Anda di halaman 1dari 87

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM

PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JALAN


DI DESA PADAREK

Karya Tulis Ilmiah

Disusun untuk Memenuhi Tugas Akhir


Sebagai Syarat dalam Mengikuti Ujian Akhir Sekolah

Disusun Oleh:
Kelompok: 16
Kelas XII IPS 4
1. Dede Ramdani (0021108763)
2. Depi Sugiarti (0025976578)
3. Maretha Tria Santika (0032694068)
4. Muhamad Akmal (0025976706)
5. Rinrin Ridwanulloh (0028993054)
6. Samsul Muarif (0038245276)
7. Wulansari (0037715515)
8. Yusran Nizar A (0032731812)

SEKOLAH MENENGAH NEGERI 1 BANTARUJEG


Alamat: Jalan Siliwangi No. 119 Bantarujeg, Majalengka 45464
2021
HALAMAN PERSEMBAHAN

Barang siapa mendapatkan petunjuk dari Allah, maka tidak akan ada yang

menyesatkannya dan barang siapa yang sesat maka tidak akan ada pemberi

petunjuk baginya.

Seberat apapun musibah yang menimpamu, tetaplah sabar dan ikhlas.

Hadapi dengan penuh tanggung jawab. Jangan pernah terpuruk dengan suatu

masalah. Bersabarlah dan berdoalah, percaya tidak ada masalah yang terlalu besar

bagi Allah SWT.

Hasrat menuju kesuksesan memang penting, tetapi yang lebih penting

adalah hasrat untuk mempersiapkan kesuksesan. Belajarlah dengan masa lalu,

rancang masa depan berdasarkan masalalu tersebut, kemudian kendalikan setiap

detail dari kehidupan.

Berkerjasamalah dengan orang-orang yang selalu memotivasi kamu untuk

menjadi individu yang lebih baik, yang selalu ada demi kebaikan anda.

Jangan pernah menyerah atas impianmu. Rintangan kadang menjatuhkanmu,

namun kamu harus bangakit dan terus melangkah.

Dipersembahkan untuk teman-teman

ii
HALAMAN PENGESAHAN

Karya ilmiah ini disetujui dan disahkan oleh:

Pembimibing I, Pembimbing II,

DENI KUSUMAWARDANI S.Pd Drs. M CUCU ANSORULLOH M.Pd


NIP 197312072005011010 NIP 197008152014101001

Koordinator, Wali Kelas,

ADING ROCHENDY S.Pd., M.Pd RESI ATRIAWATI S.Pd


NIP 19710929 199512 1 002 NIP

Kepala Sekolah,

Drs. ROSTIYANA, M.Pd


NIP 19651212 199003 1 017

iii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Atas berkat rahmat

dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini dengan judul

“Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Jalan Di Desa Padarek”. Meskipn

banyak hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaannya, tapi kami

berhasil mengerjakannya tepat waktunya.

Tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada Guru pembimbing yang

telah membantu kami dalam mengerjakan karya tulis ilmiah ini. Kami juga

mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang terlibat dalam penelitian ini

dan kepada teman-teman sekolah yang sudah memberikan kritik dan sarannya.

Penulis berharap semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat dan

menjadi motivasi bagi setiap orang khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang

diharapkan dapat tercapai. Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

Pembuatan karya ilmiah ini tidak akan selesai tepat pada waktunya tanpa

adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh kerena itu, penulis menyampaikan

ucapan terimakasih kepada :

1. Bapak Drs. Rostiyana, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1

Bantarujeg,

2. Bapak Ading Rochendy, S.Pd., M.Pd., selaku koordinator tugas karya tulis

ilmiah ini,

3. Ibu Resi Atriawati, S.Pd., selaku wali kelas XII.IPS.4,

iv
4. Bapak Deni Kusumawardani, S.Pd., selaku Guru pembimbing 1 selama

penulis membuat karya ilmiah ini. Terimakasih atas kritik dan saran yang

membangun, dukungan, nasihat yang berarti, serta ilmu dan pengetahuan

yang sangat berguna demi terselesaikannya karya ilmiah ini,

5. Bapak Drs. M. Cucu Ansorulloh, M.Pd., selaku Guru pembimbing 2

selama penulis membuat karya ilmiah ini. Terimakasih atas kritik dan

saran yang membangun, dukungan, nasihat yang berarti, serta ilmu dan

pengetahuan yang sangat berguna demi terselesaikannya karya ilmiah ini,

6. Kepada Orang tua penulis ucapkan terimakasih karena berkat doa dan

dukungannya penulis bisa menyelesaikan tugas karya ilmiah ini dengan

baik,

7. Kepada teman-teman penulis yang berada di SMA Negeri 1 Bantarujeug

yang juga selalu memberi saran yang berguna untuk karya tulis ini serta

dukungan yang tak henti penulis ucapkan terimakasih,

8. Kepada masyarakat Desa Padarek penulis ucapkan terimakasih telah

membantu dalam kelancaran penelitian ini, dan.

Penulis menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ilmiah ini

masih jauh dari kata sempurna, untuk itu penulis sangat mengharapkan

kritik dan saran yang bersifat membangun guna menyempurnakan karya

tulis ilmiah ini.

Bantarujeg, Maret 2021

Penulis

v
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL

HALAMAN PERSEMBAHAN............................................................................ii

HALAMAN PENGESAHAN..............................................................................iii

KATA PENGANTAR...........................................................................................iv

DAFTAR ISI..........................................................................................................vi

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1

1.1 Latar Belakang...........................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah......................................................................................3

1.3 Tujuan Penelitian.......................................................................................4

1.4 Manfaat Penelitian.....................................................................................4

1.5 Sistematika Penulisan................................................................................4

BAB II LANDASAN TEORITIS..........................................................................7

2.1 Partisipasi...................................................................................................7

2.1.1 Pengertian Partisipasi.........................................................................7

2.1.2 Bentuk Partisipasi..............................................................................8

2.2 Masyarakat...............................................................................................10

2.2.1 Pengertian Masyarakat.....................................................................10

2.2.2 Jenis-Jenis Masyarakat.....................................................................11

2.3 Pembangunan...........................................................................................12

2.3.1 Pengertian Pembangunan.................................................................12

2.4 Desa.........................................................................................................14

vi
2.4.1 Pengertian Desa................................................................................14

2.4.2 Macam-Macam Desa.......................................................................15

2.5 Desa Padarek............................................................................................16

BAB III PEMBAHASAN....................................................................................18

3.1 Peran Masyarakat dalam Berpartisipasi pada Pelaksanaan Pembangunan

Jalan di Desa Padarek..............................................................................18

3.2 Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Berpartisipasi pada Pelaksanaan

Pembangunan Jalan di Desa Padarek.......................................................19

