukkan komitmen yang kokoh untuk meningkatkan usaha dan mendorong pertumbuhan di masa depan dengan dukungan korporasi kami yang kuat. • Best Brand Award untuk Dji Sam Soe dari 2009 dari The Wall Street Journal Asia A Volution dari Majalah Marketing Mix untuk | . kesadaran fiskal. Perseroan standar kepatuhan dan integritas yang tinggi tersebut. Untuk mencapai standar memonitor dan memfasilitasi implementasi hubungan pemerintahan. kami telah merumuskan Kami juga terus berfokus mempertahankan Secara keseluruhan. Hasil survei ini menunjukkan bila dibandingkan dengan afiliasi PMI lainnya. kami meyakini bahwa Perseroan akan mampu menjawab tantangantantangan di masa depan. kearsipan. setinggi-tingginya kepada para karyawan dan • Human Resources Excellence Award dari Development • Indonesia’s top 10 Most Admired Companies • The 1st Best of the Best Packaging Majalah SWA 16 dari Corporate Social Forum Responsibility for Community Award Majalah SWA PT HM SAMPOERNA Tbk.secara resmi. Pada tahun 2009. pada organisasi kami.

Kemudian pada tahun 2007. Swiss. Swiss. Pada tahun 1999 beliau Paul Janelle Direktur Paul Janelle mulai bekerja di PMI sebagai Finance Trainee pada tahun 1991 di Lausanne. Polandia.R I W A Y A T S I N G K A T D I R E K S I John Gledhill Presiden Direktur John Gledhill bergabung dengan PMI pada tahun 1983. Beliau kemudian di kantor PMI di Slowakia. Pada 1997. masing-masing pada tahun 2002 John Gledhill memiliki gelar dalam bidang Perancis pada tahun 1999. Information Services Vice President Finance Services. beliau bergabung dengan 2000. Republik Ceko. beliau dipromosikan menjadi and Administration di afiliasi PMI di Rusia. gelar sarjana Business Administration.s. kemudian memimpin operasi PMI di Korea dan 2004. Paul Janelle diangkat sebagai Direktur dan Australia. Pada tahun 2009. dan di Managing Director Philip Morris Malaysia. Paul memiliki gelar Master International Executive Programme INSEAD di dari Business Administration dan Finance dari University of Ottawa di Kanada. Beliau pindah ke Moskow pada tahun 2003 sebagai Director Finance. Webster University. dan lulus diangkat sebagai mengawali karirnya di organisasi keuangan Philip Morris CR a. PMI dalam bidang pemasaran dan manajemen akan peran senior yang terus meningkat dalam di kawasan Timur Tengah. pemasaran dan manajemen Pusat Operasional PMI di Lausanne. hingga Pada tahun 2001. berkantor di Perseroan yang menangani keuangan dan pelayanan informasi Perseroan pada tahun 2009. menduduki jabatan Controller pada tahun Director Finance berkantor di Lausanne. dan sarjana Science dari dalam 17 . beliau diangkat menjadi Presiden Direktur Sampoerna. ditunjuk sebagai Lausanne di Swiss.. Bisnis dan Pemasaran. Beliau pindah ke Eropa untuk memenuhi kebutuhan bidang penjualan. berkantor di Praha.

Australia dan gelar Master dari University of Hull di Inggris. setelah meraih gelar Doctor of Philosophy dalam bidang Theoritical Chemistry pada 1997. ia diangkat sebagai Direktur bakat dan peluang bagi karyawan dari salah PT HM SAMPOERNA Tbk. beliau ditunjuk sebagai Kong pada tahun 2002 untuk menjabat sebagai Lih Goh profesionalnya sebagai Manager. tahun Marketing Manager sebelum pindah ke Hong Sebelum menjabat sebagai Direktur yang Marketing Philip Morris (2003-2006) dan di (2006-2007). Godfrey Phillips (Malaysia) Sdn Bhd. Shea Lih Goh meraih gelar sarjana di Monash Laporan Tahunan 2009 Manager Trade Marketing Philip Morris Asia. dan dengan segera memiliki peran yang kian meningkat tanggung menangani sumber daya manusia pada tahun 2006 untuk memimpin pengembangan satu organisasi terbesar di Indonesia. Yos Adiguna Ginting bergabung dengan Sampoerna sejak 2002. yang menangani corporate affairs. Shea Taiwan sebagai General Manager Philip Morris University. termasuk menjadi Direktur yang strategi dan program dalam membangun Pada tahun 2008. bekerja di Cina sebagai Director menangani pemasaran di Sampoerna. Trade Alliance. Strategic Alliance pada PT Indah Kiat Pulp and Paper. Vice President. jawabnya. University of Tasmania di Australia. | 18 .Shea Lih Goh Direktur Shea Lih Goh mengawali karirnya di PMI ketika bergabung dengan salah satu afiliasi tahun 1993. sebagai Management Trainee pada Pada tahun 2001. Kariernya terus menanjak hingga mencapai jabatan berkantor di Singapura. Tbk.. Yos Adiguna Yos Adiguna Ginting Direktur Ginting memulai karier PMI di Malaysia.

yaitu Sebelum menjabat sebagai Direktur Perseroan Wayan Mertasana Tantra memiliki gelar Universitas tahun. beliau menjabat sebagai Direktur Penjualan PT Panamas. Magister Airlangga di Surabaya.Wayan Mertasana Tantra Direktur Wayan Mertasana Tantra telah bergabung dengan Sampoerna selama lebih dari 20 PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas (PT Panamas) pada tahun 1987. Manajemen dari Sales pada salah satu afiliasi Sampoerna. diawali dengan menjadi Supervisor 19 . yang menangani penjualan.

baik yang berhak mengikat Perseroan dengan pihak lain. Undang-Undang tentang Pasar Modal serta ketentuan-ketentuan lain yang berlaku. perusahaan yang baik. dalam maupun di luar pengadilan. pene- Direksi bertanggung jawab mengelola PerseDireksi roan untuk mencapai maksud dan tujuannya. yang frekuensi tanggung jawab masing-masing. Program pelatihan diadakan secara berkala dan di Perseroan. Direksi juga dengan tetap memperhatikan Anggaran Dasar diterapkan pada seluruh afiliasi PMI. Remunerasi Dewan Dewan Komisaris pengawasan PT HM SAMPOERNA Tbk.T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N Salah satu kunci sukses Perseroan adalah ketaatan terhadap prinsip-prinsip tata kelola jadi suatu keharusan bagi Perseroan. yang dapat melibatkan pimpinan penjualan. dikomunikasikan kepada karyawan partisipasi karyawan dimonitor dengan ketat. Komisaris atas bertugas keputusan-keputusan melakukan dan jenisnya disesuaikan dengan fungsi dan Remunerasi anggota Dewan Komisaris dan angAnggaran Dasar Perseroan. Pelaksanaan Sampoerna merupakan tata kelola tanggung perusahaan publik. Direksi dalam mengelola jalannya Perseroan Dalam melakukan tugas-tugas pengawasannya. informasi Anggota Direksi juga mendapatkan pelatihan dan pengembangan secara berkala. sekaligus salah satu afiliasi PMI. Laporan Tahunan 2009 tim yang terdiri dari para ahli bidang hukum (legal counsel) dan pengendalian internal. situasi pasar. pembukuan Perseroan. tentang seserta menjalankan segala tindakan. termasuk Perseroan pada seluruh tingkatan organisasi. Terbatas. persaingan usaha. dan hal-hal lain yang berhubungan dengan operasional dan bisnis Perseroan. setiap bulan. Rapat tersebut antara lain membahas situasi ekonomi. Aturan berperilaku (code of conduct) yang integritas yang sangat tinggi dalam menjalankan Sampoerna. umumnya Dewan Komisaris dan Direksi. mengenai kepengurusan maupun kepemilikan. Direksi berhak mewakili Perseroan. Tim jawab divisi dan manajer senior tertentu. Undang-Undang tentang Perseroan Direksi menyelenggarakan rapat rutin. baik di gala hal dan dalam segala kejadian. Sebagai perusahaan rapan tata kelola perusahaan yang baik menPerseroan menetapkan standar kepatuhan dan usaha. Dewan Komisaris berhak melakukan audit atas serta memberikan masukan kepada Direksi. gota Direksi merupakan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana diamanatkan | 20 . dibantu oleh tersebut secara rutin memantau kepatuhan terhadap semua kebijakan.

yang memberikan profesi ini.Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Pada pelaksanaannya. Grup Pengendalian Internal Pengendalian Internal PMI. Hasil evaluasi dan/atau audit dibahas dengan Direktur lainnya sesuai pembagian tugas dan Direktur yang menangani keuangan dan menjalankan tugasnya. Rapat Umum Pemegang Anggota Direksi Saham mendelegasikan penentuan jumlah remunerasi dan pembagian tugas anggota wewenangnya. Fungsi Pengendalian Internal Pengendalian Internal membantu Morris Indonesia sebagai pemegang saham masing-masing. dan 21 . Direksi berpendapat bahwa pengendalian insecara efektif. sosial dan politik. Presiden Direktur dan • Melemahnya Rupiah terhadap mata uang asing yang dibutuhkan Perseroan. • Kenaikan tingkat suku bunga. Grup Perseroan. PT Philip mayoritas Perseroan. • Perubahan yang signifikan atas sistem cukai • Perubahan selera dan pilihan perokok rencana kerja yang telah disetujui oleh Direksi pelayanan informasi. memberikan masukan kepada Dewan Komisaris tentang hal-hal yang berhubungan dengan remunerasi anggota Dewan Komisaris. dan regulasi industri rokok di Indonesia. dewasa. Faktor-faktor eksternal tersebut antara lain: • Persaingan usaha. arahan mengenai perkembangan terhadap ternal Perseroan untuk kepentingan pelaporan keuangan telah memadai dan telah dijalankan Perseroan juga memiliki akses kepada Grup Direksi mengelola proses-proses internal Perseroan. Piagam Audit Internal dikeluarkan terhadap kebijakan-kebijakan pada tahun 2009 oleh Direksi setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. • Rokok palsu dan/atau selundupan. Pelatihan dan pengembangan diberikan kepada semua manajer dan staf sesuai kebutuhan temuan audit disampaikan kepada Komite Direksi kepada Dewan Komisaris. • Kondisi ekonomi. Pengendalian Internal memonitor kepatuhan hal-hal lain menurut permintaan Direksi dan Dewan Komisaris. Grup kepatuhan terhadap Sarbanes-Oxley Act dan Usaha Perseroan tidak terlepas dari risikoRisiko dan Manajemen Risiko risiko yang timbul dari pengaruh berbagai faktor eksternal dan internal. Dalam Pengendalian Internal berpedoman pada dan disusun berdasarkan pendekatan risiko. Rencana kerja dan temuanAudit dalam rapat Komite Audit.

pemegang saham. Perseroan menyelenggarakan sejumlah kegiatan seperti paparan pertemuan terkait sesuai permintaan dan/atau bila dipandang perlu.Resiko-resiko lainnya antara lain meliputi dan bahan baku lainnya. karyawan. Perseroan menyediakan investor. tuntutan hukum. cengkeh menjalankan fungsinya. analis efek dan masyarakat pasar sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku.com. serta memiliki berbagai media komunikasi. sampoerna. kegagalan peluncuran produk Perseroan senantiasa berusaha mengurangi risiko usaha melalui pengendalian internal Selama tahun 2009. otoritas Sentral Efek Indonesia. penyusunan penting yang mempengaruhi kinerja usaha Komunikasi dengan karyawan merupakan salah satu aspek penting dari tata kelola perusahaan. penyebaran lainnya rilis media otoritas pasar modal (Bapepam). Komunikasi Karyawan baru. modal mendapatkan informasi yang memadai Selama tahun 2009. surat elektronik. | 22 . Sekretaris Perseroan bekerja sama dengan Divisi Hukum dan Divisi Hubungan Investor. perayaan ulang tahun Perseroan dan pertemuan-pertemuan lainnya. PT HM SAMPOERNA Tbk. seperti dua kali setahun. Sekretaris Perseroan membantu Direksi dalam Sekretaris Perseroan dan Hubungan Investor memastikan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan dan kebijakan pasar modal. publik. Untuk kepentingan itu. PT Kustodian yang efektif dan memadai. dan fluktuasi harga tembakau. Perseroan majalah dua bulanan Lentera.relations@sampoerna. yaitu telah bekerja pada Perseroan selama dua kalangan investor. dan informasi mengenai perubahan peraturan memastikan bahwa Direksi mendapatkan pasar modal beserta implikasinya. Dalam Sekretaris Perseroan pada bulan Maret 2010 tahun terakhir. kegiatan Fungsi Sekretaris Perseroan dijalankan oleh Maharani Subandhi yang ditunjuk sebagai menggantikan Suartini Harintho.com dan situs web yang dapat diakses melalui http://www. tidak ada tuntutan hukum Perseroan secara signifikan. Sekretaris Perseroan dan Divisi Hubungan Investor memastikan bahwa investor. acara tatap muka dengan Presiden Direktur dan anggota Direksi lainnya yang dilakukan sedikitnya Laporan Tahunan 2009 rencana tak terduga dan melalui asuransi. alamat surat Beliau merupakan pengacara berkualifikasi dan Untuk melayani komunikasi online dengan elektronik khusus. dengan pihak-pihak bursa (Bursa Efek Indonesia).

S T R U K T U R O R G A N I S A S I RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM DEWAN KOMISARIS Presiden KOMisAris WAKiL Presiden KOMisAris KOMisAris MATTeO LOrenZO PeLLeGrini dOUGLAs WALTer WerTH eUniCe CArOL HAMiLTOn PHAnG CHeOW HOCK* eKAdHArMAJAnTO KAsiH* *berTindAK sebAGAi KOMisAris indePenden KOMITE AUDIT KeTUA AnGGOTA PHAnG CHeOW HOCK AMir AbAdi YUsUF TiMOTiUs DIREKTUR Presiden direKTUr direKTUr direKTUr direKTUr direKTUr JOHn GLedHiLL PAUL JAneLLe sHeA LiH GOH YOs AdiGUnA GinTinG WAYAn MerTAsAnA TAnTrA SEKRETARIS PERSEROAN MAHArAni sUbAndHi 23 .

yang akan terprediksi. dan berubah dari sistem sistem spesifik penuh pada tahun 2009. yang lebih pembatasan ketat. menjadi arah sistem cukai spesifik penuh ini. kerja bagi jutaan orang. baik secara langsung maupun tidak langsung. menyeluruh Sektor mempertimbangkan tembakau dan Roadmap Industri Hasil Tembakau yang berimbang. sejumlah ketentuan (Prolegnas) Pengendalian yang telah ditetapkan. Undang-Undang Program tentang kepentingan dan ditegakkan dan berlaku merata atas semua Sampoerna berharap untuk dilibatkan dalam Pengendalian Dampak Produk Tembakau. usia rokok minimum. penyusunan dan ukuran peringatan kesehatan yang lebih besar. | kepentingan untuk mencapai tujuan tersebut. skala lapangan dengan warisan budaya sektor tembakau di Indonesia. penting dari budaya bangsa kita. Kami tidak akan mendukung regulasi tembakau yang tidak Pada tahun 2009. Sampoerna menyambut Legislasi Nasional Dampak Produk Tembakau dalam prioritas baik keputusan ini dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pemangku Menurut pandangan kami. serta dapat diterima oleh semua pihak. besar dalam bentuk penerimaan cukai dan tradisi rokok kretek yang membanggakan. 24 . dengan kontribusi produk khas Indonesia yang menjadi bagian mempertimbangkan pihak yang terkena dampaknya. seluruh memutuskan untuk memasukkan Rancangan untuk tahun 2010. dalam dialog yang konstruktif bekerjasama dengan Rancangan Undang-Undang Pemerintah. masyarakat.R E G U L A S I D A N F I S K A L Sampoerna pengendalian tembakau jangka panjang di Indonesia untuk mencapai tujuan-tujuan dikeluarkan pada tahun 2007. sektor tembakau dan lembaga kesehatan menyeluruh dan berimbang. Kami mendukung adanya regulasi yang menyediakan realitas. Indonesia memiliki warisan untuk merealisasikan undang-undang yang Kebijakan pemerintah di bidang cukai terus bergulir mengikuti roadmap industri rokok campuran (advalorem dan spesifik). termasuk ketentuan pemasaran pembatasan merokok di tempat umum dan Peraturan yang diberlakukan harus dapat pengusaha pabrikan. Perseroan mendukung penuh perubahan ke menjadikan lingkungan usaha lebih jelas serta PT HM SAMPOERNA Tbk. mendukung kerangka kerja diperlukan dalam regulasi tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Laporan Tahunan 2009 pajak negara.

pelatihan bagi 1. 58 UKM (Usaha dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Pendekatan ini penting bagi Perseroan dalam perannya sebagai warga Fokus utama pendekatan kami adalah lokasilokasi operasional Perseroan. tidak saja datang dari masyarakat sekitar Pasuruan. Pengentasan kemiskinan. di 25 . Dalam upayanya untuk membangun jejaring binaannya. Pasuruan. sejumlah 52 UKM Kabupaten Pasuruan berpartisipasi. dimana daerah di Jawa Timur dan Lombok.934 peserta. karena disinilah pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan panjang. dan hal itu tahun 2008 yang ditujukan bagi masyarakat di sekitar pabrik Sukorejo. mulai dari keripik tempe.menggelar kegiatan Expo di awal 2009 di lokasi PPKS wirausahawan di Sukorejo. investasi pada kesejahteraan usaha yang baik di Indonesia. Sinergi peningkatan ekonomi masyarakat memperluas program pendidikan. berpengalaman. PPKS . Kecil Menengah) di Pasuruan berkesempatan mendapatkan pendampingan dan bantuan promosi usaha oleh para pelatih PPKS bekerjasama masyarakat sama pentingnya dengan investasi masa depan bisnis. madu hingga kerajinan kayu dan meubel. Hingga 2009. dan pelatihan wirausaha untuk mendorong pengembangan usaha kecil masyarakat sekitar.T A N G G U N G J A W A B S O S I A L P E R U S A H A A N C o r p o r a t e S o c i a l R e s p o n s i b i l i t y ( C S R ) Komitmen Kami untuk Menjadi Warga usaha Yang Baik Bagi Sampoerna. Di sini. Sejak dimulainya pelatihan di PPKS. PPKS menyelenggarakan PPKS berada. menghasilkan dampak langsung secara jangka pelestarian lingkungan. Di tahun 2009. dan diberi kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan para praktisi usaha yang makin terakselerasi. dan memfasilitasi para merintis usahanya. hingga 2007 tercatat 834 wirausahawan baru telah lahir dan pengolahan jamur tiram. Selain upaya pelatihan dan pendampingan. Selain itu. Di tahun kedua operasionalnya. sejak Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna (PPKS). dan penanggulangan bencana merupakan bidang kegiatan utama yang kami dukung selama tahun 2009. sejumlah diwujudkan dengan memberikan fasilitasi pelaksanaan sistem penanaman dan produksi padi SRI (System of Rice Intensification). tetapi juga berasal dari berbagai pusat pembelajaran Pusat 501 petani telah menerapkan metode ini.dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan . agar peluang membuka pasar PPKS juga ingin tetap senantiasa membuka wawasan dan pengalamannya.

Media. LSM. System of Rice Intensification / SRI di bidang permodalan kepada pelaku wirausaha LSM yang berpengalaman dalam mengelola lembaga keuangan mikro ini.mengembangkan pelatihan dan pendampingan perempuan. 26 Setelah delapan Taman Belajar Masyarakat sebagai hasil dari upaya ini. Upaya kerjasama antara PPKS dan 369 perempuan di daerah Sukorejo merintis usaha baru. telah mendorong untuk atas lahan seluas 192 hektar. dalam upaya bertujuan membahas solusi terhadap masalah yang dihadapi. dalam bidang wirausaha. Hal ini diwujudkan dengan sebuah lokakarya yang Laporan Tahunan 2009 Sampoerna melanjutkan program-program Sinergi di bidang pendidikan peningkatan pendidikan yang berkualitas. kini sistem komputerisasi . yang diikuti oleh 200 pemerhati Swadaya Masyarakat). akademisi Kelompok Tani. dengan pendirian lima TBM baru. | PPKS berinisiatif praktisi di masa mendatang. untuk mempersiapkan kebutuhan PT HM SAMPOERNA Tbk. PPKS kemudian menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang dengan dukungan mendorong penyebaran manfaat metode SRI ini kepada masyarakat di luar Sukorejo. Di tahun 2009. bekerjasama dengan pemerintah. (TBM) di Pasuruan dan Surabaya berdiri 2009. bisa menikmati peningkatan hasil produksi Dengan semangat kolaborasi dan berbagi. dan LSM (Lembaga dan berbagai metode SRI dari Dinas Pertanian kota-kota di Taman Belajar Masyarat di desa Ngadimulyo Jawa Timur. Perguruan Tinggi di Jawa Timur. Sampoerna memperluas jangkauannya di Karawang. bagi masyarakat untuk mendapatkan sarana yang memang merupakan keunggulan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. dengan fokus menyediakan akses lebih luas pendidikan. dimana mereka metode SRI ini. maka di tahun Selain itu.

