Anda di halaman 1dari 17

Essay halaman 167

1. Bedakan arti nilai guna total dan nilai guna marginal. Terangkan ciri-ciri
Dari nilai guna total dan nilai guna marginal.berdasarkan kepada ciri-ciri
yang anda jelaskan tersebut buatlah kurva nilai guna total dan kurva nilai
guna marginal.

Jawaban :

Nilai guna total ( total utility ) didefinisikan sebagai tingkat kepuasan yang
diperoleh seseorang saat mengkonsumsi barang / jasa. Nilai guna
marjinal ( marginal utility ) didefinisikan sebagai bertambah / berkurangnya
tingkat kepuasan yang diperoleh seseorang saat mengkonsumsi barang /
jasa. Ciri keduanya : Total Utility : tingkat kepuasan akan semakin tinggi (
besar ) saat barang / jasa yg dikonsumsi semakin banyak.
Marginal utility : tingkat kepuasan akan semakin menurun jika jumlah brg /
J's yang dikonsumsi semakin banyak.

2. Apabila seorang konsumen mengonsumsi beberapa jenis barang ,


terangkan keadaan yang akan memaksimumkan kepuasannya didalam
mengonsumsi barang tersebut
Jawaban :
Keadaan yang memaksimumkan kepuasaan dalam konsumsi adalah
dengan menggeser garis anggaran atau budget line. ini berrarti konsumen
mempunyai anggaran yang lebih sehingga ia dapat memiliki kepuasaan
lebih dengan membeli barang yang ingin dikonsumsinya.

3. Uraikan bagaimana teori nilai guna (utility) menerangkan sifat permintaan


pembeli terhadap suatu barang yang diperjual belikan dipasar
Jawaban :

Teori nilai guna/utility 1. Form Utility yakni peningkatan manfaat nilai


barang setelah terjadinya perubahan bentuk, contoh rotan-kursi. 2. Time
Utility yakni peningkatan manfaat nilai barang jika digunakan pada waktu
yg tepat. 3. Ownership Utility yakni peningkatan manfaat nilai barang jika
telah dimiliki oleh orang yang tepat. 4. Place Utility yakni peningkatan
manfaat nilai barang jika telah ditempatkan sesuai dengan barang. 5.
Element Utility yakni peningkatan manfaat nilai barang jika mengalami
proses produksi untuk dijadikan bahan dasar suatu produk lainnya.

4. a. Apakah yang dimasudkan dengan paradoks nilai? Apakah peranan teori


nilai guna di dalam menerangkan paradoks nilai?
b. Dengan menggunakan contoh angka dan secara grafik terangkan
wujudnya surplus konsumen.

Jawab:

a) Nilai guna merupakan kepuasan atas konsumsi barang oleh konsumen.


Nilai guna berpengaruh pada tingkat permintaan dan penawaran juga sebagai
landasan dalam paradoks nilai yaitu penilaian barang dari harga nya dengan
berdasarkan manfaat bagi manusia.
Contohnya adalah Air dan emas, harga air lebih murah, dan air juga sangat
berguna bagi kehidupan.
b). Surplus konsumen adalah
perbedaan antara kepuasan yang
diperoleh konsumen didalam
mengkonsumsi sejumlah barang
dengan pembayaran yang harus
dibuat untuk memperoleh barang
tersebut. Kepuasan yang
diperoleh selalu lebih besar
daripada pembayaran barang
tersebut.
Contoh:
Andi ingin membeli peralatan sekolah diantaranya adalah pensil, pena,
penghapus, dan rautan. Total harganya Rp10.000.
Sampainya di toko, ada paket alat sekolah yang seharga Rp7.000 dengan
bonus 2 spidol warna. Ia memilih paket promo tersebut dan membayar lebih
murah dari apa yang ia perhitungkan di rumah.
KUANTITATIF 167

1. Seorang konsumen membeli mangga dan durian, dan nilai guna total dari
memakan masing-masing buah tersebut adalah seperti yang ditunjukkan
dalam tabel di bawah ini:

Mangga Durian
Konsumsi(unit) Nilai Guna Konsumsi(unit) Nilai Guna
1 250 1 370
2 460 2 650
3 630 3 850
4 760 4 980
5 850 5 1050
6 900 6 1070

a. Tentukan nilai guna marjinal dari memakan durian dan memakan mangga.
b. Misalkan harga mangga dan durian masing-masing adalah Rp 500.
Berapakah jumlah durian dan mangga yang akan dibelinya apabila uang
yang akan dibelanjakan adalah sebanyak Rp 3500?
c. Lukiskan grafik nilai guna total dan marjinal untuk buah durian dan
mangga.
Jawab:
a.
Mangga Durian
Jumlah UT UM Jumlah UT UM
1 250 - 1 370 -
2 460 210 2 650 280
3 630 170 3 850 200
4 760 130 4 980 130
5 850 90 5 1050 70
6 900 50 6 1070 20

b.
Misalkan X = Mangga dan Y = Durian
XHx + Yhy = P
500X + 500Y = Rp 3.500
Y = 3.500 – 500X – 500
Y = 7-X

Jumlah durian Jumlah mangga Guna total


1 6 1320
2 5 1900
3 4 1610
4 3 1610
5 2 1500
6 1 1270
c.
1200

1000

800
Nilai Guna Total

600
Mangga
Column2
400

200

0
1 2 3 4 5 6
Jumlah

300

250

200
Nilai Marjinal

150

100

50

0
1 2 3 4 5 6
Jumlah

Mangga Column1
2. Seorang konsumen ingin membeli makanan dan pakaian untuk dirinya dan
keluarganya. Harga makanan adalah Rp 600 dan sehelai pakaian berharga
Rp 600. Nilai guna total yang diperoleh dari mengkonsumsi pakaian dan
makanan adalah seperti ditunjukkan dalam tabel di bawah ini.

MAKANAN Mangga
Konsumsi Nilai Guna Jumlah Nilai Guna Total
(unit) Total
1 600 1 14000
2 1100 2 24000
3 1500 3 30000
4 1800 4 32000
5 2000 5 30000

a. Hitunglah nilai guna marjinal untuk makanan dan pakaian pada berbagai
unit barang yang ditunjukkan dalam tabel di atas.
b. Misalkan pendapatan konsumen adalah Rp 27000. Apabila semua
pendapatan tersebut dibelanjakan , berapa banyak makanan dan pakaian
yang akan dibelinya untuk memaksimumkan kepuasaannya?
c. Misalkan pendapatan konsumen itu adalah Rp 38500 dan harga pakaian
meningkat menjadi Rp 1200. Gabungan makanan dan pakaian yang
bagaimanakah perlu dibelinya untuk memaksimumkan kepuasaannya?
Berapakah sisa pendapatannya yang dapat ditabung?
Jawab:
a.
MAKANAN PAKAIAN
Konsums Nilai Nilai Konsums Nilai Nilai
i (unit) Guna Guna i (Unit) Guna Guna
Total Marginal Total Marginal

1 600 600 1 14000 14000

2 1100 500 2 24000 10000

3 1500 400 3 30000 6000

4 1800 300 4 32000 2000

5 2000 200 5 30000 -2000

b. Pendapatan Konsumen : Rp 27.000


Makanan : Rp 600
Harga Pakaian : Rp 6.000
Jadi, 5 x 6.000 = 23.000
4 x 6.000 = 24.000
4 x 6.000 = 27.000
c. Pendapatan Konsumen : Rp 30.000
Harga Pakaian : Rp 12.000
: Rp 42.000
Pakaian = Makanan = 5 x 16.000 = Rp 43.000
4 x 12.000 = Rp 48.000
4 x 12.000 = Rp 51.000

Essay halaman 185

1. Dengan menunjukkan peta kepuasaan sama dan garis anggaran


pengeluaran dalam satu grafik dapatlah ditunjukkan bagaimana seorang
konsumen memaksimumkan kepuasannya terangkan maksud pertanyaan
ini.