3.3 Faktor Penghambat Partisipasi Masyarakat pada Pelaksanaan

Pembangunan Jalan di Desa Padarek.......................................................24

BAB IV PENUTUP..............................................................................................26

4.1 Simpulan..................................................................................................26

4.2 Saran........................................................................................................26

DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................28

DAFTAR RIWAYAT HIDUP............................................................................29

LAMPIRAN-LAMPIRAN..................................................................................37

vii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Desa merupakan wilayah yang penduduknya menetapkan hidup

bergotong-royong, adat istiadat yang sama, tata norma dan mempunyai tata cara

sendiri dalam mengatur kehidupan masyarakat. Umumnya Desa terletak diluar

kota dan terdiri atas daerah pertanian, sehingga sebagian besar mata

pencahariannya adalah petani. Desa berada dibawah pemerintah kabupaten, tetapi

Desa bukanlah bawahan Kecamatan, Kecamatan merupakan bagian dari perangkat

daerah. Kabupaten dan Desa bukan dari perangkat daerah, berbeda dengan

Kelurahan, Desa memiliki hak mengatur wilayahnya lebih luas, namun dalam

perkembangannya Desa dapat dirubah statusnya menjadi kelurahan.

Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan bahwa

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang

berwenang untuk mengatur dan mengurus masyarakat setempat, berdasarkan asal-

usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem

pemerintahan negara kesatuan republik Indonesia..

Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan

merupakan salah satu wujud kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan

pembangunan. Partisipasi masyarakat juga merupakan salah satu faktot yang

berpengaruh terhadap berhasil tidaknya program pembangunan dalam suatu

wilayah. Partisipasi masyarakat diperlukan karena program pemerintah yang

1
2

dilaksanakan tidak lain adalah untuk masyarakat. Masyarakat seharusnya

ikutbersama-sama dengan pemerintah memberikan guna meningkatkan serta

mempermudah jalannya pelaksanaan program pembangunan.

Kurangnya partisipasi masyarakat dalam memberi sumbangan pemikiran

atau ide-ide dalam pelaksanaan pembangunan karena dalam organisasi pemerintah

Kelurahan kegiatan pembangunan terbesar adalah daerah Kabutapen atau proyek-

proyek pembangunan langsung ditentukan oleh pemerintah Kabupaten. Walaupun

setiap tahunnya dilaksanakan musyawarah rencana pembangunan Kelurahan

namun sering kali keputusan-keputusan yang telah disepakati dalam musyawarah

tersebut harus kandas pada tingkat Kecamatan sehingga mencermati tidak atau

jarang ditindak lanjuti hasil musyawarah rencana pembangunan Kelurahan

tersebut berakibat pada menurunnya partisipasi masyarakat dalam memberi ide-

ide pemikiran dalam rencana pembangunan.

Selanjutnya partisipasi dalam bentuk pikiran, tenaga dan uang yang

diberikan oleh masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan jalan yang ada di

Desa Padarek Kec. Lemahsugih sesuai dengan pengamatan awal penulis

ditemukan adanya keberagaman, ada beberarpa anggota masyarakat yang dengan

senang hati memberikan partisipasi dalam bentuk uang maupun barang namun ada

pula yang menolak berpartisipasi dalam memberikan uang dan barang.

Fenomena yang di uraikan tersebut yaitu kurangnya partisipasi yang

diberikan masyarakat didominasi oleh beberapa faktor yang menurut penulis

masih menjadi dugaan sementara, yaitu dari faktor intern adalah kurangnya

kemauan dan kesadaran dari masyarkat untuk berpartisipasi. Hal ini perlu adanya
3

pembinaan dan motivasi dari aparat Desa. Faktor selanjutnya adalah tingkat

Pendidikan dan pengetahuan dari masyarakat yang ada di Desa Padarek Kec.

Lemahsugih akan hak dan kewajiban sebagai anggota masyarakat yang hidup

berdampingan untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam pelaksanaan

pembangunan, dan faktor yang terakhir adalah penghasilan atau tingkat

pendapatan akan memberikan nilai partisipasi yang buruk, walaupun hal tersebut

tidak menjadi ukuran baku, namun ketiga faktor yang diuraikan mempunyai

keterkaitan satu dengan yang lainnya.

Dengan uraian masalah yang disebutkan peneliti tertarik untuk mengkaji

lebih mendalam lagi melalui suatu penelitian ilmiah, yang menggunakan prinsip-

prinsip ilmiah, mengenai partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan

Desa Padarek Kec. Lemahsugih Kab. Majalengka.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarakan uraian diatas, maka yang menjadi pokok permasalahan

dalam penelitian yaitu:

1. Bagaimana peran masyarakat dalam berpartisipasi pada pelaksanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek?

2. Bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam berpartisipasi pada

pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Padarek?

3. Faktor yang menjadi penghambat berpartisipasi pada pelaksanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek?


4

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut.

1. Untuk mengetahui peran masyarakat dalam berpartisipasi pada pelaksanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek.

2. Untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam berpartisipasi pada

pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Padarek.

3. Untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat berpartisipasi pada

pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Padarek.

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian ini sebagai berikut.

1. Menambah wawasaan mengenai partisipasi pembangunan jalan di Desa.

2. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi lurah dan masyarakat

serta instasi-instasi yang terkait di dalamnya untuk pencapaian pelaksanaan

program pembangunan pada wilayahnya.

3. Menambah khasana ilmu pengetahuan khususnya disiplin ilmu pemerintahan

serta upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan

jalan.

1.5 Sistematika Penulisan


5

Adapun sistematika penulisan dari karya ilmiah ini adalah sebagi berikut.

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PERSEMBAHAN

HALAMAN PENGESAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan Penelitian

1.4 Manfaat Penelitian

1.5 Sistematika Penulisan

BAB II KAJIAN TEORITIS

2.1 Partisipasi

2.1.1 Pengertian Partisipasi

2.1.2 Bentuk Partisipasi

2.2 Masyarakat

2.2.1 Pengertian Masyarakat

2.2.2 Jenis-Jenis Masyarakat

2.3 Pembangunan

2.4 Desa

2.4.1 Pengertian Desa

2.4.2 Macam-Macam Desa


6

2.5 Desa Padarek

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Peran masyarakat dalam berpatisipasi pada pelaksanaan pembanguan jalan di

Desa Padarek

3.2 Tingkat partispasi masyarakat dalam berpastispasi pada pelaksanaan jalan di

Desa Padarek

3.3 Faktor penghambat partispasi pada pelaksanaan pembangunan jalan di Desa

Padarek

BAB IV PENUTUP

4.1 Simpulan

4.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

LAMPIRAN-LAMPIRAN
7
BAB II

LANDASAN TEORITIS

2.1 Partisipasi

2.1.1 Pengertian Partisipasi

Pengertian partisipasi menurut para ahli adalah sebagai berikut.

“Partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan


emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang
mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada laporan kelompok
dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap
usaha yang bersangkutan ”(Keit Davis Sastropoetra, 2005:75).
“Partisipasi masyarakat adalah keterlibatan aktif masyarakat dalam proses
penentuan arah, stategi dan kebijaksanaan pembangunan yang dilakukan
pemerintah, keterlibatan dalam memiliki beban dan tanggung jawab
pembangunan secara keadilan, partisipasi pada setiap program
pembangunan dapat berupa sumbangan pemikiran atau pemberian ide-ide
secara fisik atau tenaga serta ikut merasakn hasil-hasil program
pembangunan itu sendiri” (Bintoro Tjoroamidjo, 1993:207).
“Partisipasi masyarakat adalah sebagai ketersediaan untuk membantu
berhasilnya setiap program sesuai kemampuan setiap orang tanpa berarti
mengorbankan kepentingan diri sendiri dan diperlukan upaya untuk lebih
meyakinkan masyarakat agar tetap berpartisipasi dalam pelaksanaan
program pembangunan, yaitu dengan adanya komunikasi antara
pemerintah dengan masyarakat atau sebaliknya. Keadaan seperti ini akan
merubah sikap secara tindakan masyarakat dari apatis selanjutnya menjadi
dukungan untuk berpartisipasi” (Santoso Sastropoetra, 1986:3).

“Partisipasi adalah sebagai keterlibatan mental dan emosional dalam

situasi yang mendorongnya memberi sumbangan terhadap tujuan kelompok serta

membagi tanggun gjawab bersama mereka” (Huneryear dan Hoeman dalam Siti

Irene Astuti D. 2009:32).

“Partisipasi adalah suatu konsep dalam pengembangan masyarakat yang


digunakan secara umum dan luas, serta sebuah konsep sentral, dan prinsip
dasar dari pengembangan masyarakat karena diantara banyak hal,
partisipasi memang terkait erat dengan gagasan HAM” (Ife dan Tesoriero,
2008:295).

8
9

“Partisipasi adalah keikutsertaan atau keterlibatan masyarakat dalam


kegiatan pelaksanaan pembangunan dalam merencanakan, melaksanakan
dan mengendalikan serta mampu untuk meningkatkan kemauan menerima
dan kemampuan untuk menanggapi, baik secara langsung maupun tidak
langsung sejak dari gagasan, perumusan kebijaksanaan hingga pelaksanaan
program” (Khadiyanto, dalam Darma, 2011 ).

“Partisipasi adalah sebagai suatu tindakan yang mendasar untuk bekerja

sama yang memerlukan waktu dan usaha, agar menjadi mantap dan hanya berhasil

baik dan terus maju apabila ada kepercayaan” (Korten, dalam Darma, 2011).

Dari berbagai definisi tentang partisipasi diatas, terlihat bahwa para ahli

memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalam melihat

partisipasi, masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup dan

konteks yang berbeda (https://eprints.uny.ac.id).

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa partisipasi adalah

keikutsertaan masyarakat dalam suatu kegiatan pembangunan dan dapat berupa

pikiran tenaga ataupun uang sehingga suatu kegiatan dapat berjalan dengan lancar

dan sukses.

2.1.2 Bentuk Partisipasi

Adapun betuk-bentuk partisipasi menurut (Hamijoyo 2007) adalah sebagai

berikut.

1. Partisipasi uang, yaitu partisipasi dalam bentuk uang yang berguna


untuk memperlancar usaha bagi masyarakat yang membutuhkan.
2. Partisipasi harta benda, yaitu bentuk partisipasi dengan
menyumbangkan berbagai alat-alat kerja untuk membantu masyarakat
dalam melakukan kegiatan pembangunan.
10

3. Partisipasi tenaga, yaitu bentuk partisipasi berupa tenaga untuk


melaksanakan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan atau
program pembangunan.
4. Partisipasi sosial, yaitu partisipasi yang diberikan oleh masyarakat
sebagai bentuk rasa kekeluargaan atau perhatian untuk memotivasi
masyarakat lain agar ikut berpartisipasi.
5. Partisipasi pemikiran, yaitu partisipasi dalam bentuk sumbangan
gagasan atau ide yang membangunan yang dapat digunakan untuk
menyusun program atau memperlancar pelaksanaan program.
6. Partisipasi keterampilan, yaitu bentuk partisipasi berupa pemberian
dorongan keterampilan pada orang yang membutuhkan agar hidup
lebih sejahtera.
7. Partisipasi representatif, yaitu partisipasi berupa pemberian
kepercayaan kepada wakilnya yang duduk dalam kepanitian kegiatan
pembangunan.
8. Partisipasi dalam proses pengambilan keputusan, yaitu masyarakat ikut
terlibat dalam forum atau diskusi yang terkait dengan pengambilan
keputusan (Hamijoyo, 2007 “Sosiologi Kelas XII” hal 167).

Jadi bentuk-bentuk partisipasi adalah partisipasi uang yang berguna untuk

memperlancar usaha bagi masyarakat yang membutuhkan, partisipasi harta benda

untuk membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan pembangunan, partisipasi

tenaga untuk melaksanakan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan atau

program pembangunan, partisipasi sosial untuk memotivasi masyarakat lain agar

ikut berpartisipasi, partisipasi pemikiran untuk menyusun program atau

memperlancar pelaksanaan program, partisipasi keterampilan berupa pemberian

dorongan keterampilan pada orang yang membutuhkan agar hidup lebih sejahtera,

partisipasi representatif berupa pemberian kepercayaan kepada wakilnya yang


11

duduk dalam kepanitian kegiatan pembangunan, partisipasi dalam proses

pengambilan keputusan masyarakat ikut terkait dengan pengembilan keputusan.

Dari uraian diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa bentuk-bentuk

pertisipasi terbagi beberapa macam seperti partisipasi uang, harta benda, tenaga,

sosial, pemikiran, keterampilan, representatif, dan partisipasi dalam proses

pengambilan keputusan.

2.2 Masyarakat

2.2.1 Pengertian Masyarakat

Pengertian masyarakat menurut para ahli adalah sebagai berikut.

“Masyarakat adalah sekelompok manusia yang terbesar mempunyai

kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama” ( J. L. Gillin dan J. P.

Gillin dalam bukunya, Cultural Sociology).

Menjelaskan definisi “masyarakat sebagai kelompok individu yang

diorganisasikan yang mengikuti suatu cara hidup tertentu” (M. J. Herskovits

dalam bukunya Man and His Works)

”Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan

kebudayaan” (Selo Soermadjan 1974).

“Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut

suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu

rasa identitas yang sama” (Koentjaraningrat 1994).

“Masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja

sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam
12

kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial” (Ralph

Linton 1968).

