Anda di halaman 1dari 30

BAB IV

KEGIATAN AKTUALISASI - HABITUASI

A. Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan


Rumah sakit adalah suatu organisasi yang dilakukan oleh tenaga medis
profesional yang terorganisir baik dari sarana prasarana kedokteran yang permanen,
pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis
serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien. Berdasarkan Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, menjelaskan
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan
rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Gawat Darurat adalah keadaan klinis
pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan
pencegahan kecacatan lebih lanjut. Dokter adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi
tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang
berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
pada sarana pelayanan kesehaan. Pasien adalah setiap orang yang melakukan
konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang
diperlukan, baik secara langsung maupun tidak langsung di Rumah Sakit.

1. Melaksanakan konsultasi dengan coach dan mentor tentang rancangan


aktualisasi.
Urutan kegiatan secara terperinci tercantum dalam tabel 4

Tabel 4.1 Kegiatan 1

Uraian Kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Berkonsultasi dengan coach dan mentor tentang
rancangan Aktualisasi.
Tanggal pelaksanaan 24 September– 04 Oktober 2019
Lokasi PUSKESMAS PENANGGAL
Output  Terjalin nya kerjasama yang baik dengan
atasan dan petugas rekam medis
 Tersusunnya tahapan kegiatan selanjutnya

26
Uraian Kegiatan Keterangan
yang akan dilakukan
 Persetujuan hasil rancangan
 Saran-saran
Tahapan kegiatan 1. Melakukan konsultasi terkait judul dan
konsep rancangan aktualisasi dengan kepala
puskesmas dan petugas rekam medis
2. Meminta masukan dan saran dari kepala
puskesmas terkait konsep aktualisasi

Aktualisasi dan Habituasi 1. Akuntabilitas (bertanggung jawab)


Nilai Nilai Dasar PNS
Konsultasi dan koordinasi dengan tujuan yang
dalam Kegiatan (ANEKA)
jelas,jujur dan tanggung jawab
2.Etika publik ( sopan, santun,cermat )
Berkonsultasi dengan kepala puskesmas untuk
mendapatkan izin dilakukan dengan bahasa
yang sopan dan santun serta sikap
menghormati. Cermat dalam menemukan
permasalah sebagai dasar pembuatan judul.
3. Komitmen mutu (inovasi)
Membuat inovasi dalam pendekatan aktif dan
sosialisasi
4. Nasionalisme (inovasi)
Membuat inovasi dalam pendekatan aktif dan
sosialisasi
5. WOG (koordinasi)
Melakukan koordinasi dengan kepala
puskesmas

1. jika maksud dan tujuan tidak akan


tersampaikan dengan baik, maka pimpinan akan
Dampak jika nilai- nilai
sulit memahami.
dasar PNS tidak
dilaksanakan 2. Jika konsultasi tidak dilakukan dengan
bahasa yang baik dan sopan serta sikap
menghormati kepada kepala puskesmas, maka
tidak akan terjalin komunikasi yang baik
sehingga maksud tidak tersampaikan dan izin
tidak didapatkan. Begitu pula halnya jika tidak

27
Uraian Kegiatan Keterangan
berkoordinasi dengan pemegang program dan
promkes tidak menggunakan bahasa yang
sopan dan baik, maka tidak akan terjalin
kerjasama dan koordinasi yang baik.
.
Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam “Terwujudnya
pada Visi dan Misi masyarakat di wilayah Puskesmas Penanggal
Organisasi
yang sehat dan mandiri.” juga pada misi yaitu :
1. meningkakan kesadaran, kemauan dan
Meningkatkan pelayanan kesehatan yang
bermutu dan terjangkau
2. Meningkatkan lingkungan dan perilaku
yang sehat
3. Meningkatkan pemberdayaan
masyarakat dalam pembangunan
berwawasan kesehatan
Kontribusi output kegiatan memperkuat nilai nilai Terwujudnya misi
terhadap nilai-nilai puskesmas yaitu “Meningkatkan pelayanan
organisasi kesehatan yang bermutu dan terjangkau”
Kendala Kesulitan untuk berkumpul lagi dan bertukar
informasi setelah pertemuan
Strategi penyelesaian Menyesuaikan jadwal
Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
dapat PNS dapat memunculkan dan membiasakan
sikap menghormati , berkata kata dengan sopan
dan santun.

