Anda di halaman 1dari 2

Kasus

seorang pasien berusia 25 tahun datang ke dokter mengeluh dengan keluhan telinga nyeri
ada riwayat ISPA selama 2 minggu. Setelah di diagnosapasien menderita otitis media akut.
Kemudian dokter memberikan antibiotik amoxan 500 mg kapsul, dan proris 200 mg tablet
Iliadin nasal spray dewasa 0,05%.

DIALOG APOTEKER DENGAN PASIEN

Pada suatu hari seorang wanita bernama Ayu datang ke apotek “DUNIA FARMA” yang
bersangkutan datang menebus resep yang diberikan oleh dokter Andi, Sp THT.

Apoteker : selamat siang mbak, saya dengan Asti apoteker di apotek ini. Ada yang bisa saya
bantu?

Pasien : iya mbak, saya mau menebus resep (sambil menyerahkan resep)

Apoteker : baik resepnya untuk Ny. Ayu umur 25 tahun, apakah ini resepnya untuk mba
sendiri?

pasien : iya mbak, ini untuk saya sendiri

Apoteker : mohon maaf boleh tau alamat dan nomor handponnya mba?

Pasien : jl. Tegal Mulyo jebres mbak, nomor handpon saya o82353049653

Apoteker : saya cek terlebih dahulu ya mbak obatnya, nanti saya panggil kembali. Silahkan
tunggu sebentar ya mbak di ruang tunggu

pasien : baik mbak

Kemudian apoteker menerima resep tersebut dan langsung menyiapkan obatnya dan
menyerahkan ke pasien

Apoteker : pasien atas nama Ny. Ayu

Pasien : iya mbak

Apoteker : mbak ini obatnya sudah saya siapkan, apakah boleh saya meminta waktunya
sebentar untuk menjelaskan aturan pakai obatnya?

Pasien : iya mbak boleh

Apoteker : baik mbak mari ikut saya konseling

Pasien dan apoteker menuju ruang konseling

Apoteker : mari mbak silahkan duduk


Pasien : iya mbak terima kasih

Apoteker : mohon maaf mbak apakah sebelumnya dokter sudah menjelaskan tentang
penyakit dan pengobatan ini?

Pasien : dokter hanya bilang saya terkena infeksi telinga mbak dan obat ini digunakan
untuk meringankan nyeri pada telinga saya

Apoteker : apakah dokter sudah memberikan penjelasan mengenai cara pemakaian


obatnya?

Pasien : cara pakainya yang obat semprot hidung disemprotkan ke hidung 2x sehari dan
yang tablet diminum 3x sehari

Apoteker : baik mbak apakah yang di harapkan dokter setelah pemakaian obat tersebut?