Dari berbagai definisi tentang masyarakat diatas, terlihat bahwa para ahli

memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalam melihat

masyarakat, masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup dan

konteks yang berbeda (http://www.definisi-pengertian.com).

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa masyarakat adalah

kumpulan manusia yang membentuk suatu kelompok yang hidup bersama-sama

dan saling membantu satu sama lain dalam hubungannya atau saling berinteraksi.

2.2.2 Jenis-Jenis Masyarakat

Adapun jenis-jenis masyarakat adalah sebagai berikut.

1. Masyarakat Primitif

Masyarakat primitif adalah suatu masyarakat yang pola hidupnya

masih tradisional dengan ciri khas memiliki tingkat kebudayaan yang tinggi.

2. Masyarakat Madani

Masyarakat madani adalah sebuah kelompok masyarakat yang sudah

menerima segala bentuk-bentuk kemajuan serta dapat manfaatnya sebgai

kebutuhan.

3. Masyarakat Majemuk

Masyarakat majemuk adalah salah satu jenis masyarakat yang bersatu

karena banyak perbedaan didalamnya, masyarakat ini cenderung melakukan


13

hubungan sosial yang terbatas untuk dapat menghindari konplik social yang

ada.

4. Masyarakat Multikultural

Masyarakat multikultural adalah suatu golongan masyarakat yang

hidup bersama dalam banyak perbedaan, masyarakat ini memiliki hubungan

yang tidak terlalu erat akan tetapi untuk menjaganya diperlukan kesadaran

bahwa pentingnya hidup bersama dalam kerukunan.

5. Masyarakat Modern

Masyarakat modern adalah semua masyarakat yang lebih tinggi

tingkatnya daripada masayarakat primitif.

Jadi jenis-jenis masyarakat adalah masyarakat primitif suatu yang pola

hidupnya masih tradisional, masyarakat madani yang sudah menerima segala

bentuk-bentuk kemajuan serta dapat memanfaatkannya, masyarakat majemuk

jenis masyarakat yang bersatu karena banyak perbedaan didalamnya, masyarakat

multikultural golongan masyarakat yang hidup bersama dalam banyak perbedaan

dan masyarakat modern yang lebih tinggi tingkatnya.

Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa jenis-jenis masyarakat

terbagi beberapa macam seperti masyarakat primitif, madani, majemuk,

multikultural dan modern (www.seputarilmu.com).

2.3 Pembangunan

2.3.1 Pengertian Pembangunan

Pengertian pembangunan menurut para ahli adalah sebagai berikut.


14

“Pembangunan adalah perubahan yang berguna menuju suatu sistem sosial

dan ekonomi yang diputuskan sebagai kehendak suatu bangsa” (Rogers (Rochajat,

dkk: 2011:3).

”Pembangunan adalah prores yang bergerak dalam sebuah garis lurus,

yakni dari masyarakat terbelakang ke masyarakat negara yang maju” ( W.W

Rostow Abdul: 2004:89).

“Pembangunan adalah suatu upaya terkoordinasi untuk menciptakan

alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga negara untuk

memenuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi’ (Nugroho dan

Rochmin Dahuri, 2004).

“Pembangunan (development) adalah proses perubahan yang mencakup

seluruh sistem sosial, seperti politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan,

pendidikan dan teknologi, kelembangaan, dan kebudayaan” (Alexander, 1994).

“Pembangunan adalah suatu usaha proses yang menyebabkan pendapatan

perkapita masyarakat meningkat dalam jangka panjang” (Sukirno, 1995:13).

“Pembangunan adalah suatu upaya meningkatkan segenap sumber daya

yang dilakukan secara sederhana dan berkelanjutan dengan prinsip daya guna

yang merata dan berkeadilan” (Effendi, 2002:2).

Dari berbagai definisi tentang pembangunan diatas, terlihat bahwa para

ahli memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalam melihat

pembangunan, masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup, dan

konteks yang berbeda (http://repository.uin-suska.ac.id)


15

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa pembangunan adalah

suatu usaha pertumbuhan dan perubahan yang terencana dan dilakukan secara

sadar oleh suatu masyarakat.

2.4 Desa

2.4.1 Pengertian Desa

Pengertian Desa menurut para ahli adalah sebagai berikut.

“Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan

untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal

usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan nasional

dan berada di daerah Kabupaten” ( UU. No. 22 Tahun 1999).

“Desa adalah suatu kesatuan masyarakat berdasarkan adat dan


hukum adat yang menetap dalam suatu wilayah yang tertentu
batas-batasannya, memiliki ikatan lahir dan batin yang sangat kuat,
baik karena seketurunan maupun karena sama-sama memiliki
kepentingan politik, ekonomi, sosial, dan keamana. Memiliki
susunan pengurus yang dipilih bersama, memiliki kekayaan dalam
jumlah tertentu dan berhak menyelenggarakan urusan rumah
tangga sendiri” ( R.H Unang Soenardjo (Hanif Nurcholis 2011:4).

“Desa adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu

masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri” (Sutardjo

Kartodikusumo dalam bukunya Desa, 1953).

Dari berbagai definisi tentang Desa diatas, terlihat bahwa para ahli

memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalam melihat Desa,

masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup, dan konteks yang

berbeda (https://www.berdesa.com).
16

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa Desa adalah suatu

wilayah yang terdapat diperkampungan dibawah kecamatan, yang dipimpin oleh

kepala Desa.

2.4.2 Macam-Macam Desa

Adapun macam-macam Desa menurut (Permendagri Nomor 84 Tahun

2016) adalah sebagai berikut.

1. Desa Swadaya

Desa swadaya adalah Desa yang memiliki potensi tertentu tetapi

dikelola dengan sebaik-baiknya.

2. Desa Swakarya

Desa swakarya adalah peralihan atau transisi dari Desa swadaya

menuju Desa swasembada.

3. Desa Swasembada

Desa swasembada adalah Desa yang masyarakatnya telah mampu

memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya alam dan potensinya sesuai

dengan kegiatan pembangunan regional.

Jadi macam-macam Desa adalan Desa swadaya yang memiliki potensi

tertenu tetapi dikelola dengan sebaik-baiknya, Desa swakarya merupakan

peralihan atau transisi dari Desa swadaya menuju Desa swasembada dan Desa

swasembada yang masyarakatnya telah mampu memanfaatkan dan

mengembangkan sumber daya alam dan potensinya sesuai dengan kegiatan

pembangunan regional.
17

Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa macam-macam terbagi beberapa

macam seperti Desa swadaya, swakarya dan Desa swasembada (www.

seputarpengetahuan.co.id).

