Anda di halaman 1dari 5

Mikroplastik

Senyawa mikroplastik secara luas dideskripsikan sebagai partikel plastic dengan ukuran 1
nanometer hingga 5 milimeter (GESAMP, 2015)

Metode Pengujian Mikroplastik diluar Negeri

Banyak metode yang sudah ditetapkan untuk mengidentifikasi dan menghitung kuantitas
mikroplastik dalam air, sedimen dan mikroorganisme. Sebagai contoh umum metode sampling
pada permukaan air bergantung pada pengumpulan microplastic menggunakan metode neuston
nets (untuk ukuran hingga 0,3 mm) diikuti proses oksidasi materi organik yang terkumpul
(menggunakan senyawa peroksida basah). Kemudain di ikuti dengan penyisihan residual materi
organik dengan pemisahan densitas, senyawa mikroplastik yang terkumpul di identifikasi secara
manual saat pemeriksaan dengan mikroskop kemudian ditimbang untuk menentukan konsentrasi
(Masura et al., 2015).

Dalam hal ini juga dilakukan identifikasi jenis plastik polimer dengan teknik spectroscopic
(metode Fourier Transform Infrared Spectroscopy) yang dapat mengidentifikasi lebih jauh
jenis plastik polimer seperti polyethylene, polystyrene. Sebaliknya, metode untuk mendeteksi
nanoplastik di lingkungan relatif kurang (Bouwmeester et al., 2015; Koelmans et al., 2015).
Namun, pendekatan dengan metode nanomaterial (metal oksida) dapat berpotensi menjadi
pendekatan untuk mengukur nanoplastik diberbagai lingkungan yang berbeda (Bouwmeester et
al., 2015).

Metode-metode yang sudah digunakan diluar negeri ini berdasarkan parameter yang diuji serta
lokasi yang menerapkan proses analisa sample dapat dilihat pada tabel berikut.

Lokasi yang sudah menerapkan Parameter Metode


Analisa Sample
Lab University of Washington Pengumpulan microplastic Neuston nets
Lab University of Washington Identifikasi senyawa Manual dengan
mikroplastik mikroskop
Lokasi yang sudah menerapkan Parameter Metode
Analisa Sample
Aalborg University di Denmark dan Identifikasi plastik polimer Fourier Transform
Alfred Wegener Institute di Jerman, Infrared (FTIR)
Lab The University Of Minnesota
Laboratoire des Sciences de Identifikasi plastik polimer Raman
l'Environnement Marin (LEMAR), spectrometry
Institut Universitaire Européen de la
Mer, Prancis
Laboratoire de Sécurité des Aliments, Identifikasi struktur formasi Pyrolysis-gas
Prancis, Lab The University Of dari plastik chromatography/m
Minnesota ass spectrometry
(GC/MS)
Identifikasi nanoplastik Metal oksida

Identifikasi plastik polimer Scanning Electron


Microscopes
(SEM)

Pengujian Mikroplastik di Indonesia

Indonesia sendiri memiliki program nasional untuk melawan sampah laut (2017-20125) dibawah
koordinasi Kementerian Kelautan. Manajemen sampah laut masih menjadi fokus pemerintah.
Namun lembaga seperti LIPI, IPB UNSOED, Universitas Raja Ali Haji Maritime, Universitas
Mulawarman, Universitas Padjadjaran, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi sudah
mulai melakukan riset dan monitoring.

LIPI baru-baru ini menyelesaikan program sampling mikroplastik (2015-2017) untuk


mikroplastik yang ada di sedimen dalam laut (Cordova and Wahyudi, 2016). IPB dan UNMUL
sudah melakukan studi terhadap sedimen mikroplastik di Jakarta Bay (Manalu e al., 2017) dan
Muara Badak, Kutai Kartanegara (Dewi et al., 2015). Universitas Hasanuddin Makassar
melaporkan studi mikroplastik di tahun 2015 (Rochman et al., 2015) pada ikan yang dikonsumsi
oleh manusia. Adapun Universitas Padjadjaran melakukan studi mikroplastik di Pulau Seribu,
Selatan Pulau Jawa, Banten dan Bagian Jawa Utara.

Di perairan Cilacap, UNSOED, UMRAN dan Aix Marseille Univesity melakukan program riset
dan fokus pada lima aspek utama, termasuk pemantauan makroplastik pada pantai, mikroplastik,
co-pollution yang dapat muncul seperti polycyclic aromatic hydrocarbons-PAHs,
polychlorinated biphenyls-PCBs dan heavy metals ) (Frias et al., 2010; Syakti et al., 2013),
konsumsi plastik pada ikan dan pemberdayaan komunitas dengan program penggunaan kembali
plastik.

Adapun hingga saat ini belum ada standar terkait metode pengujian mikroplastik di Indonesia.
Berdasarkan literature, pengujian mikroplastik telah dilakukan beberapa kali pada kegiatan
akademisi. Sebagai contoh penyusunan karya tulis ilmiah. Lokasi serta metode yang digunakan
dilampirkan dalam tabel berikut.

Topik Lokasi Analisis Tujuan Parameter Metode


Sample
Distribusi Laboratorium Analisa Kelimpahan Mikroskop
mikroplastik Kualitas Air Jurusan Mikroplastik secara deskriptif monokuler
pada sedimen Manajemen pada Sedimen (kelimpahan
di Muara Sumberdaya Perairan yang dibedakan
Badak, Fakultas Perikanan tipe, warna dan
Kabupaten dan Ilmu Kelautan ukuran
Kutai Universitas mikroplastik
Kartanegara- Mulawarman.
Indonesia

Kelimpahan  Analisis air, Analisa Kelimpahan Mikroskop


Mikroplastik sedimen, dan isi Mikroplastik secara deskriptif monokuler
di Teluk perut dilakukan pada Sedimen (kelimpahan
Jakarta di Laboratorium yang dibedakan
Biologi Makro tipe, warna dan
Departemen dan ukuran
Manajemen mikroplastik)
Sumberdaya
Perairan IPB
 Analisis FT-IR Identifikasi Jenis FT IR
dilakukan di Polimer
Topik Lokasi Analisis Tujuan Parameter Metode
Sample
LIPI Analisis Kelimpahan Mikroskop
Mikroplastik secara deskriptif monokuler
pada Air (kelimpahan
yang dibedakan
tipe, warna dan
dan ukuran
mikroplastik)
Identifikasi Jenis FT IR
Polimer

Analisis Jumlah Item Mikroskop


Mikroplastik monokuler
pada Ikan
Identifikasi Jenis FT IR
Polimer

Secara umum metode identifikasi mikroplastik di Indonesia masih menggunakan analisa


kualitatif dengan metode pengeringan, pengurangan volume, pemisahan densitas, penyaringan,
dan pemilahan secara visual dengan menggunakan mikroskop monokuler dan untuk analisa
lanjutan berupa identifikasi jenis polimer digunakan FT IR.

Referensi
GESAMP (2015). Sources, fate and effects of microplastics in the marine environment: a global
assessment. (Kershaw, P. J., ed.). IMO/FAO/UNESCO-
IOC/UNIDO/WMO/IAEA/UN/UNEP/UNDP Joint Group of Experts on the Scientific
Aspects of Marine Environmental Protection. Rep. Stud. GESAMP No. 90.
http://www.gesamp.org/data/gesamp/files/media/Publications/Reports_and_studies_90/galler
y_2230/object_2500_large.pdf
Ludovic Hermabessiere, Charlotte Himber, Béatrice Boricaud, Maria Kazour, Rachid Amara, et
al.. Optimization, performance, and application of a pyrolysis-GC/MS method for the
identification of microplastics. Analytical and Bioanalytical Chemistry, Springer Verlag,
2018, 410 (25), pp.6663 - 6676. . .