Anda di halaman 1dari 16

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : Siti Fatimah

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 042454507

Tanggal Lahir : 2 Desember 1973

Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4110 Pengantar Sosiologi

Kode/Nama Program Studi : 72 Ilmu Komunikasi

Kode/Nama UPBJJ : 41 UPBJJ Purwokerto

Hari/Tanggal UAS THE : 21 Desember 2020

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Surat Pernyataan Mahasiswa


Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah


ini:

Nama Mahasiswa : Siti Fatimah

NIM : 042454507
Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4110 Pengantar Sosiologi
Fakultas : FHISIP
Program Studi : Ilmu Komunikasi (S1)
UPBJJ-UT : Purwokerto

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada laman
https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal ujian
UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai pekerjaan
saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan
akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan
tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media
apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik
Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik yang
ditetapkan oleh Universitas Terbuka.
Tegal, 21 Desember 2020

Yang Membuat Pernyataan

Siti Fatimah
JAWABAN :

1. Sosialisasi adalah proses penanaman nilai sosial yang ada didalam masyarakat. Terdapat
berbagai jenis dan pola sosialisasi secara konseptual.
a) Berikan analisis Anda tentang pola sosialisasi yang bersifat partisipatoris pada suatu
manajemen di perkantoran dalam suatu contoh
Jawaban :
Sosialisasi merupakan salah satu hal mendasar yang diperlukan oleh setiap manusia. Hal ini dapat terjadi,
karena sudah kodratnya manusia sebagai makhluk sosial, dimana manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa
adanya bantuan dari manusia lainnya. Sosialisasi merupakan suatu proses pembentukan karakter individu
melalui proses interaksi sosial yang dilakukan oleh individu, baik itu antara individu dengan individu,
individu dengan kelompok, atau pun kelompok dengan kelompok. Sosialisasi ini sudah dilakukan oleh
manusia sejak pertama ia terlahir ke dunia, dimana sosialisasi pertamanya dilakukan dalam lingkungan kecil
terlebih dahulu yaitu sosialisasi bersama dengan orang tuanya.

Sosialisasi partisipatif atau sosialisasi partisipatoris adalah proses sosialisasi yang


memfokuskan sosialisasi dengan cara menanamkan kebiasaan, nilai, dan norma tanpa melakukan paksaan
dan kekerasan fisik.Proses pola sosialisasi ini lebih bersifat dua arah.
Sosialisasi pastisipatif dalam manajemen perkantoran :
Contoh :
Seorang kepala HRD sebuah kantor RS menyampaikan tata tertib bagi pegawai antara antar lain jam
kerja,uniform,sikap dan perilaku dalam bekerja ,hal ini sangat penting karena akan berdampak dalam
memberikan pelayanan kepada customer baik internal atau eksternal sehingga berdampak baik pada
perusahaan maupun ekternal customer.Dan bagi pegawai yang memenuhi kriteria penilaian kinerja baik
maka akan mendapatkan rewards,adapun apabila ada pegawai yang melanggar tata tertib maka akan
diberikan sanksi sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai seorang pegawai
Analisis :
Pada sosialisasi partisipatif tersebut diatas adalah pola sosialisasi dua arah karena saling memberikan
dampak yang baik.Adapaun sosialisasi partisipatif ini dapat pula menjadikan kerjasama dua arah untuk
mencapai tujuan

b) Berikan analisis Anda tentang pola sosialisasi yang bersifat represif yang terjadi di dalam suatu
keluarga dalam suatu contoh
Jawaban :
Sosialisasi Represif adalah :
Sosialisasi Represif Sosialisasi represif adalah proses sosialisasi yang ditandai dengan adanya penekanan
berupa hukuman. Contoh sosialisasi represif adalah ketika kalian diberi hukuman kepada orang tua jika nilai
rapor kalian tidak memuaskan. Proses pola sosialisasi ini lebih bersifat satu arah atau bersifat otoriter.