2.5 Desa Padarek

Desa Padarek merupakan desa yang berada di kaki pegunungan

Cakrabuana, sebuah pegunungan yang membatasi wilayah antara Kabupaten

Majalengka dan Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, desa ini juga berada di

sepanjang jalan alternatif provinsi antara Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten

Majalengka.

Wilayah Desa Padarek terdiri dari 4 kampung (dusun) dan terbagi menjadi

beberapa RW dan RT. Keempat dusun tersebut adalah:

1. Dusun Padarek.

2. Dusun Cigobang.

3. Dusun Tarikolot.

4. Dusun Mekarjaya/Cipining/Cicariang.

Di antara desa yang lainnya, wilayah Desa Padarek merupakan desa

terkecil di Kecamatan Lemahsugih. Batas wilayah Desa Padarek adalah:

1. Sebelah Barat : Desa Margajaya

2. Sebelah Utara : Desa Sukajadi

3. Sebelah Selatan : Desa Margajaya

4. Sebelah Timur : Desa Sinargalih dan Desa Kalapadua


18

Selain itu, Desa tersebut merupakan Desa dengan fasilitas pendidikan yang

memadai, bahkan bisa dikatakan lebih dari memadai untuk seukuran Desa yang

kecil. Di Desa ini terdapat 4 Taman Kanak-Kanak, 4 Sekolah Dasar, 1 Sekolah

Menengah Pertama, dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan. SMKN Lemahsugih

terdapat di Dusun Padarek Blok Bundersari dan merupakan Sekolah Menengah

Kejuruan pertama dan satu-satunya di Kecamatan Lemahsugih. Kantor Kepala

Desa terdapat di depan alun-alun sebelah barat Pasar dan Pertigaan Kalapadua

sedangkan Masjid Raya Padarek (Masjid Khoirul Amanah) berada di sebelah

utara dari Kantor Kepala Desa. Masjid yang terbilang belum lama berdiri tersebut

merupakan masjid kedua di Blok/Dusun Padarek, karena sebelumnya sudah lama

berdiri masjid pertama, yang mengalami pemugaran dan pengalihan ke masjid

kedua ini. Di desa ini juga terdapat Bank Rakyat Indonesia, bank satu-satunya di

Lemahsugih. Menurut kabar, sekarang ini Padarek telah merencanakan untuk

memekarkan diri bersama beberapa Desa lainnya dalam rangka membangun

kecamatan sendiri dan terpisah dari Kecamatan Lemahsugih

(www.id.wikipedia.org[Rabu,17-03-2021,13:50]).
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Peran Masyarakat dalam Berpartisipasi pada Pelaksanaan

Pembangunan Jalan di Desa Padarek

Hasil penelitian diatas merupakan pengkajian dan penelitian yang penulis

lakukan selama kurun waktu satu bulan. Penelitian ini menggunakan metode

kualitatif untuk mencari tahu sejauh mana Partisipasi Masyarakat dalam

Pembangunan Jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih Kab. Majalengka.

Partisipasi masyarakat sangatlah penting dalam suatu pembangunan,

dalam proses pembangunan tidaklah hanya pemerintah yang berperan tetapi peran

masyarakat dalam suatu pembangunan merupakan suatu yang penting dimana

ketika masyarakat ikut ambil bagian dalam suatu pembangunan akan merasa puas

ketika nanti melihat hasilnya dan tujuan daripada pembangunan itu akan terjawab.

Masyarakat Desa Padarek sangat antusias dalam pelaksanaan program

pembangunan mulai dari mengumpulkan masyarakat dan membicarakan bersama

mengenai program apa yang akan dilaksanakan, sehingga masyarakat betul-betul

berpartisipasi, mulai dari partisipasi pikiran, tenaga, bahkan uang sekalipun.

Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pelaksanaan pembangunan

merupakan proses awal untuk keberhasilan dalam suatu pembangunan.

Pelaksanaan pembangunan di Desa Padarek ini sangat melibatkan

masyarakat dan juga pihak yang terkait walaupun hanya sebagian kecil dari

jumlah penduduk di Desa Padarek, namun masyarakat yang ikut ambil bagian dan

19
20

berpartisipasi dalam pembangunan sangat antusias untuk berpartisipasi dan

pemerintah sangat membuka ruang kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi

membantu pemerintah dalam pembangunan agar pelaksanaan kegiatan

pembangunan terlaksana dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan

masyarakat.

3.2 Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Berpartisipasi pada Pelaksanaan

Pembangunan Jalan di Desa Padarek

Salah satu upaya yang ingin dicapai oleh setiap pemerintah daerah dalam

mengelola pembangunan disetiap Desa adalah dengan meningkatkan kinerja

pembangunan, dimana dengan adanya peningkatan kinerja maka akan

mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, maka dalam

menunjang kinerja pembangunan, perlu ditunjang oleh adanya perencanaan

pembangunan.

Perencanaan pembangunan merupakan salah satu strategis yang disusun

oleh pemerintah daerah yang melibatkan sektor swasta, maupun kelompok

masyarakat dalam merencanakan dan mengelola program pembangunan daerah,

guna pelaksanaan pembangunan daerah dapat tercapai sesuai visi dan misi yang

telah direncanakan.

Dalam melakukan pembangunan jalan di Desa, salah satu faktor yang

mempengaruhi berhasil atau tidaknya visi dan misi dalam pembangunan jalan di

Desa adalah tingkat partisipasi masyarakat berperan langsung dalam pelaksanaan

pembangunan, sebab tanpa keterlibatan langsung pihak masyarakat yang


21

membantu pemerintah dalam menyusun dan melakukan perencanaan

pembangunan jalan di Desa, maka segala visi dan misi yang ditetapkan dalam

pembangunan tidak akan tercapai sesuai yang direncanakan.

Pentingnya partisipasi masyarakat terhadap perencanaan pembangunan

jalan di Desa, maka pelu dilakukan penyusunan formulasi kebijakan perencanaan

Desa. Hal ini dimaksudkan untuk merumuskan dan melembagakan program atau

kegiatan pembangunan yang efektif dan efisien, tepat sasaran, tepat waktu, tepat

lokasi, selain membangun kepercayaan dan mengakselerasikan keterpaduan

aspirasi masyarakat dalam perumusan dan penentuan program dari kegiatan

pembangunan dengan tetap menjunjung tinggi norma-norma budaya, etika dan

moral serta sesuai visi dan misi pembangunan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dijelaskan diatas diketahui bahwa suatu

keberhasilan pembangunan membutuhkan kerjasama antara pihak yang terkait

dengan seluruh anggota masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, pihak pemerintah

Desa Padarek serta seluruh anggota masyarakat merupakan tolak ukur

keberhasilan pembangunan jalan Desa Padarek.