2. Mengumpulkan data kelengkapan rekam medis

28
Pengumpulan data merupakan kegiatan awal yang dilakukan untuk mengetahui
jumlah cakupan kelengkapan rekam medis di puskesmas penanggal. Sehingga bisa
mengetahui capaian cakupan dan membandingkannya. Urutan kegiatan secara
terperinci tercantum dalam tabel 4.2 berikut

Tabel 4.2. Pelaksanaan kegiatan 2


Uraian Kegiatan Keterangan
Nama kegiatan Pengumpulan data cakupan imunisasi
Tanggal pelaksanaan 02 Oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output Terkumpulnya data cakupan kelengkapan rekam
medis
Tahapan kegiatan 1. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab
program
2. Pengumpulan data
Aktualisasi dan Habituasi 1.Akuntabilitas (transparan, kejelasan)
Nilai Nilai Dasar PNS dalam
Kegiatan pengumpulan data merupakan kegiatan
Kegiatan (ANEKA)
yang membutuhkan transparasi dan kejelasan,
artinya data yang di jabarkan merupakan data yang
sebetulnya dan bisa dipertanggung jawabkan, selain
itu data itu juga harus jelas
2.Nasionalisme ( sila ke 3)
Kegiatan pengumpulan data cakupan kelengkapan
rekam medis menciptakan koordinasi dan kerjasama
dengan pemegang program sehingga mewujudkan
perilaku dari sila ke 3 dalam pancasila yaitu
“persatuan indonesia”, kerjasama ini menegaskan
bahwa dalam suatu instansi semua adalah satu tim
yang saling mendukung satu sama lain.
3.Etika Publik (kesopanan, santun, menghormati )
Kegiatan pengumpulan data merupakan kegiatan
yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan
beberapa rekan kerja dan atasan. Sebelum
melakukan pengumpulan data dilakukan konsultasi
dan meminta izin pada kepala puskesmas
menggunakan bahasa yang sopan dan santun juga
sikap menghormati. Selanjutnya berkoordinasi
dengan penanggung jawab UKM dan pemegang
program dengan bahasa yang sopan dan santun

29
Uraian Kegiatan Keterangan
agar penanggung jawab tahu maksud dan tujuan
pengumpulan data
4.Anti korupsi (Kejujuran)
Kegiatan pengumpulan data menciptakan sikap jujur,
yaitu menampilkan data apa adanya sesuai dengan
hasil temuan selama ini tanpa adanya manipulasi.
Dampak jika nilai- nilai dasar 1.Jika tidak ada transparasi dan kejelasan, kegiatan
PNS tidak dilaksanakan pengumpulan data pasti tidak akan berjalan dengan
baik, karena adanya kejelasan dan transparasi dari
petugas pemegang program, sehingga data cakupan
imunisasi dapat terkumpul.
2.Jika tidak tertanam nilai –nilai pancasila dalam diri
kita, kegiatan pengumpulan data ini akan terhambat
karena tidak dapat menciptakan kerjasama juga
koordinasi dengan pihak yang terkait dalam instansi
ini, pengumpulan data tidak hanya melibatkan satu
orang tetapi beberapa orang, dengan tertanamnya
nilai sila ke 3 dari pancasila yaitu persatuan
indonesia menciptakan suasana yang kondusif untuk
berkoordinasi
3. Jika tidak ada kesopanan, kesantunan dan sikap
menghormati, yang terjadi kegiatan ini akan
terhambat karena dalam pengumpulan data ini.
Sikap tidak sopan, tidak santun dan tidak
menghormati akan membuat interaksi menjadi tidak
baik sehingga sulit tercipta kerjasama dan koordinasi
4. Jika tidak ada nilai kejujuran dalam kegiatan ini,
yang terjadi bisa data yang terdata bukan lah data
yang sebetulnya
Kontribusi Output kegiatan Melalui kegiatan pengumpulan data cakupan
pada Visi dan Misi kelengkapan rekam medis ini berkontribusi pada visi
Organisasi terwujudnza masyarakat di wilayah puskesmas
penanggal yang sehat dan mandiri. serta misi
Puskesmas puskesmas penanggal untuk
meningkatkan pelazanan kesehatan yang bermutu
dan terjangkau.
Kontribusi output kegiatan Kegiatan ini memberikan penguatan nilai organisasi
terhadap nilai-nilai
Puskesmas Penanggal yaitu PROFESIONAL,
organisasi.
TANGGUNG JAWAB DAN LOYALITAS.
Kendala Data sulit didapat dari pemegang program

30
Uraian Kegiatan Keterangan
dikarenakan petugas cuti melahirkan
Strategi penyelesaian Koordinasi lebIh lanjut
Pengalaman baru yang Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar dan
didapat peran kedudukan ASN memunculkan kerjasama
yang baik antara pemegang program. Kejujuran dan
transparasi juga mengahsilkan data yang akurat
yang dapat dipertanggung jawabkan
Lampiran kegiatan Data CAKUPAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS
2019
Foto