Jawaban :

.Jika digambarkan dalam grafik yang sama, titik dimana kurva garis
anggaran dan peta kepuasan bersinggungan menunjukkan kepuasan
maksimal seorang konsumen, artinya konsumen dapat mencapai
kepuasan maksimum dan terjangkau oleh anggarannya.

2. Apakah yang dimaksud dengan tingkat penggantian marjinal?


Bagaimanakah sifatnya dan apakah akibat sifat tersebut ke atas bentuk
kurva kepuasaan sama?

Jawaban :
Tinkat penggantian marginal adalah pengorbanan atas konsumsi suatu
barang untuk menaikkan konsumsi suatu barang lainnya
kurva :
1. Memiliki kemiringan yang negatif
Bila jumlah suatu barang dikurangi maka jumlah barang yang lain harus
ditambah agar dapat memperoleh tingkat kepuasan yang sama.
2. Tidak dapat berpotongan
Perpotongan antara dua kurva indiferensi tidak mungkin terjadi.
3. Cembung terhadap titik origin

3. A. terangkan beda di antara garis pendapatan-konsumsi dan garis harga


satu barang mengalami kenaikan

B. secara grafik terangkan beda di antara efek pendapatan dan efek


penggantian . dalam analisis untuk menjawab pertanyaan ini misalkan
harga satu barang mengalami kenaikan.

Jawaaban :

a.Garis pendpatan konsumsi mierupakan garis yang bermula dari titik nol
dan melalui titik-titik keseimbangan E1, E2 dan seterusnya.
Cara penggambaran:
Tarik awal titik garis dari nilai nol kedua sumbu (Y dan Q), taris terus
melalui titik-titik keseimbangan. Garis harga konsumsi merupakan hasil
dari penghubungan titik E1, E2 dan seterusnya Atau Icc(garis konsumsi
pendapatan) adalah kurva yang mengambarkan perubahan pendapatan
terhadap perubahan konsumsi. pcc(garis konsumsi harga) adalah kurva
yang menggambatkab perubahan harga terhadap perubahan konsumsi.
ini semua terjadi pada kurva indefferen dan budget line.

b.Efek Penggantian
Adalah perubahan harga suatu barang mengubah nilai guna marginal per
rupiah dari barang yang mengalami perubahan harga tersebut
Efek Pendapatan
Adalah kalau pendapatan tidak mengalami perubahan maka kenaikan
harga menyebabkan pendapatan rill menjadi semakin sedikit dengan
perkataan lain,kemampuan pendapatan yang diterim untuk membeli
barang barang menjadi bertmbah kecil dari sebelumnya. Maka kenaikan
harga menyebabkan konsumen mengurangi jumlah berbagai barang yang
dibeli nya,termasuk barang yang mengalami kenaikan harg. Penurunan
harga suatu barang menyebabkan pendapatan rill bertambah,dan ini akan
mendorong harga pada pendpatan ini yang disebut efek pendapatan,lebih
memperkuat lagi efek penggantian didalam mewujudkan kurva permintaan
yang menurun dari kiri atas dan kanan bawah.

Perilaku Konsumen
Sepuluh tahun yang lalu, General Mills memutuskan untuk
memperkenalkan produk makanan pagi baru berupa serealia (cereal).
Merek baru itu, apple Cinnamon Cheerios, yang menawarkan rasa lebih
manis dan varian rasa yang lenih banyak daripada produk yaidu Cheerios
klasik dari General Mills. Tapi sebelum apple-Cinnamon Cheerios dapat
dipasarkan secara luas, perusahaan harus memecahkan suatu masalah
penting: Berapa harga yang harus dibebankan untuk produk tersebut ?
Bagaimanapun baiknya serealia itu, profibilitasnya akan bergantung pada
penetapan harga yang dibuat perusahaan. Mengetahui bahwa konsumen
akan membayar lebih tinggi untuk sebuah produk baru tidaklah cukup
pertanyaannya adalah seberapa lebih tinggi harganya. Oleh karena itu,
General Mills harus melakukan analisis secara hati-hati pada preverensi
konsumen untuk menentukan permintaan atas Apple-Cinnamon Cheerios.