Sampoerna mendukung peran aktif masyarakat di Surabaya. Kegiatannya meliputi beragam disdan manajemen yang dilaksanakan di tujuh perguruan tinggi terkemuka. yang melibatkan 69 mahasiswa dari 23 Sampoerna terlibat aktif dalam mendorong kawasan hutan mangrove di Surabaya yang Perseroan di Surabaya. Disamping TBM. dan telah dinikmati oleh 1. perpustakaan karyawan pertama berdiri di di penghujung 2009. Pasuruan. dan sejauh Program Kampus Sampoerna.403 kedua didirikan di pabrik Rungkut II. dan Lombok untuk menciptakan lingkungan yang lestari. Oleh karena itu. Program penanaman diupayakan sejalan dengan rencana kelestarian mewujudkan lokasinya tidak jauh dari lokasi operasional kembali mangrove dan pengelolaan kawasan kota Surabaya dan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan mangrove di Surabaya.mulai administrasi. Manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di kami sendiri yang juga merupakan bagian dari anggota aktif. Bekerjasama dengan tiga lembaga pemerhati lingkungan. Sinergi untuk lingkungan yang lestari tinggi Sampoerna School wujud terhadap konsistensi visi dari dukungan Putera di tahun 2009. di lingkungan tempat tinggal yang sehat. di sisi lain. di tahun 2008. kami tetap melanjutkan kerjasama kami dengan Putera Sampoerna Foundation kami dengan Putera Sampoerna Foundation perguruan Education. merupakan bentuk dukungan kami yang lain kepada berbagai perguruan tinggi Indonesia. perpustakaan kampus yang dinamakan Sampoerna Corner. kami mendukung upaya masyarakat Program ini bertujuan menambah wawasan kusi interaktif dan workshop kewirausahaan kepada mahasiswa dan dosen dengan berbagai pengalaman edukatif yang tidak diperoleh di kelas. masyarakat untuk menjaga daerah Rungkut untuk Di Surabaya. 27 pengelolaan kawasan ini oleh pemerintah . layanan Mobil Pustaka jaringan di dua TBM di Ngadimulyo Pasuruan Sampoerna telah memiliki 319 anggota aktif di Pasuruan dan 392 anggota aktif di Surabaya. koleksi dan pengembangan dan Rungkut Barat Surabaya. Antara lain. sebagai institusi pendidikan tinggi dengan konsep universitas kelas dunia yang dibuka pada bulan Juni 2009. Dengan berbekal pengalaman itu. luar juga ingin kami bagikan untuk karyawan diterapkan untuk pengelolaan Sebagai Sampoerna Sampoerna untuk memajukan pendidikan di Indonesia. kerjasama kami juga diwujudkan dalam bentuk pendirian of masyarakat. ini telah beranggotakan 627 karyawan. perpustakaan karyawan pabrik Rungkut I. dan Sampoerna Best Student Visit.

28 . Keberadaan kepada masyarakat di dua desa di Lombok. Tim Sampoerna Rescue (SAR) diterjun- tetap menjalankan program pelatihan serupa masyarakat telah mendapat PT HM SAMPOERNA Tbk. dan kebakaran di Ternate. ngani bencana lain yang terjadi selama tahun Tim SAR juga terdiri dari para relawan 2009 yaitu banjir di tiga daerah. SAR bekerjasama dengan Beragam upaya dan pendekatan Perseroan Sampoerna menerima berbagai pihak. kami mendukung upaya penanaman kembali 50 hektar hutan di lereng Gunung Arjuno. Jakarta. Di tahun 2009.unit penanggulangan bencana lainnya memberikan penanganan korban. penghargaan ketika | 2009 yang diadakan oleh Corporate Forum for Corporate Social Responsibility (CSR) Award Community Development. Tasikmalaya dan Padang. Penanggulangan dampak bencana di Jawa Barat. alam di berbagai daerah. Kerjasama dengan berbagai Program Konservasi Mangrove di Surabaya peralatan dan personil dikerahkan secara makpihak juga dilakukan oleh SAR untuk menaDi Pasuruan. Dukungan yang sama kami lakukan Timur menjadi penting untuk dijaga oleh se- diberikan kepada mahasiswa di enam kampus yang tersebar di Indonesia. Gempa bumi yang Irian. Unit simal untuk segera membantu penanganan kanan. Di samping itu SAR penindakan bencana berbasis komunitas masyarakat di Medan. membuat penampungan untuk tempat bencana saat itu. tika gempa bumi hebat melanda wilayah itu pada 30 September. menyiapkan matinggal masyarakat yang menjadi korban. pada akhir tahun 2009. kepada pengakuan dari Ancaman bencana alam di Indonesia seolah tidak pernah berakhir. Bandung. ke- terjadi pada awal tahun 2009 di Manokwari. kan langsung membantu penanganan bencana Komitmen dan perhatian Sampoerna terhadap upaya penanggulangan bencana terus dilakukan. Yogyakarta dan Surabaya. tanah longsor yang secara rutin mendapatkan pelatihan penanganan bencana. banjir dan gempa menLaporan Tahunan 2009 dominasi jumlah bencana selama tahun 2009. sementara kepada karyawan. Di Padang. Palembang. pelatihan juga menjalin kerjasama dengan organisasi relawan bencana mengadakan pelatihan lereng Arjuno sebagai penyangga air Jawa mua pihak.

5% dan 12.9 miliar batang pada tahun 2009 dari 73. rokok A Mild menyumbangkan masing- lebih tinggi dari Rp33. Relatif stabil dibandingkan 25.9% di tahun 2009 meningkat dari 4.2% di tahun dan nilai penjualan rokok domestik pada tahun dan nilai penjualan domestik pada tahun 2009 meningkat sebesar 24. 2008.9 triliun di tahun 2008. Dan menyumbangkan masing-masing 29 SKT Dji Sam Soe sebesar Rp13.1%.7% dari Penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp39 triliun untuk tahun 2009. meningkat sebesar 12.6 miliar batang pada tahun 2009.5 triliun.6% menjadi 75.3 miliar batang di tahun 2009.4 triliun.4% dari Rp34. penjualan pada segmen ini meningkat sebesar rokok sigaret kretek tangan (SKT) adalah sebepencapaian tahun lalu sebesar Rp18.7 triliun di tahun 2008.8% masing-masing terhadap jumlah volume 2009 dibandingkan 15. menyumbangkan 2. nilai penjualan menyumbangkan 43.7% Penjualan dari bisnis rokok domestik menyumbangkan 98% terhadap penjualan bersih konoleh kombinasi antara peningkatan volume penrokok domestik pada tahun 2009 ini didorong 2008 dan juga kenaikan harga jual selama tahun pasar industri rokok pada tahun 2009 dengan pangsa pasar sebesar 29. Rokok 4. peristiwa dan faktor utama yang paling relevan terhadap kinerja dan laporan keuangan dengan mengacu kepada Laporan Keuangan Konsolidasi beserta Catatannya. Secara keseluruhan.3% dan 35. Analisis ini harus dibaca Marlboro mencapai pangsa pasar sebesar tahun 2008.8% di terbesar terhadap portofolio SKM Perseroan Black Menthol. termasuk penjualan Rokok Marlboro total penjualan Rokok Marlboro. Perseroan kembali memimpin pangsa Rokok Marlboro menyumbangkan 15.8% di tahun 2009.1 triliun.4 triliun. Rokok A Mild masih menjadi penyumbang dengan mencatat jumlah volume penjualan atau 15% lebih tinggi dari tahun sebelumnya. atau 12.1% mencapai 33.D I S K U S I D A N A N A L I S I S P E R U S A H A A N Berikut ini merupakan penjelasan tren. Dengan pertumbuhan pendapatan sebesar masing 40.7%.2% di bandingkan tahun lalu sebesar Rp12.4% dari jumlah nilai 14. yang disumbangkan rokok SKM Perseroan penjualan rokok domestik. tumbuh .0% dan 12.5 miliar batang.2 triliun. sebesar 30.1% dari jumlah volume dibandingkan 36. Kinerja yang baik pada bisnis jualan sebesar 3. solidasi Perseroan. Pencapaian ini dicapai oleh penjualan rokok 5. Kinerja Operasional Penjualan Bersih di tahun 2009.3% dan 40.6% di tahun 2008. sementara volume Pendapatan total yang dicapai oleh penjualan sar Rp18. Penjualan bersih dari bisnis rokok domestik meningkat menjadi Rp38.

3 triliun pada tahun 2008.3% pada tahun 2009 dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah beban pembiayaan setelah dikurangi pendapatan sebelumnya Rp129.3 triliun.8 trilliun di tahun 2009.5% dari Rp3.7% di tahun 2009 menjadi Rp3.6 miliar pada PT HM SAMPOERNA Tbk.0 triliun di Laba usaha konsolidasi meningkat 17% meningkat dari 17.8 milyar pada tahun 2008. Volume penjadi 10. Margin laba kotor terutama bersih Tidak ada perubahan yang signifikan terhadap milyar di tahun 2009 dibandingkan Rp166. dan memiliki kontribusi yang sama terhadap penjualan bersih sebesar 28. Beban umum dan administrasi konsolidasi adalah Rp0.6 bunga adalah sebesar Rp116. Beban Pokok Penjualan masing 13. tidak ada kenaikan maupun penurunan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Rasio laba usaha karena peningkatan volume. dari 10.5% dan 33.2% dan 31. | Beban usaha konsolidasi meningkat 4. Rokok usaha terhadap penjualan bersih menurun tahun 2009.9% dan 11.6 miliar batang di tahun 2008 mensebagai Sampoerna A Hijau) menurun 16. Marjin laba kotor tahun 2008.9% di tahun 2008.8% di tahun 2008 menjadi 10.5% menjadi Rp11. Laporan Tahunan 2009 triliun di tahun 2009 dari Rp10.7 konsolidasi meningkat 12.2 Beban pokok penjualan bisnis rokok domestik meningkat 12. Beban Pembiayaan terhadap penjualan menjadi Rp7. menurun sebesar 9% dari 30 .8% menjadi Rp27.0 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp3. Beban Usaha kenaikan harga cukai.25.2% di tahun 2008.2% dan 14.1% di Beban penjualan konsolidasi meningkat 6. Rasio beban tahun 2009.7 triliun triliun pada tahun 2008.7% dari volume dan nilai penjualan rokok domestik pada tahun 2009 Beban pokok penjualan sebesar Rp27.1% dari Rp24.9% di tahun 2008 menjadi 18. jumlah beban pembiayaan sejumlah Rp166. 26.4% dari volume dan nilai penjualan domestik di tahun 2009 dibandingkan jualan Sampoerna Kretek (yang dahulu disebut dari 12.9 triliun. inflasi.5 miliar batang di tahun 2009.1 triliun pada tahun 2009 terutama karena investasi yang berkesinambungan distribusi Perseroan.7% di tahun 2009. Laba Usaha konsolidasi pada merek-merek rokok dan infrastruktur di tahun 2009 meningkat 12.7% Sampoerna Kretek menyumbangkan masingdibandingkan 17.4 miliar di tahun 2008.4 triliun dari Rp24.

9 triliun pada tanggal 31 Rasio hutang terhadap ekuitas konsolidasi menurun dibandingkan dengan 0. Aktiva tidak lancar adalah Rp5. atau menurun Rp0.7 mengalami Kewajiban lancar pada tanggal 31 Desember yang pada 31 Desember 2009 adalah 0.5 triliun pada tanggal 31 Aktiva lancar pada 31 Desember 2009 adalah sebelumnya sebesar Rp11 triliun.5 triliun dari triliun pada tahun 2009 sehubungan dengan kuartal tiga 2008. penyelesaian pembangunan pabrik baru pada kewajiban pada 31 Desember 2009 adalah Rp7.3 triliun.Laba bersih tahun 2009 adalah Rp5.2% di tahun 2008.0. dari Rp3.9 triliun.6 dengan periode yang sama pada tahun dibandingkan Rasio lancar adalah sebesar 1.1 triliun dibandingkan periode yang meningkat menjadi 13. triliun aktiva meningkat dari Rp16. Pengeluaran modal menurun Rp0. Desember 2009 dan 2008.3:1. Laba Bersih meningkat 30.4 triliun pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp5.9 triliun pada 2008.09:1. atau naik sama tahun sebelumnya.3 triliun pada tahun pembayaran ke pemasok. Rasio laba bersih terhadap penjualan bersih 11.7 triliun.1% di tahun 2009 dari Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas Likuiditas dan Sumber Daya Permodalan tahun 2008 menjadi Rp4. 2009 penurunan adalah sebesar Rp6.7 Rp0. Keseluruhan jumlah dibandingkan periode yang sama tahun 2008.1 triliun pada meningkat Rp1. Secara keseluruhan. sebelumnya. 31 . Modal kerja bersih meningkat Desember 2009. yang terutama karena pembayaran hutang obligasi.5 triliun (Rp560 per saham) pada tahun 2009 dan Rp3.9:1. 2009 terutama disebabkan oleh peningkatan Kewajiban jangka panjang pada 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp0.0 triliun dan Rp5. Rp0. Rp12.5 triliun.3% dari Rp3. terutama disebabkan oleh pembayaran hutang obligasi yang jatuh tempo dalam tahun 2009.4:1. jumlah triliun pada tanggal 31 Desember 2009.1 triliun 2009 dan 2008.1 triliun.7 triliun pada Kas dan setara kas konsolidasi masingmasing sebesar Rp0.8 triliun operasi menurun dari Rp4.0 dan 1.1 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp0. pajak dan cukai.0 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008.0 pada tahun (Rp790 per saham) pada 2008.5 triliun pembayaran masing-masing pada tanggal 31 Desember tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp17. Jumlah dividen adalah Rp2.

dan ketepatan kebijakan pokok Komite telah delapan kali bertemu selama Laporan Tahunan 2009 periode antara 1 April 2009 sampai 31 Maret 2010. pertemuan dan diskusi yang Komite telah mereview dan mendiskusikan dengan manajemen dan auditor eksternal. kebijakan dan prosedur akuntansi Perseroan. keuangan dan ketaatan terhadap hukum dan dilakukan untuk meyakini keandalan informasi Komite telah melakukan empat kali pertemuan pekerjaan dan independensi auditor eksternal. implementasi manajemen risiko dan kepatuhan terhadap peraturan pasar Direktur yang menangani keuangan dan pelayanan informasi dan Pejabat Bagian Legal peraturan yang berlaku. Dalam pertemuantelah pertemuan tersebut Komite telah mereview mengunjungi Madura Buying Station (rajangan tobacco/green rajangan) di Pamekasan. Kepala Audit dan Internal Control. Aktivitas Komite Audit nya. hadir sebagai undangan. Sekretaris Perseroan dan para Pejabat Bagian Legal dan Pajak yang internal control dan untuk menilai efektivitas fungsi internal control. Rapat-rapat dengan 32 PT HM SAMPOERNA Tbk. direview.L A P O R A N K O M I T E A U D I T Sebagaimana dinyatakan dalam Piagam Komite dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabatas laporan keuangan Perseroan. Komite Audit (“Komite”) bertugas un- tuk membantu Dewan Komisaris (“Komisaris”) internal auditor. Tanggung jawab Komite meliputi review modal dan peraturan lain yang berhubungan Komite melakukan aktivitasnya berdasarkan Audit. Dalam rangka pemenuhan peranan dan tanggungjawabnya. Rapat dengan Kepala Audit dan Internal Control dilakukan untuk mendiskusikan laporan-laporan dan temuan 31 Desember 2009. sejumlah laporan dan dokumen telah nal control dan audit eksternal. Review ditekankan terutama pada penyajian wajar dan kepatutan faktor akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. dan rapat-rapat dan diskusi-diskusi telah dilakukan secara reguler. laporan keuangan interim dan laporan keuangan tahunan auditan untuk tahun yang berakhir pada dalam surat kabar lokal dan dalam laporan pertimbangan. Jawa rencana kerja tahunan yang disepakati. Direktur yang menangani keuangan dan pelayanan informasi. Selama Timur. pekerjaan dengan operasi Perseroan. Komite dengan auditor eksternal. tahun berjalan. yang disampaikan kepada otoritas pasar modal dan/atau diterbitkan tahunan 2009. Komite merasa puas dengan | . Laporan-laporan yang telah direview termasuk laporan inter- Dibawah ini disajikan hal-hal yang telah dibadilakukan: Laporan Keuangan has dalam review. Sebagian besar pertemuan dihadiri oleh Presiden Direktur.

dicapai dalam implementasi. dari Philip Morris Finance SA sampai dengan 10% dari jumlah pendapatan Perseroan (berPada tanggal 31 Desember 2009. manajemen laporan mengenai kegiatan yang dilakukan bernama KAP Haryanto Sahari & Rekan). jumlah saldo lah dibayar pada tanggal 5 Januari 2010 dengan Pejabat KAPTanudiredja. transaksi-transaksi benturan kepentingan yang diusulkan dan/atau tanggal 1 September 2008 Perusahaan memdasarkan laporan keuangan tahunan terakhir Perseroan. Fasilitas pinjaman ini akan pinjaman adalah sebesar US$10. Auditor Eksternal dan implementasi internal control berfungsi sebagai Auditor Internal Perseroan. bahwa laporan keuangan telah yang diberikan oleh auditor Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan Perundangan Legal untuk membicarakan perkembangan dan Komite telah bertemu dengan Pejabat Bagian perubahan dalam. Komite telah memperoleh ada pembatasan lingkup audit dan bahwa jatuh tempo pada tanggal 1 September 2018. diimplementasikan dalam tahun 2009. Komite telah melakukan review dan merasa puas dengan efisiensi dan eksternal tersebut. Komite telah membahas Lain-lain dengan Bagian Legal dan Pajak.Wibisana&Rekan(sebelumnya (PwC) telah ditunjuk kembali sebagai auditor eksternal untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada efektivitas pekerjaan yang dilakukan auditor keyakinan dari auditor eksternal bahwa tidak dalam audit yang dilakukan. dan kepatuhan Perseroan dangan yang berkaitan dengan operasi bisnis tan hukum penting terhadap Perusahaan baik dari pihak di dalam maupun di luar Perseroan.465%. Dari waktu ke waktu Komite mendapat oleh Departemen Audit dan Internal Control. termasuk Act. Pada peroleh fasilitas pinjaman antar perusahaan yang sudah diaudit). Pejabat legal Perusahaan menyatakan kepada Komite bahwa tidak ada perkara/tuntuterhadap berbagai peraturan hukum dan perun- Sarbanes-Oxley Perseroan. kerja Departemen Audit dan Internal Control kemajuan pelaksanaannya secara reguler.keyakinan eksternal disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Auditor Internal Departemen Audit dan Internal Control Komite telah mereview program dan rencana untuk tahun 2009 dan melakukan review atas Komite merasa puas dengan kemajuan yang resiko.0 miliar) yang jatuh tempo dan te- Phang Cheow Hock Chairman Amir Abadi Jusuf Member Timotius Member 33 . semua risiko penting telah dipertimbangkan anggota firma dari PricewaterhouseCoopers 31 Desember 2009.0 juta (setara tingkat suku bunga 0. dengan Rp94.

.

DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2009 DAN 2008/ DECEMBER 31. 2009 AND 2008 .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.

.

741 1.096.532 16.295. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.422 in 2009 (2008: Rp1.725.490 1.848 470.716.net Other assets .net Total non-current assets TOTAL ASSETS 527.950 11. unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2008 ASSETS Current assets Cash and cash equivalents Trade receivables Third parties .325 198.347 405.373 4.515 5.bersih Aset lainnya .133.361 48.310.Pihak hubungan istimewa Piutang lainnya .bersih .765) Tanah untuk pengembangan Goodwill .725.422 pada tahun 2009 (2008: Rp1.819 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan Halaman 1/1 Page The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .688.23 22 23 22 5 24 499.Pihak ketiga .793 133.447 7 8 11 4.net Related parties Other receivables Third parties Related parties Inventories .804 17.591 16.Pihak hubungan istimewa Persediaan .547.689 313.setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp2.435 22.858 5.643 3.014 181.275 156.658 25.259 12.027.328 167.539.037.765) Land for development Goodwill .506 175.Pihak ketiga . kecuali dinyatakan lain) 2009 ASET Aset lancar Kas dan setara kas Piutang usaha .287 63.067 472.758 9.226 20.bersih Jumlah aset tidak lancar JUMLAH ASET CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS AT DECEMBER 31.bersih Pajak dibayar di muka Uang muka pembelian tembakau Beban dibayar di muka dan aset lainnya Jumlah aset lancar Aset tidak lancar Aset pajak tangguhan Penyertaan saham Aset tetap .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.772 275.23 4.194 175.096 7.net Prepaid taxes Advance for purchase of tobacco Prepaid expenses and other assets Total current assets Non-current assets Deferred tax assets Investments in shares Fixed assets .099.362 116.657.099.329.net of accumulated depreciation of Rp2.681 447.587 11 6 74.167 182.

23 21 14 58.300 ordinary shares 42.000 9.23 22 23 22 11 12 13.000 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham Modal ditempatkan dan disetor penuh .316 954.161 76.23 10.207 27.849.461.Pihak hubungan istimewa Hutang usaha .000 saham biasa Tambahan modal disetor Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan Saldo laba .174 906.Pihak ketiga .593 363.002 220.492 4.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.4.961 441.747.000 6.000 ordinary shares with par value of Rp100 (full Rupiah) per share Issued and fully paid 4.211 243.077 Additional paid-in capital 658.252 657.Dicadangkan .000.501.383.6.045 99.752 76.685 10.721) 90.300. kecuali dinyatakan lain) 2009 KEWAJIBAN Kewajiban jangka pendek Pinjaman jangka pendek .Hutang sewa pembiayaan Pendapatan tangguhan Kewajiban imbalan pasca-kerja Jumlah kewajiban jangka panjang HAK MINORITAS EKUITAS Modal saham Modal dasar .030 19.890 187.366 325.819 Cumulative translation adjustments Difference in equity transactions of subsidiaries Retained earnings Appropriated Unappropriated Total equity TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 20 438.755 864.164 94.294 171.6.447 15 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan Halaman 1/2 Page The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .Hutang sewa pembiayaan Jumlah kewajiban jangka pendek Kewajiban jangka panjang Kewajiban pajak tangguhan Pinjaman jangka panjang .833 7. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.000.398 503.340 44.896 16.616 17.Pihak ketiga .716.827.377 2.300 42.773 149.000.Belum dicadangkan Jumlah ekuitas JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 9 653.339 986.137 839.642.388 267.275 (29.450 22.Pihak ketiga .077 614. unless otherwise stated) Catatan/ Notes 2008 LIABILITIES Current liabilities Short-term borrowings Third parties Related party Trade payables Third parties Related parties Other payables Third parties Related parties Taxes payable Excise tax payable Accrued expenses and provisions Dividends payable Long-term debts maturing in one year Bonds payable Obligations under finance leases Total current liabilities Non-current liabilities Deferred tax liabilities Long-term debts Obligations under finance leases Deferred revenue Post-employment benefit obligations Total non-current liabilities MINORITY INTEREST EQUITY Share capital Authorised capital .146 8.402 2.094 (29.000 438.300.Pihak hubungan istimewa Hutang pajak Hutang cukai Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban estimasian Hutang dividen Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun .383.309 11 14 999.506 112.Pihak hubungan istimewa Hutang lainnya .699 57.721) 90.047.111 482.540 2.625 66.Hutang obligasi .306.133. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.838 6.130 CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS AT DECEMBER 31.000.