3. Melakukan kajian terhadap cakupan kelengkapan rekam medis.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Kajian ini
merupakan kegiatan yang perlu dilakukan sebagai bahan penentuan dasar untuk
tindak lanjut dari upaya meningkatkan cakupan kelengkapan rekam medis terutama.
Dari kajian yang dilakukan maka penulis membuat dua kegiatan untuk mencapai
tujuan awal yaitu pertama ialah dengan sosialisasi pentingnya pengisian informed
consent. Kedua ialah dengan evaluasi setiap minggu pengisian informed consent.
Urutan kegiatan secara terperinci tercantum dalam tabel 4.3

Tebal 4.3. Pelaksanaan Kegiatan 3


Uraian Kegiatan Keterangan
Nama kegiatan Melakukan Kajian Terhadap Kurangnya
cakupan kelengkapan pengisian rekam medis
Tanggal pelaksanaan 02 oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output 1. Mengetahui penyebab kurangnya cakupan
kelengkapan pengisian rekam medis.
2. Mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi
rendahnya cakupan kelengkapan pengisian
rekam medis
3. Solusi dan pemecahan msalah
Tahapan kegiatan 1. Melakukan konsultasi dengan kepala
puskesmas untuk mendapatkan izin
2. Koordinasi dengan pemegang program

31
Uraian Kegiatan Keterangan
rekam medis
3. Mengmpulkan materi dan bahan isu isu
penyebab kurangnya cakupan kelengkapan
pengisian rekam medis
4. Menentukan Tujuan
5. Menentukan Materi sosialisasi
6. Menentukan Model, Metode, dan Media
Menyusun Kegiatan
Aktualisasi dan Habituasi 1. Akuntabilitas (Kejelasan )
Nilai Nilai Dasar PNS
Data dan materi harus jelas sumber dan asal
dalam Kegiatan (ANEKA)
usulnya..
2.Etika Publik (sopan, santun,menghormati)
Menjunjung tinggi sikap menghormati, sopan
dan santun merupakan hal yang wajib ketika
akan berkonsultasi dengan kepala puskesmas
sehingga mendapatkan izin. Koordinasi dengan
pemegang program juga akan tercipta dengan
baik jika berkomunikasi dengan sopan dan
santun.
3.Komitmen mutu (efektif, efesien)
Pengumpulan data dan bahan materi
merupakan salah satu kegiatan yang efektif dan
efesien dalam menelaah suatu masalah
Dampak jika nilai- nilai 1. Jika materi dan bahan tidak dilakukan dengan
dasar PNS tidak cermat dan sumber yang jelas maka materi
dilaksanakan tidak bias di gunakan sebagai dasar pemecahan
masalah.
2. Jika tidak ada sikap menghormati, sopan dan
santun maka konsultasi dengan kepala
puskesmas tidak akan terjadi dengan baik ,
begitu pula halnya jika komunikasi dengan
pemegang program tidak menggunakan bahasa
yang santun dan sopan, koordinasi tidak akan
tercipta.
3. Jika tidak menggunakan prinsip komitmen
mutu, maka informasi yang disampaikan tidak
akann berjalan dengan baik (tidak efektif dan
efesien), misalkan emberikan informasi yang itu
itu saja setiap hari.
Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan

32
Uraian Kegiatan Keterangan
pada Visi dan Misi misi puskesmas penanggal yaitu meningkatkan
Organisasi pelayanan kesehatan yang bermutu dan
terjangkau.

Kontribusi output kegiatan Kegiatan pengumpulan data dan bahan


terhadap nilai-nilai memperkuat nilai nilai PENANGGAL yaitu
organisasi
Profesional Tanggung jawab dan Loyalitas
Kendala
Strategi penyelesaian Mencari data isu isu terkait imunisasi yan
berpengaruh terhadap kurangnya cakupan
kelengkapan pengisian rekam medis
Pengalaman baru yang Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar dan
didapat peran kedudukan ASN memunculkan kerjasama
yang baik antara pemegang program dan
penulis sebagai pegawai baru, selain itu juga
melatih berfikir dan bertindak secara efektif dan
efesien, pengumpulan bahan dan materi salah
satu bentuk yang efehtif dan efesien dalam
Lampiran kegiatan Foto

