Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN STATUS KLINIK

FISIOTERAPI
PRODI S1 FISIOTERAPI
UNIVERSITAS ’AISYIYAH YOGYAKARTA

NAMA MAHASISWA : Rini Astuti


N.I.M. : 1710306065
LAHAN RS/KLINIK : PASI

I. Identitas Pasien
Nama Pasien : A.H
Umur : 17 tahun
Jenis Kelamin : Laki - laki
Alamat : Sinduadi, Depok, Sleman
Pekerjaan : Atlet sepak bola

II. Keluhan Utama


Pasien mengeluhkan nyeri pada betis sebelah kanan saat digunakan untuk
berlari dan berjinjit.

III. Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien mengeluhkan nyeri pada betis sebelah kanan saat digunakan untuk berlari
dan berjinjit sejak 2 hari yg lalu.

IV. Riwayat Penyakit Penyerta :


Tidak ada

V. Vital Sign (BP, RR, HR, TB,BB)


 DN : 82/menit
 RR : 28/menit
 TD : 120 mm/hg

VI. Pemeriksaan Fisik


Inspeksi/Observasi
 Statis :
Posisi berdiri:
o Tampak m.gastrocnemius kaki kanan lebih besar dari kaki kiri
 Dinamis
o Saat berjalan ekspresi pasien terlihat tidak menahan rasa sakit.
Palpasi :
o Suhu local meningkat
o Adanya nyeri tekan pada m.gastrocnemius kaki kanan.
o Adanya spasme m.gastrocnemius kaki kanan.

VII. Pemeriksaan Khusus


- Test Nyeri menggunakan VAS
Nyeri VAS = 4

- Tighness Hamstring (+)


- Cenderung menggunakan sisi lateral kaki kiri, badan condong ke kiri

VIII. Problem Fisioterapi


- Adanya nyeri m. Gastrocnemius pada kaki kanan.
- Adanya spasme pada m. Gastrocnemius kaki kanan.
- Adanya nyeri saat jinjit

IX. Diagnosis Fisioterapi


- Impairment :
 Adanya nyeri pada m. Gastrocnemius kaki kanan
 Adanya spasme m. Gastrocnemius kaki kanan
 Adanya nyeri saat jinjit

- Fungsional limitation :
o Pasien terhambat berlari kencang karena saat berlari terasa nyeri
pada m.gastrocnemius kaki kanan.

- Partisipation Restriction:
o Pasien mampu melakukan aktivitas seperti biasa namun saat
berlatih berlari tersaa nyeri dan saat untuk jinjit juga terasa nyeri
X. Underlying Procces

Latihan rutin
seminggu 3 kali

Pasien seorang atlet sepak bola membutuhkan


power, kecepatan saat berlari

m. gastrocnemius mengalami stress karena dipaksa


terus untuk bekerja secara cepat, saat otot tak mampu
lagi menahan tekanan maka terjadi strain

STRAIN M. GASTROCNEMIUS

Mekanisme Peradangan

Suhu lokal meningkat Nyeri pada


m.gastrocnemius kanan

FISIOTERAPI

RICE Myofacial Pedal excercise


realese

Mengurangi nyeri

Meningkatkan aktivitas
fungsional sehari - hari

XI. Tujuan Fisioterapi


- Jangka pendek :
 Mengurangi Nyeri
 Mengurangi spasme
- Jangka panjang :
 Melanjutkan jangka pendek
 Meningkatkan kemampuan fungsional

XII. Intervensi Fisioterapi


- RICE
- Myofacial reales
- Kinesiotaping
- Pedal excercise

XIII. Pelaksanaan Intervensi Fisioterapi :


1. RICE
RICE adalah singkatn Rest, Ice, compression, elevation
Rest mengistirahtkan bagian yang cidera, lalu kompres dengan es, kompresi
yaitu tekanan yang diberikan oleh ice dengan menggunakan elastis verban, lalu
elevasi meninggikan bagian yang mengalami cidera melebihi jantung sehingga
dapat membantu mendorong cairan keluar dari pembekakan, juga membantu
pembuluh darah vena untuk mengembalikan darah dari area cedera ke jantung
sehingga mencegah akumulai atau pooling darah di area cedera, bagian yang
mengalami cedera diangkatsehingga berada pada 15 25 cm diatas ketinggian
jantung.
a. Posisi pasien : tengkurap
Posisi therapis : berada disamping pasien dekat kaki
Pelaksanaan : Terapis menempelkan ice pack pada daerah betis kaki kanan
b. Timer : 10 – 15 menit setiap 2 jam

2. Myofacial Realese
Posisi pasien : tidur telentang
Posisi terapis : disamping kaki sebelah kanan
Penatalaksanaan : berikan tekan ringan menggunakan jari tangan kearah atas
pada daerah yang nyeri
Dosis : 5 menit.

3. Pedal exercise
Pelatihan pedal exercise, dengan kita menggerakkan pergelangan kaki maka
akan terjadi mekanisme “pumping action”. Reaksi pumping action yang ritmis
akan membantu memindahkan produk sampah atau zat-zat iritan penyebab nyeri
otot kembali ke jantung. Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi ketegangan
calf muscle dan meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Pumping action pada
venous dan lymphatic akan meningkatkan kelenturan jaringan lunak sehingga
menurunnya nyeri regang, dan meningkatkan elastisitas jaringan ikat, yang
diantaranya pada ankle.
Teknik Pedal exercise Gerakan ankle kearah dorso fleksi secara ritmis Dengan
menggerakkan ankle kearah dorso- plantar fleksi maka akan terjadi kontraksi
otot yang akan menimbulkan reaksi pumping action dilakukan selama 20 detik.

XIV. Edukasi
1. Agar pasien melakukan pemanasan secara maksimal sebelum berlari
2. Jika nyeri bisa dicompres ice dilapisi handuk
3. Lakukan latihan pedal excercise

XV. Evaluasi dan Hasil Akhir Terapi


Seorang pasien bernama a.h setelah 3 kali di fisioterapi sudah mengalami
perubahan nyeri berkurang menjadi Nilai VAS = 2

Yogyakarta, 09 Januari 2019

Agung Hanafi, S.Fis


Clinical Educator

Catatan:

Anda mungkin juga menyukai