161 Basic earnings per share (full Rupiah) calculated based on outstanding weighted average number of shares of 889 4.087.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.339 1.847) (4.533) (427.22 7.753) (191) 5.bersih Bagian laba/(rugi) bersih perusahaan asosiasi Laba sebelum pajak penghasilan Beban pajak penghasilan .327 (166. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI UNTUK TAHUN BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.196 9.731 50.737.089.280 6.289 Catatan/ Notes 16.895.310 1. except basic earnings per share) 2008 34.005 (24.445 24.20.457 804.18.936.606) (37.680.695.148.403) (145.156 5.186 27.24 CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.335 (84.bersih Laba konsolidasi sebelum hak minoritas Hak minoritas Laba bersih Laba bersih per saham dasar (Rupiah penuh) dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar sebesar 4.466 11 2.423 (166.016 6.16 16 7 22 19.249 Net sales Cost of goods sold Gross profit Operating expenses Selling General and administrative Total operating expenses Operating income Other (expenses)/income Gain on sale of fixed assets Interest income Financing costs Goodwill amortisation Assets impairment expense Curtailment of pension plan Miscellaneous .465 11.797.864 2.16.Tangguhan Beban pajak penghasilan .767 54.124.972.954 7.846) (37.441 788.22 3.721 7.985.383.925.bersih Beban lainnya .383.844 37. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.297.234.000.836) 1.559 3.955.net Consolidated profit before minority interest Minority interest Net income 1.971 5.547) 246 7.000 saham 38.Kini .847) (69.213.897.net Other expenses .17 22.840 3.513 3.900.22 8 20 2.120 1.000.760.487) 19.169 3.225.233 18.391) (64. kecuali laba bersih per saham dasar) 2009 Penjualan bersih Beban pokok penjualan Laba kotor Beban usaha Penjualan Umum dan administrasi Jumlah beban usaha Laba operasi (Beban)/penghasilan lainnya Laba penjualan aset tetap Penghasilan bunga Beban pembiayaan Amortisasi goodwill Beban penurunan nilai aset Beban kurtailmen dari program pensiun Lain-lain .net Share of results/(losses) of associates Profit before income tax Income tax expense Current Deferred Income tax expense .121.292 2.000 shares Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan Halaman 2 Page The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .

047.306.629.087.700) 8.629.819) 5.700) 6.896 Balance at January 1. 2008 Cumulative translation adjusments Net income Dividends Balance at December 31.774 658.721) 16 (16) - 90.616 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan Halaman 3 Page The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .898.800) 10.849.000 90.895.339 (2.000 5.094 (29. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan/ Cumulative translation adjustments Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan/ Difference in equity transaction s of subsidiaries CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.721) (29.944.895. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah) Catatan/ Notes Modal saham/ Share capital Tambahan modal disetor/ Additional paid-in capital Selisih penilaian kembali aset tetap/ Fixed assets revaluation reserve Saldo laba dicadangkan/ Retained earnings appropriated Saldo laba belum dicadangkan/ Retained earnings unappropriated Jumlah/ Total Saldo 1 Januari 2008 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Reklasifikasi sehubungan dengan penerapan PSAK 16 (Revisi 2007) Laba bersih Dividen Saldo 31 Desember 2008 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Laba bersih Dividen Saldo 31 Desember 2009 21 21 438. 2009 438.077 (43.300 42.280 (3.300 438.280 (3.944. 2008 Cumulative translation adjustments Reclassification from adoption of SFAS 16 (Revised 2007) Net income Dividends Balance at December 31.721) - 90.685 (43.087.774 3.077 42.461.542 33.819) 614.000 6.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.800) 9.300 42.146 8.275 (29.063.320 33.550 16 3.077 624.339 (2.

596 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.Aset tetap .198 84.231) Suppliers (2.385 Short-term borrowings Receipt of loan from related party Repayments of (8.480) (301.668 7.928 (487.Pemasok .936) (3.Saham anak perusahaan Pembayaran untuk pembelian aset tetap Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Arus kas dari aktivitas pendanaan Penerimaan dari .671) 7 Cash flows from investing activities Proceeds from sale of 47.Pinjaman jangka pendek .093.805) (20.745.392) Taxes and excise tax (211.954) fixed assets Net cash flows used in (991.274) Short-term borrowings Bonds payable (60.087) Other operating activities 4.441.245.671) 401.512 (575.483) 14 21 527.683) investing activities Cash flows from financing activities Proceeds from 7.Karyawan Pajak dan cukai Beban pembiayaan Penghasilan bunga Kegiatan usaha lainnya Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Arus kas dari aktivitas investasi Penerimaan dari penjualan . DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah) 2009 Arus kas dari aktivitas operasi Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada .620 4.521.670) Financing costs 37.113 Net cash flows provided from operating activities Catatan/ Notes 81.931) (4.090) (2.759) Employees (18.668.194.681 (653.778 (15.926) 50.411) Total Non-cash transactions Capitalisation of financing costs to construction in progress Acquisition of fixed assets using finance leases 32.101) (888.570) (154.462.483) 3 9 Cash and cash equivalents at the end of the year comprises 499.762.000.529.699 (9.557.593) (1.411) (125.337 Shares in subsidiary Payments for purchases of (1.Hutang obligasi .711) Finance leases (3.260 (487.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.940.595 281.411) Dividends paid to shareholders Placement of loan to related party Net cash flows used in financing activities Net increase/(decrease) in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents at the beginning of the year Cash and cash equivalents at the end of the year 9.454.168 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan Halaman 4 Page The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .305.Pinjaman jangka pendek .Cerukan Jumlah Transaksi non kas Kapitalisasi beban pembiayaan ke aset dalam penyelesaian Perolehan aset tetap melalui sewa pembiayaan 42.773) Overdraft (487.642.934 Fixed assets 155.008.175.183) (493.Sewa pembiayaan Dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham Pemberian pinjaman kepada pihak hubungan istimewa Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas Kas dan setara kas pada awal tahun Kas dan setara kas pada akhir tahun Kas dan setara kas pada akhir tahun terdiri dari .362 Cash and cash equivalents (986.19 7 59.Pinjaman pihak hubungan istimewa Pembayaran kembali . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah) 2008 Cash flows from operating activities 38.Kas dan setara kas .308) (166.422 Interest income (13.830 Cash receipts from customers Cash payments to (12.327 26.000) (69.164) (125.282) (2.449.648.997) 361.

2009. 107 tanggal 15 Desember 2009 dalam rangka menyesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. this home industry was officially organised under the name of NVBM Handel Maatschapij Sampoerna. Sejak saat itu.A. Supplement No. (the “Company”) was established in Indonesia on October 19. INFORMASI UMUM PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. 69 of Anwar Mahajudin.600 (Rupiah penuh) per saham.01. Malang dan Karawang. S. industri rumah tangga ini diresmikan dengan dibentuknya NVBM Handel Maatschapij Sampoerna. 107 of Aulia Taufani. 94 dated November 24.. with its head office located in Jl. In 1930. S. As at December 31. No. The Company is domiciled in Surabaya. Pada tahun 1930. unless otherwise stated) GENERAL INFORMATION PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.000 shares with a par value of Rp1. Perubahan Anggaran Dasar ini sudah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. serta memiliki pabrik yang berlokasi di Surabaya. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. lastly by Notarial Deed No. J.000. The scope of activities of the Company comprises manufacturing and trading of cigarettes and investing in other companies. Perusahaan melakukan penawaran umum saham sebanyak 27.H. dengan kantor pusat berlokasi di Jl. the Company has conducted the following capital transactions: Halaman 5/1 Page .H. The Company also has a corporate office in Jakarta. and subsidiaries (together the “Group”) had approximately 28. Surabaya. This Articles of Association amendment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia by virtue of Decision Letter No. 2010. Pada tahun 1990. 1964. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.5/59/15 tanggal 30 April 1964 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.300 permanent employees (2008: 28.09.600 (full Rupiah) per share.000 (full Rupiah) per share through the Indonesia Stock Exchange at the offering price of Rp12. The Deed of Establishment of the Company was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia by virtue of Decision Letter No. S. 2009 in order to comply with Law Number 40 of 2007 regarding Limited Liability Companies. J.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Perusahaan berkedudukan di Surabaya. 1964. 94 tanggal 24 Nopember 1964. Akta Pendirian Perusahaan disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. dan anak perusahaan (bersamasama disebut “Grup”) memiliki kurang lebih 28. 18. S. dated December 15. 69.300 orang karyawan tetap (2008: 28. kecuali dinyatakan lain) 1.. 1963 based on Notarial Deed No. Rungkut Industri Raya No. Perusahaan telah melaksanakan transaksi-transaksi yang berkaitan dengan modal saham sebagai berikut: 1. as a home industry. The Articles of Association of the Company have been amended several times.AH.5/59/15 dated April 30.H.H. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Malang and Karawang. Rungkut Industri Raya No. AHU-0006503. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. and its plants are located in Surabaya. Since then. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. terakhir dengan Akta Notaris Aulia Taufani. and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 357. 357.A. AHU-0006503. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. (”Perusahaan”) didirikan di Indonesia pada tanggal 19 Oktober 1963 berdasarkan Akta Notaris Anwar Mahajudin.AH. Pandaan. Perusahaan juga memiliki kantor perwakilan korporasi di Jakarta.000. 18.01. In 1990. The Company started its commercial operations in 1913 in Surabaya. Pandaan. Kegiatan produksi rokok secara komersial telah dimulai pada tahun 1913 di Surabaya sebagai industri rumah tangga.000 lembar dengan nilai nominal sebesar Rp1. Pada tanggal 31 Desember 2009.800 employees).000 (Rupiah penuh) per saham melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp12.800 orang). Surabaya. the Company made a public offering of its 27. Tambahan No. No. Ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi industri dan perdagangan rokok serta investasi saham pada perusahaan-perusahaan lain.Tahun 2010 tanggal 26 Januari 2010.Year 2010 dated January 26.09.

000.500 4. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: Komisaris: Presiden Komisaris Wakil Presiden Komisaris Komisaris Matteo Lorenzo Pellegrini Douglas Walter Werth Eunice Carol Hamilton Ekadharmajanto Kasih (*) Phang Cheow Hock (*) Direksi: Presiden Direktur Direktur John Gledhill Yos Adiguna Ginting Paul Norman Janelle Wayan Mertasana Tantra Shea Lih Goh (*) Directors: President Director Directors (*) Menjalankan fungsi sebagai Komisaris Independen Act as Independent Commissioners Halaman 5/2 Page .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.500 shares 4.000 1999 928.000.000.000 new shares with par value of Rp500 (full Rupiah) per share Perubahan nilai nominal saham dari Rp500 (Rupiah penuh) per saham menjadi Rp100 (Rupiah penuh) per saham/ Change in par value per share from Rp500 (full Rupiah) per share to Rp100 (full Rupiah) per share Perolehan kembali 140.000 4. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.500 saham/ Repurchase of 8. kecuali dinyatakan lain) 1. whereby each shareholder holding two shares is entitled to receive three new shares Perubahan nilai nominal saham dari Rp1.640.000 shares 450.000 2002 2004 Perolehan kembali 108.869.000 saham/ Repurchase of 140.000.000.391. setiap pemegang dua saham lama menerima tiga saham baru/ Issue of bonus shares.000. 200 9.869.000.869.500 saham/ Repurchase of 108.000 (Rupiah penuh) per saham menjadi Rp500 (Rupiah penuh) per saham/ Change in par value per share from Rp1.130.000 2001 4.000 1996 900. the Company’s Commissioners and Directors are as follows: Commissioners: President Commissioner Vice President Commissioner Commissioners Pada tanggal 31 Desember 2009.000.383.500 shares Perolehan kembali 8.000.000.000 (full Rupiah) per share to Rp500 (full Rupiah) per share Penerbitan 28. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1.500.130.000 saham baru dengan nilai nominal Rp500 (Rupiah penuh) per saham/ Issue of 28. unless otherwise stated) GENERAL INFORMATION (continued) Jumlah saham yang beredar setelah transaksi/ Total outstanding shares after the transactions Tahun/ Year 1994 Keterangan/ Description Penerbitan saham bonus.000 As at December 31 .

569 330.167 293. Bhd.391 593.252. Anak perusahaan yang signifikan adalah sebagai berikut: 1.0 99.0 100.319 Sampoerna International Pte.5 miliar masing-masing untuk tahun 2009 dan 2008.198 (*) Lihat Catatan 26/See Note 26 2. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Ltd.0 87.0 271.374 PT Taman Dayu PT Sampoerna Joo Lan Sdn. (*) Indonesia Malaysia 1990 1998 100.9 100.397 99.852 47. Halaman 5/3 Page .0 80.5 billion in 2009 and 2008. respectively.0 1.488 PT Asia Tembakau Indonesia 2002 100.851 208.0 100.0 100. unless otherwise stated) GENERAL INFORMATION (continued) Salaries and other compensation benefits paid to the Company’s commissioners and directors amounted to Rp66.869 PT Sampoerna Air Nusantara PT Union Sampoerna Dinamika Indonesia Indonesia 1989 2005 100. Laporan keuangan konsolidasi mencakup akun-akun Perusahaan dan anak-anak perusahaan sebagaimana disebutkan pada Catatan 2b. 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING Laporan keuangan konsolidasi Grup disusun oleh Direksi dan diselesaikan pada tanggal 24 Maret 2010.0 100. kecuali dinyatakan lain) 1.208 45.5 miliar dan Rp79. 2010.0 100.0 100.193 770.0 100.9 100.343 PT Handal Logistik Nusantara (*) Indonesia 1989 100.0 100.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.5 billion and Rp79 .0 113.0 208. INFORMASI UMUM (lanjutan) Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada komisaris dan direksi Perusahaan berjumlah Rp66. The significant subsidiaries of the Company are listed below: Tahun beroperasi komersial/ Year of commercial operations Persentase kepemilikan efektif/ Percentage of effective ownership 2009 2008 Nama perusahaan/ Company name Kegiatan usaha/ Business activity Domisili/ Domicile Jumlah aset/ Total assets 2009 2008 PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas (*) PT Sampoerna Printpack (*) Distribusi rokok/ Cigarette distribution Percetakan dan industri produk kemasan/ Printing and packaging Jasa ekspedisi dan pergudangan/ Expedition and warehousing Industri dan perdagangan rokok/Cigarette manufacturing and trading Jasa transportasi udara/ Air transportation Investasi saham pada perusahaan-perusahaan lain/Equity holdings Pengembangan properti/ Property development Industri dan perdagangan rokok/Cigarette manufacturing and trading Investasi saham pada perusahaan-perusahaan lain/Equity holdings Indonesia Indonesia 1989 1989 99. Singapura/Singapore 1995 100.299 123. SUMMARY POLICIES OF SIGNIFICANT ACCOUNTING The Group’s consolidated financial statements were prepared by the Board of Directors and completed on March 24.132 23. The consolidated financial statements include the accounts of the Company and its subsidiaries as mentioned in Note 2b. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.596 784.615 126.0 100. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.

Basis of preparation of consolidated financial statements The consolidated financial statements are prepared on the historical cost basis of accounting. assumption based on that knowledge. Figures in the consolidated financial statements are rounded to and stated in millions of Rupiah. Penyusunan laporan keuangan konsolidasi berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban dan penjualan bersih dan beban-beban yang dilaporkan. Laporan arus kas konsolidasi disusun menggunakan metode langsung dan arus kas dikelompokkan atas dasar kegiatan operasi. kecuali untuk instrumen derivatif yang dinyatakan sebesar nilai wajar. Asumsi ini digunakan berdasarkan pengetahuan manajemen atas fakta-fakta dan keadaan sekarang. investasi dan pendanaan. market and supply risks. Sel uruh angka dalam laporan keuangan konsolidasi ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat. Dasar penyusunan konsolidasi laporan keuangan 2. investing and financing activities. bahwa asumsi kelangsungan usaha ini telah sesuai. unless otherwise stated. The preparation of consolidated financial statements in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and net sales and expenses during the reporting periods. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. This assumption is being used based on management’s knowledge of current facts and circumstances. except for the consolidated statements of cash flows. kecuali untuk laporan arus kas konsolidasi. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Halaman 5/4 Page . unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) ACCOUNTING The consolidated financial statements have been prepared in accordance with accounting principles and practices generally accepted in Indonesia. which are set out in the Statements of Financial Accounting Standards and The Capital Market Supervisory Agency and Financial Institution (BAPEPAM-LK) Rules on Guidelines in Presentation and Disclosure of Financial Statements of a Public Company. Management has concluded. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan prinsip dan praktik akuntansi yang berlaku umum di Indonesia yang termasuk di dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan konsep biaya perolehan. Due to the inherent uncertainty in making estimates. pendanaan. based on assessment of risks (if any) around credit. The consolidated financial statements have been prepared using the going concern assumption. Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan basis akrual. maka jumlah sesungguhnya yang akan dilaporkan di masa mendatang mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. liquidity. likuiditas. pasar dan penawaran. a. kecuali bila dinyatakan lain. These consolidated financial statements are prepared using the accrual basis. and current expectations of future events and actions. actual results reported in future periods may differ from those estimates. Manajemen menyimpulkan. funding. a. The reporting currency used in the consolidated financial statements is Indonesian Rupiah. Karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam penetapan estimasi. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. except for derivative instruments which are valued at fair value. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Rupiah. The consolidated statement of cash flows is prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating. berdasarkan penilaian atas risiko-risiko (jika ada) seperti risiko kredit. the going concern basis is appropriate. kecuali dinyatakan lain) 2. asumsi-asumsi yang timbul atas pengetahuan tersebut dan ekspektasi saat ini atas kejadian dan tindakan di masa yang akan datang. Laporan keuangan konsolidasi disusun menggunakan asumsi kelangsungan usaha.

shares issued or liabilities incurred or assumed at the date of acquisition plus costs directly attributable to the acquisition. are consolidated. kecuali bila dinyatakan lain. Dalam hal ini Grup umumnya memiliki antara 20% sampai 50% hak suara. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) b. The cost of an acquisition is measured as the fair value of the assets given. The purchase method is used to account for the acquisition of subsidiaries. kecuali dinyatakan lain) 2. (2) Perusahaan asosiasi Perusahaan asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup mempunyai pengaruh signifikan. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) b. generally accompanying a shareholding of between 20% and 50% of the voting rights. Subsidiaries are consolidated from the date on which control is transferred to the Group and are no longer consolidated from the date that control ceases. saldo dan keuntungan yang belum direalisasi dari transaksi antar perusahaan dalam Grup. which are those entities in which the Company and subsidiaries have an interest of more than 50% of the voting rights or otherwise have power to govern the financial and operating policies. unless otherwise stated. Investments in associates are accounted for using the equity method of accounting and are initially recognised at cost. Akuntansi Grup (1) Anak perusahaan Semua anak perusahaan dikonsolidasikan. dieliminasi. Anak perusahaan dikonsolidasikan sejak tanggal kendali atas anak perusahaan tersebut beralih kepada Grup dan tidak lagi dikonsolidasikan sejak tanggal kendali tidak lagi dimiliki oleh Grup. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. balances and unrealised gains on transactions between Group companies are eliminated. Kelebihan biaya akuisisi atas proporsi nilai wajar aset bersih anak perusahaan yang dapat diidentifikasi dicatat sebagai goodwill (lihat Catatan 2k untuk kebijakan akuntansi atas goodwill). The Group’s investment in associates includes goodwill (net of any accumulated impairment loss) identified on acquisition (Note 2k). Transaksi antar perusahaan dalam Grup. namun tidak sampai mengendalikan entitasentitas tersebut. Group accounting (1) Subsidiaries Subsidiaries. (2) Associates Associates are all entities over which the Group has significant influence but not control. The excess of the cost of acquisition over the proportion of the fair value of the identifiable net assets of the subsidiary acquired is recorded as goodwill (see Note 2k for the accounting policy on goodwill). Anak perusahaan adalah suatu entitas dimana Perusahaan dan anak perusahaan memiliki kepemilikan sebesar lebih dari 50% hak suara atau mempunyai pengendalian atas kebijakan keuangan dan operasional.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. ACCOUNTING The accounting policies adopted in preparing the consolidated financial statements have been consistently applied by the subsidiaries. Dalam mencatat akuisisi anak perusahaan digunakan metode pembelian. saham yang diterbitkan atau kewajiban yang diambil alih pada tanggal akuisisi. Intercompany transactions. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi. telah diterapkan secara konsisten oleh anak perusahaan. Investasi Grup pada perusahaan asosiasi mencakup juga goodwill (dikurangi akumulasi penurunan nilai) yang diidentifikasi pada saat akuisisi (Catatan 2k). Halaman 5/5 Page . Biaya akuisisi diukur sebesar nilai wajar aset yang diserahkan. ditambah biaya yang berkaitan secara langsung dengan akuisisi. 2. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Investasi pada perusahaan asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dan pada awalnya dicatat sebesar harga perolehan.

Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti adanya penurunan nilai aset yang dialihkan. Apabila bagian Grup atas kerugian dalam perusahaan asosiasi menyamai atau melebihi bagian kepemilikannya dalam perusahaan asosiasi. ACCOUNTING Unrealised gains on transactions between the Group and its associates are eliminated to the extent of the Group’s interest in the associates.087 15. the exchange rates used based on the last published average transactions exchang e rates by Bank Indonesia as at December 31. Akuntansi Grup (lanjutan) (2) Perusahaan asosiasi (lanjutan) Bagian Grup atas keuntungan atau kerugian perusahaan asosiasi yang diperoleh setelah tanggal akuisisi diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Keuntungan yang belum direalisasi dari transaksi antara Grup dengan perusahaan asosiasi. respectively. Foreign currency translation (1) Transactions and balances Transactions denominated in a foreign currency are converted into Rupiah at the exchange rate prevailing at the date of the transaction. 2009 and 2008 . adalah sebagai berikut: Rupiah penuh/ Full Rupiah 2009 2008 1 Euro 1 Dolar Amerika Serikat 1 Franc Swiss 13.349 1 Euro 1 United States Dollar 1 Swiss Franc Halaman 5/6 Page . kecuali dinyatakan lain) 2.510 9. dieliminasi sebesar jumlah yang mencerminkan proporsi kepemilikan Grup dalam perusahaan asosiasi. diakui pada laporan laba rugi konsolidasi. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) b. Exchange gains and losses arising on transactions in foreign currency and on the translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognised in the consolidated statement of income. Mutasi kumulatif keuntungan atau kerugian setelah tanggal akuisisi akan mempengaruhi nilai tercatat investasi. nilai tukar yang digunakan. unless it has incurred obligations or made payments on behalf of the associate. As at December 31 . Group accounting (continued) (2) Associates (continued) The Group’s shares of its associates’ postacquisition profits or losses are recognised in the consolidated statement of income. At the balance sheet date. Pada tanggal neraca.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal neraca. c. 2009 and 2008. monetary assets and liabilities in foreign currencies are translated at the exchange rates prevailing at that date. yang dihitung berdasarkan kurs tengah transaksi terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia masing-masing pada tanggal 31 Desember 2009 dan 200 8. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Unrealised losses are also eliminated unless the transaction provides evidence of an impairment of the asset being transferred. kecuali Grup telah mengakui kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama perusahaan asosiasi. Grup tidak mengakui kerugian lebih lanjut. the Group does not recognise further losses.432 10. c. were as follows: (1) Transaksi dan saldo Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. When the Group’s share of losses in an associate equals or exceeds its interest in the associate. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing. The cumulative post-acquisition movements are adjusted against the carrying amount of the investment.950 10. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008.400 9. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) b. Penjabaran mata uang asing 2.

Penyesuaian atas goodwill dan nilai wajar yang timbul dari akuisisi entitas asing diperlakukan sebagai bagian dari aset dan kewajiban entitas asing dan dijabarkan dengan menggunakan kurs pada tanggal neraca. Ketika suatu entitas asing dijual. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) c. based on a review of the collectibility of outstanding amounts. Goodwill and fair value adjustments arising on the acquisition of a foreign entity are treated as assets and liabilities of the foreign entity and translated at the rate prevailing on the balance sheet date. kecuali dinyatakan lain) 2. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. When a foreign entity is sold. The accounts of the foreign subsidiaries are translated into Rupiah amounts using the Bank Indonesia’s middle rates on the balance sheet date and Bank Indonesia’s average middle rates during the year as follows: Rupiah penuh/Full Rupiah Aset dan kewajiban/ Laba rugi/ Assets and liabilities Profit and loss 2009 2008 2009 2008 1 Dolar Amerika Serikat 1 Dolar Singapura d.402 7. Halaman 5/7 Page . DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Kas dan setara kas Kas dan setara kas mencakup kas. Akun-akun anak perusahaan di luar negeri dikonversikan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca dan kurs tengah rata-rata Bank Indonesia selama tahun berjalan sebagai berikut: 2.607 10. Piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak akan tertagih. Trade receivables Trade receivables are recorded net of a provision for doubtful accounts. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan anak perusahaan di luar negeri dilaporkan secara terpisah dalam akun “Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan” pada komponen ekuitas dalam neraca konsolidasi.950 7. yang diestimasi berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas saldo piutang. The resulting difference arising from the translation of the financial statements of foreign subsidiaries is presented as “Cumulative translation adjustments” under the equity section in the consolidated balance sheet. such exchange differences are recognised in the consolidated statement of income as part of the gain or loss on sale. Cash and cash equivalents Cash and cash equivalents include cash on hand. bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang.699 10.881 1 United States Dollar 1 Singapore Dollar d. Bank overdrafts are shown within “short-term borrowings” in current liabilities on the consolidated balance sheet. Piutang usaha Piutang usaha disajikan sebesar jumlah neto setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tidak tertagih. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) (2) Kegiatan usaha Grup yang merupakan entitas asing Laporan laba rugi dan laporan arus kas entitas asing dijabarkan ke dalam mata uang pelaporan Grup dengan menggunakan nilai tukar rata-rata sepanjang tahun sedangkan neraca dijabarkan dengan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada tanggal neraca dan akun ekuitas dijabarkan berdasarkan kurs historis. e. cash in bank and time deposits with original maturities of three months or less.731 6. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) c. 9.400 6. e. selisih nilai tukar tersebut diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian atas penjualan. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.156 9. Accounts are written-off as bad debts during the period in which they are determined to be non-collectible. ACCOUNTING Foreign currency translation (continued) (2) Foreign entities within the Group Statement of income and cash flows of foreign entities are translated into the Group’s reporting currency at average exchange rates for the year and their balance sheets are translated at the exchange rates prevailing on the balance sheet date and their equity accounts are translated at the historical rate.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Cerukan disajikan sebagai bagian dari ”pinjaman jangka pendek” pada kewajiban lancar dalam neraca konsolidasi.

15 3 . g. raw materials and supplies. Land is not depreciated. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar atas instrumen derivatif dibukukan pada laporan laba rugi konsolidasi. The gains or losses arising from changes in derivative instruments fair values are recognised in the consolidated statement of income. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. dan disesuaikan jika perlu. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang (weightedaverage method). for which cost is determined by the specific identification method. work in progress. bahan baku dan supplies. kecuali dinyatakan lain) 2. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus. other direct costs and related production overheads.16 20 Building and improvements Machinery and equipment Furniture. Cost is determined by the weighted-average method. The economic useful lives of the assets are estimated as follows: h. Persediaan Barang jadi.40 10 . direct labor. g. Fixed assets Fixed assets are stated at historical cost.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Penyisihan untuk persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan. barang dagangan. Instrumen derivatif Instrumen derivatif dicatat sebagai aset atau kewajiban dalam neraca dan diakui sebesar nilai wajar. fixture and office equipment Transportation equipment Golf course The assets’ residual values and useful lives are reviewed. kecuali untuk persediaan pita cukai yang biayanya ditentukan dengan metode identifikasi khusus (specific identification method). Tanah tidak disusutkan. merchandise inventory. except for the excise tax inventory. Inventories Finished goods. Harga perolehan barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) f. The cost of finished goods and work in progress comprises raw materials. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) f. barang dalam proses. Depreciation is computed using the straight-line method. at each balance sheet date. 2. 4 . less the estimated costs of completion and the estimated selling expenses. pada setiap tanggal neraca. h. Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap adalah sebagai berikut: Tahun/Years Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Perabot dan peralatan kantor Alat-alat pengangkutan Lapangan golf Nilai residu dan umur manfaat setiap aset ditelaah. Net realisable value is the estimated selling price in the ordinary course of business. Derivative instruments Derivative instruments are recorded in the balance sheet as either an asset or liability and measured at their fair value. land and buildings held for sale are stated at the lower of cost or net realisable value. tanah dan bangunan untuk dijual diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih. and adjusted if appropriate. (except for assets revalued in accordance with government regulation) less accumulated depreciation. ACCOUNTING A provision for obsolete and slow moving inventories is determined on the basis of estimated future usage or sale of individual inventory items. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya penjualan. biaya-biaya langsung lainnya dan biaya overhead yang terkait dengan produksi. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Halaman 5/8 Page . (kecuali untuk aset tetap tertentu yang telah dinilai kembali berdasarkan peraturan pemerintah) dikurangi dengan akumulasi penyusutan.10 5 . tenaga kerja langsung.

as appropriate. Fixed assets (continued) Construction in progress is stated at historical cost and presented as part of fixed assets.tidak lancar” serta diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah. All other repairs and maintenance are charged to the consolidated statement of income as incurred. ditangguhkan dan disajikan pada akun “Aset lainnya . The related costs incurred to acquire or renew the licence for the land are deferred and presented under “Other assets .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Jumlah tercatat komponen yang diganti. Biaya pemeliharaan dan perbaikan lainnya dibebankan di laporan laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya. Biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan ijin atas tanah tersebut. Depreciation is charged from the date the asset is ready for its intended use. Biaya bunga untuk mendanai konstruksi aset tetap tertentu dikapitalisasi selama periode yang dibutuhkan untuk menyelesaikan dan menyiapkan aset tetap tersebut sampai siap digunakan sesuai tujuan penggunaannya. dihapusbukukan. Other borrowing costs are expensed. Biaya-biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban tahun berjalan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) h. The carrying amount of the replaced part is derecognised. Subsequent costs are included in the fixed assets’ carrying amount or recognised as a separate asset. kecuali dinyatakan lain) 2. Biaya-biaya setelah perolehan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset tetap atau sebagai aset yang terpisah hanya apabila kemungkinan besar manfaat ekonomis sehubungan dengan aset tersebut di masa mendatang akan mengalir ke Grup dan biaya perolehannya dapat diukur secara handal. ACCOUNTING Interest costs to finance the construction of certain fixed assets are capitalised during the period of time that is required to complete and prepare the assets for their intended use. The acquisition cost of land does not include the related costs incurred to acquire or renew the licence for the land. Biaya perolehan tanah tidak termasuk biaya-biaya lain yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan atau perpanjangan ijin atas tanah. only when it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Group and the cost of the item can be measured reliably. Aset tetap (lanjutan) Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Halaman 5/9 Page . NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) h. The accumulated costs are reclassified to the appropriate fixed asset account when the construction is complete and the asset is ready for its intended use. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Penyusutan mulai dibebankan sejak tanggal aset tersebut siap untuk digunakan untuk tujuan penggunaannya.noncurrent” and amortised over the legal term of the land rights.

Jumlah kewajiban sewa.land and buildings held for sale” upon commencement of the development and construction of infrastructure. ACCOUNTING Leases of fixed assets where the Group has substantially all the risks and rewards of ownership are classified as finance leases. The corresponding rental obligations. maka sewa tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. neto beban pembiayaan disajikan sebagai hutang jangka panjang lainnya. The interest element of the finance cost is charged to the consolidated statement of income over the lease period so as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. nilai tanah yang dimiliki oleh PT Taman Dayu akan dipindahkan ke akun “Persediaan . Leases in which a significant portion of the risks and rewards of ownership are retained by the lessor are classified as operating leases. j. The cost of the land belonging to PT Taman Dayu is transferred to “Inventory . Sewa Grup menyewa aset tetap tertentu. is presented under “Land for development” and stated at the lower of carrying cost or net realisable value. Pembayaran sewa operasi dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasi atas dasar garis lurus selama masa sewa. Setiap pembayaran sewa pembiayaan dialokasikan antara bagian yang merupakan pelunasan kewajiban dan bagian yang merupakan beban pembiayaan sedemikian rupa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo pembiayaan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) i. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) i. are included in other long-term payables. Leases The Group leases certain fixed assets. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. j. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini pembayaran sewa minimum.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Finance leases are capitalised at the lease’s commencement at the lower of the fair value of the leased asset and the present value of the minimum lease payments. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. kecuali dinyatakan lain) 2. Dalam persewaan aset tetap dimana risiko dan manfaat kepemilikan secara substansi berpindah ke lessee (Grup). Land for development Land which has yet to be developed and for which the intention is to sell after being developed. Payments made under operating leases are charged to the consolidated statement of income on a straight-line basis over the period of the lease. The fixed assets acquired under finance leases are depreciated over the shorter of the useful life of the assets and the lease term. Each finance lease payment is allocated between the liability and finance charges so as to achieve a constant rate on the finance balance outstanding. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Halaman 5/10 Page .tanah dan bangunan untuk dijual”. Unsur bunga dalam beban pembiayaan dibebankan di laporan laba rugi konsolidasi selama masa sewa sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban setiap periode. Tanah untuk pengembangan Tanah yang akan dikembangkan dan dimaksudkan untuk dijual setelah dikembangkan disajikan dalam akun “Tanah untuk pengembangan” dan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya tercatat dan nilai realisasi bersih. Aset tetap yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset dan masa sewa. maka sewa tersebut diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pada saat dimulainya pengembangan dan pembangunan infrastruktur. Apabila dalam suatu kontrak sewa porsi yang signifikan atas risiko dan manfaat kepemilikan aset tetap berada di tangan lessor. net of finance charges. 2.

Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi diantara harga jual netto atau nilai pakai aset. Fixed assets and other non-current assets. termasuk goodwill ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengidentifikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) k. The bonds issuance costs are amortised using the straight-line method over the life of the bonds. 2. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Penurunan nilai aset Pada tanggal neraca. or business at the date of acquisition. Management determined the estimated useful life of goodwill. kecuali dinyatakan lain) 2. Bonds issuance costs Bonds issuance costs (presented as net of accumulated amortisation) incurred in connection with the issue of bonds are presented as a deduction from the proceeds from the bonds issue. yaitu sepuluh tahun. Manajemen menentukan estimasi masa manfaat goodwill berdasarkan evaluasi atas manfaat yang akan diperoleh dari perusahaan atau bisnis yang bersangkutan pada saat akuisisi. Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya. Goodwill diamortisasi dengan metode garis lurus selama estimasi masa manfaatnya. atau bisnis pada tanggal akuisisi. assets are grouped at the lowest levels for which there are separately identifiable cash flows. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. An impairment loss is recognised for the amount by which the carrying amount of the asset exceeds its recoverable amount. l. aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah. Impairment of assets At balance sheet date. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) k. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Provisions Provisions are recognised when the Group has a present obligation (legal as well as constructive) as a result of past events and it is more likely than not that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate of the amount of the obligation can be made. l. Goodwill Goodwill represents the excess of the cost of an acquisition of a subsidiary/associate or business over the fair value of the Group’s share of the identifiable net assets of the acquired subsidiary/associate. m. the Group reviews whether there is any indication of asset impairment or not. Biaya emisi efek Biaya emisi obligasi (setelah dikurangi akumulasi amortisasi) yang terjadi sehubungan dengan penerbitan obligasi disajikan sebagai pengurang dari hasil penerimaan emisi obligasi.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. which is ten years. Dalam rangka mengukur penurunan nilai. Biaya emisi obligasi diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu obligasi yaitu selama lima tahun. including goodwill. n. ACCOUNTING m. Kewajiban estimasian Kewajiban estimasian diakui apabila Grup mempunyai kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya dan kewajiban tersebut dapat diestimasi dengan handal. Grup menelaah ada atau tidaknya indikasi penurunan nilai asset. which is the higher of an asset’s net selling price or value in use. based on its evaluation of the benefits the respective companies or businesses will bring at the time of the acquisition. Goodwill is amortised using the straight-line method over its estimated useful life. For the purpose of assessing impairment. are reviewed for impairment whenever events or changes in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. Goodwill Goodwill merupakan selisih lebih antara harga perolehan investasi anak perusahaan/perusahaan asosiasi atau bisnis dan nilai wajar bagian Grup atas aset bersih anak perusahaan/perusahaan asosiasi yang dapat diidentifikasi. Halaman 5/11 Page . n. which is five years.

The Company and certain of its domestic subsidiaries are required to provide minimum benefits as stipulated in the Labor Law No. years of service and compensation. biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih. usually dependent on one or more factors such as age. masa kerja dan jumlah kompensasi. kecuali dinyatakan lain) 2. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Since the Labor Law sets the formula for determining the minimum amount of benefits. Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun. Net sales revenue includes excise taxes attributable on cigarettes being sold and is net of returns and value added tax. A defined benefit pension plan is a pension plan that defines the pension benefits that will be received by an employee on entitlement. in substance the pension obligation under the Labor Law represents a defined benefit obligation. 13 Tahun 2003 (UUTK). Expenses are recognised when incurred. Iuran ini dicatat sebagai biaya karyawan pada saat terhutang. Program iuran pasti adalah program pensiun dimana Grup membayar iuran tetap kepada sebuah entitas yang terpisah. p. p. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. yang kemudian dihentikan dan diganti dengan program pensiun iuran pasti mulai 1 April 2008. The Company and certain of its domestic subsidiaries recognise the estimated liabilities for employee benefits obligations stipulated in the Labor Law for their employees which are not covered by the pension plans operated by the Company and certain of its domestic subsidiaries. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) o. Imbalan pasca-kerja Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti hingga 31 Maret 2008. 2008. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. which was curtailed and replaced by a defined contribution pension plan starting April 1.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. pada dasarnya kewajiban pensiun berdasarkan UUTK adalah kewajiban imbalan pasti. 13/2003 (Labor Law). Halaman 5/12 Page . seperti umur. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri juga mencatat kewajiban imbalan kerja sesuai UUTK untuk karyawan lainnya yang tidak ikut serta dalam program pensiun yang diselenggarakan oleh Perusahaan dan beberapa anak perusahaan di dalam negeri. Post-employment benefits The Company and certain of its domestic subsidiaries had a defined benefit pension plan until March 31. the Company and certain of its domestic subsidiaries will provide for such shortage. If the employee funded portion of the pension plan benefit is less than the benefit as required by the Labor Law. Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari penjualan diakui pada saat penyerahan barang atau jasa kepada distributor atau pelanggan. The Group has no further payment obligations once the contributions have been paid. Contributions are recognised as an employee benefit expense when they are due. Bila jumlah yang diterima karyawan dari program pensiun lebih kecil dari imbalan seperti yang ditetapkan dalam UUTK. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri akan melakukan penyisihan atas kekurangan yang ada. Grup tidak lagi memiliki kewajiban pembayaran lebih lanjut setelah iuran tersebut dibayarkan. Karena UUTK menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun. Revenue and expense recognition Revenue from sales is generally recognised when the products are delivered or services are rendered to the distributors or customers. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri harus menyediakan imbalan minimum yang diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan No. PENTING 2. Beban diakui pada saat terjadinya. Tambahan penyisihan imbalan sesuai dengan UUTK tersebut tidak didanai (unfunded). 2008. A defined contribution plan is a pension plan under which the Group pays fixed contributions into a separate entity. Di dalam penjualan bersih termasuk cukai atas rokok yang telah dijual dan telah dikurangi retur penjualan dan pajak pertambahan nilai. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) ACCOUNTING o. The additional benefit as required by the Labor Law is unfunded.

keuntungan atau kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban jika akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial bersih yang belum diakui pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti atau 10% dari nilai wajar aset program pada tanggal tersebut. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. q. biaya jasa kini dan biaya jasa lalu ditentukan berdasarkan perhitungan aktuarial dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”. perubahan yang terjadi dalam nilai wajar aset program. The Company and certain of its domestic subsidiaries recognised gains or losses in the statement of income on the curtailment or settlement of a defined benefit plan when the curtailment or settlement occurs. current service cost and past service cost using the “Projected Unit Credit” actuarial valuation method. In the defined benefit pension obligation. any resulting change in the fair value of the plan assets. Perpajakan Grup menggunakan metode liabilitas neraca (balance sheet liability method) pada akuntansi pajak tangguhan yang timbul akibat perbedaan temporer yang ada antara aset dan kewajiban atas dasar pajak dengan nilai tercatat aset dan kewajiban dalam laporan keuangan konsolidasi. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. the Company and certain of its domestic subsidiaries determine the present value of the defined benefit obligation. actuarial gains or losses are recognised as income or expense when the net cumulative unrecognised actuarial gains or losses at the end of the previous reporting period exceed 10% of the present value of defined benefit obligations or 10% of the plan assets at fair value at that date. dan keuntungan dan kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui sebelumnya di laporan laba rugi. the deferred tax assets or liabilities are shown at the applicable net amounts. Halaman 5/13 Page . p. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri mengakui keuntungan atau kerugian pada laporan laba rugi atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi. Dalam program pensiun imbalan pasti. and any related actuarial gains and losses and past service cost which had not previously been recognised in the statement of income. Post-employment benefits (continued) In determining the estimated employee benefit obligations. Untuk masing-masing anak perusahaan yang dikonsolidasi. These gains or losses are recognised on a straight-line basis over the expected average remaining working lives of the employees. For each of the consolidated subsidiaries. q.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui atas dasar metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan yang diharapkan. Taxation The Group applies the balance sheet liability method of deferred tax accounting which arises on temporary differences between tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts in the consolidated financial statements. aset atau kewajiban pajak tangguhan disajikan dalam jumlah bersih. kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR (lanjutan) p. unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) ACCOUNTING Imbalan pasca-kerja (lanjutan) Dalam penentuan kewajiban imbalan kerja. Biaya jasa lalu yang timbul ketika program pensiun imbalan pasti pertama kali diterapkan atau perubahan atas imbalan terhutang pada program imbalan pasti yang ada diamortisasi selama periode sampai dengan imbalan tersebut menjadi hak pekerja. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. The gain or loss on a curtailment or settlement comprises any resulting change in the present value of the defined benefit obligation. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 2. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri menentukan nilai kini kewajiban imbalan pasti. Deferred income tax is determined using tax rates based on laws that have been enacted or substantially enacted by the balance sheet date and are expected to apply when the related deferred income tax asset is recognised or the deferred income tax liability is settled. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai kini kewajiban imbalan pasti. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak berdasarkan undangundang yang telah diberlakukan atau secara substansi telah diberlakukan pada tanggal neraca dan diharapkan berlaku pada saat aset pajak tangguhan direalisasikan atau kewajiban pajak tangguhan diselesaikan. Past service costs arising from the introduction of a defined benefit pension obligation or changes in the benefit payable of an existing plan are amortised over the period until the benefits concerned become vested.

if objected to/appealed against. Amendments to taxation obligations are recorded when an assessment is received or. and others. 7. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Transactions with related parties The Group has transactions with certain parties. percetakan. Perpajakan (lanjutan) Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal pada masa datang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. kecuali dinyatakan lain) 2. Sebuah segmen geografis menyediakan barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam lingkungan ekonomi lain. s. All significant transactions with related parties are disclosed in the notes to the consolidated financial statements. s. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. atau apabila dilakukan keberatan/banding. t. (ii) geographical segments (secondary). A geographical segment is engaged in providing products or services within a particular economic environment which are subject to risks and return that are different from those of segments operating in other economic environments. Halaman . Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihakpihak hubungan istimewa telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. printing. Amendemen terhadap kewajiban perpajakan dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan. when the results of the objection/appeal are determined. yang mengklasifikasikan aktivitas bisnis Grup menjadi industri dan perdagangan rokok. 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”. packaging and transportation. Basic earnings per share Basic earnings per share are computed by dividing the net income for the year by the weighted average number of shares outstanding during the year. Laba bersih per saham dasar Laba bersih per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih tahun berjalan dibagi dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan. t. (ii) segmen geografis (sekunder). Transaksi istimewa dengan pihak-pihak hubungan Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak tertentu yang mempunyai hubungan istimewa seperti yang dijelaskan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. serta segmen usaha lainnya. which consist of Indonesia and outside of Indonesia operations. r. The Group segments its financial reporting as follows: (i) business segments (primary). unless otherwise stated) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) q. “Related Party Disclosures”. where the Group’s business activities are classified into manufacturing and distribution of cigarettes. Segment reporting A business segment is a group of assets and operations engaged in providing products or services which are subject to risks and returns that are different from those of other business segments. IKHTISAR (lanjutan) KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 2. yang terdiri dari kegiatan usaha dalam negeri dan luar negeri.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. r. 5/14 Page ACCOUNTING q. Grup mensegmentasikan pelaporan keuangan sebagai berikut: (i) segmen usaha (primer). Taxation (continued) Deferred tax assets are recognised to the extent that it is probable future taxable profits will be available against which the temporary differences can be utilised. pengemasan dan pengangkutan. Pelaporan segmen Suatu segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang menyediakan barang atau jasa yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. ketika keputusan atas keberatan/banding sudah diputuskan. which have related party relationships as defined in accordance with the Statement of Financial Accounting Standards No.