4. Mengadakan sosialisasi pentingnya pengisian informed consent


Setelah melakukan kajian awal selanjutnya dapat mengusulkan sosialisasi
terhadap petugas pelayanan di puskesmas penanggal. Kegiatan ini merupakan
kegiatan yang bertujuan untuk melakukan diskusi secara lebih meluas sehingga
nantinya dapat memberikan pemecahan masalah di tahap kegiatan selanjutnya. Dari
kegiatan yang telah dijelaskan diatas, terdapat beberapa tahapan kegiatan antara
lain. Urutan kegiatan secara terperinci tercantum dalam tabel 4.3
Tabel 4.4 Pelaksanaan Kegiatan 4

Uraian Kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Sosialisasi terkait pentingnya pengisian informed
consent
Tanggal pelaksanaan 05 Oktober 2019
Lokasi Aula UPTD Puskesmas Penanggal
Output Petugas lebih paham bahwa pengisian informed
consent sebelum melakukan tindakan itu penting.
Tahapan kegiatan 1.Melakukan konsultasi dengan kepala Puskesmas

33
Uraian Kegiatan Keterangan

2.Melakukan koordinasi dengan pemegang program


imunisasi
3.Melakukan koordinasi dengan TU
4.Meyiapkan tempat dan Alat
5.Melaksanakan sosialisasi pentingnya pengisian
informed consent.
Aktualisasi dan Habituasi 1.Akuntablitas (kejelasan, transparan)
Nilai Nilai Dasar PNS dalam
Penyampaian materi dilakukan dengan jelas.
Kegiatan (ANEKA)
Penyampaian materi dilakukan dengan jelas agar
petugas pelayanan dengan mudah menangkap apa
yang dijelaskan.
2. Anti Korupsi (Adil)
Memperlakukan petugas senior maupun junior
secara adil tanpa membeda-bedakan
3. Komitmen mutu (inovasi berorientasi mutu)
Melaksanakan kegiatan yang aktif, inovatif, dan
menyenangkan
Dampak jika nilai- nilai dasar 1. Jika tidak ada kejelasan dalam penyampaian
PNS tidak dilaksanakan materi ,petugas tidak akan paham bahwa pentingnya
persetujuan tindakan medis sebelum melakukan
tindakan
2. Jika nilai Adil tidak dijalankan akan menimbulkan
kesenjangan pada petugas
3. Jika tidak dilaksanakan secara aktif inovati dan
menyenangkan kegiatan tidak akan terlaksana
secara berkesinambungnan.

Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan misi


pada Visi dan Misi puskesmas penanggal yaitu meningkatkan
Organisasi pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
Kontribusi output kegiatan Kegiatan sosialisasi memperkuat nilai nilai
terhadap nilai-nilai organisasi PENANGGAL
Kendala Kesulitan mengumpulkan seluruh petugas pelayanan

34
Uraian Kegiatan Keterangan
terkait banyaknya kegiatan dan rapat
Strategi penyelesaian Membuat undangan melalui pemberitahuan di group
WA
Pengalaman baru yang Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS
didapat dapat memunculkan dan membiasakan sikap
menghormati , berkata kata dengan sopan dan
santun.
Lampiran kegiatan Foto
Materi

5. Mengkaji dan membuat rekam medis informed consent baru


Setelah melakukan kegiatan sosialisasi salah satu petugas pelayanan
mengeluhkan lembar informed consent terlalu rumit dan banyak dalam
pengisiannya sehingga petugas mengalami kesulitan dalam pengisian lembar
persetujuan. Tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan perubahan pada
susunan lembar informed consent sehingga petugas lebih mudah dalam
pengisiannya.
Tabel 4.5 Pelaksanaan Kegiatan 5
Uraian Kegiatan Keterangan
Nama kegiatan Mengkaji dan membuat lembar informed consent
yang baru
Tanggal pelaksanaan 07 Oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output Terbentuknya lembar informed consent baru
Tahapan kegiatan 1. Berkonsultasi dengan kepala puskesmas
2. Koordinasi dengan petugas rekam medis
3. Mengumpulkan data sebagai acuan dalam
pembuatan lembar informed consent yang baru
Aktualisasi dan Habituasi 1. Etika publik (sopan, santun, menghormati)
Nilai Nilai Dasar PNS dalam
Berkonsultasi dengan kepala puskesmas untuk
Kegiatan (ANEKA)
mendapatkan izin dilakukan dengan bahasa yang
sopan dan santun serta sikap menghormati. Begitu
pula saat berkoordinasi dengan petugas rekam
medis agar tercipta kerjasama yang baik.
2. Nasionalisme

