Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

“Puding Labu”

Proposal ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan

Dosen pengampu : 1. Ir. Wiryanto.M.M

2. Susi Purwanti., S.ST.M.Pd

Disusun oleh :

Anggi Maulida Permatasari P07220118066

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KALIMANTAN TIMUR


JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN
KELAS BALIKPAPAN
2021
A. Latar Belakang

Di Indonesia penyebaran buah labu kuning juga telah merata, hampir di


semua kepulauan nusantara terdapat tanaman buah labu kuning, karena di
samping cara penanaman dan pemeliharannya mudah buah labu kuning memang
dapat menjadi sumber pangan yang dapat diandalkan.
Perawatan tanaman waluh atau labu ini tidak ruwet/susah, waluh yang
tumbuh tidak perlu di beri pupuk khusus, kalau ingin diberi pupukpun tidak perlu
yang mahal dan susah, dengan memakai pupuk kandang dari kotoran hewanpun
dapat di berikan asalkan pupuk tersebut sudah didinginkan terlebih dahulu dengan
campuran tanah selama satu minggu, baru bisa di berikan untuk pupuk waluh.

Tanaman ini dapat menyesuaikan sendiri dengan keadaan alam yang


berubah-ubah, saat hujan ataupun di musim panas/kemarau tanaman ini tetap bisa
hidup dengan baik. Pada dataran hawa tinggi/dingin maupun dataran rendah
berhawa panas cocok ditanami tanaman waluh/labu ini. Tanaman waluh
cenderung menyukai lahan/tanah yang asam dengan ph 5-6,5. Dan Waluh
merupakan satu-satunya buah yang awet/tahan lama asal disimpan di tempat yang
bersih dan kering.

Buah labu  kuning juga merupakan jenis tanaman yang produktif sebab
setiap 1 hektar lahan dapat menghasilkan 20-40 ton buah buah labu kuning.
Labu kuning atau waluh merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A, B, dan C,
mineral, serta karbohidrat. Daging buahnya pun mengandung antiokisidan sebagai
penangkal pelbagai jenis kanker. Sifat labu yang lunak dan mudah dicerna serta
mengandung karoten (pro vitamin A) cukup tinggi, serta dapat menambah warna
menarik dalam olahan pangan lainnya. Tetapi, sejauh ini pemanfaatannya belum
optimal.
Waluh yang dipanen tua biasanya dikonsumsi setelah dikukus, dibuat
kolek atau sebagai substitusi pada produk pangan olahan seperti dodol, bolu, roti,
lapis dan makanan lainnya.
Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan buah waluh perlu adanya
penganekaragaman produk sehingga mendorong pemanfaatan waluh yang lebih
luas. Guna pemanfaatan lebih praktis, labu perlu diolah menjadi puding.

A.  Rumusan Masalah

1.    Apa manfaat dan kandungan gizi buah labu ?


2.    Bagaimana cara pembuatan puding labu kuning ?
3.    Berapa rancangan biaya pembuatan puding labu ?

B.  Tujuan

·         Dapat mengetahui manfaat dan kandungan gizi buah labu


·         Mengetahui cara pembuatan puding labu
·         Menetahui rancangan biaya pembuatan puding

C.  Luaran

1.      Supaya kita dapat memanfaatkan bahan alami menjadi konsumsi yang sehat dan
bergizi.
2.      Dapat berusaha sesuai kreativitas masing-masing.
3.      Mampu menghasilkan karya atau usaha-usaha baru yang menarik dan
berkualitas baik serta sehat.