362 Cash on hand Cash in bank Time deposits Total Tidak terdapat saldo bank atau deposito berjangka yang ditempatkan pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa. PT Bank CIMB Niaga Tbk. PT Bank CIMB Niaga Tbk. a. ABN-AMRO Bank N. Others Total United States Dollars The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited ABN-AMRO Bank N.V. Deposito berjangka 2009 Rupiah Mata uang asing Jumlah deposito berjangka 2.147 5.313 499. Lain-lain Mata uang asing lainnya Jumlah Jumlah bank b.204 15.659 5.603 Rupiah Deutsche Bank AG PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.831 There are no bank balances or time deposits placed at related parties. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.40% Rupiah Foreign currency Halaman 5/15 Page .480 2.2.863 480. Lain-lain Jumlah Dolar Amerika Serikat The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited ABN-AMRO Bank N.891 18. KAS DAN SETARA KAS 2009 Kas Bank Deposito berjangka Jumlah 77.50% . a.924 1.298 82 158 29.583 480.888 6.111 67.653 904 48.V.084 11.681 3.086 527.115 448.480 39. PT Bank Central Asia Tbk.538 389. ABN-AMRO Bank N. Cash in bank 2008 284.164 7.25% 2.V.086 2.938 4.466 5.313 Rupiah Foreign currency Total time deposits Deposito berjangka di atas memperoleh tingkat bunga tahunan sebagai berikut: 2009 Rupiah Mata uang asing 4. Bank 2009 Rupiah Deutsche Bank AG PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.25% .25% . Time deposits 2008 2.502 1.80% The above time deposits received interest income at the following rates: 2008 5.677 380 .086 342.382 90. Others Other foreign currencies Total Total cash in bank 38. PT Bank Central Asia Tbk.105 22.8.25% .166 3.9.784 49. unless otherwise stated) CASH AND CASH EQUIVALENTS 2008 13.649 448. kecuali dinyatakan lain) 3.00% 1. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.3.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.V.466 b.

726 499. Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: 2009 Lancar Jatuh tempo 1 .917 The movements in the provision for doubtful accounts are as follows: 2008 6.235 50.019 Trade receivables from third parties mainly consist of receivables from cigarette merchants. manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan piutang tidak tertagih tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha di kemudian hari.60 hari 61 . unless otherwise stated) TRADE RECEIVABLES 2008 121.085 18. The aging analysis of trade receivables is as follows: 2008 80.893 447 336 5. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.303 (4.658 496.066 1.573) 4.712) 116.688 113. Halaman 5/16 Page .739 137.591 16.936 (3.361 48.278 (3.60 days 61 .574) 3. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.30 hari 31 .917) 496.712) 132.650 (4. PIUTANG USAHA 2009 Pihak ketiga Dikurangi Penyisihan piutang tidak tertagih Bersih Pihak hubungan istimewa (Catatan 22) Jumlah 451.347 132. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.90 days > 90 days Total Less Provision for doubtful accounts Net Mutasi penyisihan piutang tidak tertagih adalah sebagai berikut: 2009 Saldo pada awal tahun Penambahan penyisihan tahun berjalan Penghapusan Saldo pada akhir tahun 4.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. management believes the provision for doubtful accounts is adequate to cover possible losses from non-collectible receivables in the future. kecuali dinyatakan lain) 4.712 779 (1. Tidak ada transaksi penjualan kepada satu pelanggan dengan nilai transaksi lebih dari 10% penjualan bersih konsolidasi.30 days 31 .019 4.219 (2.917) 447.938 Third parties Less Provision for doubtful accounts Net Related parties (Note 22) Total Piutang usaha . Based on a review of the status of the individual receivable accounts at the end of the year. There were no sales to any single customer exceeding 10% of the consolidated net sales.90 hari > 90 hari Jumlah Dikurangi Penyisihan piutang tidak tertagih Bersih 362.pihak ketiga terutama terdiri dari tagihan kepada pedagang-pedagang rokok.712 Balance at beginning of the year Provision raised during the year Write-off Balance at the end of the year Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun.273 164 5 .938 Current Overdue 1 .

993 (15. INVENTORIES 2008 1.757. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko tersebut.745) 86.995 129. 2009 and 2008 (Note 7).490 70.294 7. unless otherwise stated) (86. Management believes the insurance coverage is adequate to cover possible losses from the risks mentioned above.031) 7.224 1.388 9.461 145.257 9.848 Mutasi penyisihan persediaan usang adalah sebagai berikut: 2009 Saldo pada awal tahun Penambahan penyisihan tahun berjalan Penghapusan Saldo pada akhir tahun 34. Fixed assets and inventories of the Group are insured against industrial all risks.929 6.031 67 .539.566 5. Management believes the provision for obsolete and slow moving inventories is adequate to cover possible losses in the future.225 47. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.549 120.000.437 311.320. with an insured limit of up to US$1.897 6. including business interruption and marine cargo.049 7.848) 34. termasuk risiko-risiko business interruption dan marine cargo.780 9.547.254 6.067 (34.5 billion as at December 31.287 69. kecuali dinyatakan lain) 5.068.860 4 .621. Halaman 5/17 Page . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.950 (14.5 miliar pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Catatan 7).PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.555. dengan keseluruhan nilai pertanggungan sampai dengan US$1.279 The movements in the provision for obsolete and slow moving inventories are as follows: 2008 41.279) 9.939 922.657.084 7.587.358 7.469. Aset tetap dan persediaan Grup telah diasuransikan terhadap berbagai risiko industri (industrial all risks).309 487.521 52.316.310.090 4.521 Finished goods Work in progress Raw materials Excise tax Spare parts Sub-materials and others Goods in transit Merchandise inventory Total Less Provision for obsolete and slow moving inventories Net Land and buildings held for sale Total inventories NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.031 Balance at beginning of the year Provision raised during the year Write-off Balance at the end of the year Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan persediaan usang cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang terjadi di kemudian hari. PERSEDIAAN 2009 Barang jadi Barang dalam proses Bahan baku Pita cukai Suku cadang Bahan pembantu dan lainnya Persediaan dalam perjalanan Barang dagangan Jumlah Dikurangi Penyisihan persediaan usang Bersih Tanah dan bangunan untuk dijual Jumlah persediaan 1.

891 (398.530 350. which it accounts for using the cost method.030 23.765 4.884) (520) (329) (20.807 2.647.719.037 128.844 37.370 75.569 115. fixture and office equipment Transportation equipment Total Finance leases Transportation equipment Construction in progress Reclassifications Total historical cost Accumulated depreciation Direct ownership Golf course Building and improvements Machinery and equipment Fu rniture.939) 529. The Group entered into a conditional sale and purchase of shares agreement on December 29.329.347) (668) (299) (14.573 116. Grup telah menandatangani perjanjian bersyarat atas jual beli saham pada tanggal 29 Desember 2009 untuk menjual seluruh 49% kepemilikan pada PT San Miguel Sampoerna Packaging Industries.988 492.859.939 (398.939) 153. unless otherwise stated) 6. PENYERTAAN SAHAM Penyertaan saham terdiri atas 49% kepemilikan Grup di Vinasa Tobacco Joint Venture Company dan PT San Miguel Sampoerna Packaging Industries yang dicatat berdasarkan metode ekuitas. yang dicatat berdasarkan metode biaya.422 4.385 1.821 1.796 244.408 345.890 136.664 24.055.176 107.935 450.844) 345.862 72.756 240.335 480. INVESTMENTS IN SHARES Investments in shares includes the Group’s 49% interests in Vinasa Tobacco Joint Venture Company and PT San Miguel Sampoerna Packaging Industries which it equity accounts for. ASET TETAP 7.611.755 30.849 2.842 (17) (94) (19.627 114.831.786.944 77.385 1.668 414.114 983.843 5. 2009 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan/ Translation adjustments NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.203 (81) (13.395) 15. fixture and office equipment Transportation equipment Total Finance leases Transportation equipment Total accumulated depreciation Net book value 14.395) (14.749 425.907 211.982. FIXED ASSETS Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Additions Pengurangan/ Deductions Saldo akhir/ Ending balance Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Lapangan golf Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Perabot dan peralatan kantor Alat-alat pengangkutan Jumlah Sewa pembiayaan Alat-alat pengangkutan Aset dalam penyelesaian Reklasifikasi Jumlah biaya perolehan Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Lapangan golf Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Perabot dan peralatan kantor Alat-alat pengangkutan Jumlah Sewa pembiayaan Alat-alat pengangkutan Jumlah akumulasi penyusutan Nilai buku bersih 328.844) (20.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.436 14.632 1.188 16.616 Historical cost Direct ownership Land Golf course Building and improvements Machinery and equipment Furniture.599 1. 7.982 43.960 104.194 Halaman 5/18 Page .141 39.128 421.310.271 21.330 247.001 6.940 196. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.031 4.500 11. and a minority interest in PT Titan Kimia Nusantara Tbk.779 118.953 6.487 544.790 206.832 24.956.190 11. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.725.411 32.826 190.993 2. kecuali dinyatakan lain) 6.805 821.099.506 1.219 89.267 70.064 117.243 31.222 5.701 398.255 15.409. 2009 to sell all of its 49% interest in PT San Miguel Sampoerna Packaging Industries. dan kepemilikan minoritas di PT Titan Kimia Nusantara Tbk.882 650.

530 350.895 4.506 Pada tanggal 14 Juli 2006.953 11.016.345. ASET TETAP (lanjutan) 7.958 328. 2006.977. unless otherwise stated) FIXED ASSETS (continued) Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Additions Pengurangan/ Deductions Saldo akhir/ Ending balance Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Lapangan golf Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Perabot dan peralatan kantor Alat-alat pengangkutan Jumlah Sewa pembiayaan Alat-alat pengangkutan Aset dalam penyelesaian Reklasifikasi Jumlah biaya perolehan Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Lapangan golf Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Perabot dan peralatan kantor Alat-alat pengangkutan Jumlah Sewa pembiayaan Alat-alat pengangkutan Jumlah akumulasi penyusutan Nilai buku bersih 273.622 12. The capitalisation rates used ranged from 8.055.607.999.274 111.889 3.865 1.805 821.594 10.993 2.941 178.790 206.849 63 9.954 142. the Company received an approval letter from the Investment Coordinating Board for a domestic capital expansion project of approximately Rp2.775) 1.385 1.312 426. fixture and office equipment Transportation equipment Total Finance leases Transportation equipment Construction in progress Reclassifications Total historical cost Accumulated depreciation Direct ownership Golf course Building and improvements Machinery and equipment Furniture.455.50% 8.138 84. kecuali dinyatakan lain) 7.360 3. dikapitalisasi pada tahun berjalan.775) 283.023 137.118 68.385 669.613 1.747 14.330 247.197 397 276 15.84%. In 2008.940 196.350 1.618 73.084 (2.632 1.843 5. Tingkat kapitalisasi yang digunakan berkisar antara 8.775 (2.50% .233.944 77.297 213.964 9. Perusahaan menerima Surat Persetujuan Perluasan Penanaman Modal Dalam Negeri dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia sehubungan dengan proyek perluasan modal dalam negeri sebesar lebih kurang Rp2.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. biaya pinjaman sebesar Rp59.408 345.832 24.647.035 133.786.128 68. Sebagian besar rencana investasi telah direalisasikan dan pabrik baru telah beroperasi secara komersial pada kuartal tiga tahun 2008.053. borrowing costs of Rp59. On July 14.692 4.84%.8 triliun.611. 2008 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan/ Translation adjustments NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.915 10.8 trillion.440.696 54.690 3. Halaman 5/19 Page .954 24.261.187 174.2 miliar yang timbul dari pembiayaan untuk membangun pabrik baru.162 403.719.412 284.964 14.821 1.522.707 272.487 544.385 2. were capitalised during the year.569 115.274 112.400 285.8. Pada tahun 2008. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.329. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.290 2. The expansion project was substantially completed and the new factory started its commercial production in the third quarter of 2008.075 745.271 Historical cost Direct ownership Land Golf course Building and improvements Machinery and equipment Furniture.195.336 1.233.001 6.595 244.683 13.958 15.057 15.725.817 1.168 1.829 335. fixture and office equipment Transportation equipment Total Finance leases Transportation equipment Total accumulated depreciation Net book value 13.2 billion arising on financing for the construction of a new factory.586 1.045 2.073 588 240 9.998 13 75 15.234.163 1.615 2.765 4.233.

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
zx

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. FIXED ASSETS (continued) As at December 31, 2009, the average percentage of completion of the construction in progress recognised for financial reporting was approximately 63% (2008: 52%). Construction in progress which mainly consists of building and improvements and machinery and equipment is expected to be completed in 2012. Gain on sale of fixed assets for the years ended December 31, 2009 and 2008 was determined as follows: 2008 47,934 (29,090) 18,844 The depreciation charge for the years ended December 31, 2009 and 2008 was allocated as follows: Proceeds of sale Net book value

7.

ASET TETAP (lanjutan) Pada tanggal 31 Des ember 2009, persentase penyelesaian rata-rata atas aset dalam penyelesaian yang diakui dalam pelaporan keuangan adalah sekitar 63% (2008: 52%). Aset dalam penyelesaian yang sebagian besar terdiri atas bangunan dan prasarana dan mesin dan peralatan diharapkan akan selesai pada tahun 2012. Laba atas penjualan aset tetap yang diakui untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 ditentukan sebagai berikut: 2009 Hasil penjualan Nilai buku bersih 81 ,512 (26 ,781) 54,731 Penyusutan yang dibebankan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dialokasikan sebagai berikut: 2009 Beban pokok penjualan Beban penjualan Beban umum dan administrasi 357,688 81,594 52,973 492 ,255 Aset tetap dan persediaan Grup telah diasuransikan terhadap berbagai risiko industri (industrial all risks), termasuk risiko-risiko business interruption dan marine cargo dengan keseluruhan nilai pertanggungan sampai dengan US$1,5 miliar pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 (Catatan 5). Aset tetap anak perusahaan tertentu juga diasuransikan terhadap berbagai risiko industri, antara lain risiko atas kerugian kebakaran dan pencurian, berdasarkan paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar US$44.1 juta dan Rp42,0 miliar pada tanggal 31 Desember 200 9 (2008: US$15,5 juta dan Rp40,7 miliar). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko tersebut. Perusahaan memiliki tanah dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) untuk jangka waktu antara 20 tahun dan 30 tahun yang dapat diperpanjang pada saat berakhirnya masa berlaku. Beberapa HGB yang masa berlakunya telah berakhir pada 31 Des ember 200 9 hingga kini masih dalam proses perpanjangan. Manajemen yakin bahwa Pemerintah akan memberikan perpanjangan hak atas seluruh HGB pada saat berakhirnya masa berlaku.

2008 287,122 69,488 46,680 403,290 Fixed assets and inventories of the Group are insured against industrial all risks, including business interruption and marine cargo risks, with an insured limit of up to US$1.5 billion as at Dec ember 31, 200 9 and 2008 (Note 5). Fixed assets of certain subsidiaries are also covered for industrial all risks insurance against, amongst others, losses from fire and theft, based on certain blanket policies which amounted to US$44.1 million and Rp42.0 billion as at December 31, 200 9 (2008: US$15.5 million and Rp40.7 billion). Cost of goods sold Selling expenses General and administrative expenses

Management believes the sum insured is adequate to cover possible losses from the risks mentioned above. The Group has parcels of land with strata titles of Building Utilization Rights (HGB) ranging from 20 years to 30 years which are expected to be renewed at their expiration dates. Several HGB that have expired as at December 31, 200 9 are currently still under the renewal process. Management believes the government will renew all rights at expiration date.

Halaman

5/20

Page

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. GOODWILL 2009 Biaya perolehan Akumulasi amortisasi Saldo pada awal tahun Amortisasi tahun berjalan Saldo pada akhir tahun Nilai buku bersih 379,952 (66,938) (37,847) (104,785) 275,167 8. GOODWILL 2008 379,952 (29,091) (37,847) (66,938) 313,014 Cost Accumulated amortisation At the beginning of the year Current year amortisation At the end of the year Net book value

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

9.

PINJAMAN JANGKA PENDEK 2009 Pihak ketiga Cerukan - Deutsche Bank AG - PT Bank Central Asia Tbk.

9.

SHORT-TERM BORROWINGS 2008 Third parties Overdraft Deutsche Bank AG PT Bank Central Asia Tbk. -

653,164 653,164

927,596 59,177 986,773

Pihak hubungan istimewa (Catatan 22) Philip Morris Finance SA Jumlah Pihak ketiga

94,002 747,166

986,773 Third parties

Related party (Note 22) Philip Morris Finance SA Total

Tingkat bunga tahunan yang berlaku untuk cerukan dan pinjaman bank jangka pendek: 2009 Cerukan Pinjaman bank jangka pendek 6.00% - 14.35% 7.63% - 13.85%

The annual interest rates of the overdraft and shortterm bank loans: 2008 7.50% - 14.74% 7.95% - 16.00% Overdraft Short-term bank loan

Pada tanggal 31 Des ember 2009, Grup memperoleh fasilitas-fasilitas pinjaman tanpa jaminan dari beberapa bank dengan pagu pinjaman keseluruhan sebesar Rp1,5 triliun dan US$85,0 juta (2008: Rp3,4 triliun dan US$145,0 juta). Pihak hubungan istimewa Pada tanggal 1 September 2008 Perusahaan memperoleh fasilitas dari Philip Morris Finance SA sampai dengan 10% dari jumlah pendapatan Perusahaan (berdasarkan laporan keuangan tahunan terakhir yang sudah diaudit). Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 1 September 2018.

At Dec ember 31, 2009, the Group had unsecured credit facilities from several banks with maximum limits of Rp1.5 trillion and US$85.0 million (2008: Rp3.4 trillion and US$145.0 million).

Related party On September 1, 2008, the Company obtained an intercompany loan facility from Philip Morris Finance SA of up to 10% of the total revenue of the Company (based on the latest audited annual financial statements). This facility will expire on September 1, 2018.

Halaman

5/21

Page

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PINJAMAN JANGKA PENDEK (lanjutan) Pihak hubungan istimewa (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar US$10,0 juta (setara dengan Rp94,0 miliar) (2008: nihil) yang jatuh tempo dan telah dibayar pada tanggal 5 Januari 2010 dengan memiliki tingkat suku bunga 0,465% (Catatan 22). Untuk mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar pinjaman jangka pendek sebesar US$10,0 juta, Perusahaan menandatangani kontrak foreign currency swap dengan Citibank, N.A. sebesar US$10,0 juta yang mencakup pokok pinjaman dan bunga. Kurs atas kontrak foreign currency swap adalah sebesar Rp9.463 per US$1. Kontrak ini jatuh tempo pada tanggal 5 Januari 2010. Pada tanggal 31 Desember 2009, kontrak foreign currency swap di atas menghasilkan posisi kewajiban bersih sebesar Rp0,54 miliar (disajikan sebagai bagian dari “Hutang lainnya - pihak ketiga”). 9.

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
SHORT-TERM BORROWINGS (continued) Related party (continued) As at December 31, 2009, the outstanding intercompany loan amounted to US$10.0 million (equivalent to Rp94.0 billion) (2008: nil) whichmatured and was paid on January 5, 2010 and bore annual interest at the rate of 0.465% (Note 22). To mitigate the risk of fluctuations in the foreign exchange rate from short-term loans of US$10.0 million, the Company entered into foreign currency swap contracts with Citibank, N.A. totalling US$10.0 million, which covered the underlying loan principal and interest. The foreign currency swap contract rate was Rp9,463 for US$1. The contracts matured on January 5, 2010. As at December 31, 2009, the above foreign currency swap contracts resulted in a net liability position amounting to Rp0.54 billion (presented as part of “Other payables - third parties”).