Pemerintah Desa Padarek dalam menyelenggarakan pembangunan jalan di

Desa selalu melibatkan partisipasi aktif seluruh anggota masyarakat Desa Padarek

dengan menggadakan musyawarah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Keikutsertaan dalam mengikuti musyawarah rencana pembangunan merupakan

bukti bahwa masyarakat mendukung program pembangunan Desa Padarek.

Dengan adanya keterlibatan masyarakat maka masyarak akan memahami

pentingnya partisipasi dalam pembangunan Desa Padarek. Oleh karena itu, dapat
22

dilihat data partisipasi masyarakat Desa Padarek dari berbagai bentuk partisipasi

adalah sebagai berikut.

Tabel 1. Keterlibatan Langsung Masyarakat Dalam Menghadiri

Pertemuan-Pertemuan Dalam Perencanaan Pembangunan

Frekuensi
No Kriteria Jawaban Responden
Orang Persentase (%)
1 Sangat Aktif 5 50%
2 Aktif 3 30%
3 Cukup Aktif 2 20%
4 Kurang Aktif - -
5 Tidak Aktif - -
Jumlah 10 100%
Sumber: Data Primer 2018

Berdasarkan tabel 1 mengenai keterlibatan langsung masyarakat dalam

menghadiri petemuan-pertemuan dalam perencanaan pembangunan jalan di Desa

Padarek Kec. Lemahsugih, menunjukan bahwa dari 10 orang yang dijadikan

responden, nampak jumlah responden yang memberikan jumlah sangat terlibat

adalah sebanyak 5 orang atau 50%, sedangkan responden yang memberikan

jawaban terlibat adalah sebanyak 3 orang atau 30%, kemudian pada responden

yang memberikan jawaban cukup terlibat sebanyak 2 orang atau 20%, dan tidak

ada responden yang memberikan tanggapan dengan kriteria kurang terlibat dan

tidak terlibat dalam menghadiri pertemuan-pertemuan dalam perencanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek Kec. Lemasugih.


23

Adapun tanggapan responden mengenai keaktifan masyarakat dalam

pembahasan perencanaan pembangunan jalan Desa Padarek Kec. Lemahsugih

dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 2. Keaktifan Masyarakat Dalam Pembahasan Perencanaan

Pembangunan Jalan Di Desa Padarek

Frekuensi
No Kriteria Jawaban Responden
Orang Persentase%
1 Sangat Aktif 3 30%

2 Aktif 2 20%

3 Cukup Aktif 3 30%

4 Kurang Aktif 2 20%

5 Tidak Aktif - -

JUMLAH 10 100%
Sumber: Data Primer 2018

Berdasarkan tabel 2 mengenai keaktifan masyarakat dalam pembahasan

perencanaan pembangunan jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih, menunjukan

bahwa dari 10 orang yang dijadikan responden, nampak bahwa jumlah responden

yang menberikan jawaban sangat aktif adalah sebanyak 3 orang atau 30%,

sedangkan responden yang memberikan jawaban aktif adalah sebanyak 2 orang

atau 20%, kemudian responden yang memberikan jawaban cukup aktif adalah

sebanyak 3 orang atau 30%, serta responden yang memberikan jawaban kurang

aktif adalah sebanyak 2 orang atau 20% dan tidak ada responden yang

memberikan tanggapan dengan kriteria tidak aktif dalam keaktifan masyarakat


24

dalam pembahasan perencanaan pembangunan jalan di Desa Padarek Kec.

Lemahsugih.

Adapun tanggapan responden mengenai keaktifan masyarakat dalam

pemberian informasi yang dibutuhkan dalam menyusun perencanaan

pembanguanan jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih dapat dilihat pada tabel

berikut ini.

Tabel 3. Keaktifan Masyarakat Dalam Pemberian Informasi Yang

Dibutuhkan Dalam Menyusun Perencanan Pembangunan Desa

Frekuensi
No Kriteria Jawaban Responden
Orang Persentase%
1 Sangat Aktif 2 20%
2 Aktif 4 40%
3 Cukup Aktif 3 30%
4 Kurang Aktif 1 10%
5 Tidak Aktif - -
JUMLAH 10 100%
Sumber: Data primer 2018

Berdasarkan tabel 3 mengenai keaktifan masyarakat dalam pemberian

informasi yang dibutuhkan dalam menyusun perencanaan pembangunan jalan di

Desa Padarek Kec. Lemahsugih, menunjukan bahwa dari 10 orang yang dijadikan

responden, nampak bahwa jumlah responden yang memberikan jawaban sangat

aktif adalah 2 orang atau 20%, sedangkan responden yang memberikan jawaban

aktif adalah sebanyak 4 orang atau 40%, kemudian responden yang memberikan

jawaban cukup aktif adalah sebanyak 3 orang atau 30%, serta responden yang

memberikan jawaban kurang aktif 1 orang atau 10% dan tidak ada responden
25

yang memberikan tanggapan dengan kriteria tidak aktif mengenai keaktifan

masyarakat dalam pemberian informasi yang dibutuhkan dalam menyusun

perencanaan pembangunan jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih.

Berdasarkan hasil masing-masing jawaban responden dapat ditarik

kesimpulan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap perencanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih adalah masih tergolong

rendah dimana terdapat beberapa orang responden yang memberikan jawaban

dengan kriteria kurang aktif. Salah satu faktor yang mengakibatkan rendahmya

tingkat partisipasi masyarakat dalam penyusunan perencanaan kebijakan

pembangunan jalan di Desa Padarek adalah kurangnya motivasi dan kemandirian

setiap lapisan masyarakat yang pada gilirannya menjadikan masyarakat tidak

berdaya dan tidak diberdayakan kecuali sifat dan ketergantunganpada setiap

pemerintah Desa.

3.3 Faktor Penghambat Partisipasi Masyarakat pada Pelaksanaan

Pembangunan Jalan di Desa Padarek

Berdasarkan hasil analisis mengenai jawaban responden atas tingkat

partisipasi masyarakat terhadap khususnya di Desa Padarek Kec. Lemahsugih

yang menjadi faktor penghambat berpartisipasi pada pelaksanaan pembangunan

jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih adalah sebagai berikut.

1. Hambatan Internal

Faktor pertama adalah kesadaran masyarkat yang rendah merupakan salah

satu hambatan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Padarek.


26

Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur

desa. Kemudian faktor kedua, masyarakat lebih suka menunggu bantuan dari

pemerintah apabila ada kerusakan pada suatu bnagunan. Hendaknya masyarakat

lebih aktif memperhatikan bangunan tersebut tanpa menunggu lagi dari

pemerintah.

2. Hambatan Ekternal

Kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak pemerintah yang akan

dilakukan kegiatan pembangunan kepada masyarakat, merupakan salah satu

hambatan ekternal.
BAB IV

PENUTUP

4.1 Simpulan

Adapun simpulan dari bab pembahasan, penulis dapat menyimpulkan

beberapa hal yaitu sebagai berikut.