35
Uraian Kegiatan Keterangan
Bermusyawarah dalam mencari penyebab masalah
dan cara mengatasi masalah tersebut dalam
pengisian informed consent
Dampak jika nilai- nilai dasar 1.Jika konsultasi tidak dilakukan dengan bahasa
PNS tidak dilaksanakan yang baik dan sopan serta sikap menghormati
kepada kepala puskesmas, maka tidak akan terjalin
komunikasi yang baik sehingga maksud tidak
tersampaikan dan izin tidak didapatkan. Begitu pula
halnya jika tidak berkoordinasi dengan pemegang
program, kepala TU, dokter sepsialis paru dan
promkes tidak menggunakan bahasa yang sopan
dan baik, maka tidak akan terjalin kerjasama dan
koordinasi yang baik.
2.Kerjasama dan koordinasi mengenai pemilihan
lembar informed consent yang baru tidak akan
berjalan dengan baik jika tidak di musyawarahkan.
Semua itu juga tidak akan terbentuk jika tidak
tertanam nilai persatuan dan kesatuan.

Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam misi puskesmas


pada Visi dan Misi penanggal yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan
Organisasi yang bermutu dan terjangkau.
Kontribusi output kegiatan Kegiatan memperkuat nilai nilai PENANGGAL yaitu
terhadap nilai-nilai organisasi profesional tanggung jawab dan loyalitas
Kendala Sulitnya mengumpulkan tim karna banyak kegiatan
lain
Strategi penyelesaian Komitmen bersama

Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS


dapat dapat memunculkan dan membiasakan sikap
menghormati , berkata kata dengan sopan dan
santun.
Kegiatan ini juga membiasakan ASN untuk
bermusyawrah bersama dalam menentukan suatu
kegiatan.
Lampiran kegiatan Foto

6. Validasi lembar Informed consent baru

36
Melakukan validasi lembar informed consent yang baru kepada kepala
puskesmas. Selain itu melakukan koordinasi untuk melakukan pengusulan
percetakan lembar informed consent yang baru untuk tahun depan. Urutan kegiatan
secara terperinci tercantum dalam tabel 6 berikut:

Tabel 4.6 Pelaksanaan Kegiatan 6

Uraian kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Validasi lembar Informed consent baru
Tanggal pelaksanaan 08 oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output Terbentuknya lembar informed consent baru
dan tervalidiasinya lembar informed consent
BAru oleh Kepala Puskesmas
Tahapan kegiatan  Koordinasi dengan pimpinan dan
pemegang program
 Melakukan usulan percetakan lembar
informed consent yang baru
Aktualisasi dan Habituasi 1. Nasionalisme
Nilai Nilai Dasar PNS
Musyawarah dilakukan dengan kepala
dalam Kegiatan (ANEKA)
puskesmas terkait lembar informed consent
yang baru
2. Etika Publik (sopan, santun, menghormati)
Berkonsultasi dengan kepala puskesmas untuk
mendapatkan izin dilakukan dengan bahasa
yang sopan dan santun serta sikap
menghormati. Begitu pula saat berkoordinasi
dengan pemegang program agar tercipta
kerjasama yang baik.
Dampak jika nilai- nilai 1. Jika musyawarah tidak dilakukan, maka tidak
dasar PNS tidak akan ada kesepakatan lembar informed consent
dilaksanakan mana yang akan dibuat, demikian juga jika tidak
ada rasa persatuan dan kesatuan, kerjasama
tidak akan trebentuk
2. Jika konsultasi tidak dilakukan dengan
bahasa yang baik dan sopan serta sikap
menghormati kepada kepala puskesmas, maka
tidak akan terjalin komunikasi yang baik
sehingga maksud tidak tersampaikan dan izin

37
Uraian kegiatan Keterangan
tidak didapatkan.
Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam misi
pada Visi dan Misi puskesmas penanggal yaitu meningkatkan
Organisasi pelayanan kesehatan yang bermutu dan
terjangkau.
Kontribusi output kegiatan Kegiatan memperkuat nilai nilai PENANGGAL
terhadap nilai-nilai yaitu profesional tanggung jawab dan loyalitas
organisasi
Kendala Melakukan pertemuan secara langsung dengan
kepala puskesmas terkait kegiatan kepala
puskesmas sangat padat

Strategi penyelesaian
Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
dapat PNS dapat memunculkan dan membiasakan
sikap mudah membentuk kerja sama
Lampiran kegiatan -

7. Sosialisasi lembar informed consent baru

Melakukan sosialisasi lembar informed consent baru kepada petugas untuk


pengisiannya . diharapkan dengan lembar informed consent barru petugas
menjadi lebih paham dan meningkatkan kelengkapan pengisian informed
consent.
Table 4.7 Pelaksanaan Kegiatan 7

Uraian Kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Sosialisasi lembar informed consent baru
Tanggal pelaksanaan 09 oktober 2019
Lokasi Puskesmas Penanggal
Output Kegiatan memperkuat pemahaman petugas
dalam pengisian lembar informed consent
Tahapan kegiatan Sosialisasi lembar informed consent baru pada
petugas pelayanan.

