Anda di halaman 1dari 8

Sumber-Sumber Rezeki

Manusia Berdasarkan Janji


Allah
 Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor
 October 31, 2017

Bagikan
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Darunnajah.com . Sering kita mendengar kata rezeki dalam kehidupan sehari-
hari. Namun sayangnya tidak semua orang tau arti yang sebenernya. Kebanyakan
orang menganggap rezeki manusia itu berupa harta atau uang saja. Mereka
menghabiskan waktunya untuk memburu rezeki yang berupa uang untuk
memakmurkan hidupnya.

Seandainya mereka tahu bahwa yang di sebut rezeki tidak hanya berupa harta
atau uang tentunya mereka akan selalu bersyukur kepada Allah dengan yang
mereka miliki. Arti rezeki yang sesungguhnya adalah segala sesuatu yang
bermanfaat yang Allah hahalkan untuk manusia, baik itu pakaian, makanan, istri
dan anak-anak. Kesehatan, pendengaran, penglihatan dan segala sesuatu yang
dapat manusia rasakan itulah arti rezeki yang sebenarnya.

Jadi jangan sampai kita mencela Allah setelah bekerja keras namun tidak
mendapatkan harta/uang, padahal kita masih diberikan kesehatan dan kecukupan
hidup. Jangan sampai kita kufur tidak kunjung mencapai keinginan meski sudah
berikhtiar sekuat tenaga, namun bersyukurlah karena Allah senantiasa
memberikan apa yang kita butuhkan. Ingatlah, sesungguhnya kita
memerlukan apa yang tubuh butuhkan bukan apa yang kita inginkan ,
bukankah sangat tidak mengenakan bila Allah memberikan keinginan kita berupa
rumah yang bagus namun tidak memberikan kesehatan yang sesungguhnya kita
butuhkan, yang terjadi adalah kita memiliki rumah bagus namun dalam keadaan
sakit-sakitan, tentu bukan kemauan kita.

Allah yang Maha Pemelihara, selain menciptakan seluruh alam semesta juga
memelihara ciptaan-Nya. Allah menciptakan manusia , Dia juga mencukupi
segala kebutuhannya termasuk semua rezekinya, dari lahir sampai mati Allah
sudah tetapkan rezeki manusia. namun bukan berarti segala rezeki tersebut akan
diterima dengan instan melainkan manusia perlu mencarinya dan Allah yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang menempatkan rezeki dibeberapa tempat.
Berikut sumber rezeki manusia yang sudah disediakan oleh Allah:

1. Rezeki karena Usaha


Sumber rezeki manusia yang pertama terletak pada usahanya. Ada sebuah kata
mutiara yang berbunyi “Bergeraklah, karena dalam gerakan terdapat barokah”,
dalam kalimat penyemangat tersebut mengajarkan kepada manusia untuk bekerja
keras untuk mendapatkan apa yang dimimpikan. Tentu saja hanya orang yang
akan bekerja yang akan menerima upah, Allah juga berfirman bahwa manusia
akan mendapatkan sesuatu bila melakukan sesuatu.

‫س َع ى‬
َ ‫س ا ِن إِ ال َم ا‬ َ ‫َو أَ ْن لَ ْي‬
َ ‫س لِ إل ْن‬

“ Dan bahwasanya seseorang manusia tidak memperoleh (apa-apa), selain apa


yang telah di usahakannya” (QS. An Najm: 39)

2. Rezeki karena Bersyukur


Setelah kita mendapatkan apa yang kita usahakan, baik itu kecil atau besar kita
harus mensyukurinya, karena dibalik ungkapan syukur tersebut Allah hadirkan
sumber rezeki manusia. Berterima kasih kepada Allah maka Dia akan menambah
rezeki kita.