 Contoh Sosialisasi Represif :

Orang tua yang mengambil semua gadget anaknya, saat mengetahui nilai rapor anaknya jelek

Analisis :
Sosialisasi represif disini adalah terlihat bahwa orang tua bersifat otoriter,karena tanpa mencari tahu kenapa
raport anaknya jelek ,maka dihukum dengan mengambil gadget anaknya.
Memang tujuannya baik tetapi memberikan dampak sosial yang tidak baik untu anaknya,akan muncul rasa
ketakutan pada orang tuanya sehingga anak tersebut tidak akan termotivasi untuk menjadi baik malah
down,ada baiknya sosialidsasi represif tidak diterapkan pada setiap kasus dalam keluarga.
2.Mobilitas sosial merupakan hal yang selalu terjadi di dalam masyarakat.
a. Jelaskan ciri-ciri masyarakat dengan sistem terbuka
Jawaban :
Masyarakat terbuka adalah
Masyarakat yang mau menerima perubahan tanpa harus diseleksi
Masyarakat terbuka memiliki ciri ciri sebagai berikut:
● Masyarakat lebih yakin pada IPTEK daripada hal hal mistik
● Masyarakat mempunyai sikat menghargai orang lain, masyarakat yang mau menerima perubahan tanpa
harus diseleksi
● Masyarakat terbuka memiliki sikap yang penuh pertimbangan dan percaya diri
● Masyarakat mempunyai sikap keberanian untuk mengemukakan pendapat
● Masyarakat memiliki sikap hidup yang dapat menerima hal hal baru, berfikir lebih mengutamakan masa
kini karena sangat menghargai waktu
● Masyarakat terbuka saling menghargai hidup orang lain

b. Kemukakanlah analisis Anda tentang terjadinya mobilitas sosial pada masyarakat pada sistem
sosial terbuka dengan memberikan contoh dari fenomena mobilitas sosial antar generasi yang ada di
dalam masyarakat.
Jawaban :
- Mobilitas antar generasi dalam masyarakat adalah peralihan status sosial yang terjadi diantara dua generasi
atau lebih dalam satu keturunan.Pada mobilitas tersebut biasanya terjadi gerak naik dan turun.Contohnya
adalah kenaikan status dari kakek hingga ke generasi cucu.
- Seorang guru beralih menjadi pemilik toko atau seseoran yang pindah tempat kerja karena gaji yang lebih
tinggi maka dirinya melakukan gerak sosial.
Analisis :
Dari contoh diatas bahwa fenomena dalam masyarakat dikaitkan dengan sistem terbuka pada masyarakat
dapat diartikan bahwa fenomena gerak sosial yang terjadi adalah merupakan hal yang tidak ada paksaan
tetapi memang pada dasarnya alurnya seperti tersebut diatas atau juag karena untukmembuat kehidupan
pribadinya menjadi lebih baik sehingga tidak ada yang melarang .

3.Perilaku menyimpang di dalam masyarakat kerap terjadi dan menggangu pada sistem sosial
yang ada.
a. Berikan contoh perilaku menyimpang yang terjadi di masyarakat Indonesia
sekarang ini
Jawaban :
1. Penyalahgunaan Narkotika
2. Mencuri
3. Melanggar Lalu Lintas
4. Penyimpangan Seksual
5. Balapan Liar Jalanan
6. Berjudi
7. Berhubungan Seksual di Luar Nikah
8. Tawuran Antar Desa
9. Menggunakan Pakaian yang Tidak Sesuai Norma
10. Bolos Sekolah
11. Memfitnah
12. Kecanduan Minuman Beralkohol
13. Pembunuhan
14. Korupsi dan Suap
15. Kebiasaan Menyontek
16. Kecanduan Teknologi
17. Menyinggung SARA
18. Merokok Sebelum 18 Tahun
19. Berbicara Kasar
20. Membuang Sampah Sembarangan

b. Kemukakan alasan mengapa pada contoh yang Anda kemukakan di atas termasuk
dalam perilaku menyimpang dari sudut pandang sosiologi

