Anda di halaman 1dari 3

DISKUSI 4 MPDR5202 STATISTIKA PENDIDIKAN SEMESTER 2020/21.

1
Panitia seleksi pemberian beasiswa suatu perusahaan hendak memperbaiki kualitas
pemilihan calon mahasiswa yang akan diberikan pembiayaan pendidikan jenjang
sarjana. Sebagai bahan pertimbangan panitia menggunakan hasil seleksi sebelumnya.
Pada hasil seleksi tahun 2019 diperoleh informasi bahwa hasil tes yang diikuti 40 orang
calon peserta yang memenuhi syarat administrasi memiliki nilai rata-rata adalah 4,5
(skala 0 – 10), simpangan baku 0,92, dan terpilih 5 orang dengan nilai tes lebih dari
5,56. Namun, jika melihat pelamar pada tahun 2018 diperoleh 100 orang calon peserta
yang memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti tes yang diadakan oleh panitia.

Berdasarkan informasi tersebut, panitia seleksi pemberian beasiswa memutuskan untuk


membuat dua skenario pemilihan calon mahasiswa yang akan dibiayai. Skenario
pertama, jika calon pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi berjumlah 50
orang maka akan dipilih calon peserta dengan nilai tes lebih dari 5 (skala 0 – 10).
Selanjutnya, jika calon pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi berjumlah
100 orang maka akan dipilih calon peserta dengan nilai tes lebih dari 6 (skala 0 – 10).

Menurut Anda, berdasarkan informasi nilai rata-rata dan simpangan baku hasil seleksi
pada dua tahun sebelumnya tersebut (dengan asumsi hasil tes calon peserta
berdistribusi normal), apakah kedua skenario tersebut dapat memilih 5 calon peserta
yang akan mendapat beasiswa dari panitia seleksi pemberian beasiswa tersebut? Jika
hanya salah satu skenario yang relevan, bagaimana cara panitia memperbaiki aturan
pada skenario yang tidak relevan?

Tujuan Diskusi Sesi 4


Dapat memahami kurva normal, normal baku dan kegunaanya.

Tanggapan Diskusi Sesi 4


Berdasarkan informasi nilai rata-rata dan simpangan baku hasil seleksi pada dua
tahun sebelumnya (dengan asumsi hasil tes calon peserta berdistribusi normal), yaitu
nilai rata-rata adalah 4,5 (skala 0 – 10), dan simpangan baku 0,92. Distribusi normal
merupakan salah satu jenis distribusi dengan variabel acak yang kontinu. Maka, untuk
mengubah distribusi normal umum menjadi distribusi normal standar, maka harus
menggunakan nilai Z, dengan rumus sebagai berikut :
𝑋−𝜇
Z= =0,11
𝜎

dengan keterangan, yaitu :


Z= variabel normal standar
X=nilai variabel random
rata-rata variabel random
5
𝜎 = simpangan baku variabel random
maka :
a. Skenario pertama,
Jika calon pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi berjumlah 50 orang. Maka
akan dipilih calon peserta dengan nilai tes lebih dari 5 (skala 0 – 10).
Jawab :
n=50 orang, μ = 4,5, σ = 0,92, X1 = 5
Kita cari terlebih dahulu nilai Z
𝑋1−μ 5−4,5
Z1 = σ
= 0,92
= 0,54

Banyak peserta tes dengan nilai tes lebih dari 5 (skala 0 – 10) adalah :
P = (X > X1)= (X > X1)
P = (X > 5) = P (Z > 0,54)
= 1-P (Z > 0,54)
= 1-0,7054
= 0,2946
Banyak peserta tes yang nilainya di atas 5 adalah : = 0,2946 x 50 = 14,73 dibulatkan
menjadi 15. Jadi banyak peserta tes yang nilainya di atas 5 adalah 15 orang peserta
b. Skenario kedua,
Jika calon pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi berjumlah 100 orang.
Maka akan dipilih calon peserta dengan nilai tes lebih dari 6 (skala 0 – 10).
Jawab :
n=100 orang, μ = 4,5, σ = 0,92, X1 = 6
Kita cari terlebih dahulu nilai Z
𝑋1−μ 6−4,5
Z1 = σ
= 0,92
= 1,63
Banyak peluang peserta tes dengan nilai tes lebih dari 6 (skala 0 – 10) adalah :
P = (X > X1)= (X > X1)
P = (X > 6) = P (Z > 1,63)
= 1-P (Z > 1,63)
= 1- 0,9484
= 0,0516
Banyak peserta tes yang nilainya di atas 6 adalah :
= 0,0516 x 100 = 5,16 dibulatkan menjadi 5
Jadi banyak peserta tes yang nilainya di atas 6 adalah 5 orang peserta

Pertanyaan : Apakah kedua skenario tersebut dapat memilih 5 calon peserta yang akan
mendapat beasiswa dari panitia seleksi pemberian beasiswa tersebut?
Berdasarkan perhitungan tersebut maka :
a. Skenario yang relevan adalah skenario kedua, karena memilih tepat 5 orang
calon peserta penerima beasiswa, yaitu :
Jika calon pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi berjumlah 100 orang.
Maka akan dipilih calon peserta dengan nilai tes lebih dari 6 (skala 0 – 10).
b. Dan skenario yang tidak relevan adalah skenario pertama karena menghasilkan 15
calon peserta sehingga panitia harus melakukan seleksi ulang. Maka cara panitia
memperbaiki aturan pada skenario yang tidak relevan yaitu dengan cara mengurangi
jumlah peserta. Banyak peserta tes untuk mencari 5 orang calon penerima beasiswa
dengan nilai lebih dari 5 adalah :
0,2946 x n= 5
5
n=
0,2946 = 16,97 dibulatkan menjadi 17
sehingga untuk membuktikannya kita masukkan nilai n :
X = 0,2946 x 17 =5,0082 dibulatkan menjadi 5 sesuai dengan nilai diatas 5
Jadi cara panitia untuk memperbaiki aturan pada skenario yang tidak relevan yaitu
dengan cara mengurangi jumlah peserta tes menjadi 17 orang.

IRMA KARTIKASARI
530050781 UPBJJ BOGOR

Anda mungkin juga menyukai