Anda di halaman 1dari 30

STOKIOMETRI

Muhammad ardiyansyah, M.Si


TUJUAN PEMBELAJARAN:

• MEMAHAMI PENYETARAAN REAKSI KIMIA

• Memahami tentang larutan (molaritas, molalitas,


normalitas, ppm, pengenceran, pencampuran)
STOKIOMETRI

• kata bahasa Yunani yaitu Stoicheion yang berarti “unsur”


dan Metron yang berarti “pengukuran”.

• Stoikiometri mempelajari tentang kuantitas zat dalam suatu reaksi


kimia.
STOKIOMETRI

• REAKTAN: Zat (substansi) awal dalam reaksi kimia, di sebelah kiri


persamaan kimia

• PRODUK: zat yang dihasilkan dalam reaksi kimia, di sebelah kanan


persamaan kimia
CONTOH :

2Na(s)+HCl(aq)⟶2NaCl(aq)+H2(g)
REAKTAN PRODUK
PENYETARAAN REAKSI
• C6H12O6 (aq) + ?? O2 (g) → ??? CO2(g) + ??? H2O(g)
JAWABAN
C6H12O6 (aq) + 6 O2 (g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(g)
CONTOH :
CONTOH
Berapa mol oksigen yang dibutuhkan untuk
membakar glukosa 2 mol ??
C6H12O6 (aq) + 6 O2 (g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(g)

Jawaban :

= koefisien O2 X 2 mol = 12 mol


koefisien glukosa
PEREAKSI PEMBATAS
• Pereaksi yang benar benar habis digunakan dalam bereaksi.

C6H12O6 (aq) + 6 O2 (g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(g)

Dimana reaksi pembatas ???


CONTOH
C6H12O6 (aq) + 6 O2 (g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(g)

Diketahui 2 gram glukosa dibakar dengan 8 gram oksigen,

berapa gram CO2(g) yang terbentuk ???


Jawaban
• C6H12O6 (aq) + 6 O2 (g) → 6 CO2(g) + 6 H2O(g)

• Mol glukosa = 2 g/180 g/mol = 1/90 mol =0.01 mol


• Mol O2 = 8/32 = 0.25 mol

Perbandingan n glukosa = 0.01 mol / 1 = 0.01 mol

Perbandingan n O2 = 0.25 mol /6 = 0.04 mmol

Jadi pereaksi pembatasnya adalah glukosa


Jawaban :
• 6 x 0.01 mol = 0.06 mol CO2 yang terbentuk
1

= 0,06 x 44 gram/mol

= 2,64 gram CO2


LARUTAN

•Larutan dibedakan atas :

• Zat pelarut (solvent)

•Zat terlarut (solute)


Larutan gula

Gula (solute)

Air (solvent)
JENIS LARUTAN :
• Kemampuan daya hantar listrik

• Contoh larutan elektrolit: larutan garam dapur


(NaCl), larutan cuka (CH3COOH), larutan H2SO4,
air laut

• Contoh larutan nonelektrolit : larutan gula,


larutan alkohol, larutan urea
Larutan
elektrolit

Lemah :
Kuat :air aki,
asam cuka,
HCL
NH4OH
KONSENTRASI LARUTAN
Konsentrasi

•Ppm
•Persen
•Molaritas
•Molalitas
•Normalitas
Molaritas
• jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan.

𝑛 𝑔𝑟𝑎𝑚
•M= = / 1000 mL
𝑉 𝑀𝑟
Molalitas
• suatu jumlah mol zat terlarut dalam tiap satuan berat pelarut
(kg)

𝑛 𝑔𝑟𝑎𝑚
•M= = / 1000 gram
𝑉 𝑀𝑟
Normalitas
• jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam tiap satuan volume
larutan

𝑛 𝑥 𝑒𝑞
•M =
𝑉
Normalitas
• Larutan yang diketahui prosentasenya
H2SO4 96 % =

• N=( ( 10x%xberat jenis)xvalensi)/BM


• N=( ( 96%x1,84 kg/L)x2)/98,08
• N=36 N
Persen %)
• Persen (V/V) = (volume zat terlarut/volume total) x 100%

• Persen (berat/Volume) = (massa zat terlarut/volume total) x


100%

• Persen (berat/berat) = (massa zat terlarut/berat total) x 100%


ppm
• Part per sejuta = mg/ L
Fraksi mol

Fraksi mol ialah sebuah


perbandingan jumlah mol
dari suatu komponen
larutan dengan jumlah
mol keseluruhan
komponen larutan.
PENGENCERAN
• Untuk mendapatkan knsetrasi larutan yang lebih kecil

•M1 . V1 = M2 . V2
Pencampuran
• Mencampurkan dari kedua jenis larutan Yang berbeda
konsentrasinya

𝑀1.𝑉1+𝑀2.𝑉2
•M3 =
𝑉1+𝑉2
TERIMAKASIH