Jawaban :

1. Penyalahgunaan Narkotika
Penyalahgunaan narkotika masih menjadi isu utama di hampir setiap negara karena tidak sedikit korbannya.
Penyalahgunaan narkotika dapat menghancurkan masa depan penggunanya dan dapat memunculkan
permasalahan lain seperti mencuri dan kekerasan. Penyalahgunaan ini masih marak karena banyak terjadi
penyelundupan narkotika.
2. Mencuri
Mencuri adalah mengambil benda milik orang lain tanpa ijin dengan maksud memiliki benda tersebut secara
ilegal. Pencurian muncul karena kemiskinan, menganggur, bergaul dengan lingkungan pencuri, iri hati, atau
bahkan karena ada kesempatan. Pelakunya bisa mendapat sanksi pidana maupun dikucilkan masyarakat.
3. Melanggar Lalu Lintas
Di Indonesia, sebagian besar masyarakat masih terbiasa dan memaklumi perbuatan melanggar lalu lintas.
Bahkan pihak kepolisian seakan membiarkan pelanggaran tersebut. Sehingga meskipun secara hukum salah,
namun pada kenyataannya tidak salah pada norma masyarakat karena sudah menjadi kebiasaan. Melanggar
lalu lintas menyebabkan lalu lintas menjadi semrawut dan rentan terjadi kecelakaan lalu lintas.
4. Penyimpangan Seksual
Penyimpangan seksual sangat beragam jenisnya. Seperti pedofilia, fetishme, dan LGBT. Untuk kasus
LGBT, beberapa negara tidak menganggapnya menyimpang dan ada yang menganggapnya menyimpang.
Semuanya bergantung pada masing-masing kebijakan pemerintah dan norma masyarakat di negara tersebut.
Khusus untuk pedofilia, hal tersebut sangatlah menyimpang dan ditentang masyarakat karena dapat merusak
masa depan anak.
5. Balapan Liar Jalanan
Balapan liar jalanan biasa dilakukan pada larut malam menggunakan sepeda motor modifikasi oleh anak-
anak jalanan. Kegiatan tersebut sangat meresahkan masyarakat dan dapat membahayakan masyarakat yang
melintas sehingga dikatakan menyimpang. Kegiatan balapan menjadi tidak menyimpang ketika dilakukan di
sirkuit khusus dengan peralatan khusus.
6. Berjudi
Berjudi adalah kegiatan mempertaruhkan sejumlah uang atau benda berharga untuk suatu hasil yang tidak
pasti dengan bertujuan memenangkan uang atau benda berharga lain. Beberapa agama telah melarang
kegiatan berjudi. Namun beberapa masyarakat adat masih melakukan perjudian yang digelar saat ada
upacara tertentu. Beberapa negara menerapkan sanksi bagi yang terlibat perjudian, namun ada beberapa
negara yang memberikan tempat khusus untuk berjudi seperti kasino. Larangan tersebut diterapkan karena
kegiatan berjudi sangat merugikan tetapi menimbulkan efek ketagihan.
7. Berhubungan Seksual di Luar Nikah
Berhubungan seksual di luar nikah sangat dianggap menyimpang di kalangan masyarakat. Apalagi jika
dilakukan oleh anak di bawah umur. Hal tersebut karena menyangkut moral. Selain itu, juga dapat merusak
masa depan pihak wanita dan rentan menimbulkan penyakit seksual.
8. Tawuran Antar Desa
Tawuran antar desa terjadi akibat kesalahpahaman antar kedua pihak dan secara historis kedua pihak
memang saling bertentangan. Masalah sedikit saja rentan menyebabkan tawuran yang biasanya diawali
dengan kumpul-kumpul (nongkrong). Perilaku ini dikatakan menyimpang karena sangat merugikan banyak
pihak dan tidak ada hasilnya. Mediasi tidak bisa jadi solusi karena di kemudian hari pasti akan kembali
terjadi tawuran. Sehingga salah satu solusi yang diterapkan adalah menutup perbatasan antar dua desa
tersebut.
9. Menggunakan Pakaian yang Tidak Sesuai Norma
Terdapat beberapa masyarakat yang melarang penggunaan pakaian yang tidak sesuai dengan norma
setempat. Misalnya kaum perempuan yang tidak boleh mengenakan pakaian minim dan ketat dan laki-laki
yang tidak boleh mengenakan celana pendek. Sedangkan ada beberapa daerah yang memperbolehkan
