Anda di halaman 1dari 6

4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 2.

Perjalanan bangsa Indonesia


sampai pasca reformasi saat ini, tantangan perjuangan bangsa
dalam kaitannya pengamalan nilai-nilai Pancasila masih
menghadang sejumlah masalah aktual yang harus segera diatasi
melalui pendekatan ideologis dan konstitusional. Jelaskan sekurang-
kurangnya 5 (lima) masalah aktual tersebut!
= 1. Masalah actual yang pertama yaitu permasalahan adanya
SARA. Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya. Namun,
walaupun sudah ada Pancasila, masih banyak masyarakat yang
tidak menerapkannya seperti primordialisme/etnosentrisme
2. Masalah kepercayaan/ideology, masih adanya orang-orang
yang tidak menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. Masih
banyaknya organisasi berdasarkan ideologinya. Seperti adanya
komunisme.
3. Masalah hak asasi manusia, masih banyak kasus pelanggaran
hak asasi manusia. Masih banyaknya kasus tentang hal tersebut
belum terselesaikan.
4. Masalah kerakyatan. Pemerintah terkadang mementingkan diri
sendiri dengan menggunakan hak rakyat.
5. Masalah keadilan, masih banyak kasus yang tidak adil. Hokum
di Indonesia seolah-olah berpihak kepada yang berkuasa.

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 6. (a) Nilai-nilai Pancasila


dapat dijabarkan (diderivasi) menjadi 3 (tiga) kelompok nilai, yaitu
nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis. Jelaskan ketiga
kelompok nilai Pancasila tersebut! (b) Manusia sebagai pendukung
pokok sila-sila Pancasila, secara ontologis memiliki hal-hal mutlak,
yaitu susunan kodrat, sifat kodrat, dan kedudukan kodrat. Jelaskan
ketiga hal mutlak manusia tersebut!
= (a) – Nilai Dasar
Nilai dasar pancasila merupakan hakikat, makna, atau esensi
yang terkandung dalam pancasila itu sendiri. ancasila sendiri
memiliki 5 nilai dasar yang sesuai dengan kelima sila yang ada di
pancasila itu sendiri. Kelima nilai dasar tersebut adalah
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sebagai nilai dasar, maka kelima sila ini diharapkan dapat menjadi
sumber norma dan sumber hukum bagi bangsa dan negara
Indonesia.
(b) nilai instrumental adalah parameter, panduan, atau koridor yang
memungkinkan kita untuk mewujudkan nilai dasar tersebut. nilai
instrumental adalah instrumen-instrumen yang menjabarkan
parameter dan cara untuk mencapai hal-hal yang diamanatkan oleh
nilai dasar. Tanpa adanya nilai instrumental, maka nilai dasar akan
sangat sulit untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara karena sangat abstrak. Contohnya adalah
- nilai praksis
nilai praksis adalah perwujudan dari nilai dasar dan nilai instrumental
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari. Contohnya
yaitu kita harus menghargai pendapat orang lain

(b) Manusia Indonesia menjadi dasar adanya Pancasila. Manusia


Indonesia sebagai pendukung pokok sila-sila Pancasila secara
ontologis memiliki hal-hal yang mutlak, yaitu terdiri atas susunan
kodrat raga dan jiwa, jasmani dan rohani, sifat kodrat manusia
sebagai makhluk individu dan sosial, serta kedudukan kodrat
manusia sebagai makhluk pribadi berdiri sendiri dan sebagai
makhluk Tuhan Yang Maha Esa

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 1. Pada pra kemerdekaan,


Pancasila belum menjadi dasar dan ideologi negara secara resmi
(formal), melainkan masih berwujud nilai-nilai (material) dalam
kehidupan masyarakat. (a) Identifikasi nilai-nilai Pancasila yang
dipraktikkan masyarakat pada era pra kemerdekaan! (b) Kemukakan
kesimpulan Anda tentang Pancasila setelah mempelajari/mengkaji
Pancasila dalam sejarah bangsa Indonesia!
=(a) -Pada masa pra kemerdekaan masyarakat sudah banyak yang
memeluk agama (Nilai Ketuhanan)
- Masyarakat sudah memiliki hubungan yang baik (nilai
kemanusiaan)
- Masyarakat bersatu melawan penjajahan (nilai kesatuan)
- Dalam pengambilan keputusan pasti dijalankan dengan
berumusyawarah (nilai musyawarah)
- Pada masa kerajaan terdapat zaman yang mengalami
kejayaan untuk rakyatnya (nilai keadilan social)
(b) Pancasila adalah dasar negara Indonesia,falsafah negara
Indonesia. Pancasila merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia.
Terkandung nilai-nilai yang harus kita implementasikan dalam
kehidupan agar hidup akan berjalan dengan sebagaimana mestinya.
Pancasila diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia
sebagai pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai
pertahanan bangsa dan negara