D. Konsep Bisnis

Nama Usaha                             :  Puding Labu Kuning


Lokasi                                                 :  Toko-toko dan Kantin-kantin
Jenis Usaha                                         :  Usaha Kecil Menengah
Status                                                  :  Permulaan

1. Manfaat dan Kandungan Gizi Buah Labu

 Waluh atau Buah Labu adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di
Indonesia yang mana penanamannya tidak sulit, baik pembibitannya,
perawatannya, hasilnyapun cukup memberikan nilai ekonomis untuk
Masyarakat. Tanaman ini dapat ditanam di lahan pertanian, halaman
rumah atau tanah pekarangan yang kosong dapat kita manfaatkan. Intinya
tanaman ini dapat ditanam di daerah Tropis maupun Subtropis.
 Di sejumlah daerah labu kuning telah dimanfaatkan untuk berbagai macam
keperluan. Salah satunya sering dibuat sebagai bahan makanan selain itu
juga dapat sebagai kosmetik dan kesehatan.
 Waluh/Labu kuning juga sarat gizi, memiliki kandungan serat, vitamin,
dan karbohidrat yang  tinggi. Selain itu,didalam waluh juga  terkandung 34
kalori, lemak 0.8, 45mg kalsium, dan mineral 0.8 sehingga labu kuning
sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang tua, karena
kandungan gizi yang terdapat didalamnya sangat  baik untuk kesehatan
tubuh. Pada anak-anak dapat digunakan untuk menambah nafsu makan
dan sebagai obat cacingan.
 Menurut para ahli penelitian labu kuning dapat mencegah penyakit
degeneratif seperti diabetes mellitus (kencing manis),arterosklerosis
(penyempitan pembuluh darah), jantung koroner, tekanan darah tinggi,
bahkan bisa pula mencegah kanker. Pada buah labu kuning terdapat
kandungan kimia seperti saponin, flavanoid dan tanin.
 Kandungan kimia pada waluh inilah yang akan berfungsi untuk
mengurangi kadar gula dalam darah, menjadi sumber anti-bakteri dan anti-
virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas,
mengurangi terjadinya penggumpalan darah. Selain itu juga dapat
meningkatkan aktifitas vitamin C sebagai antioksidan mencegah oksidasi
LDL kolesterol yang dapat mengakibatkan kerusakan dinidng pembuluh
arteri ( proses awal terjadinya atherosklerosis) dan menghambat
penggumpalan keping-keping darah sehingga baik untuk orang yang sudah
mulai penempelan kolesterol pada dinding pembuluh darah atau orang
pasca serangan/stroke, serta dapat digunakan sebagai pengikat protein dan 
pelindung protein dari degradasi mikroba rumen.

Selain itu masih ada manfaat lain yaitu :

 Karotenoid alami. Karotenoid adalah salah satu jenis fito-kimia yang


berkhasiat sebagai antioksidan. Sebagian besar karotenoid-nya berbentuk
beta karoten, yaitu pigmen warna kuning-oranye. Setelah dicerna tubuh,
beta karoten dapat berubah menjadi vitamin A yang berkhasiat untuk
kesehatan mata, kulit, kekebalan tubuh, juga reproduksi. Selain itu,
antioksidan dapat mencegah penyakit kanker dan jantung (yang
merupakan “penyebab” kematian nomor 1 di dunia).
 Vitamin C yang berperan dalam menjaga metabolisme tubuh, kekebalan
tubuh, dan sebagai antioksidan.
 Zat besi yang berperan dalam produksi hemoglobin dan menyokong
sistem kekebalan tubuh.
 Kalium yang mengatur keseimbangan elektrolit tubuh.
 Kaya serat yang dapat mengurangi sembelit (a.k.a susah BAB).
 Rendah lemak, jadinya aman buat Anda yang takut gemuk atau takut
bertambah gemuk.

Oleh karena itu, waluh sangat bagus untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena
memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Apalagi dengan
harganya yang terjangkau dan mudah didapat  sehingga memudahkan masyarakat
untuk mengkonsumsinya.
2. Cara Pembuatan Puding Buah Labu

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat puding buah labu yaitu :