10. HUTANG USAHA 2009 Pihak ketiga Pihak hubungan istimewa (Catatan 22) Jumlah 220,388 267 ,752 488 ,140

10. TRADE PAYABLES 2008 149,366 325,294 474,660 Third parties Related parties (Note 22) Total

Hutang usaha - pihak ketiga terutama timbul dari pembelian cengkeh, tembakau, saos dan bahan pembungkus. Analisis umur hutang usaha adalah sebagai berikut: 2009 Lancar Jatuh tempo 1 - 30 hari 31 - 60 hari 61 - 90 hari > 90 hari Jumlah 11. PERPAJAKAN a. Hutang pajak 2009 Pajak Penghasilan Badan Pasal 29 Pajak Pertambahan Nilai Lain-lain Jumlah 46,963 606,123 211,316 864 ,402 483 ,409 4,204 101 188 238 488 ,140

Trade payables - third parties are mostly derived from purchases of cloves, tobacco, sauces and wrapping materials. The aging analysis of trade payables is as follows: 2008 471,283 2,838 414 84 41 474,660 11. TAXATION a. 2008 81,313 683,006 190,221 954,540 Corporate Income Tax Value Added Tax Others Total Taxes payable Current Overdue 1 - 30 days 31 - 60 days 61 - 90 days > 90 days Total

Halaman

5/22

Page

399) (7. TAXATION (continued) b.864 2.005 (24.Bunga . 2008 1.758.531 701 (68.466 5.436) 196.907) 87.388.289 (546.266 20.988 1.114) 97.091 146.836) 1.826) 6.925.Sewa Penghasilan kena pajak Perusahaan 2008 The reconciliation between profit before income tax.557.554 (409. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.121 .091 Non-deductible expenses Income already subject to final tax Interest Rent Taxable income of the Company (36. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.962) (246) 6.900. kecuali dinyatakan lain) 11.292 2 .480 Halaman 5/23 Page . unless otherwise stated) 11. 2009 and 2008 is as follows: 7.050) (9.126 (196.124.258 95.110 13 .709 Profit before income tax per consolidated statements of income Less Profit of subsidiaries before income tax Shares of (results)/losses of associates Profit before income tax attributable to the Company Temporary differences Post-employment benefit obligations Amortisation of deferred charges Fixed assets Accrued expenses and provisions Permanent differences 228.074) 1. Beban/(manfaat) pajak penghasilan 2009 Perusahaan Kini Tangguhan Jumlah Anak perusahaan Kini Tangguhan Jumlah Konsolidasi Kini Tangguhan Jumlah 1.927 .181 166.762) 159.214) 191 5.305) 5.740.182 (10 .255 (18. PERPAJAKAN (lanjutan) b.169 The Company Current Deferred Total The Subsidiaries Current Deferred Total Consolidated Current Deferred Total Income tax expense/(benefit) Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi dengan penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi Dikurangi Laba anak perusahaan sebelum pajak penghasilan Bagian (laba)/rugi bersih perusahaan asosiasi Laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan Beda temporer Kewajiban imbalan pasca-kerja Amortisasi biaya ditangguhkan Aset tetap Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban estimasian Beda permanen Beban yang tidak dapat dikurangkan Penghasilan yang telah dikenakan pajak penghasilan final .746 2.107 (20.750 (6.410 207.156 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.213. as shown in the consolidated statements of income and the Company’s estimated taxable income for the years ended December 31.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.914 .666.861 1.300 1.797.836.

The computations of income tax .Sunset policy Jumlah Hutang pajak penghasilan badan . Income tax expense/(benefit) (continued) The taxable income of the Company for 2009 will be reported in the 2009 Annual Tax Return (SPT).182 2. Perhitungan pajak penghasilan tahun berjalan.2004 Jumlah 1. In December 2008.2006 .226 165. sedangkan jumlah penghasilan kena pajak Perusahaan tahun 2008 telah sesuai dengan SPT tahun 2008 yang dilaporkan ke Kantor Pajak. while the taxable income of the Company for 2008 agrees with the 2008 SPT filed with the Tax Office.966 151.Anak perusahaan Jumlah Tagihan pajak penghasilan oleh anak perusahaan (disajikan sebagai bagian dari “Aset lainnya . income tax payable and claims for tax refunds are as follows: 1.Anak perusahaan . Halaman 5/24 Page . DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. unless otherwise stated) 11.603 34.852 160.914 . As a result of the amendments.599.005 Income tax expense . Grup melakukan pembayaran pajak tambahan sebesar Rp92.Sunset policy (Perusahaan) .2007 .477 2.324 11.non-current”) 2009 2008 2007 2006 2005 2004 Total Pada bulan Desember 2008. TAXATION (continued) b.692 67. kecuali dinyatakan lain) 11.6 miliar pada tahun 2008.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.913 .2005 . the Group paid additional tax of Rp92. PERPAJAKAN (lanjutan) b. hutang pajak penghasilan dan tagihan pajak penghasilan adalah sebagai berikut: 2009 Beban pajak penghasilan .928 38 .925.2008 .026 668 207 8. Atas koreksi tersebut.589 1.260 14.029 1.291 12 .Perusahaan .618 1.current .442 Claims for tax refunds by subsidiaries (presented as part of “Other assets .2009 .Anak perusahaan .329 258 46.705 46.292 2008 1. perusahaanperusahaan tertentu di dalam Grup melakukan perbaikan atas perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun-tahun fiskal 2000 dan 2002 sampai dengan 2006 sesuai dengan kebijakan sunset policy yang berlaku di tahun 2008.tidak lancar”) .110 207.843.kini .121.Perusahaan .Sunset policy (Anak perusahaan) Jumlah Dikurangi pembayaran pajak penghasilan . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. certain Group companies amended their corporate income tax calculation for the fiscal years 2000 and 2002 through 2006 as allowed under the sunset policy regulations introduced in 2008. Beban/(manfaat) pajak penghasilan (lanjutan) Penghasilan kena pajak Perusahaan tahun 2009 akan dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahun 2009.Perusahaan .667.108 92.938 19.267 5.053 81.161 91.6 billion in 2008.963 1.313 Less payments of income taxes The Company Subsidiaries Sunset policy Total Corporate income tax payables The Company Subsidiaries Total 7 .724 6 .074.current The Company Subsidiaries Sunset policy (Company) Sunset policy (Subsidiaries) Total NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.

399 92.074) (6.900.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.deferred are as follows: The Company (17 .266 1.183) (23.Bunga .410 196 .124 .666 .616.927.838 1.864 (28. Income tax expense/(benefit) (continued) The reconciliations between the income tax expense by applying the applicable tax rate to profit before income tax and the income tax expense as shown in the consolidated statements of income are as follows: 6.Sunset policy Beban pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi 2008 Profit before income tax attributable to the Company Tax calculated at applicable tax rate Tax effect of permanent differences: 63 .649.258 1.180 (4.866 . kecuali dinyatakan lain) 11.158 13 .169 Rincian manfaat pajak penghasilan .436) 2.762) (24.388.Sewa Efek perubahan tarif pajak Pajak penghasilan .678) 4.836) Accrued expenses and provisions Post-employment benefit obligations Amortisation of deferred charges Fixed assets - Subsidiaries Total Halaman 5/25 Page .300 (10 .751) 9.827 Non-deductible expenses Income already subjected to final tax Interest Rent Impact of tax rate changes Income tax The Company Subsidiaries Sunset policy Income tax expense per consolidated statements of income NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. unless otherwise stated) 11.tangguhan adalah sebagai berikut: 2009 Perusahaan . Beban/(manfaat) pajak penghasilan (lanjutan) Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku dari laba sebelum pajak penghasilan dengan beban pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi konsolidasi adalah sebagai berikut: 2009 Laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan Pajak dihitung dengan tarif pajak yang berlaku Efek pajak yang berasal dari perbedaan permanen: Beban yang tidak dapat dikurangkan Penghasilan yang telah dikenakan pajak penghasilan final .Aset tetap Anak perusahaan Jumlah 2008 The details of income tax benefit .Anak perusahaan . PERPAJAKAN (lanjutan) b.746 2.156 (6.Amortisasi biaya ditangguhkan .552 5.399) 724 53.Perusahaan .192) (2. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.303 11.825) 1.152 158.Kewajiban imbalan pasca-kerja .865 43.094) (2 .618 1. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban estimasian . TAXATION (continued) b.120) (2.462 (10 .879) (18.

bersih . 2009. 2008.820 29 . PERPAJAKAN (lanjutan) c.Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban estimasian . From January 1.506) Accrued expenses and provisions Post-employment benefit obligations Deferred charges Fixed assets - NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.624 55. Dengan berlakunya undang-undang baru ini. it is unlikely that the benefit of the deferred tax assets will be realisable in the foreseeable future. Berdasarkan peraturan ini.bersih Kewajiban pajak tangguhan bersih Konsolidasi Aset pajak tangguhan .242) (102. 2009 and 2008 are as follows: Total Subsidiaries Deferred tax assets . Pajak penghasilan tangguhan Aset dan kewajiban pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Perusahaan Aset/(kewajiban) pajak tangguhan . kecuali dinyatakan lain) 11. the cigarette producers are no longer appointed as a collector of Income Tax article 22.974) 47. Sejak tanggal 1 Januari 2009.bersih Kewajiban pajak tangguhan bersih 2008 The Company Deferred tax assets/(liabilities) .0 billion (2008: Rp145.net Deferred tax liabilities . d.03/2008. Menteri Keuangan Republik Indonesia telah mengeluarkan Peraturan PMK-210/PMK.Aset tetap Jumlah Anak perusahaan Aset pajak tangguhan .435 (27. Pada tanggal 11 Desember 2008.net Pada tanggal 31 Desember 2009. pajak penghasilan badan distributor rokok dihitung berdasarkan Pasal 17 Undang-Undang No. the Minister of Finance of Republic of Indonesia issued a Regulation PMK210/PMK. cigarette distributors are subject to income tax under article 17 of the Income Tax Law No. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Grup tidak mengakui aset pajak tangguhan yang timbul dari akumulasi rugi fiskal dari anak perusahaan tertentu di dalam negeri sebesar Rp83. the Group did not recognise deferred tax assets related to the accumulated tax losses in certain domestic subsidiaries amounting to Rp83. With this law. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. As at December 31.132) 33 . 2009. 2009.net Consolidated Deferred tax assets .712 (11.0 miliar (2008: Rp145. which was effective January 1. TAXATION (continued) c.161) 63 . Deferred income tax The deferred tax assets and liabilities as at December 31. tarif pajak penghasilan badan berkurang menjadi tarif tetap sebesar 28% di tahun fiskal 2009 dan 25% di tahun fiskal 2010 dan seterusnya. Under this regulation.807 79 .03/2008 yang berlaku sejak tanggal 1 Januari 2009.406 (19 . On December 11.506) 74.8 miliar) karena manajemen berpendapat bahwa kecil kemungkinan manfaat aset pajak tangguhan tersebut dapat direalisasi di masa mendatang.120 27. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. 2009.161) 105.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.Kewajiban imbalan pasca-kerja . the corporate income tax rate was reduced to a fixed rate of 28% for the fiscal year 2009 and 25% for the fiscal year 2010 onwards.966) (156 . Halaman 5/26 Page . produsen rokok tidak lagi ditunjuk sebagai pemungut Pajak Penghasilan pasal 22. unless otherwise stated) 11. d.315 (27.226 (19 . Peraturan baru Di bulan September 2008.111 (11 .Beban tangguhan . the Indonesian government issued an amendment to the income tax law which became effective commencing January 1. 36 Year 2008.8 billion) as in the opinion of management.net Deferred tax liabilities .net 122. pemerintah Indonesia menerbitkan perubahan atas undang-undang pajak penghasilan yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2009. New regulation In September 2008.

178 1.625 179.532 1. 12. 2009.748 25. wages and employee benefits Donation to Putera Sampoerna Foundation Professional fees Others Total 13. Perusahaan telah melunasi hutang obligasi di atas pada tanggal 26 Oktober 2009. TAXATION (continued) d. determined its income tax based on the income tax method instead of the final tax method from this date. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN KEWAJIBAN ESTIMASIAN 2009 Iklan dan promosi Gaji.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.689 906.838 76.625 66. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.838 58.040 24. Peraturan baru (lanjutan) Oleh sebab itu.699 Bonds payable In October 2004.125 14. HUTANG CUKAI Hutang cukai merupakan hutang yang timbul dari pembelian pita cukai. bearing a fixed interest rate at 10. the Company issued unsecured bonds with a nominal value of Rp1.079 212. kecuali dinyatakan lain) 11.Hutang sewa pembiayaan Bagian jangka panjang Hutang obligasi Pada bulan Oktober 2004. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. New regulation (continued) Accordingly. 12. The Company settled the bonds above on October 26. EXCISE TAX PAYABLE Excise tax payable represents payables arising from the purchase of excise stamps. menentukan pajak penghasilan badan berdasarkan metode pajakpenghasilan dan bukan berdasarkan metode pajak final sejak tanggal tersebut.net of amortisation Net Obligations under finance leases Total Less current maturities Bonds payable Obligations under finance leases Long-term portion Advertising and promotion Salaries. 2009. PINJAMAN JANGKA PANJANG 294. anak perusahaan yang bergerak dalam usaha distribusi rokok. a subsidiary engaged in cigarette distribution. Halaman 58. upah dan kesejahteraan karyawan Sumbangan kepada Yayasan Putera Sampoerna Honorarium tenaga ahli Lain-lain Jumlah 14. PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas (Panamas).252 Hutang obligasi Biaya emisi obligasi setelah dikurangi dengan amortisasi Bersih Hutang sewa pembiayaan Jumlah Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun .Hutang obligasi .833 1.0 triliun (Obligasi III) yang jatuh tempo pada tanggal 26 Oktober 2009.157 Bonds payable Bonds issuance cost . PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas (Panamas). PERPAJAKAN (lanjutan) d.875 14.621 259. Bond III was listed on the Indonesia Stock Exchange on October 26. Obligasi III telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 26 Oktober 2004. payable quarterly. ACCRUED EXPENSES AND PROVISIONS 2008 415.111 14. 13. 2004. LONG-TERM DEBTS 2009 2008 135. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.458 112.720 237.066. unless otherwise stated) 11. 5/27 Page .75% per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan.75% a year.179.000 (375) 999.178 135.340 999.989 246 .0 trillion (Bond III) which matured on October 26.000. Perusahaan menerbitkan obligasi tanpa jaminan dengan nilai nominal Rp1.477 839 . dengan tingkat bunga tetap sebesar 10.

178 (58. kecuali dinyatakan lain) 14.983 438. PT CSM Corporatama and PT Adira Sarana Armada covering transportation equipment under finance leases with lease terms ranging from three to five years and expiring on various dates.828 156.0 (Rupiah penuh) per saham.067. MODAL SAHAM Saham Perusahaan bernilai nominal Rp100.000.000 Persentase pemilikan/ Percentage of ownership 98.300 Pemegang saham/ Shareholders PT Philip Morris Indonesia Masyarakat/Public Modal saham yang beredar/ Outstanding share capital Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh/ Number of shares issued and fully paid 4.601) 135. the future minimum rental payments required under the lease agreements are as follows: 2008 83.295 4.82 100.532 (66.779 (21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (lanjutan) Hutang sewa pembiayaan Grup mengadakan perjanjian sewa pembiayaan dengan PT Serasi Auto Raya.96 100.833) 112. The share ownership details of the Company as at December 31.311 (31. LONG-TERM DEBTS (continued) Obligations under finance leases The Group has lease commitments with PT Serasi Auto Raya.383. Rincian kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: Obligations under finance leases are secured by the respective fixed assets.831. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008.303. As at December 31.838) 76.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.832 127. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.00 Jumlah/ Amount 429.297. 2009 and 2008.932.205 79. 2009 and 2008 are as follows: 2009 Pemegang saham/ Shareholders PT Philip Morris Indonesia Masyarakat/Public Modal saham yang beredar/ Outstanding share capital Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh/ Number of shares issued and fully paid 4.479 211.0 (full Rupiah) per share. unless otherwise stated) 14. SHARE CAPITAL The Company’s shares have a par value of Rp100.707 8.951 85.779) 179.18 1.699 Within 1 year More than 1 year Total Less amount applicable to interest Present value of minimum rental payments Less current portion Long-term portion Hutang sewa pembiayaan dijamin dengan aset tetap terkait.000.593 438.000 Halaman 5/28 Page Persentase pemilikan/ Percentage of ownership 98. PT CSM Corporatama dan PT Adira Sarana Armada untuk pembelian alat transportasi dengan jangka waktu antara tiga sampai dengan lima tahun yang akan berakhir pada beberapa tanggal.168.317 7. 15.705 85.300 . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. pembayaran sewa minimum di masa yang akan datang berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut adalah sebagai berikut: 2009 Dalam 1 tahun Lebih dari 1 tahun Jumlah Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo Nilai kini atas pembayaran sewa minimum Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun Bagian jangka panjang 70.795 4.340 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.383.04 1. 15.00 2008 Jumlah/ Amount 430.

008.988 80. cost of goods sold.032.452 52.435.869.972.676 32.695 41. pada tahun 2009.028 (25. 96. packaging and transportation NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.901) (951. kecuali dinyatakan lain) 16. beban pokok penjualan.5%.341 (150.754 26.478.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.366 (913) 922. Geographical Segment Information (Secondary) The Group’s net sales.186 38.911 155.059 10. cost of goods sold.603 59.9% dari jumlah penjualan bersih. represents 98.540 1 7.9% and 99.055 1.5%.247 933.5%.185) Percetakan.5%. pengemasan dan pengangkutan/ Printing.972.000 7.522 607.369 21.9% from the respective total consolidated net sales.465 7.250.611 9.716.851 556.901) 35.161.245.001) 5. Informasi Segmen Usaha (Primer) 2009 Industri dan perdagangan rokok/ Manufacturing and distribution of cigarettes Informasi Segmen Usaha (Primer) Penjualan bersih segmen Eksternal Antar segmen Jumlah penjualan bersih segmen Beban pokok penjualan Eksternal Antar segmen Jumlah beban pokok penjualan Laba/(rugi) operasi Bagian laba/(rugi) bersih perusahaan asosiasi Aset segmen Penyertaan saham Aset yang tidak dapat dialokasikan Jumlah aset konsolidasi Kewajiban segmen Kewajiban yang tidak dapat dialokasikan Jumlah kewajiban konsolidasi Pengeluaran modal Penyusutan dan amortisasi 592.333 18.903 - (1.008 1.587 217.767 246 1 7.378 66. 98. 96.737. masing-masing mencerminkan 98. Halaman 5/29 Page .783.885 2 845.887 242.006.117 (247.522 2. assets and capital expenditure.032.410 750 4.938 38.424 Informasi Segmen Geografis (Sekunder) Penjualan bersih. beban pokok penjualan.242.802.159 16.494 1.186 27.253) - 38.357 22.320 20.297.611) (1. unless otherwise stated) 16.447 5. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.611) (951.650 499.737.771) 367.451 7. aset dan pengeluaran modal Grup dari usaha di dalam negeri. aset dan pengeluaran konsolidasi. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.204 27.0 46. Business Segment Information (Primary) Lain -lain/ Others Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidated Business Segment Information (Primary) Segment net sales External Inter-segment Total segment net sales Cost of goods sold External Inter-segment Total segment cost of goods sold Operating income/(loss) Share of results/(losses) of associates Segment assets Investments in shares Unallocated assets Total consolidated assets Segment liabilities Unallocated liabilities Total consolidated liabilities Capital expenditure Depreciation and amortisation 38. INFORMASI SEGMEN Grup mengklasifikasikan usahanya ke dalam segmen usaha primer dan sekunder.938 26.783. assets and capital expenditure in Indonesia in 2009. 98.645 (7.465 2 7.502 845. SEGMENT INFORMATION The Group classifies its operations into primary and secondary business segments.9% dan 99.

424 (991) 764. packaging and transportation Lain -lain/ Others Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidated Business Segment Information (Primary) Segment net sales External Inter-segment Total segment net sales Cost of goods sold External Inter-segment Total segment cost of goods sold Operating income/(loss) Share of results/(losses) of associates Segment assets Investments in shares Unallocated assets Total consolidated assets Segment liabilities Unallocated liabilities Total consolidated liabilities Capital expenditure Depreciation and amortisation 34.354.680.0% and 99. assets and capital expenditure in Indonesia in 2008.049.003.855 195.2%. Halaman 5/30 Page .903 24.819 96.445 24.507 4.039 11.649 - (919. beban pokok penjualan.196 6.533 (10.855 731.470) (856.763.940 103. unless otherwise stated) 16. kecuali dinyatakan lain) 16.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.420 731.585 385.034 23. pengemasan dan pengangkutan/ Printing. masing-masing mencerminkan 98. aset dan pengeluaran modal Grup dari usaha di dalam negeri.406 800 14. beban pokok penjualan.373 164.785 443.162 3.654 Percetakan.000) (856.000) 36. 96.508.083.127 10.605 (202.097 55.196 24. represents 98.808 6.2%.551) 4.680.461 23.729.445 34.6% from the respective total consolidated net sales.666 - 1.939.499 (115. 96.462 876. INFORMASI SEGMEN USAHA (lanjutan) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. cost of goods sold.275. cost of goods sold.967.046) - 34.695.905 823. Geographical Segment Information (Secondary) The Group’s net sales. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.0% dan 99. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.769 22.123.461 34.522 42.560 97.133.584 74.016 Informasi Segmen Geografis (Sekunder) Penjualan bersih. SEGMENT INFORMATION (continued) 2008 Industri dan perdagangan rokok/ Manufacturing and distribution of cigarettes Informasi Segmen Usaha (Primer) Penjualan bersih segmen Eksternal Antar segmen Jumlah penjualan bersih segmen Beban pokok penjualan Eksternal Antar segmen Jumlah beban pokok penjualan Laba/(rugi) operasi Bagian laba/(rugi)bersih perusahaan asosiasi Aset segmen Penyertaan saham Aset yang tidak dapat dialokasikan Jumlah aset konsolidasi Kewajiban segmen Kewajiban yang tidak dapat dialokasikan Jumlah kewajiban konsolidasi Pengeluaran modal Penyusutan dan amortisasi 1. assets and capital expenditure.422 8.470) (919.200 52.0%. 946.6% dari jumlah penjualan bersih.233 (191) 15.843 4.225.0%. 96.512 111.436 32.202) 417. pada tahun 2008.433 68.508. aset dan pengeluaran konsolidasi.695.958 980. 96.677 1 6.