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 4. Pancasila sebagai etika,


seharusnya menjadi rujukan berperilaku oleh setiap elemen bangsa.
Kemukakan pendapat Anda terkait etika ber-medsos dengan
munculnya sebutan2 yang tidak “patut” yang menyasar media sosial
dan media-media lainnya!
= etika media social yang harus diperhatikan yaitu:
1. Kita harus selalu menjaga tangan untuk mengetik hal-hal yang
tidak baik
2. Tidak boleh langsung percaya dengan berita yang muncul
3. Konten media social kita tidak boleh mengandung SARA,
kekerasan
4. Dalam bersosial media yang paling penting itu kita setidaknya
menghargai karya orang lain bukannya menghina
5. Serta jangan terlalu mengumbar identitas diri ke social media

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 5. Jelaskan pengertian (a)


filsafat (b) filsafat pancasila (c) Kemukakan pendapat Anda tentang
hakikat setiap sila-sila Pancasila!
= (a) Filsafat merupakan sebagai keinginan yang sungguh sungguh
untuk mencari kebenaran yang sejati.
(b) Pancasila sebagai system filsafat adalah merupakan kenyataan
pancasila sebagai kenyataan yang obyektif, yaitu bahwa kenyataan
itu ada pada pancasila sendiri terlepasdari sesuatu yang lain atau
terlepas dari pengetahuan orang. Kenyataan obyekrif yang adadan
terletak pada pancasila, sehingga pancasila sebagai suatu system
filsafat bersifat khas dan berbeda dalam system-sistem filsafat yang
lain.
(c) Sila pertama (Ketuhanan yang Maha Esa) : Keyakinan bahwa
mempercayai adanya Tuhan sebagai prisip utama yang menjadi
landasan adanya tanggung jawab. Sila kedua (Kemanusiaan yang
adil dan beradab) : Sifat kodrat lahiriah dari manusia, bahwa manusia
sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup secara individu.
Menjunjung tinggi asas kemanusiaan dan tata karma sesuai
kepribadian bangsa Indonesia Sila ketiga (Persatuan Indonesia) :
Semangat kebangsaan, rasa cinta tanah air yang tertanam di hati
masyarakat Indonesia demi menjaga persatuan bangsa Indonesia.
Sila keempat (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan
dalam permusyawaratan dan perwakilan) : Keputusan yang diambil
ketika menemui suatu permasalahan melalui musyawarah mufakat
yang disepakati dan dijalankan semua anggota. Bukan mengambil
pendapat mayoritas dan mengesampingkan pendapat minoritas.
Menghargai semua usul yang ada dan mengambil keputusan
sebagai jalan terbaik atas permasalahan yang ada. Sila kelima
(Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) : Menjung tinggi
keadilan dalam berbagai aspek demi menegakkan hukum tanpa
memandang bulu.

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 3. (a) Jelaskan kedudukan dan


fungsi Pancasila sebagai dasar negara! (b) Jelaskan kedudukan dan
fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup (ideologi) bangsa! (c)
Kemukakan pendapat Anda masih adanya individu/kelompok dalam
masyarakat yang kontra terhadap Pancasila sebagai dasar dan
ideologi bangsa dan negara Indonesia, seperti gagasan negara Islam
atau sistem khilafah versi kelompok tertentu!