‫ش َك ْر ُت ْم أَل َ ِز ي َد َّن ُك ْم‬


َ ‫َو إِ ْذ َت أ َ َّذ َن َر ُّب ُك ْم لَ ئِ ْن‬

“Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memeklumkan: “Sesungguhnya jika kamu


bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu …” (QS. Ibrahim: 7)

3. Rezeki yang Telah dijamin


Allah berfirman dalam surat Hud ayat 6 yang berbunyi:

ٍ ‫ض إِ ال َع لَ ى هَّللا ِ ِر ْز قُ َه ا َو َي ْع لَ ُم ُم ْس َت َق َّر َه ا َو ُم ْس َت ْو َد َع َه ا ُك ل ٌّ فِ ي ِك َت ا‬
‫ب ُم ِب ي ٍن‬ ْ ‫َو َم ا ِم ْن َد ا َّب ٍة فِ ي ا‬
ِ ‫ألر‬

“Dan tidak ada suatu binatang melatapun dibumi, melainkan Allah yang memberi
rezekinya dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat
peyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”. (QS.
Hud: 6)

Dalam ayat diatas Allah menunjukan keagungan-Nya. Dia memelihara segala


sesuatu yang diciptakan-Nya, bahkan binatang-binatang yang paling terkecil dan
tersembunyi kehidupannya. Dia-lah Allah yang Maha Menciptakan dan Maha
Pemelihara ciptaan-Nya. Yakini dan syukurilah bahwa Allah sudah menjamin
rezeki manusia.
4. Rezeki karena Istighfar
Dalam Al Qur’an Al Karim Allah berfirman:

َّ ‫) ُي ْر ِس ِل ا ل‬١٠ ( ‫ا ْس َت ْغ فِ ُر و ا َر َّب ُك ْم إِ َّن ُه َك ا َن َغ َّف ا ًر ا‬


١١ ( ‫س َم ا َء َع لَ ْي ُك ْم ِم ْد َر ا ًر ا‬

“Mohonlah ampunan (Beristigfar) kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha


Pengampun (10) Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit
kepadamu (11)”. (QS. Nuh: 10-11)

Kita telah mengetahui bahwa yang berupa rezeki tidak hanya harta melainkan
segala sesuatu yang menyimpan manfaat bagi manusia, seperti yang termaktub
dalam ayat di atas, Allah akan memberkahi orang-orang yang senantiasa
memohon ampun kepada-Nya. Salah satu yang mengganjal sulitnya rezeki
datang kepada manusia adalah dosa, lewat istighfar inilah Allah akan
mengampuni setiap dosa dan menurunkan hujan sebagai rezeki yang berkah.

5. Rezeki karena Sedekah


Sumber rezeki yang ke lima adalah sedekah. Banyak kita jumpai dalam firman
ataupun hadits Rasulullah tentang keutamaan sedekah, yang salah satunya
adalah melipatgandakan rezeki, sebagaimana firman Allah berikut:

‫س ُط َو إِ لَ ْي ِه ُت ْر َج ُع و َن‬ ُ ِ‫ض َع ا ًف ا َك ثِ ي َر ًة ۚ َو هَّللا ُ َي ْق ب‬


ُ ‫ض َو َي ْب‬ ْ َ‫ض ا ِع َف ُه لَ ُه أ‬
َ ‫س ًن ا َف ُي‬ ً ‫ض هَّللا َ َق ْر‬
َ ‫ض ا َح‬ ُ ‫َم ْن َذ ا ا لَّ ِذ ي ُي ْق ِر‬

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjamanan yang baik
(menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan
pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak. Dan Allah menyempitkan
dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”. (QS. Al
Baqarah: 245)

Barangsiapa yang menyimpan rezekinya di jalan Allah, seperti bersedekah,


berinfak, membantu orang lain, mengajari ilmu kepda orang yang bodoh dan
sebagainya. Sesungguhnya Allah akan melipatgandakan rezeki tersebut dengan
berkali-kali lipat.

