Anda di halaman 1dari 3

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

ADVAITA MEDIKA TABANAN


(STIKES AMETA)
SK. MENDIKNAS NO : 110/D/O/2009
Sekretariat: Jl. Perkutut No. 25 Pasekan Belodan-Dajan
Peken, Tabanan - Bali
Telp. : 0361 814242, Email : stikes_ameta@yahoo.co.id

FORMAT PENILAIAN
INJEKSI INTRAMUSKULAR
Mata Ajar : Kebutuhan Dasar Manusia II
Pengertian : Tindakan penyuntikan dimana ujung jarum suntik ditusukkan hanya sampai
menembus dalam jaringan otot ( intramuscular )

Persiapan Alat :
1. Spuit dan jarum steril sesuai ukuran 6. Tempat untuk menampung kotoran
2. Obat-obatan yang diperlukan 7. Perlak dan alasnya
3. Nirbekken/bengkok 8. Larutan disinfektan
4. Kapas antiseptik steril 9. Hanskun
5. Bak spuit steril 10.Cairan pelarut, misalnya NaCl

Skor
No Aspek yang dinilai
0 1 2
Pre Interaksi
1. Interpretasikan dengan tepat resep obat yang dibutuhkan
2. Identifikasi faktor atau kondisi yang dapat menyebabkan kontra indikasi
3. Siapkan alat-alat yang diperlukan
Orientasi
4. Beri salam, panggil dengan namanya dan memperkenalkan diri ( untuk
pertemuan pertama )
5. Menanyakan keluhan pasien
6. Jelaskan tujuan, prosedur, hal yang perlu dilakukan pasien, sepakati kode
komunikasi
Tahap Kerja
7. Berikan kesempatan klien bertanya sebelum kegiatan dilakukan
8. Jaga privacy klien
9. Cuci tangan kemudian gunakan hanskun
10. Masukkan obat dari vial atau ampul ke dalam tabung spuit dengan cara
yang benar ( prinsip steril pada pengambilan obat melalui vial atau
ampul ), letakkan pada bak spuit steril
11. Pilih area tubuh yang aka disuntik sesuai jenis injeksi, lakukan desinfeksi
dengan pengusapan antiseptika secara melingkar dari dalam ke arah luar
12. Gunakan tangan yang tidak memegang spuit untuk membentangkan kulit
pada area yang akan ditusuk, pegang spuit antara jempol dan jari-jari
kemudian tusukkan jarum secara tegak lurus pada sudut 900
13. Lakukan aspirasi untuk mengecek apakah jarum tidak mengeni pembuluh
darah dengan cara menarik pengkoang. Bila terisap darah, maka segera
cabut spuit, buang dang anti yang baru, bila tidak terisap darah maka
perlahan-lahan masukkan obat dengan cara mendorong pengkoang spuit
14. Bila obat sudah masuk semua, segera cabut spuit
15. Tempatkan spuit pada tempat yang telah disediakan, bereskan peralatan
16. Rapikan pasien dan atur dalam posisi yang enak
Terminasi
17. Evaluasi hasil kegiatan ( kenyamanan klien )
18. Berikan umpan balik positif
19. Kontrak pertemuan selanjutnya
20. Akhiri kegiatan dengan cara yang baik
21. Bereskan peralatan
22. Lepaskan sarung tangan, singkirkan alat-alat, dan cuci tangan
Dokumentasi
23. Catat hasil kegiatan di dalam catatan keperawatan

TOTAL NILAI

Keterangan :
0 : Tidak dilakukan
1 : Dilakukan tidak sempurna
2 : Dilakukan dengan sempurna
Nilai = (nilai total/46) X 100%
NB: mahasiswa dinyatakan tidak lulus bila nilai ≤ 70% dari total nilai seluruh tindakan

Tanggal : ..............................
NILAI
Nama : ..............................
NIM : ..............................

Penguji : …………………
Nama : ..............................

TTD :