Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MANAJEMEN KEPERAWATAN

ROLE PLAY

“RONDE KEPERAWATAN”

Disusun Oleh :

KELOMPOK 11

Asmaul Janah : 17111024110018

Dewi Puspita Sari : 17111024110029

Nuryani : 17111024110088

Renita Bayuningtyas : 17111024110096

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR

SAMARINDA

2021
A. Definisi

Ronde Keperawatan adalah suatu tindakan yang dilaksanankan oleh perawat,


di samping klien dilibatkan untuk membahas dan melaksanakan asuhan keperawatan
akan tetapi pada kasus tertentu harus dilakukan oleh perawat primer dan atau
konselor, kepala ruangan, perawat assosciate, dan perlu juga melibatkan seluruh
anggota tim(Nursalam, 2014).

Ronde keperawatan merupakan proses interaksi antara pengajar dan perawat


atau siswa perawat dimana terjadi proses pembelajaran. Ronde keperawatan dilakukan
oleh teacher nurse atau head nurs dengan anggota stafnya atau siswa untuk
pemahaman yang jelas tentang penyakit dan efek perawatan untuk setiap
pasien(Saleh, 2012).

Beberapa pengertian diatas dapat diambil kesimpulan ronde keperawatan


adalah suatu tindakan yang dilaksanankan oleh perawat, di samping klien dilibatkan
untuk membahas dan melaksanakan asuhan keperawatanuntuk pemahaman yang jelas
tentang penyakit dan efek perawatan untuk setiap pasien.

B. Tujuan

Menurut Nursalam (2002), tujuan dari ronde keperawatan yaitu :

 Menumbuhkan cara berfikir secara kritis.


 Menumbuhkan pemikiran tentang tindakan keperawatan yang berasal dari
masalah klien.
 Meningkatkan validitas data klien.
 Menilai kemampuan justifikasi.
 Meningkatkan kemampuan dalam menilai hasil kerja.
 Meningkatkan kemampuan untuk memodifikasi rencana perawatan.
 Meningkatkan kemampuan menentukan diagnosis keperawatan.

C. Manfaat

 Masalah pasien dapat teratasi.

 Kebutuhan pasien dapat terpenuhi.

 Terciptanya komunitas keperawatan yang profesional.

 Terjalinnya kerja sama antartim kesehatan.

 Perawat dapat melaksanakan model asuhan keperawatan dengan tepat dan benar.
SKENARIO ROLE PLAY RONDE KEPERAWATAN

PERAN :

 Asmaul Janah : PP1 dan Konselor


 Dewi puspita sari : Karu dan Pasien
 Nuryani : Konsultan
 Renita Bayuningtyas : PP

PRA RONDE KEPERAWATAN

PP mendatangi kantor kepala ruangan untuk konsultasi masalah pasien kelas 1.

PP : Ass, permisi bu…

KARU : wslm, silahkan masuk dan silahkan duduk.

PP :Terimakasih bu, saya menghadapi bu ingin mengkonsultasikan masalah pasien Ny.S


dan meminta saran ibu.

KARU : Ya silahkan, apakah ada masalah dengan pasien tersebut.

PP : Ya bu, pasien Ny.S datang dengan keluhan sesak dan diagnosa medis yang
ditemukan adalah Ca Mamae dan Efusi Pleura. Setelah dirawat selama 10 hari dan sudah
diberi tindakan keperawatan dan tindakan medis seperti punksi pleura ternyata sesak yang
dialami Ny.S masih belum berkurang maka dengan ini saya meminta ijin kepada ibu untuk
mengadakan ronde keperawatan.

KARU : Lalu apakah kamu sudah menyiapkan tim ronde dan siapakah yang akan kamu ajak
untuk menjadi tim ronde keperawatan serta kapan pelaksanaanya?

PP : Sudah bu, rencananya besok akan dilakukan ronde keperawatan kemudian saya
mengajak perawat Nur, Puspita dan Nita serta mengundang dokter Nuryani sebagai konsultan
dan dokter Asmaul sebagai konselor.

KARU : Baiklah kalau memang sudah siap silahkan kamu lanjutkan dan persiapkan yang
perlu di persiapkan.

PP : Terimakasih bu, saya permisi dahulu.


Setelah masalah perijinan sudah selesai, kemudian PP mengunjungi ke kamar pasien Ny.S
untuk melakukan inform concent dan meminta persetujuan untuk dilakukan ronde
keperawatan.

PP : Ass, permisi bu… bagaimana kondisi ibu hari ini…

Px : Wslm, silahkan sus, seperti biasa masih sesak tapi lumayan sudah agak berkurang.