4. Dengan menggunakan analisis kurva kepuasaan sama terangkan


pandangan dari hukum permintaan, yaitu jika harga tinggi maka
permintaan sedikit dan kalua harga rendah maka permintaan semakin
bertambah banyak.

Jawaban :
Jadi sebenarnya yang merupakan kepuasan yang sama dalam kurva
pendekatan konsumsi dapat menetapkan hukum permintaan. Tetapi,
sebelumnya permintaan ditentukan oleh kombinasi harga dengan jumlah
barang yang akan diminta dalam pasar. Sementara kepuasan akan terjadi
setelah saat kita mengkonsumsi. Sementara permintaan terhadap barang
sudah ada sebelum kita mengkonsumsi barang yang diminta. Oleh karena
itu, pandangan hukum permintaan jika kepuasan sama maka yang
menentukan harga. Karena kepuasan dinilai sama, jika harga turun maka
permintaan akan menaik.

KUANTITATIF 185

1. Misalkan seorang konsumen ingin membeli mangga dan durian dan


berturut-turut harganya adalah Rp 2000 dan Rp 4000. Uang konsumen
tersebut berjumlah Rp 40000. Berdasarkan permisalannya diatas
jawablah pertanyaan berikut.
a. Buatlah garis anggaran pengeluaran konsumen tersebut.
b. Apabila harga durian turun menjadi Rp 2500. Bagaimanakah
perubahan yang terjadi keatas garis anggaran pengeluaran?
c. Bagaimanakah perubahan yang terjadi keatas garis anggaran
pengeluaran apabila harga mangga dan durian menjadi separuh
dari harga semula?
d. Misalkan uang konsumen tersebut bertambah menjadi Rp 60000
dan kemudian bertamabh lagi menjadi Rp 80000. Apakah akibat
dari perubahan ini keatas garis anggaran pengeluaran?
Jawab :
a.
Mangga Durian Uang Uang Total
untuk untuk pengeluaran
membeli membeli
mangga durian
0 10 0 Rp. Rp. 40.000
40.000
2 9 Rp. 4.000 Rp. Rp. 40.000
36.000
4 8 Rp. 8.000 Rp. Rp. 40.000
32.000
6 7 Rp. 12.000 Rp. Rp. 40.000
28.000
13 6 Rp. 26.000 Rp. Rp. 40.000
24.000
10 5 Rp. 20.000 Rp. Rp. 40.000
20.000
12 4 Rp. 24.000 Rp. Rp. 40.000
16.000
19 3 Rp. 28.000 Rp. Rp. 40.000
12.000
16 2 Rp. 32.000 Rp. 8.000 Rp. 40.000
18 1 Rp.36.000 Rp. 4.000 Rp. 40.000
20 0 Rp. 40.000 0 Rp. 40.000

20
18
16
14
12
Mangga

10
8
6
4
2
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Durian

b. Garis anggaran akan berotasi keluar dan konsumen dapat


membeli durian lebih banyak.
c. Garis anggaran akan bergeser sejajar ke kanan
d. garis anggaran akan terus bergeser ke kanan jika uang
konsumen bertambah, artinya konsumen mampu membeli lebih
banyak

2. Tabel 1 dan 2 di bawah ini masing-masing menunjukkan kombinasi


makanan dan pakaian (dalam unit) yang memberikan kepuaan yang
sama kepada konsumen.
TABEL 1 TABEL 2
Makanan Pakaian Makanan Pakaian
80 20 60 1
40 5 40 2
20 10 20 5
15 20 15 10

a. Lukiskan kedua kurva kepuasan sama konsumen tersebut.


b. Misalkan pendapatan konsumen adalah Rp 80.000, harga makanan
adalah Rp 1000 dan anggaran pengeluaran konsumen tersebut.
Pada kombinasi makanan dan pakaian yang manakah konsumen
mencapai kepuasan maksimumkan?
c. Bagaimana keseimbangan konsumen akan mengalami perubahan
apabila harga makanan turun menjadi Rp 800 dan harga pakaian
naik menjadi Rp 10.000?
Jawab:
a.