458 634.375.550 15.356 (2. kecuali dinyatakan lain) 17.133 5.591 79.009.465 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.045 60.463 203. OPERATING EXPENSES 2008 1.954 409.760.559 3.513 3.975 452. upah.238 333.989 395.210 .140 2.406 27.190.133) 24.425 13.650 69.955.839 .717 .117) 27.631.283 4. and employee benefits (Note 20) Professional fees Depreciation Rent Others (less than Rp50 billion each) (Note 22) Total Total operating expenses 412.669.358 49.057 (1.903 209.695.007 344. wages. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. unless otherwise stated) 17.743 25. There were no purchases from any party exceeding 10% of the consolidated net sales other than purchases from PT Philip Morris Indonesia (Note 22).647 81. wages and employee benefits (Note 20) Management services (Note 22) Transportation and distribution Depreciation Rent Professional fees Others (less than Rp50 billion each) Total General and administrative Salaries.737.165. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.094 218 .457 Selling Advertising and promotion Salaries. upah dan kesejahteraan karyawan (Catatan 20) Jasa manajemen (Catatan 22) Pengangkutan dan distribusi Penyusutan Sewa Honorarium tenaga ahli Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50 miliar) Jumlah Umum dan administrasi Gaji.973 44.148.594 78. dan kesejahteraan karyawan (Catatan 20) Honorarium tenaga ahli Penyusutan Sewa Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50 miliar) (Catatan 22) Jumlah Jumlah beban usaha 1.728 804.148 244.488 67. BEBAN USAHA 2009 Penjualan Iklan dan promosi Gaji.137 1.196 Production costs Excise tax Beginning balance of finished goods and merchandise inventory Purchase of merchandise inventory Ending balance of finished goods and merchandise inventory Cost of goods sold for cigarettes Cost of other sales Total Tidak ada pembelian dari pihak tertentu dengan nilai transaksi lebih dari 10% penjualan bersih konsolidasi selain dengan PT Philip Morris Indonesia (Catatan 22).494.453 24.422.631 .680 54.601 57.071 .725 3.035 .441 18.111 1.059 20.936 .429 739. BEBAN POKOK PENJUALAN 2009 Beban produksi Pita cukai Persediaan barang jadi dan barang dagangan awal tahun Pembelian barang dagangan Persediaan barang jadi dan barang dagangan akhir tahun Beban pokok penjualan rokok Beban pokok penjualan lainnya Jumlah 7.016 Halaman 5/31 Page .645 46. COST OF GOODS SOLD 2008 7. 18.682 788 .719 52.

496 20. The assets of the defined benefit pension plan were managed by Dana Pensiun Sampoerna. The Company and certain of its domestic subsidiaries’ contribution to the defined contribution pension plan is 8.256 12. On April 1. Pada tanggal 1 April 2008.7 billion for the year 2009 (2008: Rp37.645 166. 20.846 20. BEBAN PEMBIAYAAN 2009 Beban bunga Hutang obligasi Pinjaman bank Hutang sewa pembiayaan Pinjaman jangka pendek pihak hubungan istimewa (Catatan 22) Kapitalisasi beban pembiayaan (Catatan 7) Jumlah Biaya lindung nilai Lain-lain Jumlah beban pembiayaan 88. the Company obtained approval from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia to liquidate Dana Pensiun Sampoerna in relation to the change of pension plan from a defined benefit pension plan to a defined contribution pension plan managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIG (DPLK AIG).471 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.500 65.5 billion).50% of the employee’s basic salary or Rp54. Bagian Perusahaan dan anak perusahan tertentu di dalam negeri atas program pensiun iuran pasti adalah sebesar 8.793 22.17/1999 tanggal 15 Nopember 1999. kecuali dinyatakan lain) 19. Kep-398/KM. yang pendiriannya sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 2008. Contributions from employees are voluntary. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.5 miliar). unless otherwise stated) 19. Under the defined contribution pension plan.50% dari gaji karyawan atau Rp54. imbalan yang akan diterima ditentukan dari besarnya kontribusi yang dibayarkan oleh pemberi kerja dan karyawannya ditambah dengan hasil investasi atas dana tersebut.844 166.606 (59. Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk seluruh karyawan bulanan tetap yang memenuhi syarat yang didanai melalui kontribusi Perusahaan dan anak perusahaan tertentu di dalam negeri. the establishment of which was approved based on the Decision Letter No.389 34. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA Program pensiun Sejak tahun 1999. 1999 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia.935 2. Aset program pensiun imbalan pasti tersebut dikelola oleh Dana Pensiun Sampoerna. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.266 2.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Berdasarkan program pensiun iuran pasti.198) 149.266 14. at contribution levels determined using annual actuarial computations. Halaman 5/32 Page . POST-EMPLOYMENT BENEFIT OBLIGATIONS Pension plan Since 1999. the benefit received by the employee will be determined based on the contribution paid by the employer and the employee and the return on investment of the fund. FINANCING COSTS 2008 107. Kontribusi dari karyawan adalah bersifat sukarela. funded through contributions from the Company and certain domestic subsidiaries.related party (Note 22) Capitalisation of financing costs (Note 7) Total Hedging costs Others Total financing costs 143.638 1.17/1999 dated November 15. Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk membubarkan Dana Pensiun Sampoerna sehubungan dengan rencana perubahan program pensiun dari program pensiun imbalan pasti menjadi program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIG (DPLK AIG).7 miliar pada tahun 2009 (2008: Rp37. Kep-398/KM. yang dihitung/ditentukan berdasarkan perhitungan aktuarial yang dilakukan setiap tahun.998 18. the Company and certain of its domestic subsidiaries had a defined benefit pension plan covering substantially all of their eligible permanent monthly employees.915 Interest expense Bonds payable Bank borrowings Obligations under finance leases Short-term borrowings .

Imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun Imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun meliputi bagian imbalan berdasarkan UndangUndang Ketenagakerjaan atas karyawan-karyawan yang tidak ikut serta dalam program pensiun iuran pasti yang disebut di atas dan bagian imbalan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan atas karyawankaryawan yang ikut dalam keanggotaan program pensiun iuran pasti yang melebihi nilai imbalan mereka sebagai anggota dari program.755) (145.146 (41. an independent actuary. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Pension plan (continued) The curtailment calculation for the change from the defined benefit pension plan to the defined contribution pension plan was determined based on the actuarial valuation undertaken by PT Watson Wyatt Purbajaga.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. as at March 31. 2008 was as follows: (287. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2008 using the “Projected Unit Credit” method. The net funded status of the defined benefit pension plan as at March 31. POST-EMPLOYMENT (continued) BENEFIT OBLIGATIONS Program pensiun (lanjutan) Perhitungan kurtailmen dari perubahan program pensiun imbalan pasti menjadi program pensiun iuran pasti ini didasarkan pada penilaian aktuarial yang dilakukan oleh PT Watson Wyatt Purbajaga. aktuaris independen. 2008 Nilai kini kewajiban Nilai wajar aset program Selisih nilai kini kewajiban dengan nilai wajar aset program Kerugian aktuarial yang belum diakui Kurtailmen dari program pensiun Biaya pensiun dibayar di muka Kurtailmen ini mengakibatkan penghapusan ”Biaya pensiun dibayar di muka” sebesar Rp145.883 187. kecuali dinyatakan lain) 20. Halaman 5/33 Page .4 miliar yang diakui pada laporan laba rugi pada tahun 2008.4 billion being recognised in the statement of income for the year 2008.391) - Present value of obligation Fair value of plan assets Funded status Unrecognised actuarial losses Curtailment of pension plan Prepaid pension costs The curtailment resulted in a write-off of the “Prepaid pension costs” amounting to Rp145. Nilai bersih aset program pensiun imbalan pasti pada tanggal 31 Maret 2008 adalah sebagai berikut: 31 Maret/ March 31. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.737) 474. Post-employment benefits not covered by a pension plan Post-employment benefits not covered by a pension plan include the benefit entitlements under Labor Law of those employees who are not members of the defined contribution pension plan referred to above and that portion of benefit entitlements under the Labor Law attributable to employees who are members of the defined contribution pension plan which are in excess of their benefits as members of the plan. unless otherwise stated) 20. pada tanggal 31 Maret 2008 berdasarkan metode “Projected Unit Credit”.

083 Current service cost Interest cost Past service cost Termination cost Net actuarial losses recognised during the year Total expense Halaman 5/34 Page . unless otherwise stated) 20.348 136.985 245 73.430 The details of the post-employment benefit expenses not covered by the pension plan were as follows: 2008 24. an independent actuary using the “Projected Unit Credit” method with the following assumptions: 2008 12.061 28.951 3.380) 142. kecuali dinyatakan lain) 20.514 65. POST-EMPLOYMENT (continued) BENEFIT OBLIGATIONS Imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun (lanjutan) Perhitungan atas imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun didasarkan pada penilaian aktuarial yang dilakukan oleh PT Watson Wyatt Purbajaga.50% 10.151 (243.076) (15.00% 55 tahun/years 45 tahun/years TMI’99 Indonesian Mortality Table 1999 Annual discount rate Annual salary increase Retirement age Early retirement age Mortality table Kewajiban imbalan pasca-kerja pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Nilai kini kewajiban (Keuntungan)/kerugian aktuarial yang belum diakui Biaya jasa lalu yang belum diakui yang belum menjadi hak Kewajiban imbalan pasca-kerja (490.75% 8. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. aktuaris independen berdasarkan metode the “Projected Unit Credit” dengan menggunakan asumsi sebagai berikut: 2009 Tingkat diskonto tahunan Tingkat kenaikan gaji tahunan Usia pensiun normal Usia pensiun dini Tabel tingkat kematian 10. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.370) 56.617 40 .000 16.961) Present value of obligation Unrecognised actuarial (gains)/losses Unrecognised past service costs non-vested Post-employment benefit obligations Rincian beban imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun adalah sebagai berikut: 2009 Biaya jasa kini Beban bunga Biaya jasa lalu Biaya terminasi Kerugian bersih aktuarial yang diakui pada tahun berjalan Jumlah beban 26 .398) The post-employment benefit obligations as at December 31.792 3.058 (363.258 29.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 2009 and 2008 were as follows: 2008 (329. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.00% 55 tahun/years 45 tahun/years TMI’99 Indonesian Mortality Table 1999 Post-employment benefits not covered by a pension plan (continued) Estimated post-employment benefits not covered by a pension plan have been determined based on the annual actuarial valuation undertaken by PT Watson Wyatt Purbajaga.

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 2010.0 (Rupiah penuh) telah dibayar pada tanggal 25 Pebruari 2010. 2008 Based on a resolution of the Annual Shareholders’ General Meeting on May 27. 21.2 triliun atau Rp280.889 73.961 136.0 (Rupiah penuh) per saham telah dibayar pada tanggal 6 Juli 2009.2 trillion or Rp280.7 triliun atau Rp390.Rp1.66 triliun atau Rp150.0 (full Rupiah) per share from the 2008 net income.Rp0.5 triliun atau Rp110. kecuali dinyatakan lain) 20.Rp0. DIVIDENDS 2009 Based on a resolution of the Annual Shareholders’ General Meeting on May 27.63 triliun atau Rp600. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.2 trillion or Rp510. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. 2009.0 (full Rupiah) per share paid on December 22.0 (full Rupiah) per share from the accumulated retained earnings before 2007.0 (Rupiah penuh) per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2007 dimana sebesar Rp1. yang telah dibagikan sebagai berikut: .49 trillion or Rp340. 2009.0 (full Rupiah) per share paid on July 6. 2008 and Rp0.0 (Rupiah penuh) per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2008. .0 (full Rupiah) per share paid on February 25.Rp0. .0 (full Rupiah) per share from the 2007 net income in which Rp1.0 (Rupiah penuh) per saham dibayar pada tanggal 29 Oktober 2008 dan Rp0.5 trillion or Rp110. . the Company’s shareholders approved a cash dividend of Rp2.2 triliun atau Rp510. .66 trillion or Rp150. 2008. 2008. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.083 (44. the Company’s shareholders approved a cash dividend of Rp2. Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 1 Pebruari 2008. 2008.011) 243. para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui pembayaran dividen kas sebesar Rp1. 2008 Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Tahunan tanggal 27 Mei 2008. POST-EMPLOYMENT (continued) BENEFIT OBLIGATIONS Imbalan pasca-kerja yang tidak dicakup oleh program pensiun (lanjutan) Mutasi kewajiban imbalan pasca-kerja adalah sebagai berikut: 2009 Saldo awal tahun Beban imbalan pasca-kerja tahun berjalan Pembayaran imbalan kepada karyawan Saldo akhir tahun 243.993) 363.63 trillion or Rp600.398 Post-employment benefits not covered by a pension plan (continued) The movements in post-employment obligations were as follows: 2008 214.0 (full Rupiah) per share was paid on October 29. para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui pembayaran dividen kas sebesar Rp2.48 trillion or Rp110.0 (Rupiah penuh) per saham dibayar pada tanggal 25 Maret 2009. which distributed as follows: . Halaman 5/35 Page . 2009.0 (Rupiah penuh) per saham telah dibayar pada tanggal 22 Desember 2009. unless otherwise stated) 20. the Company’s shareholders approved a cash dividend of Rp1.Rp0.961 Balance at the beginning of the year Post-employment benefit expense Payments to employees Balance at the end of the year benefit 21. which was paid on March 17.7 trillion or Rp390. Based on a resolution of the Extraordinary Shareholders’ General Meeting on February 1.Rp1.48 triliun atau Rp110. para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui pembayaran dividen kas sebesar Rp2. DIVIDEN 2009 Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Tahunan tanggal 27 Mei 2009.0 (Rupiah penuh) per saham yang berasal dari akumulasi laba ditahan tahun-tahun buku sebelum tahun 2007 dan telah dibayar pada tanggal 17 Maret 2008.0 (full Rupiah) per share was paid on March 25.49 triliun atau Rp340.430 (16. 2009.

Penjualan bahan kemasan rokok/Sales of cigarette packaging materials .Pembelian rokok/Purchase of cigarettes . Nature of material transactions and relationship with related parties Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Related parties PT Philip Morris Indonesia Sifat hubungan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Relationship with the related parties Pemegang saham pengendali/ Controlling shareholder Transaksi yang signifikan/ Significant transactions .Pembelian tembakau/Purchase of tobacco .Biaya jasa kepegawaian/Personnel services charges Penjualan rokok/Sales of cigarettes Pendapatan royalti/Royalty income Biaya royalti/Royalty charges Pendapatan jasa teknis untuk pengembangan produk/Technical services income for product development Philip Morris Products SA Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Philip Morris International Management SA Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.Biaya jasa manajemen/Management services charges .Biaya jasa teknis/Technical services charges .Biaya jasa charges teknis/Technical services teknis/Technical services Philip Morris Services SA Management Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Godfrey Phillips Sdn. INFORMASI ISTIMEWA MENGENAI PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Bhd.Biaya jasa manajemen/Management service charges . Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan metode perhitungan harga cost plus.Pembelian mesin/Purchase of machinery . (Malaysia) Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Philip Morris International IT Service Center SARL Philip Morris Information Services Limited Halaman 5/36 Page . Sifat transaksi material dan hubungan istimewa The Group. RELATED PARTY INFORMATION Dalam kegiatan usaha normal.Biaya jasa charges .Pendapatan jasa manajemen/Management services income .Pendapatan jasa kepegawaian/Personnel services income . has engaged in transactions with related parties which have been priced using a cost plus method.Penjualan mesin dan suku cadang/Sales of machinery and spare parts .Biaya jasa kepegawaian/Personnel services charges .Pendapatan jasa kepegawaian/Personnel services income . DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. unless otherwise stated) 22. in its regular conduct of business. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 22.

Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Philip Morris Finance SA Philip Morris Brazil Industria E Comercio Intertaba S.Penjualan rokok/Sales of cigarettes products .Pembiayaan/Financing .A.Pembelian mesin cadang/Purchase of spareparts dan suku machinery and Philip Morris Global Services Inc . Bhd.Penjualan cengkeh/Sales of clove ..Biaya jasa manajemen/Management service charges . sauce and flavor .Penjualan tembakau/Sales of tobacco .Pembiayaan/Financing .Pembelian mesin dan suku cadang/Purchase of machinery and spare parts .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.Pembelian mesin cadang/Purchase of spareparts .Pendapatan jasa teknis/Technical services income .Pembelian tembakau dan flavor/Purchase of tobacco and flavor . RELATED PARTY INFORMATION (continued) Sifat transaksi material dan hubungan istimewa (lanjutan) Nature of material transactions and relationship with related parties (continued) Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Related parties Philip Morris International Management SA (Tolling) Sifat hubungan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Relationship with the related parties Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Transaksi yang signifikan/ Significant transactions . DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.Biaya jasa manajemen/Management service charges Halaman 5/37 Page .Pembelian mesin cadang/Purchase of spareparts dan suku machinery and dan suku machinery and Philip Morris (Malaysia) Sdn.Penjualan mesin dan suku cadang/Sales of machinery and spare parts .Pembelian tembakau. Zola Predosa (Bologna) Philip Morris Limited Australia Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Pemegang saham utama yang sama/ The same ultimate shareholder Philip Morris Philippines Manufacturing Inc Philip Morris Ukraine .Pembelian tembakau/Purchase of tobacco .Biaya jasa teknis/Technical service charges .P. saos dan flavor/Purchase of tobacco. INFORMASI MENGENAI ISTIMEWA (lanjutan) PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. unless otherwise stated) 22. kecuali dinyatakan lain) 22.

0 billion) Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Pembelian lainnya PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Ukraine Intertaba S.791 336 745 6 .680 8.407 110 347 5.055 0.508 311.0 miliar) 0. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.0 billion) 95. Philip Morris Brazil Industria E Comercio Others (below Rp1.543 0.372 4.0 miliar) Significant transactions with related parties The details of transactions with related parties are as follows: 2008 Trade transactions Sales Philip Morris International Management SA (Tolling) PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Products SA Philip Morris (Malaysia) Sdn.A.129 5 . Bhd.02% Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi 0.469 3. Bhd.14% 4.02% As a percentage of the consolidated net sales Other purchases PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Ukraine Intertaba S.235 73 49.376 1.0 billion) Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Transaksi lainnya Penjualan lainnya Philip Morris (Malaysia) Sdn.. kecuali dinyatakan lain) 22. RELATED PARTY INFORMATION (continued) Transaksi hubungan istimewa yang material Rincian transaksi dengan pihak-pihak hubungan istimewa sebagai berikut: 2009 Transaksi usaha Penjualan Philip Morris International Management SA (Tolling) PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Products SA Philip Morris (Malaysia) Sdn. Philip Morris Philippines Manufacturing Inc Others (below Rp1.398 801 83 210 . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.458 13. Zola Predosa (Bologna) Philip Morris Limited Australia Others (below Rp1.056 495 31. INFORMASI MENGENAI ISTIMEWA (lanjutan) PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.728 0.726 4. PT Philip Morris Indonesia Lain-lain (di bawah Rp1.A.02% As a percentage of the consolidated net sales Halaman 5/38 Page .835 7.715.319 2.253 .980 92 . PT Philip Morris Indonesia Others (below Rp1.393 406 7. Bhd.54% 5..364 16.0 miliar) 0.60% Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Pembelian PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn.10% Other sales Philip Morris (Malaysia) Sdn. Philip Morris Brazil Industria E Comercio Lain-lain (di bawah Rp1.31% As a percentage of the consolidated net sales Other transactions 4.394.P. Bhd. Bhd.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Zola Predosa (Bologna) Philip Morris Limited Australia Lain-lain (di bawah Rp1.576.326 53 7. unless otherwise stated) 22.837 As a percentage of the consolidated net sales Purchases PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn.854 2. Bhd.325 17 .0 miliar) 14 .P.844 317 .743 1. Philip Morris Philippines Manufacturing Inc Lain-lain (di bawah Rp1.0 billion) 2.309 27.881 2.030 1.746 36.

0 miliar) Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Penghasilan bunga Philip Morris (Malaysia) Sdn. kecuali dinyatakan lain) 22.801 2 . Bhd.813 74. Bhd.0 billion) As a percentage of the consolidated net sales Interest income Philip Morris (Malaysia) Sdn.592 31.848 1. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.059 0. RELATED PARTY INFORMATION (continued) Significant (continued) 2008 Service charges and others Philip Morris International Management SA Philip Morris Management Services SA Philip Morris (Malaysia) Sdn. Philip Morris Finance SA As a percentage of the consolidated net sales transactions with related parties Transaksi hubungan istimewa yang material (lanjutan) 2009 Biaya jasa dan lainnya Philip Morris International Management SA Philip Morris Management Services SA Philip Morris (Malaysia) Sdn.043 16 5 .04% 33.096 73. Philip Morris International IT Service Center SARL Godfrey Phillips (Malaysia) Sdn.01% 384.864 25 .242 20 .678 740 788. Bhd.532 153.044 1. Bhd. Bhd. Philip Morris Product SA Philip Morris Information Services Limited Philip Morris Global Services Inc Others (below Rp1. Philip Morris International IT Service Center SARL Godfrey Phillips (Malaysia) Sdn.347 70 .PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Management Services SA Lain-lain (di bawah Rp1.016 424 505 115.100 36 692. Philip Morris Product SA Philip Morris Information Services Limited Philip Morris Global Services Inc Lain-lain (di bawah Rp1.060 2.00% 12.01% Halaman 5/39 Page .385 23.203 24.0 miliar) Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Beban pembiayaan Philip Morris Finance SA Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi Pendapatan jasa dan lainnya Philip Morris Products SA Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.992 188 .450 26 .535 0.459 26 . INFORMASI MENGENAI ISTIMEWA (lanjutan) PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.690 9 .0 billion) As a percentage of the consolidated net sales Financing costs Philip Morris Finance SA As a percentage of the consolidated net sales Service income and others Philip Morris Products SA Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn.789 4. Bhd. Philip Morris Finance SA Persentase terhadap penjualan bersih konsolidasi 441 . Bhd.915 0.535 4.471 0.826 27.336 25.00% 29 .925 19.30% 5 .02% 1. unless otherwise stated) 22. Bhd.655 6.823 17. PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Management Services SA Others (below Rp1.21% 4.813 0.736 0.