6. Rezeki karena Menikah


Banyak yang beranggapan untuk menikah seseorang harus mapan terlebih
dahulu, punya ini dan itu sehingga menjadikan beberapa pihak tertunda bahkan
tidak bisa melakukan perintah Allah yang Mulia. Padahal menikah adalah salah
satu sumber rezeki bagi manusia, dengan menikah masnusia akan semakin dekat
dengan rezeki yang berkah. Allah berfirman:

‫ض لِ ِه ۗ َو هَّللا ُ َو ا ِس ٌع‬
ْ ‫ص ا لِ ِح ي َن ِم ْن ِع َب ا ِد ُك ْم َو إِ َم ا ئِ ُك ْم ۚ إِ ْن َي ُك و ُن و ا فُ َق َر ا َء ُي ْغ نِ ِه ُم هَّللا ُ ِم ْن َف‬
َّ ‫َو أَ ْن ِك ُح و ا ا أْل َ َي ا َم ٰى ِم ْن ُك ْم َو ا ل‬
ٌ‫َع لِ ي م‬

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang


yang layak (nikah) dari hamba-hamba sahayamu laki-lelaki dan hamba-hamba
sahayamu perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka
dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(QS. An Nur: 32)
Dengan tegas Allah berfirman akan memberikan karunia-Nya kepada orang yang
menikah. Dengan kata lain orang yang menikah akan lebih kaya dari sebelumnya.

7. Rezeki karena Anak


Anak merupakan anugrah terindah dari Allah yang diberikan kepada mereka yang
menjalankan perintah-nya yakni menikah. Ada sebagian orang yang
mengganggap anak hanya akan menambah beban hidup ini adalah anggapan
yang salah. Anak adalah sumber rezeki bagi manusia, semakin banyak anak,
makin luar rezekinya. Salah fatal yang menganggap anak hanya akan menjadikan
miskin seseorang, karena Allah lah yang akan memberi rezeki kepada semua
ciptaan-Nya. Allah berfirman:

ْ ‫َو اَل َت ْق ُت لُ و ا أَ ْو اَل َد ُك ْم َخ‬


‫ش َي َة إِ ْم اَل ٍق ۖ َن ْح ُن َن ْر ُز قُ ُه ْم َو إِ َّي ا ُك ْم ۚ إِ َّن َق ْت لَ ُه ْم َك ا َن ِخ ْط ًئ ا َك بِ ي ًر ا‬

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin, Kamilah


yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu. Sesungguhnya
membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar”. (QS. Al Isra’ : 31)

Perlu diketahui, bagi umat islam memiliki banyak anak sangat di cintai oleh
Rasulullah, sebagaimana sabanya, “Nikahilah perempuan yang penyayang dan
dapat mempunyai anak banyak, karena sesungguhnya aku akan bangga dengan
sebab banyaknya kamu di hadapan para Nabi nanti di hari kiamat”. (HR. Ahmad
dan Ibnu Hibban)

8. Rezeki tak terduka


Sumber rezeki manusia yang terakhir dalam artikel ini adalah rezeki yang Allah
datangkan dari mana saja yang Dia kehendaki (tak terduga). Rezeki ini tentunya
tidak didapat oleh semua orang, tapi hanya untuk orang-orang yang senantiasa
mendekatkan diri kepada Allah, bertaqwa kepda-Nya dan selalu berusaha
menjadi hamba-Nya yang taat.

Allah berfirman:

‫َو َم ْن َي َّت ِق هَّللا َ َي ْج َع لْ لَ ُه َم ْخ َر ًج ا‬


ُ ‫َو َي ْر ُز ْق ُه ِم ْن َح ْي‬
ُ ‫ث اَل َي ْح َت ِس‬
‫ب‬

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya
jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya”
(QS. At Thalaq: 2)

Semoga kita semua mampu mendapatkan rezeki yang diberkahi oleh Allah swt,
Aamiin. Wallahu ‘Alam