Chart Title
25
20

Makanan
15
10
5
0
15 20 40 60 80
Pakaian

Tabel 2 Tabel 1

b. Jika I = 80000
Pm = 1000
Pp = 8000
Maka jumlah makanan (Qm) terbanyak (Qp = 0) adalah
Qm = I/Pm
= 80000/1000
= 80 makanan
Sedangkan jumlah pakaian (Qp) terbanyak (Qm = 0) adalah
Qp = I/Pp
= 80000/8000
= 10 pakaian
Dari jumlah tersebut dapat digambarkan garis anggaran
(Lihat jawaban no.1.a)

c. Kepuasan maksimum ditunjukkan dengan adanya titik


persinggungan antara kurva kepuasan sama dengan garis
anggaran. Sehingga degan melihat kurva di atas, dapat
disimpulkan bahwa kepuasan maksimum tercapai pada kombinasi
40 makanan dan 5 pakaian.
Essay halaman 206

1. A. terangkan sifat-sifat perusahaan perseorangan.


B. apakah keburukan yang utama perusahaan perkongsian? Bagaimanakah
caranya menghindari keburukan ini ?
C. apakah sifat – sifat perusahaan perseroan terbatas ? terangkan kebaikan
dan keburukan bentuk perusahaan seperti itu.
D. apakah yang mendorong pemerintah mendirikan perusahaan ?

Jawaban :

A.1. Relative mudah didirikan dan juga dibubarkan


2. Tanggung jawab tidak terbatas dan bisaa melibatkan harta pribadi
3. Tidak ada pajak, yang ada adalah punggutan dan retribusi
4. Seluruh keuntungan dinikmati sendiri
5. Roda perusahaan diatur secara pribadi
6. Dapat dipindah tangankan
7.Jangka waktu perusahaan tidak terbatas atau seumur hidup.
B.Perusahaan tersebut tidak mendapatkan hasil yang maksimal karena
harus berbagi dan hak milik pun tidak dimiliki penuh oleh pemilik tetapi
dimiliki oleh pihak yang ikut berkongsi. Cara menghindarinya dengan
cara berwirausaha sendiri dimulai dengan usaha kecil-kecilan
C. Ciri dan sifat PT :
a) kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
b) modal dan ukuran perusahaan besar
c) kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
d) dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
e) kepemilikan mudah berpindah tangan
f) mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
g) keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk
dividen
h) kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang
saham
i) sulit untuk membubarkan pt
j) pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Kelebihan:
a) Seluruh laba menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan
memungkinkan pemilik menerima 100% laba yang dihasilkan
perusahaan.
b) Kepuasan Pribadi. Prinsip satu pimpinan merupakan alasan yang
baik untuk mengambil keputusan.
c) Kebebasan dan Fleksibilitas. Pemilik perusahaan perseorangan
tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil
keputusan.
d) Sifat Kerahasiaan. Tidak perlu dibuat laporan keuangan atau
informasi yang berhubungan dengan masalah keuangan
perusahaan. Dengan demikian masalah tersebut tidak dapat
dimanfaatkan oleh pesaing.