PP : Begini ya bu, untuk menindak lanjuti masalah penyakit yang masih dirasakan ibu
maka saya berencana untuk mengadakan ronde keperawatan. Ronde keperawatan ini adalah
suatu pemecahan masalah keperawatan yang belum terselesaikan yang nantinya pemasalahan
ini akan diberikan solusi oleh dokter ahli dan tim medis lainnya. Tujuan tindakan ronde
keperawatan ini adalah untuk menyelesaikan permasalah yang masih dirasakan ibu saat ini.
Untuk itu saya meminta ijin kepada ibu untuk mengadakan ronde keperawatan besok pagi
dan mohonibu untuk mengisi formulir persetujuan tindakan ronde keperawatan.

Px : Saya setuju saja asalkan sesak saya bisa segera sembuh.

PP : Baiklah terimakasih atas persetujuan anda dan saya permisi dahulu.

RONDE

KARU, PP dan tim ronde keperawatan berkumpul di ners station.

KARU : Ass, terimakasih atas kehadirannya dan hari ini kita akan mengadakan ronde
keperawatan. Silahkan kepada PP 2 untuk memperkenalkan tim ronde dan menyampaikan
permasalahan pada pasien Ny.S

PP : Trimakasih, disini saya akan memperkenalkan tim ronde keperawatan yaitu PP1
Asmaul, PA1 dan 2 adalah Puspita dan Nita. Permasalahannya adalahNy.S sudah dirawat
selama 10 hari dengan diagnose effuse pleura dan Ca mamae dan keluhan yang masih
dirasakan pasien adalah sesaknya masih ada meskipun sudah dilakukan tindakan punksi
pleura dan tindakan kepeawatan. Maka dari itu saya mengadakan ronde keperawatan yang
bertujuan untuk meminta saran kepada semuanya untuk menyelesaikan masalah Ny.S.

PP1 : Baiklah saya akan melihat pasien bernamaNy.S untuk menyamakan data yang sudah
ada bersama PA.

PP 1 bersama PA mendatangi pasien untuk validasi data.


PP1 : Ass, permisi bu kami dari tim ronde keperawatan bermaksud untuk menanyakan
perihal yang masih dirasakan ibu saat ini.

Px : Wslm, silahkan…

PP1 : Bagaimana kondisi ibu saat ini apakah masih sesak atau ada keluhan tambahan.

Px : Alhamdulillah sesak sudah agak berkurang.

PP1 : “Melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan segala hal yang diperlukan untuk
menunjang data yang sudah ada”

Px : “Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh perawat”

PP1 : Baiklah terimakasih dan kami mohon undur diri.

Setelah validasi data dari pasien, tim ronde kembali ke ners station untuk menindak lanjuti
dan membahas masalah yang ada.

KARU : Untuk mempersingkat waktu saya persilahkan kepada PP, PA dan konselor
untuk memberikan solusi atau intervensi lanjutan yang akan diberikan kepadaNy.S

PP1 : Setelah saya validasi data kepada pasien langsung, saya mendapatkan
bahwasannya sesak pasien sudah agak berkurang tetapi masih agak berat untuk melepas
oksigen. Menurut dokter bagaimana mengatasi sesak pasien?

Konsultan :Sebenarnya penyakit dasar Ny.Sadalah Camamae jadi effuse pleura ini
merupakan dampak dari kanker stadium lanjut yang sudah bermetastase ke jaringan lainnya
sehingga meskipun dilakukan tindakan medis (punksi) berulang kali tetapakan timbul cairan
pada cavum pleura maka dari itu dilakukan pleurodesis, harapannya cairan tidak akan
kembali pada cavum pleura.

PP : Lalu apakah nyeri akibat pleurodesis dan hipertermi tidak akan


mengakibatkan efek lainnya?

Konselor ; Pleurodesis merupakan perlekatan antara lapisan pleura agar


terjadiperadangan yang nantinya akan mencegah terjadinya pemasukan cairan kembali pada
pleura sehingga reaksi yang diinginkan untuk mengetahui pleuraldisis berhasil adalah adanya
nyeri dan hipertermi.

PP : Lalu bagaimana untuk mengatasi agar sesaknya dapat berkurang?


Konsultan : Sebenarnya Ny.S sudah membaik tetapi yang harus dilakukan adalah melatih
pasien untuk melepas oksigen, melakukan mobilisasi bertahap dan control pasien pulang
adalah poli penyakit paru dan poli penyakit dalam.

KARU : Baiklah saya rasa sudah cukup pelaksanaan ronde keperawatan ini dan
terimakasih atas partisipasinya dan saya ucapkan terimakasih wassalam.

Anda mungkin juga menyukai