1. Dalam pembangunan jalan di Desa tidak dapat berjalan dengan baik atau

tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh satu komponen saja. Artinya,

dalam pembangunan jalan di Desa bukan hanya menjadi tanggung jawab atau

kewajiban pemerintah Desa semata, tetapi juga menuntut keterlibatan atau

partisipasi masyarakat.

2. Tingkat partisipasi masyarakat yang terlibat dalam penyusunan perencanaan

pembangunan jalan di Desa Padarek Kec. Lemahsugih menunjukkan bahwa

sebagian besar masyarakat kurang berpartisipasi dalam penyusunan

perencanaan pembangunan jalan.

3. Berdasarkan hasil penelitian yang menjadi faktor penyebab tingkat partisipasi

rendah karena sebagian besar masyarakat kurang aktif dalam menghadiri

pertemuan-pertemuan.

4.2 Saran

Adapun saran dari uraian bab pembahasan yang ingin penulis sampaikan

adalah sebagai berikut.

27
28

1. Diharapkan masyarakat dapat merubah kerangka berpikir untuk lebih

meningkatkan partisipasi khususnya dalam setiap pembangunan guna

menunjang setiap program pemerintah Desa yang sudah ditetapkan.

2. Diharapkan masyarakat dapat lebih menyadari betapa pentingnya partisipasi

dalam pembangunan jalan di Desa.

3. Diharapkan pemerintah Desa dapat membangun proses kesadaran kepada

sebagian masyarakat yang tidak mau terlibat dalam proses pembangunan

sehingga ikut terlibat atau menjadi aktif berpartisipasi dalam setiap

pembangunan Desa melalui sosialisasi kepada masyarakat.


DAFTAR PUSTAKA

Sugiarti, Depi, dkk. 2021 Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Jalan Di

Desa Padarek.

Soemarwoto, Otto. 1998 Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta:

Djambatan.

Maryati, Kun dan Suryawati, Juju. 2013, SOSIOLOGI, Jakarta: Erlangga.

eprints.uny.ac.id

www.id.wikipedia.org (diakses pada tanggal 17 Maret 2021).

www.definisi-pengertian.com (diakses pada tanggal 19 Maret 2021).

www.berdesa.com (diakses pada tanggal 19 Maret 2021).

www.dosependidikan.co.id (diakses pada tanggal 19 Maret 2021).

www.seputarilmu.com (diakses pada tanggal 19 Maret 2021).


www.seputarpengetahuan.co.id (diakses pada 21 Maret 2021).

29
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

1. Dede Ramdani

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 04 November 2002, merupakan

anak kedua dari 2 bersaudara dari pasangan Bapak Said dan Ibu Kuraesin. Penulis

bertempat tinggal di Desa Padarek, Kampung Cigobang, RT 03 RW 07, Kec.

Lemahsugih Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2008, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di TK At-

Tarbiyah dan lulus pada 2009, penulis melanjutkan pendidikannya ke SDN

Padarek 2 dan lulus pada tahun 2015, setelah itu penulis melanjutkan

pendidikannya ke SMPN 2 Lemahsugih dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun

yang sama, penulis melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis

ilmiah ini disusun, penulis berada dikelas XII.IPS.4.

30
31

2. Depi Sugiarti

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 24 Agustus 2002, merupakan

anak pertama dari pasangan Bapak Burhanudin dan Ibu Dewi Kikip Pisnawati.

Penulis bertempat tinggal di Desa Mekarmulya, Kampung Jamileuga, RT 12 RW

03, Kec. Lemahsugih Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2009, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di SDN

Mekarmulya I dan pada tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikannya ke

SMPN 1 Bantarujeg dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis ilmiah ini disusun,

penulis berada dikelas XII.IPS.4.


32

3. Maretha Tria Santika

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 29 Maret 2002, merupakan

anak ketiga dari 3 bersaudara dari pasangan Bapak Hasan dan Ibu Titi. Penulis

bertempat tinggal di Desa Bantarujeg, Kampung Cigedang, RT 01 RW 07, Kec.

Bantarujeg Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2009, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di SDN

Bantarujeg 1 dan pada tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikannya ke SMPN

1 Bantarujeg dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis ilmiah ini disusun,

penulis berada dikelas XII IPS 4.


33

4. Muhamad Akmal

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 05 Juli 2002, merupakan anak

ketiga dari 4 bersaudara dari pasangan Bapak Amin dan Ibu Rohayati. Penulis

bertempat tinggal di Desa Padarek, RT 04 RW 03, Kec. Lemahsugih Kab.

Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2009, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di SDN

Padarek 1 dan lulus tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikannya ke MtsN 9

Majalengka dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis ilmiah ini disusun,

penulis berada dikelas XII IPS 4.


34

5. Rinrin Ridwanulloh

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 15 Mei 2002, merupakan anak

pertama dari 3 bersaudara dari pasangan Bapak Darta dan Ibu Arofah. Penulis

bertempat tinggal di Desa Cikidang, Kampung Cidomas, RT 09 RW 06, Kec.

Bantarujeg Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2009, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di SDN

Cikidang 1 dan lulus pada tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikannya ke

SMPN 1 Bantarujeg dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis ilmiah ini disusun,

penulis berada dikelas XII IPS 4.


35

6. Samsul Muarif

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 27 Mei 2003, merupakan anak

pertama dari 1 bersaudara dari pasangan Bapak Saja dan Ibu Tini Martini. Penulis

bertempat tinggal di Desa Cikidang, Kampung Cidomas, RT 06 RW 03, Kec.

Bantarujeg Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2008, penulis mengawali Pendidikan pertamanya TK Al-

Mubtadin dan lulus pada tahun 2009, penulis melanjutkan pendidikannya ke SDN

Cikidang 1 dan lulus pada tahun 2015, setelah itu penulis melanjutkan

pendidikannya ke SMPN 1 Bantarujeg dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun

yang sama, penulis melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis

ilmiah ini disusun, penulis berada dikelas XII IPS 4.


36

7. Wulansari

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 14 Mei 2003, merupakan anak

ketiga dari 3 bersaudara dari pasangan Bapak Kento dan Ibu Apti. Penulis

bertempat tinggal di Desa Sinargalih, Kampung Batujurung, RT 02 RW 08, Kec.

Lemahsugih Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2009, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di MI PUI

Gunungseureuh dan lulus pada tahun 2015, penulis melanjutkan pendidikannya

MtsN 9 Majalengka dan lulus pada tahun 2018. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan pada saat karya tulis ilmiah ini disusun,

penulis berada dikelas XII IPS 4.


37

8. Yusran Nizar Amrullah

Penulis lahir di Majalengka, pada tanggal 07 Juni 2003, merupakan anak

pertama dari 1 bersaudara dari pasangan Bapak Toto Ahmad S dan Ibu Martini.

