Anda di halaman 1dari 9

1.

Hitung hujan rerata DAS dengan menggunakan metode rerata aljabar, Polygon Theiessen,
apabila DAS diketahui berupa bujur sangkar dan segitiga sama sisi dengan sisi-sisinya 4 km,
sedang lokasi alat ukur hujan dan kedalaman hujanya ditunjukan dalam gambar. Buat pula
peta Isohiet.

a. Metode Rerata Aljabar :

Pa+ Pb+ Pc+ Pd + Pe+ Pf 130+ 48+32+54+ 80+94


p= = =73 mm
6 6

b. Metode Polygon Thiessen

Stasiu Hujan Luas Poligon Hujan x 1684,2


p= n (mm) (km2) Luas =73,2 1 4 mm
22,9
A 130 2 260
B 48 4.1 196.8
C 32 2.7 86.4
D 54 4.1 221.4
E 80 2 160
F 94 8 752
Jumlah 22.9 1676.6.2
c. Metode Peta Ishohet

Ishohet Luas antara dua Rerata dari dua Hujan x


Daerah
(mm) ishohet (km2) ishohet (km2) Luasan
  32      
1   1.76 36 63.36
  40  
2   5.03 45 226.35
  50  
3   2.56 55 140.8
  60  
4   2.1 65 136.5
  70  
5   2.52 75 189
  80  
6   2.83 85 240.55
  90  
7   3.32 95 315.4
  100  
8   1.55 105 162.75
  110  
9   0.9 115 103.5
  120  
10   0.31 125 38.75
  130  
Jumlah 1616.96
1616,96
p= =70,61mm
22,9
2. Alat ukur hujan suatu DAS seperti ditunjukan dalam gambar. Hujan tercatat pada suatu hari
diberikan dalam table. Buatlah polygon Thiessen untuk jaringan stasiun hujan di DAS
tersebut. Apabila luas polygon Theissen yang diwakili masing-masing stasiun seperti dalam
tabel, hitung hujan rerata DAS. Buat pula peta Isohiet.

Stasiun Kedalaman hujan (mm) Luas sub DAS (km2)


hujan
A 65 240
B 55 180
C 48 300
D 42 90
E 52 210
F 38 200

a. Metode Polygon Thiessen

Stasiun Kedalaman Luas sub Hujan x


hujan hujan (mm) DAS (km2) Luas 62200
p= =50,98 mm
A 65 240 15600 1220
B 55 180 9900
C 48 300 14400
D 42 90 3780
E 52 210 10920
F 38 200 7600
Jumlah 1220 62200

b. Metode Peta Isohiet

3. Suatu DAS dengan luas 100 km2 dilengkapi dengan


13 alat pengukur hujan seperti ditunjukan dalam
gambar dibawah. Setelah kejadian hujan, jumlah
hujan yang terakumulasi dalam masing- masing
alat penakar hujan diberikan dalam gambar. Hitung
hujan rerata pada DAS dengan a. Metode Rerata
Aljabar, b. Polygon Theissen, c. Motode Peta Ishohet.

STA 0 Hujan (mm)

a. Metode Rerata Aljabar


p=
PA + PB+ PC + PD+ PE+ PF+ PG + PH + PI + PJ + PK + PL+ PM
A 25
B 28
C 30
D 31
E 33
F 35
G 34
H 31
I 29
J 27
K 30
L 32
M 33

b. Metode Polygon Theissen

STA 0 Kedalaman Luas sub Hujan x Luas 4739.87


Hujan (mm) DAS (km2) p= =30,67 mm
A 25 4.77 119.25
154.54
B 28 11.5 322
C 30 12.1 363
D 31 10.87 336.97
E 33 9.71 320.43
F 35 5.01 175.35
G 34 4.47 151.98
H 31 9.44 292.64
I 29 11.43 331.47
J 27 10.51 283.77
K 30 22.24 667.2
L 32 26.36 843.52
M 33 16.13 532.29
Jumlah 154.54 4739.87

