Anda di halaman 1dari 22

MODUL 3

ANALISIS RANGKAIAN
M. Suhendy Martondi Nasution (119130167)
Asisten : Ranita Simbolon (118130138)
Tanggal Percobaan : 02/11/2020
EL2102_A-7_Praktikum_Rangkaian_Elektrik_1
Laboratorium Teknik Elektro
Institut Teknologi Sumatera
Abstrak— Pada percobaan maka pada loop yang ada
kali ini kita akan mencari sumber tegangannya
tahu cara mencari suatu nilai dikenakan KVL sedangkan
jika tidak bisa diselesaikan yang tidak ada sumber
dengan KCL dan KVL. tegangan tetap seperti
Tujuan dari praktikum ini semula dengan KCL.
adalah Memahami analisis
mesh dan node, Dapat Kata Kunci— Analisis Mesh,
menganalisis rangkaian Analisis Supermesh, Analisis
kombinasi dengan analisis Node, Analisis Supernode.
mesh dan node, Dapat
memecahkan masalah pada
rangkaian listrik DC, I. PENDAHULUAN
Memahami analisis Super
mesh, dan Memahami Pada percobaan sebelumnya
analisis Super kita membahas tentang hukum
Node.Percobaan dilakukan kirchoff dan hukum ohm yang
dengan menggunakan mana pada kedua hukum
beardboard sebagai media , tersebut kita tidak perlu
beberapa resistor sebagai menganalisis rangkaian karna
bahan percobaan, dan catu biasanya rangkaian yang ada
daya sebagai sumber hanya rangkaian yang
tegangan. Praktikum juga sederhana. Terus bagaimana
dilakukan dengan untuk rangkaian yang tidak
menggunakan multisim. sederhana atau rangkaian yang
Hasil dari percobaan kali ini rumit. Apakah ada cara untuk
menyatakan bahwa mencari nilai dari salah satu
hubungan dari ketiganya komponen dasar listrik?
berupa adanya 4 hukum Untuk mendapatkan nilai
yang dapat dipakai yaitu tersebut dibutuhkan suatu cara
analisis mesh, node, yang berbeda dari rangkaian
supermesh, dan supernode. yang sederhana. Salah satu
Untuk menganalisis
caranya adalah metode analisis
menggunakan mesh kita
rangkaian. Apa itu metode
cukup mengggunakan
analisis rangkaian dan apa saja
hukum KVL pada setiap
loopnya. Pada rangkaian jenis metodenya?
mesh jika terdapat sumber Metode analisis rangkaian
arus diantara 2 mesh maka merupakan salah satu alat
dihitung menjadi satu mesh. bantu untuk menyelesaikan
Sedangkan untuk analisis suatu permasalahan yang
node yang diperhatikan muncul dalam menganalisis
hanya KCL saja. Akan suatu rangkaian bilamana
tetapi, jika pada rangkaian konsep dasar seperti Hukum
terdapat sumber tegangan Ohm dan Hukum Kirchoff
tidak dapat menyelesaikan
permasalahan dalam rangkaian informasi. Melalui
tersebut. Metode analisis rangkaian listrik,
rangkaian secara garis besar energi maupun
terbagi menjadi tiga yaitu informasi
analisis node, analisi mesh, dikonversikan
dan analisis arus cabang. menjadi energi listrik
Lantas bagaimana cara kerja dan sinyal listrik, dan
dari 3 analisis tersebut? dalam bentuk sinyal
Untuk itu kita akan inilah energi maupun
mengatahuinya dari praktikum informasi dapat
kali ini. Akan tetapi, pada disalurkan dengan
praktikum ini kita hanya lebih mudah ke
melakukan percobaan untuk tempat ia diperlukan.
analisis node dan analisis mesh [1]
saja. Metoda analisis
rangkaian sebenarnya
Adapun tujuan dari percobaan merupakan salah satu
modul 1 ini ialah : alat bantu untuk
menyelesaikan suatu
1. Memahami permasalahan yang
analisis mesh muncul dalam
dan node. menganalisis suatu
2. Dapat rangkaian, bilamana
menganalisis konsep dasar atau
rangkaian hukum-hukum dasar
kombinasi seperti Hukum Ohm
dengan analisis dan Hukum Kirchoff
mesh dan tidak dapat
node. menyelesaikan
3. Dapat permasalahan pada
memecahkan rangkaian tersebut.
masalah pada [2]
rangkaian
listrik DC. Analisis Node
4. Memahami
Analisis node
analisis Super
berprinsip pada
mesh. 5.
Hukum Kirchoff I/
Memahami
KCL dimana jumlah
analisis Super
arus yang masuk dan
Node.
keluar dari titik
percabangan akan
II. LANDASAN TEORI samadengan nol,
dimana tegangan
Analisis Rangkaian Listrik merupakan parameter
yang tidak diketahui.
Rangkaian listrik Atau analisis node
(atau rangkaian lebih mudah jika
elektrik) merupakan pencatunya semuanya
interkoneksi berbagai adalah sumber arus.
piranti (divais – Analisis ini dapat
device) yang secara diterapkan pada
bersama sumber searah/ DC
melaksanakansuatu maupun sumber
tugas tertentu. Tugas bolak-balik/ AC. [2]
itu dapat berupa
pemrosesan energi
ataupun pemrosesan
Beberapa hal yang perlu langkah-langkahnya adalah
diperhatikan pada analisis sebagai berikut :
node, yaitu
:
• Identifikasi jumlah
• Tentukan node
referensi sebagai node dan tentukan
ground/ potensial nol.
node tegangan dan
• Tentukan node
voltage, yaitu node referensinya
tegangan antara node (ground).
non referensi dan
ground. • Identifikasi supernode
• Asumsikan tegangan dan tentukan
node yang sedang
perbedaan tegangan
diperhitungkan lebih
tinggi daripada antar node dari
tegangan node sumber tegangan
manapun, sehingga
arah arus keluar dari bebasnya, tuliskan
node tersebut positif. dalam bentuk
• Jika terdapat N node,
maka jumlah node persamaan.
voltage adalah (N-1) • Aplikasikan Hukum
Jumlah node voltage
Arus Kirchoff (KCL)
ini akan menentukan
banyaknya persamaan dan hukum ohm pada
yang dihasilkan. supernode dan node
[2]
lainnya.
• Selesaikan persamaan
yang di peroleh
(misalnya
menggunakan metode
eliminasi, metode
crammer atau
Gambar 1. Contoh rangkaian software matematika,
analisis node
seperti matlab). [3]
Analisis Supernode