38
Uraian Kegiatan Keterangan
Aktualisasi dan Habituasi 1.Akuntablitas (kejelasan, transparan)
Nilai Nilai Dasar PNS
Penyampaian materi dilakukan dengan jelas
dalam Kegiatan (ANEKA)
agar petugas pelayanan dengan mudah
menangkap apa yang dijelaskan.
2. Anti Korupsi (Adil)
Memperlakukan petugas senior maupun junior
secara adil tanpa membeda-bedakan
3. Komitmen mutu (inovasi berorientasi mutu)
Melaksanakan kegiatan yang aktif, inovatif, dan
menyenangkan.
Dampak jika nilai- nilai 1. Jika tidak ada kejelasan dalam penyampaian
dasar PNS tidak materi ,petugas tidak akan paham bahwa
dilaksanakan pentingnya persetujuan tindakan medis sebelum
melakukan tindakan
2. Jika nilai Adil tidak dijalankan akan
menimbulkan kesenjangan pada petugas
3. Jika tidak dilaksanakan secara aktif inovati
dan menyenangkan kegiatan tidak akan
terlaksana secara berkesinambungan.

Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan


pada Visi dan Misi misi puskesmas penanggal yaitu meningkatkan
Organisasi pelayanan kesehatan yang bermutu dan
terjangkau.
Kontribusi output kegiatan Kegiatan memperkuat nilai nilai PENANGGAL
terhadap nilai-nilai yaitu profesional tanggung jawab dan loyalitas
organisasi
Kendala Sulitnya mengumpulkan petugas kerena banyak
kegiatan lain
Strategi penyelesaian Menata jadwal jauh hari
Komitmen bersama
Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
dapat PNS dapat memunculkan dan membiasakan
sikap menghormati , berkata kata dengan sopan
dan santun.
Lampiran kegiatan Foto

39
8. Melaksanakan evaluasi
Evaluasi ini adalah kegiatan untuk mengetahui bagaimana kekurangan dan
hambatan yang terjadi dan sebagai acuan untuk petugas agar lebih aktif dalam
pengisian informed consent.
Table 4.8 pelaksanaan kegiatan 8

Uraian Kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Evaluasi kegiatan
Tanggal pelaksanaan 19 Oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output Perbaikan untuk kegiatan selanjutnya

Pemecahan masalah dan hambatan


Tahapan kegiatan  Pengumpulan rekam medis
 Evaluasi capaian cakupan
 Evaluasi kelengkapan pengisian informed
consent
 Mengkaji faktor faktor hambatan dalam
kegiatan
Aktualisasi dan Habituasi 1. Akuntabilitas (kejelasan)
Nilai Nilai Dasar PNS 2. Etika publik (sopan, santun,
dalam Kegiatan (ANEKA) menghormati).
3. Nasionalisme (sila ke 3 dan sila ke 4)

Dampak jika nilai- nilai Kesalahan kesalahan tidak sgera diperbaiki


dasar PNS tidak
Hambatan hambatan semakin banyak.
dilaksanakan
Aspek legal dalam rekam medis tidak terpenuhi
Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan
pada Visi dan Misi visi Puskesmas Terwujudnya maszarakat di
Organisasi wilayah puskesmas penanggal zang sehat dan
mandiri” juga pada misi yaitu :
a. Meningkatkan pelayanan
kesehatan yang bermutu dan
terjangkau
b. Meningkatkan lingkungan dan
perilaku yang sehat
1. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat
dalam pembangunan berwawasan
kesehatan
Kontribusi output kegiatan Kegiatan memperkuat nilai nilai PENANGGAL

40
Uraian Kegiatan Keterangan
terhadap nilai-nilai Profesional, Tanggung Jawab dan Loyalitas
organisasi
Kendala
Strategi penyelesaian
Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
dapat PNS dapat memunculkan dan membiasakan
sikap menghormati , berkata kata dengan sopan
dan santun.
Kegiatan ini juga membiasakan ASN untuk
bermusyawrah bersama dalam menentukan
suatu kegiatan.
Lampiran kegiatan Foto