c. Metode Peta Isohet


Ishohet Luas antara dua Rerata dari dua Hujan x
Daerah
(mm) ishohet (km2) ishohet (km2) Luasan
24
1 26.56 24.5 650.72
25
2 32.46 26 843.96
27
3 23.72 27.5 652.3
28
4 29.25 28.5 833.625
29
5 33.91 29.5 1000.345
30
6 48.55 30.5 1480.775
31
7 33.26 31.5 1047.69
32
8 28.87 32.5 938.275
33
9 16.94 33.5 567.49
34
10 16.18 34.5 558.21
35
11 6.25 36 221.875
36
Jumlah 295.95 8795.265
8795,265
p= =29,72 mm
295,95
4. Stasiun hujan X tidak beroperasi beberapa waktu. Hujan kumulatif pada suatu bulan di tiga
stasiun di sekitarnya yaitu A, B, dan C adalah 107, 89, dan 122 mm. Hujan tahunan di stasiun
X, A, B, dan C adalah 978, 1120, 935, dan 1200 mm. Perkiraan hujan yang tidak terukur di
stasiun X pada bulan yang bersangkutan.

Px 1 107 89 122
= (
+ +
978 3 1120 935 1200
=¿ 95 mm )
5. Alat ukur hujan di stasiun Y tidak beroperasi selama beberapa hari dalam bulan Ferbruari.
Pada periode yang sama, kedalaman hujan yang terukur di empat stasiun yang berada pada
jarak seperti diberikan dalam tabel berikut. Perkirakan data hujan yang hilang di stasiun Y.

Stasiun Hujan (mm) Jarak (km)


A 25 8,5
B 28 6,2
C 27 3,7
D 30 15

25 28 27 30
+ + +
8,5 2 6,22 3,72 152 3,18
Px = = = 27,18 mm
1 1 1 1 0,117
+ + +
8,5 2 6,22 3,72 152

6. Hujan tahunan di stasiun Z dan hujan tahunan rerata di 10 stasiun terdekat adalah
sebagai berikut. Gunakan metode massa ganda untuk mengkoreksi data yang tidak
konsisten di stasiun Z.

46,462
Faktor koreksi = = 0,738 (diperoleh dari kurva masa ganda)
62,937

Sebelum dikoreksi
Rerata 10 Kumulatif Kumulatif rerata
Tahun Hujan di Z
Stasiun A 10 stasiun
1972 35 28 493 460
1973 37 29 458 432
1974 39 31 421 403
1975 35 27 382 372
1976 30 25 347 345
1977 25 21 317 320
1978 20 17 292 299
1979 24 21 272 282
1980 30 26 248 261
1981 31 31 218 235
1982 35 36 187 204
1983 38 39 152 168
1984 40 44 114 129
1985 28 32 74 85
1986 25 30 46 53
1987 21 23 21 23
Sesudah dikoreksi

Rerata 10 Kumulatif Kumulatif rerata


Tahun Hujan di Z
Stasiun A 10 stasiun
1972 25,83 28 435,098 460
1973 27,306 29 409,268 432
1974 28,782 31 381,962 403
1975 25,83 27 353,18 372
1976 22,14 25 327,35 345
1977 18,45 21 305,21 320
1978 14,76 17 286,76 299
1979 24 21 272 282
1980 30 26 248 261
1981 31 31 218 235
1982 35 36 187 204
1983 38 39 152 168
1984 40 44 114 129
1985 28 32 74 85
1986 25 30 46 53
1987 21 23 21 23
Kurva Massa Ganda
600

500

400
Kumulatif Stasiun Z

100

300 Sebelum dikoreksi


Sesudah Koreksi

200

100

0
0 50 100 150 200 250 300 350 400 450 500

Kumulatif Rerata 10 Stasiun