Kelemahan:
a) Tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Artinya seluruh kekayaan
pribadinya termasuk sebagai jaminan terhadap seluruh utang
perusahaan.
b) Sumber keuangan terbatas. Karena pemiliknya hanya satu orang,
maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber
dana hanya bergantung pada kemampuannya.
c) Kesulitan dalam manajemen. Semua kegiatan seperti pembelian,
penjualan, pembelanjaan, pengaturan karyawan dan sebagainya
dipegang oleh seorang pimpinan. Ini lebih sulit apabila manajemen
dipegang oleh beberapa orang.
d) Kelangsungan usaha kurang terjamin. Kematian pimpinan atau
pemilik, bangkrut, atau sebab-sebab lain dapat menyebabkan
usaha ini berhenti kegiatannya.
D.Untuk mengurangi pengangguran,meningkatkan kesejahteraan
rakyat, &menambah investor untuk memajukan perekonomian Negara

2. A. dalam teori ekonomi apakah tujuan setiap perusahaan ? apakah syarat


yang harus dipenuhi untuk mencapai tujuan tersebut?
B. terangkan perbedaan pengertian firma dan industry dalam teori ekonomi.

Jawaban :

a. Secara garis besar, tujuan perusahaan dibedakan menjadi 2 yaitu


untuk memaksimumkan laba dan untuk melayani masyarakat. Untuk
memaksimumkan laba, yang harus dilakukan perusahaan adalah
berproduksi pada tingkat MR=MC (Marginal Revenue = Marginal Cost).
Untuk melayani masyarakat, yang dilakukan adalah memaksimalkan
output.
b. A) Dalam teori ekonomi firma atau perusahaan adalah suatu badan
usaha yang menggunakan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan
barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan
b) Pengertian industri dalam teori ekonomi sangat berbeda artinya
dengan pengertian industri pada umumnya dimengerti orang. Dalam
teori ekonomi istilah industri diartikan sebagai kumpulan firma-firma
yang menghasilkan barang yang sama atau sangat bersamaan yang
terdapat dalam suatu perusahaan.
3. Terangkan bagaimana hukum hasil lebih yanmg semakin berkurang
mempengaruhi fungsih produksi. Buatlah suatu contoh angka untuk
menerangkan hal tersebut.

Jawaban :
Pada proses produksi, penambahan jumlah faktor produksi (misal Tenaga
kerja) awalnya akan memberi nilai tambah hasil produksi yg semakin besar.
Jika penambahan faktor produksi terus dilakukan, pada titik tertentu jumlah
nilai tambahnya akan semakin berkurang meskipun total produksinya masih
naik. Dan jika penambahan faktor produksi terus dilakukan pada titik tertentu
nilai tambahnya akan menjadi minus yang anrtinya total produksi akan mulai
turun.

Contoh:
TK. Total Prod Selisih
1. 2.
2. 3. 1
3. 5. 2
4. 8. 3
5. 10. 2
6. 11. 1
7. 11. 0
8. 10. -1

Bisa dilihat selisih hasil produksi setiap penambahan satu Tenaga kerja
awalnya akan semakin tinggi, terus semakin menurun dan akhirnya minus.
Hal ini bisa terjadi karena yg ditambah hanya Tenaga kerja sedangkan faktor
produksi lain (mesin, tempat) tidak ditambah. Tempat dan mesin mempunyai
maksimal pengguna. Kalau pengguna mesin melebihi jumlah maksimal maka
tidak akan optimal.

4. Apakah ( I ) produksi total, ( ii ) produksi rata – rata, dan ( iii ) produksi


marjinal ? bagaimana sifat – sifat kurva yang menggambarkan produksi total,
produksi rata – rata dan produksi marjinal ? gunakan contoh angka yang anda
buat sendiri untuk menjawab pertanyaan nomor 3 dalam menggambarkan
masing – masing kurva tersebut.

Jawaban :
PRODUK TOTAL, atau total product (TP), adalah keseluruhan hasil/produk
yang didapatkan selama proses produksi.

PRODUK MARGINAL, disebut juga Tambahan Produk atau Marginal Product


(MP), adalah tambahan dari total produksi yang dapat diperoleh karena unit
faktor produksi mengalami pertambahan.