mengenakan pakaian bikini di kawasan pantai, namun dikatakan menyimpang jika dipakai di luar kawasan
pantai.
10. Bolos Sekolah
Bolos sekolah adalah pulang dari sekolah sebelum jam pulang sekolah yang seharusnya secara ilegal.
Tindakan membolos adalah tindakan menyimpang karena merugikan siswa yang tidak mendapatkan ilmu
dan merugikan orangtua karena telah sia-sia mengeluarkan biaya untuk menyekolahkan anaknya.
Masyarakat juga membantu mencegah tindakan menyimpang ini dengan melarang siswa berada di warung
internet / game online berpakaian sekolah.
11. Memfitnah
Seperti kata pepatah, memfitnah lebih kejan dari pembunuhan. Karena pelaku fitnah dapat membunuh orang
yang difitnahnya secara tidak langsung. Seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Cukup diteriaki maling saja,
seseorang bisa saja diamuk massa tanpa ada bukti jelas. Memfitnah juga dapat merusak citra seseorang.
Namun jika orang lain telah mengenal watak orang yang suka memfitnah, fitnahannya tidak akan
dihiraukan. Tindakan fitnah sangat menyimpang dan bisa diancam pidana.
12. Kecanduan Minuman Beralkohol
Kecanduan minuman beralkohol dapat dikatakan perilaku menyimpang karena dapat menyebabkan mabuk
yang sangat mengganggu masyarakat. Minuman beralkohol jika diminum berlebihan juga dapat merusak
fungsi hati manusia. Namun, beberapa daerah ada yang memperbolehkan meminum minuman beralkohol
dalam batas wajar sehingga tidak mengganggu kesadaran.
13. Pembunuhan
Pembunuhan tentu merupakan suatu perilaku yang sangat menyimpang karena menghilangkan hak hidup
orang lain. Pembunuhan tidak dibenarkan apapun alasannya meskipun korban bersalah. Sanksi bagi pelaku
pembunuhan sangatlah berat. Namun, ada beberapa negara yang menerapkan hukuman mati bagi mereka
yang telah melakukan kejahatan luar biasa.
14. Korupsi dan Suap
Korupsi, kolusi, dan nepotisme (termasuk di dalamnya adalah suap) adalah perbuatan yang sangat
menyimpang di kalangan birokrat karena sangat merugikan negara. Sifat tamak dan lingkungan yang korup
menjadikan seorang pejabat menjadi koruptor. Seharusnya negara berjalan dengan efektif dan efisien.
Namun dengan adanya korupsi, pembangunan bisa jadi tersendat. Pada akhirnya yang rugi adalah
masyarakat.
15. Kebiasaan Menyontek
Menyontek adalah kebiasaan menyimpang yang mirip dengan korupsi. Jika pada korupsi pejabat ingin kaya
dengan cepat dan tanpa usaha, maka para siswa menyontek untuk mendapatkan nilai bagus tanpa usaha.
Kebiasaan menyontek disebabkan oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal berupa lingkungan
belajar yang buruk, sistem pendidikan yang buruk, kurangnya pengawasan, dan ada perlakuan khusus
kepada murid yang pintar. Sedangkan faktor internal meliputi malas belajar dan tidak suka membaca.
16. Kecanduan Teknologi
Kecanduan teknologi adalah kebiasaan menyimpang yang terjadi baru-baru ini. Seiring perkembangan
teknologi mobile yang semakin maju, setiap orang jadi mudah mengakses media sosial, permainan, dan
produk teknologi mobile lain. Kecanduan teknologi dapat membuat produktivitas menurun dan kurangnya
aktivitas fisik secara drastis. Namun di beberapa negara maju hal tersebut menjadi biasa dilakukan terutama
oleh kalangan muda.
17. Menyinggung SARA
Kegiatan menyinggung suku, agama, ras, dan adat istiadat orang lain merupakan salah satu perilaku
menyimpang yang sangat berbahaya. Karena bisa merusak persatuan bangsa. Orang yang suka
menyinggung SARA orang lain biasanya di provokasi oleh orang lain. Kemudian dia mengujarkan
kebencian melalui media sosial atau dari mulut ke mulut. Dampaknya sangat buruk bagi masyarakat dan
pelakunya dapat dikenai sanksi hukum.

