Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MOOT COURT PERADILAN PERDATA

JAWABAN TERGUGAT WANPRESTASI

PLKH

Oleh:

Vonny Amalia Pradita N

01 01 15 194

Kelas EF

Dosen Matakuliah:

Farahdinny Siswajanthy, S.H.,M.H.

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PAKUAN

BOGOR

2021
Surat Gugatan

Bogor, 25 Maret 2021

Kepada Yth,

Majelis Hakim Yang Memeriksa

Perkara Perdata No. 52Pdt.G/2020/PN. Bogor

Pengadilan Negeri Bogor.

Di-

Jl. Pengadilan No.10, Rt.03/Rw.01, Pabaton

Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa

Barat 16121.

Dengan Hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama . : Syarifa Sada Manad., S.H., M.H

Pekerjaan : Advokat

Alamat : Super Mega Lawyers pengacara beralamat di Jl. Pakuan Perumahan Renata No. 20
Rt 002 / Rw 003 Kota bogor.
Berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 21 Maret 2021 adalah penerima kuasa, dalam hal ini
bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa :

Syifa Komarudin S.Kom berkewarganegaraan Indonesia, Jl. Kembang Kenanga Blok A3 No.
10, RT. 07 RW 15, Kelurahan Padi, Kecamatan Desa Bulungan. Yang baik secara bersama-
sama atau sendiri-sendiri.

Selanjutnya disebut sebagai Tergugat

Melawan

Nama : Sinyoreta Fauzia S.E

Pekerjaan : Pengusaha

Alamat : Jl. Sampurna hijo No. 18, RT 06 RW 09 , Kelurahan kemang, Kecamatan Bantaran,
Kota Bogor, Jawa Barat 19810

Setelah membaca dan mempelajari dengan seksama Surat Gugatan dari Penggugat, maka
bersama ini kami sampaikan Jawaban dan Eksepsi atas Surat Gugatan tersebut. Di dalam perkara
perdata Hutang Piutang terkait wanprestasi.
Dengan ini, menyampaikan jawaban sebagai berikut :

Dalam Eksepsi

1. Bahwa tergugat menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil penggugat.

2. Bahwa menyatakan benar tergugat mempunyai Hutang kepada penggugat sebanyak Rp.
105.000.000,- ( Seratus Lima Juta Rupiah )

3. Tergugat dan Alm. Suami Tergugat dapat menebus kembali jaminannya dengan jumlah
pembayaran yang sama maksimal setelah 2 tahun sejak ditandatangininya kesepakatan.
4. Bahwa Penggugat dengan i’tikad baik telah melakukan prestasinya dengan memenuhi
semua kewajiban hukum yang ditentukan, namun ternyata Tergugat kemudian tidak
melaksanakan prestasinya, yakni hingga saat ini Tergugat belum membayarkan hutangnya
kepada Penggugat;
5. Bahwa sebelum gugatan ini diajukan, Penggugat telah seringkali melakukan upaya hukum
dengan melakukan teguran secara lisan dan memberikan Surat Teguran (somasi) kepada
Tergugat untuk segera melaksanakan prestasinya, akan tetapi hasilnya Tergugat tetap tidak
menunjukkan i’tikad baik untuk melakukan prestasinya hingga saat gugatan a
quo didaftarkan;
6. Bahwa dengan tidak dilaksanakannya prestasi atas kewajibanya sesuai Perjanjian yang
telah disepakati, maka Tergugat telah layak dan patut secara hukum untuk dinyatakan telah
melakukan perbuatan wanprestasi;
7. Bahwa kerugian Penggugat atas perbuatan wanprestasi Tergugat, diantaranya Hutang
Pokok sebesar Rp. 105.000.000,-, (seratus lima juta rupiah), Hutang Bunga baik merupakan
bunga moratoir maupun bunga kompensatoir, yakni 3% per bulan / Rp. 3.150.000,- (tiga juta
seratus lima puluh ribu rupiah) per Bulan x 28 Bulan terhitung hingga didaftarkannya
gugatan a quo = Rp. 88.200.000,- (delapan puluh delapan juta dua ratus ribu rupiah);
8. Total Hutang Tergugat : Rp. 193.200.000,- (seratus sembilan puluh tiga juta
dua ratus ribu rupiah).
9. Bahwa Penggugat mempunyai sangkaan yang kuat dan beralasan, Tergugat akan ingkar dan
lalai untuk memenuhi isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van
gewijsde) dalam perkara a quo dan oleh karenanya mohon untuk menghukum Tergugat
dengan membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)
setiap harinya sejak dikeluarkannya putusan atas gugatan ini berkekuatan hukum
tetap (inkracht van gewijsde)

10. Bahwa dengan telah secara sah dan meyakinkan bahwa Tergugat telah melakukan perbuatan
wanprestasi, maka telah patut dan adil apabila Tergugat dihukum untuk membayar ongkos-
ongkos perkara yang timbul dalam perkara ini.

Dalam Pokok Perkara

1. Bahwa tergugat memohon segala sesuatu yang telah diuraikan dalam eksepsi dianggap telah
dimasukkan dalam pokok perkara

2. Bahwa dalil penggugat yang menyatakan bahwa tergugat tidak bertanggung jawab untuk
membayar hutang kepada penggugat tidak lah benar dan hanya dalil-dalil yang diciptakan
untuk menimbulkan opini seolah-olah tergugat tidak mau membayar hutangnya

3. Bahwa tergugat tidak merasa melakukan wanprestasi sebagaimana di sampaikan oleh


penggugat sehingga penggugat akan dapat mengalami kerugian tidak benar

4. Bahwa gugatan penggugat atas wanprestasi dan mohon sita jaminan atas harta kekayaan
tergugat, baik yang berupa barang bergerak maupun tidak bergerak tidak beralasan, sehingga
dengan demikian unsur wanprestasi yang mengakibatkan penggugat dan menderita kerugian
tidak dampak dibuktikan, dan permohonan sita jaminan tergugat mohon tidak dikabulkan.

5. Bahwa sesuai dengan hal-hal yang diuraikan di atas maka gugatan dari penggugat harus
ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima dan penggugat dinyatakan
sebagai penggugat yang tidak baik.

Maka berdasarkan urain jawaban yang dikemukakan tersebut di atas, dengan ini tergugat mohon
kepada majelis hakim yang memeriksa perkara ini berkenan memutuskan sebagai berikut :
Dalam Eksepsi :

Menolak gugatan penggugat atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan penggugat penggugat


tidak dapat diterima.

Dalam Pokok Perkara :

1. Menyatakan gugatan penggugat ditolak seluruhnya

2. Menolak permohonan sita jaminan

3. Menyatakan bahwa tergugat tidak ingkar janji/ wanprestasi

4. Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara

Dan atau apabila Majelis Hakim perkara perdata Nomor. 52Pdt.G/2020/PN. Bogor berpendapat
lain mohon putusan yang seadil-adilnya.

Demikian jawaban dari Tergugat ini disampaikan atas perhatian dan bantuan Majelis Hakim
diucapkan terimakasih.

Hormat , terkuasa Tergugat

Syarifa Sada Manaf., SH.,MH