Anda di halaman 1dari 2

INTERVENSI

NAMA : An.Z RUANG : Anggrek


UMUR : 7 Tahun NO. REG : 234xxx
TGL/ DX. KEP TUJUAN INTERVENSI RASIONAL TTD
JAM
23 Defisit Nutrisi Setelah dilakukan SIKI (1.03119) MANAJEMEN 1. Dapat mengetahui status
Desembe b.d tindakan keperawatan NUTRISI nutrisi pasien sehingga dapat
r 2020 Ketidakmampuan 3x24 jam diharapkan Observasi melakukan intervensi yang
Mengabsorbsi keadekuatan asupan 1. Identifikasi status nutrisi tepat
Nutrien nutrisi untuk memenuhi 2. Identifikasi kebutuhan kalori dan jenis 2. Mencukupi kalori sesuai
kebutuhan metabolisme kebutuhan pasien dapat
nutrien
membaik. membantu proses
SDKI (D.0019) Dengan kriteria hasil : 3. Identifikasi perlunya penggunaan penyembuhan dan
- Porsi makan pasien selang nasogastrik menghindari terjadinya
meningkat 4. Monitor asupan makanan komplikasi.
- Pengetahuan tentang 5. Monitor berat badan 3. Feeding adalah memberikan
standart asupan nutrisi Terapeutik cairan nutrisi ke dalam
yang tepat 6. Lakukan oral hygiene sebelum makan, lambung pasien yang tidak
- Indeks masa tubuh mampu menelan. Membantu
jika perlu
pasien membaik pemberian makanan atau
- Frekuensi makan 7. Fasilitasi menentukan pedoman diet obat-obatan kepada pasien
membaik 8. Berikan makanan tinggi serat, protein yang dalam keadaan lemah
- Nafsu makan pasien dan kalori atau tidak sadar.
membaik Edukasi 4. Anoreksia dan kelemahan
9. Ajarkan pasien dan keluarga pasien dapat mengakibatkan
diet yang diprogramkan penurunan berat badan dan
SLKI (L.03030) malnutrisi yang serius.
Kolaborasi
5. Membantu dalam identifikasi
10. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk malnutrisi protein-kalori
menentukan jumlah kalori dan jenis pasien. khususnya bila berat
nutrien yang dibutuhkan. badan kurang dari normal.
6. Mulut yang bersih dapat
meningkatkan nafsu makan
7. Karena status gizi seseorang
menunjukkan seberapa besar
kebutuhan fisiologis individu
tersebut telah terpenuhi.
keseimbangan nutrisi antara
yang masuk dan yang
dibutuhkan untuk kesehatan
optimal sangatlah penting.
8. Memenuhi kebutuhan protein
yang hilang dan membantu
meringankan kerja hepar
dalam memproduksi protein,
9. Meningkatkan rasa
keterlibatakannya,
memberikan informasi
kepada keluarga untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi
pasien.
10. Sangat penting dan
bermanfaat dalam perhitungan
dan penyesuaian diet untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi
pasien dilakukan oleh tenaga
profesional yang tepat.

Anda mungkin juga menyukai