  4 kg buah labu kuning


  20 Bungkus agar-agar putih
  6000 cc susu cair
  2500 gram gula pasir
  10.000 cc air putih (60 gelas besar air putih)

Cara Pembuatan Puding Labu cukup sederhana yaitu :

o Kupas buah labu kuning bemudian potong sesuai ruas yang terdapat pada
buah labu.
o Cuci hingga bersih.
o Siapkan air yang dimasak di panci dan diberi tarangan atau saringan untuk
mengukus buah labu, kira-kira ¼ dari ukuran panci.
o Setelah air mendidih masukkan buah labu diatas tarangan.
o Tunggu hingga matang kira-kiara ¼ jam.
o Setelah matang gerus atau tumbuk buah labu yang sudah matang hingga
halus dan tidak ada lagi yang menggelondong.
o Kemudian Rebus agar-agar putih, susu, gula pasir hingga mendidih sambil
diaduk-aduk terus agar susu tidak pecah.
o Setelah agar-agar mendidih campurkan buah labu yang sudah matang dan
halus.
o Kemudian diaduk sampai rata.
o Setelah itu tuangkan puding buah labu pada cetakan dan tunggu hingga
mengeras.
3. Perencanaan Pemasaran

Analisis Target Pasar

Dalam berbagai jenis usaha apapun baik jasa, dagang maupun industri
kegiatan pemasaran adalah hal yang harus dipersiapkan sebaik mungkin karena
tingkat kepentingannya yang sangat tinggi. Dan pemasaran sendiri berarti suatu
sistem keseluruhan kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan,
menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang
dapat memuaskan kebutuhan pembeli yang berminat.
Mengingat pentingnya pemasaran tersebut, maka usaha mikro inipun harus
menentukan segmen pasarnya. Selanjutnya sesuai dengan pengertian pasar ialah
sekelompok orang yang mempunyai uang untuk dibelanjakan, mempunyai
kemauan, dan kewenangan untuk melakukan pembelian, maka segmentasi
pasar PUDING LABU KUNING ini terdiri beberapa faktor:
1) Faktor Geografis               :  Toko-toko dan Kantin-kantin
2) Faktor Demografis            :
a. Usia  : semua usia
b. Jenis Kelamin : pria dan wanita

Usaha PUDING LABU KUNING ini merupakan usaha yang menjanjikan,


karena peminatnya yang hampir merata di setiap kalangan masyarakat atau siapa
saja bisa menikmatinya.

4. Pasar Sasaran (Targeting Market)

Peluang pasar dari usaha ini cukup luas segmen pasarnya dengan sasaran
utama masyarakat.

5. Rancangan Biaya

1. Labu kuning 4 kg 4 x Rp.3000,- = Rp.12.000,-


2. Gula pasir 1 kg 1 x Rp.12.500,- = Rp.12.500,-

3. Agar-agar 20 bungkus 20 x Rp.4.000,- = Rp.80.000,-

4. Susu bubuk 1 kg 1 x Rp.30.000,- = Rp.30.000,-

5. Nampan plastik 4 buah 4 x Rp.10.000,- = Rp.40.000

6. Plastik ¼ kg 2 bungkus 2 x Rp.2000 = Rp.4000,-

Jumlah harga pokok = Rp.166.500,-

·      Harga penjualan :

 Satu nampan plastik puding labu di potong menjadi 20 potong puding labu
kuning.
 Satu potong puding labu Rp.4000,-
 Pendapatan yang akan dihasilkan, 200 potong puding labu kuning x Rp.4000
= Rp.800.000,-

·         Laba Bersih :

 Penghasilan - Jumlah Harga pokok

Rp.800.000 – Rp.166.500 = Rp.633.500,-

Kesimpulan

Bisnis puding labu ini diharapkan supaya mendapat laba. Selain itu setelah
berhasil dapat mendirikan usaha lebih besar dan lebih maju serta dapat merekrut
karyawan di daerah sekitar.
Usaha ini rencananya akan di jual di toko-toko dan kantin-kantin. Karena
puding labu ini mudah membuat perut kenyang dan lidah rasanya nikmat dengan
rasa manisnya.
Apabila mengkonsumsi puding labu akan merasa lebih sehat karena labu
kaya akan gizi dan kesehatan tubuh kita.

Anda mungkin juga menyukai