Anda di halaman 1dari 3

Nama : Febri Fitriana

NIM : 030757591

Makul : EKMA4313 Akuntansi Keuangan Menengah 2

TUGAS TUTORIAL 1

Mata kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah 2

Nama Tutor : Tri Irawati, SE, M.Si

SOAL

PT Sinar mempunyai sebuah Nilai perolehan Mesin perusahaan adalah sebesar


Rp123.000.000,-. Mesin tersebut dapat digunakan selama 5 tahun dengan nilai residu mesin
tersebut pada akhir tahun kelima adalah sebesar Rp13.000.000,- dengan prediksi dapat
melakukan proses produksi sebesar 250.000 unit.

Berdasarkan data tersebut hitunglah penyusutan untuk mesin tersebut dengan menggunakan:

a. Metode Aktivitas
b. Metode garis lurus
c. Metode pembebanan yang menurun

JAWAB

Diketahui : Nilai perolehan = Rp 123.000.000

Waktu pemakaian = 5 tahun

Nilai residu = Rp 13.000.000

Jumlah produksi = 250.000 unit

a. Metode Aktivitas
Produksi setiap tahun = 250.000 : 5 = 50.000 unit/tahun
50.000unit
Penyusutan = x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 22.000.000
250.000unit
Jadi, penyusutan dengan metode aktivitas setiap tahun adalah Rp 22.000.000,-.
b. Metode Garis Lurus
Rp 123.000 .000−Rp 13.000 .000
Penyusutan = = Rp 22.000.000
5 tahun
Jadi, penyusutan dengan metode garis lurus setiap tahun adalah Rp 22.000.000,-.

Depresiasi Per Akumulasi Nilai Buku Akhir


Harga Perolehan
Tahun Tahun Depresiasi Tahun
(Rp)
(Rp) (Rp) (Rp)
0 - - - 123.000.000
1 123.000.000 22.000.000 22.000.000 101.000.000
2 123.000.000 22.000.000 44.000.000 79.000.000
3 123.000.000 22.000.000 66.000.000 57.000.000
4 123.000.000 22.000.000 88.000.000 35.000.000
5 123.000.000 22.000.000 110.000.000 13.000.000

c. Metode Pembebanan yang Menurun


 Dengan metode jumlah angka tahun:
Nilai umur penggunaan mesin = 5 tahun = 1 + 2 + 3 + 4 + 5 = 15
Tahun ke-1 = 5/15 x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 36.666.667
Tahun ke-2 = 4/15 x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 29.333.333
Tahun ke-3 = 3/15 x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 22.000.000
Tahun ke-4 = 2/15 x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 14.666.667
Tahun ke-5 = 1/15 x (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) = Rp 7.333.333

Depresiasi Per Akumulasi Nilai Buku Akhir


Harga Perolehan
Tahun Tahun Depresiasi Tahun
(Rp)
(Rp) (Rp) (Rp)
0 - - - 123.000.000
1 123.000.000 36.666.667 36.666.667 86.333.333
2 123.000.000 29.333.333 66.000.000 57.000.000
3 123.000.000 22.000.000 88.000.000 35.000.000
4 123.000.000 14.666.667 102.666.667 20.333.333
5 123.000.000 7.333.333 110.000.000 13.000.000

 Dengan metode saldo menurun:


2 2
Persentase penyusutan = x 100% = x 100% = 40%
Umur manfaat 5
Penyusutan = (Nilai Buku – Nilai Residu) x Persentase Penyusutan
Tahun ke-1 = (Rp 123.000.000 - Rp 13.000.000) x 40% = Rp 44.000.000
Tahun ke-2 = (Rp 79.000.000 - Rp 13.000.000) x 40% = Rp 26.400.000
Tahun ke-3 = (Rp 52.600.000 - Rp 13.000.000) x 40% = Rp 15.840.000
Tahun ke-4 = (Rp 36.760.000 - Rp 13.000.000) x 40% = Rp 9.504.000
Tahun ke-5 = (Rp 27.256.000 - Rp 13.000.000) x 40% = Rp 5.702.400
Depresiasi Per Akumulasi Nilai Buku Akhir
Harga Perolehan
Tahun Tahun Depresiasi Tahun
(Rp)
(Rp) (Rp) (Rp)
0 - - - 123.000.000
1 123.000.000 44.000.000 44.000.000 79.000.000
2 123.000.000 26.400.000 70.400.000 52.600.000
3 123.000.000 15.840.000 86.240.000 36.760.000
4 123.000.000 9.504.000 95.744.000 27.256.000
5 123.000.000 5.702.400 101.446.400 21.553.600

Anda mungkin juga menyukai