Anda di halaman 1dari 3

Proses Produksi

Proses produksi adalah tahap-tahap yang harus dilewati dalam memproduksi barang atau jasa.
Ada proses produksi membutuhkan waktu yang lama, misalnya dalam pembuatan gedung
pencakar langit, pembuatan pesawat terbang, dan pembuatan kapal serta lain-lainnya. Dalam
proses produksi membutuhkan waktu yang berbeda-beda ada yang sebentar, misalnya
pembuatan kain, pembuatan televisi, dan lain-lain. Tetapi, ada juga proses produksi yang
dapat dinikmati langsung hasilnya oleh konsumen, misalnya pentas hiburan, pijat dan
produksi lain-lainnya.
Berdasarkan caranya, proses produksi digolongkan dalam 4 macam yaitu :

 Proses Produksi Pendek, adalah proses produksi yang pendek atau cepat dan
langsung dalam menghasilkan barang atau jasa yang dapat dinikmati konsumen.
Contohnya adalah proses produksi makanan, seperti pisang goreng, bakwan, singkong
goreng. dan lain-lain.
 Proses Produksi Panjang, adalah proses produksi yang memakan waktu lama.
Contohnya adalah proses produksi menanam padi dan membuat rumah.
 Proses Terus Menerus/Kontinu, adalah proses produksi yang mengolah bahan-
bahan secara berurutan dengan beberapa tahap dalam pengerjaan sampai menjadi
suatu barang jadi. Jadi bahan tersebut melewati tahap-tahap dari proses mesin secara
terus-menerus untuk menjadi suatu barang jadi. Contohnya adalah proses
memproduksi gula, kertas, karet, dan lain-lain
 Proses Produksi Berselingan/Intermitten, adalah proses produksi yang mengolah
bahan-bahan dengan cara menggabungkan menjadi barang jadi. Seperti, proses
produksi mobil dimana bagian-bagian mobil dibuat secara terpisah, mulai dari
kerangkanya, setir, ban, mesin, kaca, dan lain-lain. Setelah semua bagian dari mobil
tersebut selesai atau lengkap maka selanjutnya bagian-bagian mobil tersebut
digabungkan menjadi mobil.

Dalam melakukan kegiatan produksi ada berbagai faktor yang harus dikelola yang sering
disebut sebagai faktor – faktor produksi yaitu :

 Faktor Produksi Alam, adalah semua kekayaan yang ada di alam semesta digunakan
dalam proses produksi. Faktor produksi alam disebut faktor produksi utama atau asli.
Faktor produksi alam terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari, dan barang
tambang.
 Faktor Produksi Tenaga Kerja, adalah faktor produksi insani yang secara langsung
maupun tidak langsung dapat menjalankan kegiatan produksi. Faktor produksi tenaga
kerja sebagai faktor produksi asli. Walaupun kini banyak kegiatan proses produksi
diperankan oleh mesin, namun keberadaan manusia wajib diperlukan.
 Faktor Produksi Modal, adalah faktor penunjang yang mempercepat dan menambah
kemampuan dalam memproduksi. Faktor produksi dapat terdiri dari mesin-mesin,
sarana pengangkutan, bangunan, dan alat pengangkutan.
 Faktor Produksi Keahlian, adalah keahlian atau keterampilan individu
mengkoordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk menghasilkan barang dan
jasa.

Tujuan-Tujuan Produksi - Berikut tujuan-tujuan dari produksi antara lain sebagai berikut :
a) Menghasilkan barang atau jasa
b) Meningkatkan nilai guna barang atau jasa
c) Meningkatkan kemakmuran masyarakat
d) Meningkatkan keuntungan 
e) Meningkatkan lapangan usaha
f) Menjaga kesinambungan usaha perusahaan 

Pengendalian Produksi Manufaktur


Menurut Amin (2009:52) proses pengendalian manufaktur yaitu pengendalian persediaan
bahan baku. Ketika perusahaan menanggung persediaan bahan baku yang berlebihan, mereka
mungkin perlu meminjam tambahan dana untuk mendanai persediaan tersebut. Hal ini akan
menyebabkan naiknya biaya penyimpanan (carrying cost), atau biaya yang dikeluarkan
perusahaan dalam memelihara (menyimpan) persediaan.

Biaya penyimpanan mencakup biaya pendanaan sekaligus juga biaya-biaya yang terkait
dengan penyimpanan dengan sering melakukan pemesanan bahan baku dalam jumlah kecil,
strategi ini akan menaikkan biaya-biaya yang terkait dalam penempatan pesanan, disebut
biaya pemesanan (order cost). Setiap penyesuaian yang terjadi dalam strategi pembelian
bahan baku pada umumnya akan mengurangi biaya penyimpanan dengan menaikkan biaya
pemesanan sebagai pengorbanannya atau sebaliknya.

Pada umumnya, proses bisnis pada setiap perusahaan manufaktur membutuhkan 4 tahapan
pengendalian saat perusahaan tersebut melakukan aktivitas produksi. Ke empat tahapan
tersebut adalah :

1) Perencanaan
Pengendalian perencanaan biasanya menggunakan sebuah alat bantu berupa kartu
material dimana kartu ini berperan sebagai catatan yang berkaitan dengan pesanan
barang yang akan di produksi. Kartu material ini berisikan komponen – komponen
barang yang sudah jadi ataupun barah yang masih perlu di proses lagi.
2) Routing
Routing adalah sebuah upaya yang menentukan prosedur atau runtutan proses
produksi mulai dari masuknya bahan mentah, peralatan, serta mesin – mesin produksi
yang digunakan hingga finishing atau tahap akhir barang produksi.
3) Scheduling
Scheduling adalah penjadwalan tentang kapan proses produksi dapat dimulai dan
kapan proses produksi tersebut harus selesai dan di serahkan kepada konsumen.
Scheduling biasanya dan memang seharusnya di buat sebelum proses produksi
dimulai dan dibuat dalam bentuk Master Schedule, dimana master schedule inilah
yang kemudian akan di pecah – pecah menjadi beberapa schedule yang lebih spesifik.
4) Dispatching
Denga proses bisnis pada perusahaan manufaktur yang kompleks, dispatching adalah
hal penting dan patut di berikan perhatian lebih. Dispatching merupakan surat
perintah yang memberikan wewenang dalam melakukan kegiatan produksi. Berbagai
hal yang dimuat dalam dispatching ini diantaranya adalah desain, ukuran, dan bahan
baku yang digunakan, barang seperti apa yang dibuat dan seberapa banyaknya, mesin,
peralatan yang dipakai, petugas atau karyawan yang mengerjakan, dan lain
sebagainya.
REFERENSI :

 Amin Widjaja Tunggal. 2009. Pokok-pokok Manajemen Operasi. Harvarindo. Jakarta. 


 Daryanto. 2012. Manajemen Produksi. Satu Nusa. Bandung.
 Kieso, Donald E, Jerry J. Weygandt, dan Terry D. Warfield. 2002. Akuntansi Intermediete.
Terjemahan Emil Salim. Jilid 1 Edisi Kesepuluh. Erlangga. Jakarta.
 Situmorang, Alam. 2008. Ekonomi Jilid I untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: ESIS

Anda mungkin juga menyukai