Anda di halaman 1dari 3

A.

DESKRIPSI MATAKULIAH

Nama MK : Hidrolika Bangunan Sumberdaya Air

SKS/JS : 2 sks/2js

SCPL :
Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan dan menganalisis
keilmuan bangunan tahan gempa untuk bidang sumber daya air

CPMK : 1. Mampu menganalisis konsep dasar prinsip kerja sistim suplesi


melalui saluran terbuka
2. Mampu menganalisis secara cermat dan teliti desain bendung,
pintu air slus (sluice gate), bangunan ukur, bangunan bagi.
3. Mampu menganalisis prinsip kerja sistim saluran drainase;
-perancangan jaringan saluran drainase mikro dan Perancangan
drainase jalan raya
4. Mampu mengevaluasi kokoh dan stabilitas bangunan air penting
yang ada didalam sistim suplesi melalui saluran terbuka
5. Mampu menganalisi perancangan bangunan air pelengkap:
crossworks, diversions, drop sructures), tanggul, perkuatan tebing
dan sayap jembatan (wing wall)
6. Terampil mengevaluasi system kerja waduk kecil, perancangan
kebutuhan dimensi, pelimpah ogee dan syphon, pompa
Deskripsi Isi :
Konsep dasar Hidrolika Bangunan Sumberdaya Air : 1. Lingkup dan
definisi; 2. Prinsip kerja sistim suplesi melalui saluran terbuka:
-Perancangan bendung, pintu air slus (sluice gate), bangunan ukur,
bangunan bagi; 3. Prinsip kerja sistim saluran drainase; -Perancangan
jaringan saluran drainase mikro; -Perancangan drainase jalan raya; 4.
Perancangan bangunan air pelengkap: crossworks, diversions, drop
sructures), tanggul, perkuatan tebing dan sayap jembatan (wing wall); 5.
Jenis dan sistim kerja waduk kecil: Perancangan kebutuhan dimensi,
pelimpah ogee dan syphon, pompa; 6. Model skala dan similitude
Learning : Rujukan Utama:
Material/Daftar Ven T. Chow (1959) Open Channel Hydraulics (reprinted 2009)
Rujukan Bureau of Reclamation (1987) Design of Small Dams, United
States Department of The Interior
Rangga, R.K.G. 1981. Flow Through Open Channels. New Delhi:
Tata McGraw Hill
Bambang, T. 1995. Hidraulika I. Beta Offset. Yogyakarta
Nama MK : Teknik Irigasi Lanjut

SKS/JS : 2 sks/2js

SCPL :
Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan dan menganalisis
keilmuan bangunan tahan gempa untuk bidang sumber daya air

CPMK : 1. Mampu bekerja secara mandiri maupun bekerja sama dalam tim
untuk melakukan asesmen terhadap berbagai aspek pada lingkup
system Irigasi dalam menyelesaikan masalah pemberian air irigasi
2. Mampu menganalisis konsep Sistem, Pengelolaan, dan Irigasi
3. Mampu menganalisis secara cermat dan teliti pemanfaatan Curah
hujan, Infiltrasi, Evaporasi dan Evapotranspirasi dalam Irigasi
4. Mampu menganalisis ketentuan dan peraturan
pemerintah.Sumberdaya alam dan Sumberdaya Air (Tanah, air,
energi, hutan, tambang ).
5. Mampu menganalisi rumusan Ketersediaan dan Kebutuhan Air
Irigasi
6. Terampil mengevaluasi system Evaluasi Pengelolaan Korporasi
Finansial Pasokan Air.
Deskripsi Isi :
Pendahuluan ( pengertian Sistem, Pengelolaan, dan Irigasi ).Ketentuan
dan peraturan pemerintah.Sumberdaya alam dan Sumberdaya Air
(Tanah, air, energi, hutan, tambang ).Pemanfaatan Curah hujan,
Infiltrasi, Evaporasi dan Evapotranspirasi dalam Irigasi.Rumusan
Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi.Kelembagaan dan
pemantauan.Pengenalan teori sistem.Simulasi desain sistem, dan analisis
sistem.Model Springer.Manajemen Konflik.Analisis Keputusan.Evaluasi
Sistem Pengelolaan.Korporasi Finansial Pasokan Air.
Learning : Rujukan Utama:
Material/Daftar Suryoputro, N. 2008. Konstruksi Bangunan Air: Jaringan Irigasi.
Rujukan Malang: Teknik Sipil FT UM.
Suryoputro, N. 2008. Konstruksi Bangunan Air: Bangunan Utama
Penyadap Air. Malang: Teknik Sipil FT UM.
Suwarno. 1981. Hidrologi: Pengukuran dan Pengengelolaaan Data
Aliran Sungai (Hidromtti). Bandung: Nova.
Bambang, T. 1995. Hidraulika I. Beta Offset. Yogyakarta
Nama MK : Manajemen Sumber Daya Air

SKS/JS : 2 sks/2js

SCPL :
Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan dan menganalisis
keilmuan bangunan tahan gempa untuk bidang sumber daya air

CPMK : 1. Mampu menganalisis aspek prinsip dan kebijakan pengelolaan


sumber daya air (di Indonesia) berikut perkembangannya
2. Mampu menganalisis secara cermat dan teliti aspek dan model
pengelolaan sumber daya air secara terintegrasi (Integrated Water
Resources ManagementI/IWRM) baik yang berskala nasional
maupun berskala internasional
3. Mampu menganalisis aspek pengelolaan berdasarkan regulasi dan
kebijakan pemerintah terkait 3 (tiga) pilar pengelolaan SDA yaitu
Pendayagunaan, Pengendalian Daya Rusak Air, Konservasi
4. Terampil mengevaluasi kasus pengelolaan SDA (atau proyek),
terpilih dalam suatu WPSA (Wilayah Pengelolaan Sumberdaya
Air) atau wilayah sungai
5. Mahasiswa mampu menyajikan hasil asesmen terkait permasalahan
SDA dalam bentuk dokumen tertulis yang sistematis dan mampu
mengkomunikasikannya secara lisan
Deskripsi Isi :
1. aspek prinsip dan kebijakan pengelolaan sumber daya air (di
Indonesia) berikut perkembangannya; 2. aspek dan model pengelolaan
sumber daya air secara terintegrasi (Integrated Water Resources
ManagementI/IWRM) baik yang berskala nasional maupun berskala
internasional; 3. aspek pengelolaan berdasarkan regulasi dan kebijakan
pemerintah terkait 3 (tiga) pilar pengelolaan SDA yaitu Pendayagunaan,
Pengendalian Daya Rusak Air, Konservasi; 4. aspek pendukung
pengelolaan sumber daya air yang meliputi hidro ekonomi; 5. Kasus
pengelolaan SDA (atau proyek), terpilih dalam suatu WPSA (Wilayah
Pengelolaan Sumberdaya Air) atau wilayah sungai
Learning : Rujukan Utama:
Material/Daftar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. Nomor: 11A/PRT/M/2006
Rujukan tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai.
IWRM Resources. http://www.gwp.org/en/The-Challenge/IWRM-
Resources/
GWP IWRM ToolBox: Useful Tool for Academia.
http://www.gwp.org/gwp-inaction/news-and-
Activities/GWPIWRM-ToolBox-A-useful-tool-for-academia-/
Mays, Larry W., 1996. Water Resources Handbook. McGraw-Hill.
Loucks, Eric D., 1998. Water Resources and the Urban
Environment. ASCE.
Beberapa Peraturan dan Kebijakan Naisonal, Provinsi, dan Daerah
terkait Pengelolaan Sumber Daya Air.