= (a) kedudukan dan fungsi Pancasila, Dalam kedudukannya yang


demikian Pancasila menempati kedudukan yang paling tinggi,
sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sebagai sumber
hukum dasar nasional dalam tata hukum di Indonesia. Artinya,
semua hukum yang disusun dan diberlakukan di Indonesia
berlandaskan pada Pancasila. Juga merupakan jiwa bangsa
Indonesia, yang berarti jiwa Pancasila mampu menghidupkan
bangsa Indonesia. Sebagai kepribadian bangsa, Pancasila memiliki
berbagai macam budaya dan bangsa yang menjadi pembeda antara
bangsa Indonesia dengan bangsa lain. Pancasila juga
mencerminkan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia agar menjadi
negara yang adil dan sejahtera. Sebagai satu-satunya asas dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila dipandang sebagai
norma yang mengatur masyarakat.
(b) kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai ideology bangsa yaitu
sebagai pemersatu bangsa. Serta menanamkan keyakinan atau
kebenaran perjuangan kelompok atau kesatuan yang berpegang
teguh pada ideologi itu. Maka ideologi menjadi sumber inspirasi dan
sumber tujuan hidup bagi masyarakat Indonesia.
( c) menurut saya, pancasila merupakan dasar negara dan ideology
bangsa. Tidak patut adanya kelompok-kelompok lain yang kontra
terhadap Pancasila. karena Pancasila sudah dapat menghidupkan
bangsa Indonesia. Untuk mencegah diri terpengaruh dalam
kelompok-kelompok tersebut yang kontra terhadap Pancasila, kita
harus selalu menanamkan nilai-nilai Pancasila.

[4/12 15.52] Nitha_BD (Cece): 7. Iptek diharapkan


meningkatkan kualitas kehidupan manusia, tapi kenyataannya justru
membahayakan kehidupan manusia bahkan mengabaikan nilai
religius-ketuhanan. Pengenalan teknologi bunuh diri, teknologi bayi
tabung, TIK, teknologi transgender adalah contoh pengembangan
iptek yang kerap dinilai bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut
masyarakat. (a) Jelaskan bagaimana seharusnya iptek
dikembangkan yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila. (b).
Jelaskan masing-masing 3 (tiga) contoh Iptek yang dikembangkan (i)
sesuai nilai-nilai Pancasila dan (ii) yang bertentangan dengan nilai-
nilai Pancasila!
= (a) pertama, bahwa iptek tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila mengandung asumsi bahwa iptek itu
sendiri berkembang secara otonom, kemudian dalam perjalanannya
dilakukan adaptasi dengan nilai-nilai Pancasila. Setiap iptek yang
dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila
sebagai faktor internal, mengandaikan bahwa sejak awal
pengembangan iptek sudah harus melibatkan nilai-nilai Pancasila.
kedua, Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi
pengembangan iptek mengasumsikan bahwa ada aturan main yang
harus disepakati oleh para ilmuwan sebelum ilmu itu dikembangkan.
Namun, tidak ada jaminan bahwa aturan main itu akan terus ditaati
dalam perjalanan pengembangan iptek itu sendiri. Sebab ketika iptek
terus berkembang, aturan main seharusnya terus mengawal dan
membayangi agar tidak terjadi kesenjangan antara pengembangan
iptek dan aturan main.
ketiga, setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan
ideologi bangsa Indonesia sendiri sebagai proses indegenisasi ilmu
mengandaikan bahwa Pancasila bukan hanya sebagai dasar nilai
pengembangan ilmu, tetapi sudah menjadi paradigma ilmu yang
berkembang di Indonesia. Untuk itu, diperlukan penjabaran yang
lebih rinci dan pembicaraan di kalangan intelektual Indonesia, sejauh
mana nilai-nilai Pancasila selalu menjadi bahan pertimbangan bagi
keputusan-keputusan ilmiah yang diambil.

(b) dalam bidang pertanian terdapat:


-Kultivator, merupakan alat pertanian modern yang memiliki fungsi
untuk membajak sawah, tepatnya berfungsi mengolah tanah
sekunder (penghancuran dan penghalusan tanah)
-Rotavator, pada dasarnya punya cara kerja yang serupa dengan
kultivator. Perbedaannya terletak pada gerigi yang nantinya akan
menghancurkan tanah. Rotavator tidak hanya menggunakan gerigi
untuk mengolah tanah, tapi juga menggunakan cakram.
-Bajak Subsoil, Terkadang petani juga perlu membuat parit untuk
pengairan sawah. Untuk membuat parit tentu dibutuhkan alat bajak yang
lebih kuat untuk memecahkan susunan tanah yang dalam. Biasanya parit
akan membutuhkan kedalaman sekitar 50-90 cm. Agar tidak menyulitkan
petani, inovasi teknologi alat pertanian terus dilakukan. Akhirnya
ditemukanlah alat yang sering disebut dengan bajak subsoil. Alat ini
mampu memecah tanah hingga kedalaman 90 cm

Anda mungkin juga menyukai