18. Merokok Sebelum 18 Tahun


Usia 18 tahun adalah syarat minimal bagi perokok. Karena orang di atas usia tersebut yang hendak menjadi
perokok pemula pasti sudah punya pemikiran rasional tentang kerugian rokok, baik dari segi kesehatan
maupun ekonomi. Minimarket dan warung pun dihimbau untuk tidak menjual rokok kepada mereka yang
belum cukup umur. Meskipun demikian, masih saja banyak terdapat anak-anak dibawah umur yang sudah
merokok. Kebanyakan dari mereka ikut-ikutan teman atau diajarkan kakak atau bahkan orangtua yang tidak
mengerti aturan pembatasan usia tersebut.
19. Berbicara Kasar
Berbicara kasar menjadi perilaku menyimpang yang paling umum terjadi di masyarakat. Ada yang
mengucapkannya karena ingin meluapkan kekesalannya atau karena kebiasaan. Kata-kata kasar dan kotor
dianggap menyimpang bagi masyarakat maka dari itu kata-kata tersebut seringkali di sensor di media cetak
atau televisi.
20. Membuang Sampah Sembarangan
Membuang sampah sembarangan adalah perilaku menyimpang yang sayangnya masih belum dianggap
menyimpang oleh masyarakat Indonesia. Buktinya masih banyak masyarakat yang biasa membuang sampah
rumah tangga ke sungai dan seseorang yang membuang sampah di jalanan atau di sembarang tempat. Untuk
melihat bukti nyata, cobalah mengunjungi suatu event di tempat umum dan lihat bagaimana kondisi
sampahnya. Meskipun sudah ada peraturan dan sanksi dari pemerintah, namun tampaknya aturan tersebut
belum benar-benar ditegakkan.

4.Ada beberapa teori dalam melihat perubahan sosial yang ada di dalam masyarakat. Coba
anda berikan analisis teori fungsional melihat perubahan sosial terkait dengan new normal di
masa pandemi Covid-19 di Indonesia, dalam aspek :
a. Konsep fungsional
Jawaban :
Teori Fungsionalis menyatakan bahwa ketidakpuasan masyarakat terhadap keadaan sosial yang sedang
berlaku merupakan penyebab utama terjadinya perubahan sosial. Ketidakpuasan ini tidak dirasakan oleh
semua anggota masyarakat, sebagian anggota masyarakat tidak menginginkan perubahan.
Teori ini beranggapan bahwa perubahan sosial diakibatkan adanya ketidakpuasan masyarakat karena
kondisi sosial yang berlaku pada masa tertentu memengaruhi pribadi mereka.
Menurut teori ini, setiap perubahan tidak selalu membawa perubahan pada semua unsur sosial. Ada
beberapa unsur sosial yang tidak ikut berubah. Unsur yang tidak berubah tersebut akan mengalami
ketertinggalan yang berakibat pada kesenjangan kebudayaan.