9. Menyusun laporan kegiatan aktualisasi.


1. Table 4.9 pelaksanaan kegiatan 9

Uraian Kegiatan Keterangan


Nama kegiatan Menyusun laporan kegiatan aktualisasi
Tanggal pelaksanaan 17-24 Oktober 2019
Lokasi UPTD Puskesmas Penanggal
Output Tersusun nya laporan kegiatan aktualisasi

Tahapan kegiatan  Konsultasi mentor


 Saran saran
 Revisi
Aktualisasi dan Habituasi 1. Akuntabilitas (kejelasan)
Nilai Nilai Dasar PNS 2. Etika publik (sopan, santun, menghormati)
dalam Kegiatan (ANEKA) 3. Nasionalisme (sila ke 3 dan sila ke 4)

Dampak jika nilai- nilai 1. Tidak jelasnya data


dasar PNS tidak 2. Tidak bisa terjalin kerjasama yang baik
dilaksanakan 3. Eksistensi pns diragukan bisa bertahan

41
Uraian Kegiatan Keterangan
Kontribusi Output kegiatan Kegiatan ini berkontribusi dalam mewujudkan visi
pada Visi dan Misi Puskesmas Terwujudnya maszarakat di wilayah
Organisasi puskesmas penanggal zang sehat dan mandiri”
juga pada misi yaitu :
c. Meningkatkan pelayanan kesehatan
yang bermutu dan terjangkau
d. Meningkatkan lingkungan dan
perilaku yang sehat
e. Meningkatkan pemberdayaan
masyarakat dalam pembangunan
berwawasan kesehatan

Kontribusi output kegiatan Kegiatan memperkuat nilai nilai PENANGGAL


terhadap nilai-nilai Profesional, Tanggung Jawab dan Loyalitas
organisasi
Kendala Banyaknya Kegiatan selain menyusun laporan
disamping itu melaksanakan pelayanan di
puskesmas
Strategi penyelesaian
Pengalaman baru yang di Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS
dapat dapat memunculkan dan membiasakan sikap
menghormati , berkata kata dengan sopan dan
santun.
Kegiatan ini juga membiasakan ASN untuk
bermusyawrah bersama dalam menentukan suatu
kegiatan.
Lampiran kegiatan Foto

B. Hasil Capaian Kegiatan Aktualisasi

42
Kegiatan yang telah disusun terdiri beberapa tahapan kegiatan yang
mendukung penyelesaian sebuah isu. Berikut tahapan kegiatan berdasarkan
penjelasan nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etike Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti-Korupsi) serta penjelsan keterkaitan dengan visi, misi, dan nilai
organisasi.
NO KEGIATAN WAKTU HASIL KEGIATAN HASIL
PELAKSA CAPAIAN
NAAN
1. Melaksanakan 24 Tersusunnya tahapan Terealisasi
konsultasi dan september kegiatan selanjutnya
koordinasi dengan -04 yang akan dilakukan
mentor dan kepala oktober
puskesmas, bidan 2019
wilayah yang terkait
dengan rancangan
aktualisasi.
2. Pengumpulan Data 02 oktober Terkumpulnya data Terealisasi
Cakupan Imunisasi 2019 cakupan kelengkapan
pengisian informed
consent
3. Melakukan kajian 02 oktober Mendapatkan informasi Terealisasi
terhadap kurangnya 2019 terkait ketidaklengkapan
cakupan imunisasi. pengisian informed
consent

4. Mengadakan sosialisasi 05 oktober Meningkatkan Terealisasi


pentingnya pengisian 2019 pemahaman petugas
informed consent

5. Mengkaji dan membuat 07 oktober Terbentuknya lembar Terealisasi


lembar informed consent 2019 informed consent baru
Baru
6. Validasi lembar informed 08 oktober Tervalidiasinya lembar Terealisasi
consent baru 2019 informed consent Baru
oleh Kepala Puskesmas

7. Sosialisasi lembar 09 oktober Terlaksananya sosialisasi Terealisasi


informed consent baru 2019 informed consent

43
NO KEGIATAN WAKTU HASIL KEGIATAN HASIL
PELAKSA CAPAIAN
NAAN
8. Melakukan Evaluasi 19 oktober Perbaikan untuk kegiatan Terealisasi
2019 selanjutnya

Pemecahan masalah dan


hambatan
9. Menyusun laporan 17-24 Tersusunnya Laporan Terealisasi
kegiatan aktualisasi oktober Kegiatan Aktualiasi
2019

1. Capaian kelengkapan pengisian informed consent dipuskesmas penanggal


tahun 2019

Berdasarkan diagram batang dibawah ini dapat dijelaskan capaian


kelengkapan pengisian informed consent di puskesmas penanggal yaitu
bulan juli sebanyak 50%, bulan agustus sebanyak 36%, dan bulan
september sebanyak 48%. Hasil capaian ini masih dibawah target 100%.