Sampoerna International Pte.9 miliar) (2008: RM49. unless otherwise stated) 22.0 miliar) Persentase terhadap aset konsolidasi 40. Pada bulan Januari 2008. PT Sampoerna Joo Lan Sdn.70% (2008: 3.30% Halaman 5/40 Page .600 63.09%-0.10% As a percentage of the consolidated assets 158.721 313 374 48.060 2.278 1. Sampoerna International Pte.. memberikan fasilitas pinjaman kepada Philip Morris Finance SA. Bhd.778 4.1 miliar) dan memiliki tingkat suku bunga antara 0. Bhd.947 3.758 1 . 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.0 million/equivalent to Rp154. Bhd.12%.04% As a percentage of the consolidated assets In September 2009.194 167.9 juta (setara dengan Rp63. provided an intercompany loan to Philip Morris Finance SA. maksimum sampai dengan setara US$32.070 17. RELATED PARTY INFORMATION (continued) Account balances with related parties The details of balances from related parties are as follows: 2008 Trade receivables Philip Morris International Management SA (Tolling) PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Products SA Others (below Rp1. up to the equivalent of US$32. provided an intercompany loan facility to Philip Morris (Malaysia) Sdn. Jumlah saldo piutang adalah sebesar US$6. a subsidiary in Singapore. anak perusahaan di Malaysia..10%). 2008 Short-term borrowings Philip Morris Finance SA As a percentage of the consolidated liabilities Other receivables Philip Morris (Malaysia) Sdn.287 16.9 miliar) dan memiliki tingkat suku bunga antara 3. Bhd.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. Ltd.0 juta.27% 105.096 1.541 196 198.402 3.09%-0.9 million (equivalent to Rp63.0 million. a subsidiary in Malaysia.80%4.5 juta (setara dengan Rp102. Philip Morris Finance SA PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International IT Services Center Philip Morris Products SA Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris Management Services SA Others (below Rp1..40%-4.1 billion) and bore annual interest rates of 0.9 billion)(2008: RM49.194 2.0 billion) Saldo akun dengan pihak-pihak hubungan istimewa Rincian saldo dengan pihak-pihak hubungan istimewa adalah sebagai berikut: 2009 Piutang usaha Philip Morris International Management SA (Tolling) PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Products SA Lain-lain (di bawah Rp1.9 billion) and bore annual interest rates of 3.0 billion) Pada bulan September 2009. Jumlah saldo piutang adalah sebesar RM37. Bhd.70% (2008: 3. The outstanding intercompany loan amounted to US$6.. INFORMASI MENGENAI ISTIMEWA (lanjutan) PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. In January 2008. PT Sampoerna Joo Lan Sdn.5 million (equivalent to Rp102. The outstanding intercompany loan amounted to RM37. memberikan fasilitas pinjaman kepada Philip Morris (Malaysia) Sdn. 2009 Pinjaman jangka pendek Philip Morris Finance SA Persentase terhadap kewajiban konsolidasi 94.12%. anak perusahaan di Singapura. Bhd.930 1.40%-4. kecuali dinyatakan lain) 22.724 3.002 1.10%).0 juta/setara dengan Rp154. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. Philip Morris Finance SA PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International IT Services Center Philip Morris Products SA Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris Management Services SA Lain-lain (di bawah Rp1. Ltd.0 miliar) Persentase terhadap aset konsolidasi Piutang lainnya Philip Morris (Malaysia) Sdn.347 0.80%-4.658 0.12% 14.250 7.

374 21.0 billion) 23.191) Total assets Liabilities Short-term borrowings Trade payables and other payables Accrued expenses and provisions Total liabilities Liabilities .433 4.343 506. Philip Morris Global Services Inc Philip Morris Information Services Limited Philip Morris Ukraine Godfrey Phillips (Malaysia) Sdn.714 other receivables 87.159 267 . Philip Morris Products SA PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International IT Service Center SARL Others (below Rp1.374 434. Bhd.548 8.374 8.902 8.239 41 325.692 4. Philip Morris Global Services Inc Philip Morris Information Services Limited Philip Morris Ukraine Godfrey Phillips (Malaysia) Sdn.443. INFORMASI MENGENAI ISTIMEWA (lanjutan) PIHAK HUBUNGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.233 18.370 (419.924 4. Others (below Rp 1.316 1. unless otherwise stated) 22. 2009.279 5. Lain-lain (di bawah Rp 1.877.131 65.121. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah.711 4. Bhd.190 1.69% 83.187. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES As at December 31.755 2 .295 2. ASET DAN KEWAJIBAN MONETER DALAM MATA UANG ASING Pada tanggal 31 Desember 2009.465 Cash and cash equivalents Trade receivables and 52.294 4.462.02% 15.062) EUR (2. Bhd. Bhd.882 16.616. 526. RELATED PARTY INFORMATION (continued) Saldo akun dengan pihak-pihak hubungan istimewa (lanjutan) 2009 Hutang usaha PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn. Bhd.335 733 99.393 66.058 1.640 3.0 miliar) Persentase terhadap kewajiban konsolidasi 246.181 US$ 10.002 284.672. the Group’s domestic operations had monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies. Bhd.263 13. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 22.000.23% As a percentage of the consolidated liabilities As a percentage of the consolidated liabilities Other payables Philip Morris Management Services SA Philip Morris International Management SA Philip Morris (Malaysia) Sdn.0 billion) Trade payables PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International Management SA (Tolling) Philip Morris (Malaysia) Sdn.854.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.483 397 108 187 .282 67.025 128.903 CHF CHF 434. 666.798 2. operasi Grup dalam negeri memiliki aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: 23.436 EUR US$(32.616.0 miliar) Persentase terhadap kewajiban konsolidasi Hutang lainnya Philip Morris Management Services SA Philip Morris International Management SA Philip Morris (Malaysia) Sdn.722) CHF (8.883 4.407 41. as follows: 2009 Setara Rupiah/ Rupiah equivalent 158 158 EUR 2.59% Account balances with related parties (continued) 2008 255.888 27.752 3.179 94.849.791 2. 405.098 154. Philip Morris Products SA PT Philip Morris Indonesia Philip Morris International IT Service Center SARL Lain-lain (di bawah Rp1.061) Halaman 5/41 Page .net Mata uang asing/ Foreign currencies Aset Kas dan setara kas Piutang usaha dan piutang lainnya Jumlah aset Kewajiban Pinjaman jangka pendek Hutang usaha dan hutang lainnya Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban estimasian Jumlah kewajiban Kewajiban .121 2.219 Assets 34.145 4.bersih US$ 3.

2015. the Company entered into a leaf supply agreement with PT Sadhana to procure a significant portion of the Company’s total Indonesian packed leaf tobacco requirements for five years at market price. machinery and spare parts). 2006 and October 18. sales and brand management services. The Group has various agreements with PT Philip Morris Indonesia or its affiliated companies in relation to: . raw materials. d. 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.financing. On March 31. On December 22. sub-lisensi merek dagang. c. technical support for research and development and personnel services). . the Company had advanced Rp1. Pada tanggal 22 Desember 2009. Pada tanggal 31 Desember 2009. mesin dan suku cadang). effective from April 7. Halaman 5/42 Page . 2010. berlaku sejak tanggal 10 Januari 2005 sampai dengan 28 Pebruari 2015.supply transactions (tobacco. unless otherwise stated) 24. Pembayaran uang muka telah dijamin sepenuhnya oleh Standby Letter of Credit. . On January 10.PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. As at December 31.pembiayaan. TD revenue as a percentage of the consolidated revenue was 0. b. information system services. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.5 trilion) for the purchase of tobacco that had yet to be settled. Perusahaan menandatangani perjanjian pembelian tembakau dengan PT Sadhana untuk membeli sebagian besar kebutuhan tembakau domestik selama lima tahun berdasarkan harga pasar. 2008.penyediaan jasa (pengelolaan gudang tembakau. in relation to property owned by TD. PT Taman Dayu (TD) menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan proyek dengan PT Ciputra Surya Tbk. jasa manajemen. jasa sistem informasi. Panamas menandatangani perjanjian distribusi dengan PT Philip Morris Indonesia untuk jangka waktu sepuluh tahun sebagai distributor tunggal untuk menjual rokok-rokok produksi PT Philip Morris Indonesia di Indonesia. These advance payments are fully covered by Standby Letter of Credit. 3 trillion (2008: Rp1.penyediaan barang (tembakau.trademark license. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING a. the distribution agreement was amended by assigning all Panamas’s rights as the sole distributor to the Company effective from January 1. b. contract manufacturing.service transactions (leaf warehouse management. Transaksi hubungan istimewa di atas telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 27 Juni 2006 dan 18 Oktober 2006. 2005. d. Panamas entered into a distribution agreement with PT Philip Morris Indonesia for ten years as the sole distributor of PT Philip Morris Indonesia‘s cigarette products in Indonesia. berlaku sejak tanggal 7 April 2005. .3 triliun (2008: Rp1. kecuali dinyatakan lain) 24. Perusahaan memiliki uang muka sejumlah Rp1. The above related party arrangements were approved in the Extraordinary Shareholders’ General Meetings on June 27. jasa teknis untuk penelitian dan pengembangan dan jasa kepegawaian).06%. effective from January 10. selama 20 tahun sehubungan dengan properti milik TD. Pada tanggal 31 Maret 2008. 2005 until February 28. cigarette packaging materials. SIGNIFICANT AGREEMENTS a. perjanjian distribusi diatas telah dirubah dengan mengalihkan seluruh hak Panamas sebagai distributor tunggal kepada Perusahaan terhitung sejak tanggal 1 Januari 2010. Pada tanggal 10 Januari 2005. trademark sub-licence.lisensi merek dagang. 2009. . management services. PT Taman Dayu (TD) has a 20 year joint project development agreement with PT Ciputra Surya Tbk. Grup menandatangani berbagai perjanjian dengan PT Philip Morris Indonesia atau pihak-pihak terafiliasi sehubungan dengan: .06% . 2006. jasa penjualan dan manajemen merek. . bahan kemasan rokok.5 triliun) untuk pembelian tembakau yang belum direalisasikan. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah. 2005. c. 2009. kontrak manufaktur. . bahan baku. Persentase pendapatan TD terhadap penjualan konsolidasi adalah sebesar 0.

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) e. Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Mitra Produksi Sigaret (MPS) untuk memproduksi sigaret kretek tangan. Perjanjian ini umumnya berlaku untuk jangka waktu bervariasi antara satu sampai dengan tiga tahun dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak. Biaya produksi dan jasa manajemen yang dibebankan oleh MPS masing-masing sebesar Rp1,17 triliun pada tahun 2009 (2008: Rp1,19 triliun), termasuk dalam biaya produksi.

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued) e. The Company has agreements with third party operators (TPO) to produce hand-rolled cigarettes. These agreements vary from one to three years and are extendable based on mutual agreement by both parties.

Total production costs and management fees charged by the TPOs of Rp1.17 trillion in 2009 (2008: Rp1.19 trillion), are included within cost of production.

25. KOMITMEN a. Pembelian aset tetap Pada tanggal 31 Desember 2009, Grup mempunyai komitmen sehubungan dengan pembelian aset tetap sebesar Rp122,0 miliar (2008: Rp79,9 miliar). b. Sewa Jumlah pembayaran minimum sewa operasi di masa mendatang yang berasal dari sewamenyewa biasa adalah sebagai berikut: 2009 Tidak lebih dari 1 tahun Antara lebih dari 1 tahun sampai 5 tahun Jumlah 70,117 141,599 211,716

25. COMMITMENTS a. Purchase of fixed assets As at December 31, 2009, the Group had outstanding commitments relating to the purchase of fixed assets of Rp122.0 billion (2008: Rp79.9 billion). b. Rent The future aggregate minimum lease payments under operating leases are as follows: 2008 37,610 56,570 94,180 Not later than 1 year Later than 1 year and not later than 5 years Total

26. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA a. Sehubungan dengan akan diberlakukannya perjanjian ASEAN Free Trade Area (AFTA) sejak tanggal 1 Januari 2010, Perusahaan merencanakan untuk merestrukturisasi kegiatan usaha produksi rokok di Malaysia melalui PT Sampoerna Joo Lan Sdn. Bhd. (SJL) dan anak perusahaannya. Perusahaan akan mengalihkan produksi rokok di pasar Malaysia yang dilakukan oleh SJL ke Perusahaan di Indonesia. Dengan pengalihan ini, Perusahaan bermaksud menutup semua kegiatan produksi rokok SJL di Malaysia. Rencana Perusahaan saat ini masih dalam proses dan rencana tersebut tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan pada laporan konsolidasi Perusahaan dan anak perusahaan.

26. SUBSEQUENT EVENTS a. In relation with the implementation of ASEAN Free Trade Area (AFTA) effective January 1, 2010, the Company is planning to restructure the cigarette operations in Malaysia through its subsidiary PT Sampoerna Joo Lan Sdn. Bhd. (SJL) and subsidiary.

The Company will move the manufacture of the cigarettes for the Malaysian market from SJL to the Company in Indonesia. As part of this plan, the Company plans to close down all SJL‘s cigarette production in Malaysia. The Company’s business plan is currently under process and this plan will have no significant impact to the consolidated financial statements of the Company and subsidiaries.

Halaman

5/43

Page

PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA (lanjutan) b. Mulai tanggal 1 Januari 2010, Perusahaan melakukan perluasan kegiatan, yaitu menjual dan mendistribusikan produk rokok secara langsung dan melakukan sendiri percetakan kemasan produk rokok. Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan telah melakukan pembelian aset-aset tertentu dan kewajiban-kewajiban tertentu dari PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas, PT Sampoerna Printpack dan PT Handal Logistik Nusantara, yang semuanya merupakan anak perusahaan yang dimiliki seluruhnya oleh Perusahaan, pada tahun 2010 (Catatan 1). Transaksi tersebut telah di selesaikan pada bulan Januari 2010 dan tidak menimbulkan dampak yang signifikan pada laporan konsolidasi Perusahaan dan anak perusahaan.

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. SUBSEQUENT EVENTS (continued) b. Starting January 1, 2010, the Company has expanded its activity such that it directly sells and distributes its cigarettes and does its own printing for cigarette packaging. In connection with it, the Company has acquired certain assets and assume certain liabilities of PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas, PT Sampoerna Printpack and PT Handal Logistik Nusantara, all of which are wholly owned subsidiaries of the Company, in 2010 (Note 1).

The transaction was finalised in January 2010 and gave no significant impact to the consolidated financial statements of the Company and subsidiaries. 27. ACCOUNTING PRONOUNCEMENTS The Indonesian Institute of Accountants has issued the following revised accounting standards which may be applicable to the Group, with a summary as follows: - three standards applicable for financial statements covering periods beginning on or after January 1, 2010 relating to borrowing costs and financial instruments. - nine standards and one interpretation withdrawn as of January 1, 2010. - 11 standards and five interpretations applicable for financial statements covering periods beginning on or after January 1, 2011.

27. STANDAR AKUNTANSI Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah menerbitkan beberapa standar akuntansi revisi yang mungkin relevan terhadap Grup, dengan ringkasan sebagai berikut: - tiga standar yang berlaku untuk laporan keuangan yang mencakup periode laporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010 sehubungan dengan biaya pinjaman dan instrumen keuangan. - sembilan standar dan satu interpretasi yang dicabut pada tanggal 1 Januari 2010. - 11 standar dan lima interpretasi yang berlaku untuk laporan keuangan yang mencakup periode laporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011. Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan.

The Group is still evaluating the possible impact of these standards on the financial statements.

Halaman

5/44

Page

I N F O R M A S I

P E N D A F T A R A N

D A N

P E R D A G A N G A N

S A H A M

Saham biasa atas nama PT HM Sampoerna Tbk. terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Para pemegang saham dapat melihat harga hari sebelumnya di berbagai surat kabar di Indonesia di bawah nama PT sahamnya adalah HMSP. Kantor Pusat HM Sampoerna Tbk. dan dari perusahaan–perusahaan pialang di seluruh dunia. Kode perdagangan PT HM Sampoerna Tbk. Surabaya 60293 Fax The Indonesia Stock Exchange Building, Bursa Efek Indonesia Tower 1, 4th Floor Jakarta 12190 Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 52-53,

Jl. Rungkut Industri Raya No. 18 Phone: +62 31 8431 699 : +62 31 8430 986

Biro Administrasi Efek Jakarta 10340

PT HM Sampoerna Tbk. Kantor Jakarta

One Pacific Place Building Phone: +62 21 5151 234 Fax : +62 21 5152 234

Sudirman Central Business District (SCBD) Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Lot 3 & 5 Jakarta 12190 – Indonesia

Jl. Johar No. 18, Menteng

PT Sirca Datapro Perdana

Akuntan Publik Terdaftar PricewaterhouseCoopers Jakarta 12940

(dahulu KAP Haryanto Sahari & Rekan) KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6,

PT HM Sampoerna Tbk.
Laporan Tahunan 2009

One Pacific Place Building Phone: +62 21 5151 234 Fax : +62 21 5152 234

Sekretaris Perseroan & Hubungan Investor Sudirman Central Business District (SCBD) Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Lot 3 & 5 Jakarta 12190 – Indonesia

Penasehat Hukum

PT HM SAMPOERNA Tbk.

Wisma Metropolitan II, 14th Floor Mochtar Karuwin Komar Jakarta 12920 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 31

|

603 10.Mar Apr .300 8.895 Tertinggi 14.100 .800 11.226 9.800 12.Jun Jul .055 Tertinggi 10.Sept Okt .H A R G A S A H A M H I S T O R I S 2009 Jan .500 10.200 8.550 9.300 9.502 10.000 8.500 Terendah 9.Des Rata-rata Volume Harian 12.400 10.500 9.800 10.240 10.Jun Jul .000 10.600 11.Sept Okt .000 11.Mar Apr .000 10.Des 2008 Rata-rata Volume Harian 10.950 11.300 Jan .032 34.900 Harga Penutupan 13.200 10.400 9.900 Terendah 12.000 Harga Penutupan 10.636 7.

d/a Boardroom Corporate & Advisory Services Pte. Malaysia Sampoerna International Finance Company B. Sdn Bhd Menara TM Asia Life. Prins Bernhardplein 200 1097 JB Amsterdam P. Surabaya 60293 IBSA Singapore Pte. Alfaro Street. 207 Jalan Tun Razak. Malaysia PT Sampoerna JL. d/a Allen & Gledhill LLP One Marina Boulevard #28-00. Ltd Sampoerna International Pte. Ltd. 18. Jend. Lantai 18. Sampoerna Asia Pte.V. Jl. Surabaya 60293 Sampoerna Packaging Asia Pte. 50400 Kuala Lumpur. Sudirman Kav. Singapore 048623 PT Sampoerna Distribusi (Malaysia) Sdn Bhd Suite 13. Berbek Industri I No. Brazil Laporan Tahunan 2009 PT HM SAMPOERNA Tbk. No. Vernida IV Bldg.V. 261 Vila Cordeiro. Ltd. Ltd. Lot 3 & 5. Menara Tan & Tan No. Waru. Singapore 018989 PT Harapan Maju Sentosa Jl. Ltd. Box 146. Kalirungkut 9-11. Sterling Tobacco Corporation d/a Ponce Enrile Reyes & Manalastas Law Office 3rd floor. 189 Jalan Tun Razak. Road Town. Sidoarjo 61256 PT Persada Makmur Indonesia PT union Sampoerna Dinamika One Pacific Place. 22. 25. CEP 04583-100 Sao Paulo. Pabean Cantian Surabaya 60163 PT Asia Tembakau Jl. Raya Surabaya Malang Km. 6 Krembangan Utara. Surabaya 60298 Batavia Trading Corporation Sampoerna Investment Corporation Sampoerna Latin America Limited Sampoerna Taiwan Corporation Vinasa Investment Corporation d/a Trident Trust Company (B. Avendia Jurubatuba No. 50400 Kuala Lumpur. 13th Floor. (a member of Boardroom Limited) 50 Raffles Place. British Virgin Islands PT Golf Taman Dayu PT Taman Dayu Jl. 48. P.I) Limited. 52-53. Rungkut Industri Raya No.O. Level 16. Taman Sampoerna No. Pasuruan 67156 PT Handal Logistik Nusantara Jl.O. Trident Chambers. Jakarta Selatan 12190 PT Sampoerna Printpack Jl. #32-01 Singapore Land Tower. 1000 AZ Amsterdam The Netherlands Sampoerna Tabacos America Latina Ltda. Salcedo Village 1227 City of Makati. Philippines | .D A F T A R A N A K P E R U S A H A A N PT Agasam PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas PT Sampoerna Air Nusantara PT Wahana Sampoerna Jl. Box 990.01. Kedung Baruk No.

Dewan Komisaris: Matteo Lorenzo Pellegrini Presiden Komisaris Direksi: John Gledhill Presiden Direktur Douglas Walter Werth Wakil Komisaris Paul Janelle Direktur Eunice Carol Hamilton Komisaris Shea Lih Goh Direktur Phang Cheow Hock Komisaris Independen Yos Adiguna Ginting Direktur Ekadharmajanto Kasih Komisaris Independen Wayan Mertasana Tantra Direktur .P E R N Y A T A A N D E W A N K O M I S A R I S D A N D I R E K S I Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan bahwa Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan 2009 PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.

18 surabaya 60293 indonesia Tel +62 31 8431 699 Fax +62 31 8430 986 PT HM SAMPOERNA Tbk. | Laporan Tahunan 2009 .PT HM SAMPOERNA Tbk. Jl. rungkut industri raya no.

.

| Laporan Tahunan 2009 40 PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Laporan Tahunan 2009 .PT HM SAMPOERNA Tbk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful