Anda di halaman 1dari 33

MENYIAPKAN

MAKANAN
PENDAMPING ASI
(MPASI) YANG TEPAT
Dr SITI MUTIA RAHMAWATI
JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN
JAKARTA II
DPP PERSAGI

1
DEFINISI
Pemberian Makanan Pendamping ASI (Complementary
Feeding) adalah proses pemberian makanan dan cairan
lainnya yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan ketika
ASI saja tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan
gizinya.
Makanan Pendamping ASI (Complementary Food) adalah
makanan dan cairan lainnya selain ASI (PAHO, 2003 dan
UNICEF, 2013).
Makanan Pendamping Air Pemberian MP-ASI yang
Susu Ibu (MP-ASI) adalah cukup kualitas dan
makanan atau minuman yang kuantitasnya penting untuk
mengandung zat gizi yang pertumbuhan fisik
diberikan pada bayi atau anak dan perkembangan
usia 6-24 bulan guna kecerdasan anak yang sangat
memenuhi kebutuhan gizi. pesat pada periode ini

MPASI merupakan Perlu diperhatikan sanitasi


makanan peralihan dari ASI ke dan hygienitas MP-ASI,
makanan keluarga. sehingga terhindar dari
Pengenalan dan pemberian terjadinya kontaminasi
MP-ASI harus dilakukan secara mikroba yang dapat
bertahap baik bentuk maupun meningkatkan risiko atau
jumlahnya, sesuai dengan infeksi lain pada bayi.
kemampuan bayi.
BEBERAPA PRAKTIK PEMBERIAN MP ASI YANG
KURANG TEPAT DI MASYARAKAT

❑ Pemberian MP ASI yang terlalu dini


❑ Hanya 46,6% anak usia 6-23 bulan
yang mengonsumsi MP ASI
dari makanan beragam.
❑ 44.0% tidak diberikan protein hewani
❑ 41.3 % Bentuk makanan tidak sesuai umur
❑ Tekstur bubur tidak kental
❑ 24.0% Frekuensi pemberian MP ASI tidak sesuai umur
❑ 49.3 % jumlah/porsi makan tidak sesuai umur

Sumber:SDT 2014, Rahmawati,2017


Bagaimana menyiapkan
MP ASI yang tepat ??
Pemberian Makan Pada Bayi dan Anak (usia 6-23 bulan) yang mendapat ASI dan tidak mendapat ASI

Jumlah Energi dari


MP ASI yang Konsistensi/
Usia Frekuensi Jumlah setiap kali makan
dibutuhkan per Tekstur
hari
6-8 bulan 200 kkal Mulai dengan bubur 2-3 kali setiap hari. Mulai dengan 2-3 sendok makan
kental, makanan 1-2 kali selingan dapat setiap kali makan, tingkatkan
lumat diberikan bertahap hingga ½ mangkok
berukuran 250 ml (125 ml)
9-11 bulan 300 kkal Makanan yang 3-4 kali setiap hari ½ - ¾ mangkok ukuran 250 ml
dicincang halus dan 1-2 kali selingan dapat (125 – 200 ml)
makanan yang diberikan
dapat dipegang bayi
12-23 bulan 550 kkal Makanan keluarga 3-4 kali setiap hari ¾ - 1 mangkok ukuran 250 ml
1-2 kali selingan dapat
diberikan
Jika Tidak Jumlah kalori Tekstur/ konsistensi Frekuensi sesuai dengan Jumlah setiap kali makan sesuai
Mendapat sesuai dengan sesuai dengan kelompok usia dan dengan kelompok umur, dengan
ASI kelompok usia kelompok usia Tambahkan 1-2 kali penambahan 1-2 gelas susu per
(6-23 bulan) makan ekstra hari @250 ml dan 2-3 kali cairan
1-2 kali selingan dapat (air putih, kuah sayur, dll)
diberikan.
Sumber: WHO, 2009; WHO, 2010; WHO/PAHO, 2003; UNICEF, 2013).

6
PEMILIHAN PANGAN
Sumber Karbohidrat beras rusak

Dapat diperoleh dari bahan


makanan pokok seperti beras, biji-
bijian, jagung, gandum, sagu, dan
umbi-umbian.
Pilih bahan makanan pokok yang
ada di daerah setempat/local

Memilih sumber KH yang baik:


1. Saat dicium tidak berbau apek
2. Tak banyak benda asing seperti
batu, gabah dll
3. Tak banyak patahan dan tidak
mudah patah
4. Tidak berkutu, tidak berjamur
Sumber protein hewani

unggas, hati, telur, ikan, daging , susu dan produk olahannya.


pemberian protein hewani dalam MP ASI diprioritaskan karena
mengandung asam amino yang lengkap dan mineral dengan
bioavailabilitas yang baik/tinggi
ADD A FOOTER
Komposisi Kimia
Komposisi Ayam Bebek

Kalori 302 kal 321 kal


Protein 18,2 g 16 g
Lemak 25 g 28,6 g
Karbohidrat 0 0
Kalsium 14 mg 15 mg
Fosfor 200 mg 188 mg
Fe 1,5 mg 1,8 mg
Vitamin A 8 mg 2,7
3 mg
Vitamin B 0.08 mg 0,1 mg
Vitamin C 0 0
Air 55,9 gr 55,9 g
BDD 58% 54,3%
ADD A FOOTER 11
MEMILIH DAGING DAN UNGGAS SEGAR
Pilih daging dengan ciri

❑ Baunya masih segar


❑ Bila ditekan dengan jari, masih elastis dan lunak
❑ Tidak berlendir
❑ Dada unggas padat berisi

Hindari dan jangan pilih

❑ warna daging berubah kebiru-biruan ataupun kehijau-hijauan


❑ Bau daging tidak sedap
Kelebihan mengkonsumsi Ikan
❑ Bentuk serat daging ikan pendek-pendek
sehingga lebih mudah dicerna dan proses
pemasakan lebih singkat
❑ Mengandung lemak dengan jumlah rendah
dibandingkan dengan sumber pangan
hewani lainnya
❑ Mengandung asam lemak tidak jenuh
sampai 85%,
❑ Pada ikan laut banyak mengandung asam
lemak omega 3
❑ Harga ekonomis
Cara Memilih Ikan yang Baik

4 M (melihat,meraba,menekan,mencium)
❑ Insang merah,bersih

❑ Mata bersinar,tidak tenggelam dan tidak melotot

❑ Kulit cerah,lendir tidak banyak

❑ Sisik rapi,rapat,masih kuat melekat

❑ Daging kenyal,tidak empuk

❑ Bau segar.khas
Memilih Telur yang Segar
❑ Kulit telur masih baik, tidak pecah, tidak bocor dan tidak retak.
❑ Telur tampak bersih dan kuat.
❑ Tidak terdapat noda atau kotoran pada kulit.
❑ Kulit telur kering dan tidak basah akibat dicuci.
❑ Dikocok tidak kopyor (koclak).
❑ Jika dilihat/diteropong di sinar matahari, telur tampak jernih.
❑ Telur akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air .
❑ Telur tidak berbunyi jika digoyang-goyang .
❑ Kuning telur masih bulat dan terletak di tengah-tengah.
❑ Telur tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Komposisi Kimia Telur
Perbandingan komposisi kimia rata-rata
ikan,daging,unggas dan telur
Komposisi Ikan Segar Daging Unggas Telur
Sapi Ayam
Air (%) 76 66 56 74
Protein (%) 17 18.8 18.2 12.8
Lemak (%) 4.5 14.0 25 11.5
Kalsium (mg) 20 11 14 54
Besi (mg) 1.0 2.7 1.5 2.7
Fosfor (mg) 200 170 200 180
Vit. A (SI) 150 9 278 309
Vit. B (mg) 0.05 0.08 0.08 0.1
SUMBER PROTEIN NABATI

● Pilihlah kacang yang utuh, tidak


terbelah, tidak berjamur.
● Tidak ada bau tengik, bau
busuk.

pangan sumber protein nabati(kacang2an)


mengandung zat anti gizi (as fitat) namun dengan
pengolahan, pemanasan, pengupasan kulit,
fermentasi dapat mengurangi kand as fitat
KOMPOSISI GIZI PANGAN KEDELAI KOMPOSISI GIZI PANGAN TEMPE

Air (Water) : 68.3 g


Air (Water) : 12.7 g
Energi (Energy) : 150 Kal
Energi (Energy) : 381 Kal
Protein (Protein) : 40.4 g Protein (Protein) : 14.0 g
Lemak (Fat) : 16.7 g Lemak (Fat) : 7.7 g
Karbohidrat (CHO) : 24.9 g Karbohidrat (CHO) : 9.1 g
Serat (Fibre) : 3.2 g
Serat (Fibre) : 1.4 g
Abu (ASH) : 5.5 g
Abu (ASH) : 0.9 g
Kalsium (Ca) : 517 mg
Kalsium(Ca) : 222 mg Fosfor (P) : 202 mg
Fosfor (P) : 682 mg
Besi (Fe) : 1.5 mg
Besi(Fe : 10.0 mg
Natrium(Na) : 210 mg Natrium (Na) : 7 mg
Kalium(K) : 713.4 mg Kalium (K) : 165.9 mg
Tembaga(Cu) : 1.58 mg Tembaga (Cu) : 0.40 mg
Seng(Zn) : 3.9 mg
Seng (Zn) : 1.2 mg
21

HASIL OLAHAN KACANG-KACANGAN

Oncom Tepung Tahu Kembang Tahu Minyak

Soygurt Tempe Kecap


SUMBER LEMAK
❑ Lemak berasal dari berbagai jenis minyak (minyak kelapa sawit, minyak
bekatul, minyak wijen, dll), margarin, mentega, santan dan bahan makanan
lainnya yang berasal dari bahan makanan hewani dan bahan makanan
nabati.
❑ Lemak sebagai sumber energi dapat ditambahkan pada MP ASI tanpa
menambah volume MP ASI
❑ Untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan anak, Energi yang berasal dari
lemak mencapai 45%
SUMBER VITAMIN DAN MINERAL
❑ Buah dan sayuran merupakan sumber
(Vitamin A dan Vitamin C), terutama
yang berwarna kuning, merah/ orange
dan hijau .
pemberian buah dan sayur pada bayi Mendukung kekebalan
dan anak dapat diperkenalkan dalam tubuh
jumlah secukupnya mencegah infeksi,
mengurangi stress
TEMPAT PENYIMPANAN SAYUR DAN BUAH
MENYUSUN MENU

1. MENGGUNAKAN BAHAN MAKANAN BERVARIASI


2. MENGGUNAKAN CARA PENGOLAHAN YANG SEDAPAT MUNGKIN
MAMPU MEMPERTAHANKAN ZAT GIZI
3. MEMPERHATIKAN PENILAIAN ORGANOLEPTIK (WARNA, TEKTUR,
RASA, PENAMPILAN)
4. MEMPERTIMBANGKAN HARGA SESUAI DENGAN KEMAMPUAN
CONTOH MENU

NASI PUTIH NASI MERAH


(Sumber Karbo hidrat) (Sumber Karbo hidrat)
TIM IKAN TUNA AYAM PANGGANG KECAP
(Sumber Protein Hewani dan Fe) (Sumber Protein Hewani dan Fe)
CAH WORTEL TAHU SOP BUNCIS KACANG MERAH
( Sumber Protein Nabati+ Sumber ( Sumber Protein Nabati+ Sumber
Vitamin mineral) Vitamin mineral)
PENGOLAHAN MPASI
MP ASI dapat diambil dari
makanan keluarga dengan
memperhatikan kecukupan
karbohidrat, protein, lemak,
vitamin dan mineral
terutama zat besi. Tidak
perlu mengolah khusus MP
ASI, tapi penyajian seperti
bentuk dan jumlah harus
sesuai dengan usia
TEKNIK PENGOLAHAN MP ASI
Mengukus (steaming)
Proses memasak lembab/basah,dengan panas dari uap air
Contoh: Siomay, roti kukus, ubi kukus

Mengungkep (BRAISING)
Memasak makanan dengan sedikit cairan yang ditutup dan
menggunakan suhu sedang. Contoh hidangan: Semur ayam.
Shallow Frying
Memasak makanan dalam jumlah sedikit, dengan lemak atau minyak
yang dipanaskan terlebih dahulu Contoh: telur goreng, bakwan

SAUTEING
Memasak dengan menggunakan sedikit minyak atau lemak.Lemak
dipanaskan dengan panas yang relative tinggi sehingga proses memasak
berlangsung secara cepat.Contoh: vegetable saute, capcay
Contoh Standar MP ASI dari Bahan Makanan Mentah

BAHAN USIA (bulan)


STANDAR
ZAT GIZI MAKANAN
MP ASI
(gram) 6-8 9-11 12-23
Standar 1 karbohidrat beras putih 10 g 15 g 20 g
protein hati ayam 25 g 25 g 50 g
lemak minyak kelapa 5g 5g 10 g
vitamin Bayam dan wortel 10 g 15 g 20 g
Standar 2 karbohidrat beras putih 10 g 15 g 20 g
Protein
hewani Ikan kembung 30 g 30 g 35 g
Protein nabati Tempe kedelai 10 g 10 g 10 g
lemak margarin 3g 3g 5g
vitamin buncis 10 g 15 g 20 g
Contoh Standar Menu MP ASI dari Makanan
Keluarga
MAKANAN KELUARGA USIA (bulan)
MENU (gram)
6-8 9-11 12-23
Menu 1 nasi putih 30 g 45 g 55 g
semur hati ayam 25 g 25 g 40 g
Bening bayam dan wortel 10 g 15 g 20 g
Menu 2 nasi putih 30 g 45 g 55 g
ikan kembung bumbu
kuning 30 g 30 g 35 g
tumis buncis tempe 20 g 25 g 30 g

Tiap menu sudah mengandung zat gizi , selain KH,


20% protein,, 45% lemak
Contoh Standar Makanan Selingan Bayi dan Anak
dari Bahan Makanan Mentah

USIA (bulan)

STANDAR BAHAN MAKANAN


SELINGAN (gram) 6-8 9-11 12-23
Selingan 1 tepung beras 5g 5g 5g
kacang hijau 10 g 10 g 10 g
santan 25 g 25 g 25 g
Selingan 2 ikan tenggiri 20 g 20 g 20 g
roti tawar 8g 8g 8g
telur ayam 5g 5g 5g
minyak 5g 5g 5g
Contoh Menu Makanan Selingan

USIA (bulan)
MENU MAKANAN
(gram) 6-8 9-11 12-23
Bubur Sumsum Kacang
Menu Selingan 1 Hijau 75 g 75 g 75 g

Menu Selingan 2 Nugget Ikan 35 g 35 g 35 g


TERIMAKASIH