Diagram 2. Capaian kelengkapan pengisian informed consent 2019

44
2. Perbandingan Capaian kelengkapan pengisian informed consent Pre dan
Post Kegiatan ESEMIIC
Berdasarkan diagram batang dibawah ini dapat dijelaskan didapatkan
peningkatan cakupan kegiatan post kegiatan bila dengan dibandingkan
dengan pre kegiatan yaitu pada bulan oktober 65%, terjadi kenaikan sekitar
17%. walaupun peningkatan Capaian kelengkapan pengisian informed
consent masih dibawah target yaitu 100%. Maka, dapat dijelaskan bahwa
kegiatan esemiic yang dilaksanakan dapat meningkatkan cakupan
kelengkapan pengisian informed consent jika dilaksakan secara kontinyu.

Diagram 3. Perbandingan Capaian kelengkapan pengisian informed


consent 2019 Pre dan Post Kegiatan ESEMIIC

45
BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan
Kegiatan aktualisasi tentang “upaya peningkatan cakupan kelengkapan
pengisian rekam medis informed consent melalui Evaluasi Seminggu Isi
Informed Consent” seluruh kegiatan didalam nya telah terealisasikan.
Cakupan meningkat sebesar 17 % walaupun peningkatan cakupan imunisasi
masih dibawah target yaitu 100%. Maka, dapat dijelaskan bahwa kegiatan
ESEMIIC yang dilaksanakan dapat meningkatkan cakupan kelengkapan
pengisian rekam medis jika dilaksanakan secara kontinyu. Selain itu banyak
faktor dan hambatan terkait rendahnya cakupan kelengkapan pengisian
rekam medis yang harus digali lebih lanjut, seperti jumlah petugas jaga untuk
unit gawat darurat , manajemen pencatatan, dan komitmen petugas.

B. Saran
Dari hasil habituasi yang telah dilaksanakan, maka terdapat beberapa saran
agar konsep upaya peningkatan cakupan kelengkapan pengisian rekam medis
di puskesmas penanggal melalui esemiic serta dengan optimal, diantaranya:
1. Kegiatan esemiic sebaiknya dilakukan secara kontinu dan mencangkup
semua pelayanan di dalam puskesmas maupun pelayanan diluar puskesmas
induk.
2. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut terkait alasan alasan petugas dalam
pengisian rekam medis yang tidak lengkap.
3. Perlu evaluasi setiap tahun terkait lembar medis yang memudahkan bagi
petugas pelayanan.

46
DAFTAR PUSTAKA

Kementrian Kesehatan RI 2008. PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN.


Jakarta : Kementrian Kesehatan RI
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2019. Aktualisasi: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2019. Anti Korupsi: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2019. Nasionalisme: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Akuntabilitas: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Komitmen Mutu: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Etika Publik: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Pelayanan Publik: Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Manajemen Aparatur Sipil
Negara: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan
Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Whole of Government
Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan
III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Puskesmas Penanggal. 2018. Profil Puskesmas Penanggal
Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun
2009 Tentang Pelayanan Publik.
Republik Indonesia. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun
2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.

47
Lampiran

Dokumentasi kegiatan 1 : Melaksanakan konsultasi dan


koordinasi dengan kepala puskesmas dan mentor,
petugas rekam medis yang terkait dengan rancangan
aktualisasi.
48
Dokumentasi kegiatan 2 : Pengumpulan Data Cakupan
kelengkapan pengisian informed consent

49
Dokumentasi kegiatan 3 : Melakukan kajian terhadap
kurangnya cakupan kelengkapan pengisian rekam medis

50
Dokumentasi kegiatan 4 : Mengadakan sosialisasi
pentingnya pengisian informed consent

51
Lembar lama

Dokumentasi kegiatan 5&6:


Mengkaji dan membuat lembar informed
consent Baru
Validasi lembar informed consent baru
Validasi lembar informed consent baru

52
Lembar baru

Dokumentasi kegiatan 5&6 :


Mengkaji dan membuat lembar informed
consent Baru
Validasi lembar informed consent baru
Validasi lembar informed consent baru

53
Dokumentasi kegiatan 7 : Sosialisasi lembar informed
consent baru

54
Dokumentasi kegiatan 8 : melakukan
evaluasi seminggu isi informed
consent

55
Dokumentasi kegiatan 7 : Pelaksanaan JELIMEN AKSI

Anda mungkin juga menyukai