PRODUK RATA-RATA, disebut juga Average Product (AP), adalah jumlah rata
rata produk yang diperoleh selama proses produksi. Jumlah rata rata tersebut
didapatkan dengan cara membagi total produksi (TP) dengan jumlah tenaga
kerja (L).
Kurva produksi total, rata-rata dan Marginal :

5. Dengan menggunakan kurva produksi sama dan garis biaya sama terangkan
bagaimana keadaan berikut di capai:
a. Meminimumkan biaya untuk mencapai suatu tingkat produksi tertentu.
b. Memaksimumkan produksi dengan menggunakan sejumlah tertentu biaya
yang tersedia.

Jawaban :
a. Cara meminimumkan biaya produksi adalah, kita bisa mengolah sesuatu
barang tak terpakai/barang bekas yang akan kita jsdikan suatu gagasan baru
untuk proses produksi.
b. Kita olah suatu barang/limbah tersebut dengan se-kreatif mungkin agar
pembrli meminati barang yang ditawarkan.

( jawaban a dan b dijadikan satu jawaban penjelasan )


Pada saat produk rata-rata mencapai titik maksimum C, maka biaya rata-rata
mencapai minimum.
Produk rata-rata mencapai maksimum saat menggunakan factor produksi
sebesar X1 dan memperoleh produksi sebesar Y1 dan memperoleh produk
rata-rata sebesar AP1. Secara detail disajikan pada gambar di bawah ini.
Kurva biaya variable rata-rata menyerupai huruf U, yang semula turun dengan
kenaikan produksi, mencapai titik minimum dan selanjutnya akan naik dengan
meningkatnya produksi.
Kurva :
KUANTITATIF 206

1. Dimisalkan suatu usaha pertanian mempunyai sebidang tanah dan


sejumlah alat-alat pertanian. Tanah dan peralatan pertanian tersebut
tidak dapat ditambah jumlahnya. Jumlah tenaga kerja dan tingkat
produksi yang akan dicapai pada setiap jumlah tenaga kerja yang
digunakan adalah seperti ditunjukkan dalam tabel dibawah ini.

Jumlah pekerja (orang) Jumlah produksi (unit)


1 1
2 3
3 6
4 10
5 15
6 19
7 22
8 24

TEORI PRODUKSI DAN KEGIATAN PERUSAHAAN


a. Hitunglah produksi marjinal rata-rata. Pada tenaga kerja yang
manakah produksi marjinal mencapai maksimum. Produksi rata-rata
mencapai maksimum?
b. Lukiskan kurva produksi total, produksi marjinal dan produksi rata-rata.
Bedakan grafik fungsi produksi tersebut menjadi tiga tahap kegiatan
memproduksi.
Jawab:
a.

Jumlah Tenaga kerja Produksi total Produksi


pekerja (orang) (unit) marjinal
(orang)
1 1 1 1
2 3 1,5 2
3 6 2 3
4 10 2,5 4
5 15 3 5
6 19 3,2 4
7 22 3,1 3
8 24 3 2
b.
30

25

20
Produksi

15
TP
AP
10 MP

0
1 2 3 4 5 6 7 8
Tenaga Kerja

2. Suatu perusahaan usaha tani mempunyai pilihan kombinasi barang


modal dan tenaga kerja seperti ditunjukkan dalam tabel berikut untuk
menghasilkan 100 ton beras.

Jumlah pekerja (orang) Jumlah modal (unit)


60 3
50 5
40 8
30 10
25 15

a. Upah tenaga kerja adalah Rp10000 dan harga modal seunit adalah Rp
20000. Hitunglah biaya yang harus dibelanjakan perusahaan untuk
menggunakan kombinasi tenaga kerja dan dan barang-barang modal
diatas. Yang manakah yang merupakan kombinasi modal dan tenaga
kerja yang paling murah?
b. Gambarkan (i) garis biaya sama dan (ii) kurva produksi sama dalam
satu grafik. Adakah grafik yang anda buat sesuai dengan kesimpulan
anda dalm menjawab pertanyaan (a)?
Jawab :
a. Kombinasi modal dan tenaga kerja yang paling murah adalah 30
orang pekerja dan jumlah modal sebanyak 10.
b.