Penulis bertempat tinggal di Desa Babakansari RT 02 RW, 01 Kec. Bantarujeg

Kab. Majalengka Jawa Barat.

Pada tahun 2008, penulis mengawali Pendidikan pertamanya di TK

Hidayatul Mutaalinzin dan lulus pada tahun pada tahun 2009, penulis melanjutkan

pendidikannya ke SDN Babakansari 3 dan lulus pada tahun 2015, setelah itu

penulis melanjutkan pendidikannya ke SMPN 1 Bantarujeg dan lulus pada tahun

2018. Pada tahun yang sama, penulis melanjutkan ke SMAN 1 Bantarujeg, dan

pada saat karya tulis ilmiah ini disusun, penulis berada dikelas XII IPS 4.
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Hasil Wawancara

1. Nama : Bapak Entis

Umur : 28 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan di

Desa Padarek?

Bapak Entis : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Entis : Tenaga sama uang.

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Entis: Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Entis : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Entis : Ya. Saya sangat aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

38
Bapak Entis : Ya. Saya cukup aktif

39
40

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Entis : Ya. Saya sangat aktif.

2. Nama : Bapak Ojo

Umur : 59 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan di

Desa Padarek?

Bapak Ojo : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Ojo : Uang.

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Ojo : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Ojo : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Ojo : Ya. Saya sangat aktif.


41

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Ojo : Ya. Saya cukup aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Ojo : Ya. Saya sangat aktif.

3. Nama : Bapak Yogi

Umur : 32 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan di

Desa Padarek?

Bapak Yogi : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Yogi : Tenaga, Barang sama uang.

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Yogi : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Yogi : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.
42

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Yogi : Ya. Saya sangat aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Yogi : Ya. Saya sangat aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Yogi : Ya. Saya aktif.

4. Nama : Bapak Koman

Umur : 54 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek?

Bapak Koman : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Koman : Tenaga sama uang.

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Koman : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?
43

Koman : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Koman : Ya. Saya sangat aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Koman : Ya. Saya aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Koman : Ya. Saya cukup aktif.

5. Nama : Bapak Dani

Umur : 44 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan di

Desa Padarek?

Bapak Dani : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Dani : Tenaga.

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Dani : Sudah.


44

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Dani : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Dani : Ya. Saya sangat aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Dani : Ya. Saya sangat aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Dani : Ya. Saya aktif.

6. Nama : Ust. Eje

Umur : 32 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan

jalan di Desa Padarek?

Bapak Ust. Eje : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Ust. Eje : Tenaga dan uang

Penulis: Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan rencana?


45

Bapak Ust. Eje : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Ust. Eje : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-

pertemuan dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Ust. Eje: Ya. Saya aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Ust. Eje : Ya. Saya sangat aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Ust. Eje : Ya. Saya aktif.

7. Nama : Odang

Umur : 30 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek?

Bapak Odang : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Odang : Tenaga dan uang.


46

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Odang : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Odang : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebu?

Bapak Odang : Ya. Saya cukup aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Odang : Ya. Saya aktif

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Odang : Tidak. Saya kurang aktif

8. Nama : Iwan

Umur : 35 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan di

Desa Padarek?

Bapak Iwan : Iyaa.


47

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Iwan : Tenaga dan uang

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Iwan : Sudah.

Penulis: Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Iwan : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Iwan: Ya. Saya aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Iwan : Ya. Saya cukup aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Iwan : Ya. Saya cukup aktif

9. Nama : Engkus

Umur : 60 Tahun
48

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek?

Bapak Engkus: Iyaa.

Penulis: Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses pembangunan

tersebut?

Bapak Engkus : Uang

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Engkus : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Engkus : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-pertemuan

dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Engkus : Ya. Saya cukup aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Engkus : Tidak. Saya kurang aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Engkus : Tidak. Saya kurang aktif.


49

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Engkus : Ya. Saya cukup aktif.

10. Nama : Salhawi

Umur : 53 Tahun

Penulis : Apakah Bapak terlibat dalam partisipasi pembangunan

jalan di Desa Padarek?

Bapak Salhawi : Iyaa.

Penulis : Partisipasi apa saja yang Bapak berikan dalam proses

pembangunan tersebut?

Bapak Salhawi : Uang

Penulis : Apakah program tersebut sudah berjalan sesuai dengan

rencana?

Bapak Salhawi : Sudah.

Penulis : Apa manfaat yang anda rasakan dengan adanya program

pembangunan tersebut?

Bapak Salhawi : Sangat bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat

banyak.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam menghadiri pertemuan-

pertemuan dalam perencanaan pembangunan jalan tersebut?

Bapak Salhawi : Ya. Saya aktif.


50

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pembahasan perencanaan

pembangunan jalan tersebut?

Bapak Salhawi : Tidak. Saya kurang aktif.

Penulis : Apakah Bapak aktif dalam pemberian informasi dalam

menyusun perencanaan pembangunan?

Bapak Salhawi : Ya. Saya cukup aktif.


DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Ust. Eje

Umur : 32 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

51
52

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
53

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Odang

Umur : 30 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

54
55

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
56

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Iwan

Umur : 35 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

57
58

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju
59

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Engkus

Umur : 60 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

60
61

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju
62

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Dani

Umur : 44 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

63
64

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
65

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Koman

Umur : 54 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

66
67

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
68

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Yogi

Umur : 32 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

69
70

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
71

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Salhawi

Umur : 53 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

72
73

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
74

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Ojo

Umur : 59 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

75
76

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
77

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju
DAFTAR PERTANYAAN

(QUESIONER)

Nama : Entis

Umur : 28 Tahun

Alamat : Desa Padarek

1. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam sebuah pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

2. Masyarakat diharuskan berpatisipasi dalam bentuk harta atau jasa

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

3. Semua masyarakat wajib berpatisipasi dalam pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

78
79

d) Tidak setuju

4. Masyarakat kurang mempunyai inisiatif dalam partisipasi pembangunan jalan

di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

5. Pemerintah Desa diharuskan memahami setiap tugasnya dan

melaksanakannya dengan baik

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

6. Kurang terkuasainya metode dan teknik partisipasi menjadi hambatan bagi

masyarakat dalam pembangunan jalan di Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

7. Banyak masyarakat yang tidak terorganisir dan tidak memiliki kapasitas

memadai untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan

a) Sangat setuju

b) Setuju
80

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

8. Dengan bergotong royong pembangunan jalan di Desa Padarek dapat

terselesaikan dengan cepat

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

9. Masyarakat berperan penting dalam partisipasi pembangunan jalan di Desa

Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju

10. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penghambat pembangunan jalan di

Desa Padarek

a) Sangat setuju

b) Setuju

c) Kurang setuju

d) Tidak setuju