Misalnya, dalam masa pandemi ini perubahan sosial didalam masyarakat sudah menjadi aturan yang baru
yang harus dipatuhi oleh masyarakat , dan peribahan sosial ini sudah mendunia . Perubahan sosial ini antar
lain adalah disebut era new normal,yaitu harus membiasakan diri dengan cara hidup yang baru yaitu :
- sosial distancing
- memakai masker dan
- mencuci tangan
Dan masih banyak aturan aturan lainnya antar lain : dilarang bepergian apabila tidak sangat penting , WFH ,
sistem pendidikan berubah menjadi daring dll.H ini demi untuk menjaga diri dari penyebaran rantai
penularan infeksi Covid 19 tentunya hal ini akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup orang banyak.
Akan tetapi apabila perubahan sosial ini tidak diikuti oleh kepatuhan dengan perilaku masyarakat era new
normal maka penularan covid 19 akan mudah terjadi apalagi pandemi beberapa bulan terakhir lonjakannya
sangat tinggi dan sudah merata,untuk itu antar perubahan sosial dan perilaku haruslah seimbang sehingga
tujuan dapat tercapai.
Perlu digaris bawahi bahwa peribahan sosial dalam masa pandemi adalah menjadi tanggung jawab kita
bersama tanpa kecuali.

b. Konsep disfungsional
Jawaban :
Disfungsi didefinisikan bahwa sebuah struktur atau lembaga-lembaga dapat berperan dalam memelihara
bagian-bagian sistem sosial, tetapi bisa juga menimbulkan konsekuensi negatif untuknya. Nonfungsi
didefinisikan sebagai konsekuensi konsekuensi yang benar-benar tidak relevan dengan sistem yang
dipertimbangkan.

Disfungsi sosial membuat seseorang atau kelompok masyarakat tertentu tidak mampu menjalankan fungsi
sosialnya sesuai dengan status sosialnya. Hal yang paling nyata bisa kita lihat dibeberapa pemberitaan
media atas reaksi para tenaga kesehatan (perawat dan dokter) yang mulai mengalami rasa takut akan
terjangkit virus corona saat mereka memberikan pelayanan perawatan (caring) maupun pengobatan (curing)
pada pasien yang diduga bahkan terjangkit virus corona. Rasa takut ini membuat para tenaga kesehatan
tidak maksimal menjalankan fungsi sosialnya. Contoh lainnya lagi, individu sebagai makhluk sosial mulai
membatasi kontak sosialnya dengan tidak mau menolong orang yang belum tentu positif terjangkit virus
corona. Disfungsi sosial membuat individu justru mengalami gangguan pada kesehatannya. Dalam
perspektif sosiologi kesehatan, kondisi sehat jika secara fisik, mental, spritual maupun sosial dapat membuat
individu menjalankan fungsi sosialnya. Jika kondisi sehat ini terganggu – dalam kasus ini terganggu
sosialnya.
Terjadinya diorganisasi dan disfungsi sosial akan memicu efek bola salju (snowball effect) pada sektor
kehidupan lainnya. Efek paling nyata adalah bidang ekonomi. Dampak dari diorganisasi dan disfungsi sosial
karena wabah virus corona, membuat individu atau kelompok masyarakat mengalami penurunan
produktivitas kegiatan ekonominya. Mulai dari kegiatan produksi, hingga kegiatan konsumtif. Penurunan
produktivitas kegiatan ekonomi warga negara akan berdampak pada tingkat pertumbuhan ekonomi negara.
Kasus Covid-19 ini bukan hanya menyebabkan disorganisasi sosial, namun juga menyebabkan disfungsi
sosial. Disfungsi sosial terjadi ketika seseorang tidak mampu menjalankan fungsi sosial yang sesuai dengan
status sosial akibat rasa takut terhadap Covid-19. Contoh nyata disfungsi sosial dapat terlihat pada sikap
masyarakat yang mulai membatasi jarak dengan orang lain serta tidak mau menolong orang lain karena
khawatir terkena Covid-19.
Disfungsi sosial ini membuat individu justru mengalami gangguan pada kesehatannya. Dalam perspektif
sosiologi kesehatan, seseorang disebut sehat jika kondisi fisik, mental, spritual maupun sosial dapat
membuat individu tersebut menjalankan fungsi sosialnya. Namun jika kondisi ini terganggu maka seseorang
tersebut dinyatakan sakit. Dalam kasus Covid-19, sakit yang dimaksud adalah sakit secara sosial. Menurut
Talcott Parsons dalam bukunya “The Social System”, sakit bukan hanya kondisi biologis saja, tetapi juga
peran sosial yang tidak berfungsi dengan baik. Parsons melihat sakit sebagai bentuk perilaku menyimpang
dalam masyarakat karena orang yang sakit tidak dapat memenuhi peran sosialnya secara normal (Syaifudin,
2020). Disorganisasi dan disfungsi sosial inilah yang merupakan wujud nyata dari sakit secara sosial.

c. Interaksi sosial
Jawaban :
Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis, berupa hubungan antara individu yang satu dengan
individu lainnya, antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya, maupun antara kelompok dengan
individu. Dalam interaksi sosial terdapat simbol, di mana simbol diartikan sebagai sesuatu yang nilai atau
maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang menggunakannya.
1. Interaksi sosial dapat terjadi jika ada kontak sosial dan komunikasi.
2. Interaksi sosial merupakan sebuah hubungan antar individu, dimana individu tersebut bisa mempengaruhi
individu lainnya atau bahkan sebaliknya.Terdapat adanya hubungan yang menjadi saling timbal balik.
Hubungan tersebut bisa terjadi antar individu,individu dengan kelompok, atau antar kelompok.
Pengetahuan tentang Interaksi Sosial dan Proses Sosial merupakan hal yang dapat membuat seseorang
memperoleh pandangan yang dinamis tentang kehidupan masyarakat baik secara pribadi dan kelompok.
Tidak dapat disangkal kedua hal tersebut memiliki aspek structural dan prosesual. Dimana ada kelompok-
kelompok sosial, kebudayaan, lembaga sosial, stratafikasi, kekuasaan yang mempunyai suatu derajat
dinamika tertentu yang melahirkan pola-pola perilaku dan kehidupan berbeda, terlebih pada situasi dan
keadaan yang semakin lama memberikan dampak dan pengaruh yang besar kehidupan nyata masyarakat.
Dewasa ini masyarakat dihadapkan pada situasi dimana secara strukural dan prosesual mengalami
perubahan yang berdampak pada pola kehidupan. Pandemi Virus Covid 19 secara nyata mampu menggeser
peradaban kehidupan masyarakat yang berpengaruh kepada interaksi sosial dan proses sosialnya. Baik itu
segi kebudayaan, roda organisasi lembaga sosial, pola kepemimpinan dalam mengendalikan kekuasaan
semua berpengaruh akibat pandemic wabah virus covid 19.
Dengan adanya hal tersebut,membuat beberapa negara menerapkan berbagai kebijakan,termasuk salah
satunya negara Indonesia, dimana pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala
Besar(PSBB).Pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan segala bentuk
aktivitas di rumah masing-masing untuk mencegah penularan virus covid-19.
Pencegahan juga bisa dilakukan dengan selalu mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan
sabun,lalu memakai masker dengan masker dengan benar ketika sedang berada di tempat umum dan
menghindari keramaian.
Proses sosial dan covid-19 memiliki hubungan yang sangat dekat kaitannya dengan interaksi sosial pada
masa pandemi ini.Banyak hal yang terjadi akibat situasi pandemi saat ini, seperti pergeseran sosial di
dalamnya yang mulanya proses sosial secara langsung bisa menimbulkan interaksi sosial secara langsung
mulai mengalami perubahan.

Terimakasih