Analisis nodal mudah untuk


dilakukan jika pencatu pada
sebuah rangkaian berupa
sumber arus. Jika pada sebuah
rangkaian terdapat sumber
tegangan, maka sumber
tegangan tersebut dapat
diperlakukan sebagai
supernode, yaitu dengan
menganggap sumber tegangan
tersebut sebagai sebuah node.
[3]

Cara menyelesaikan rangkaian


dengan metode supernode,
Gambar 2. Contoh
rangkaian analisis
supernode

Analisis Mesh

Analisis Mesh adalah


analisis yang dibangun dari
penggunaan Hukum Ohm dan
KVL (Hukum Tegangan
Kirchhoff). Analisis
ini bertujuan untuk Gambar 4. Loop yang
menghitung arus terbentuk
yang tidak diketahui. Berdasarkan gambar 4, jalur
Kita mulai abcdefa tidak bisa membentuk mesh
pembahasan dari karena di dalam jalur tersebut
mesh, mesh terdapat dua loop. Jalur abefa dan
merupakan loop, bcdeb membentuk loop maka
pada loop tersebut masing-masing loop membentuk
tidak ada loop lain mesh. Loop 1 menghasilkan arus
terkandung di mesh 1
dalamnya. Perhatikan (ditulis i1) dan loop 2
gambar di bawah ini: menghasilkan arus mesh i2.
Arah arus mesh mengikuti
arah loop, searah jarum jam.
Jika sudah diperoleh arus mesh
maka kita bisa menghitung
arus
sebenarnya pada suatu
rangkaian listrik. [4]

Langkah mengerjakan analisis


Mesh:

1. Buatlah loop pada


Gambar 3. Rangkaian yang rangkaian tertutup,
terdiri dari dua mesh jika lebih dari satu
loop maka beri indeks
Dari gambar 3, loop1, loop2, dan
jalur abefa adalah seterusnya.
rangkaian tertutup 2. Dari tiap loop akan
maka kita bisa menghasilkan satu
membuat loop di arus mesh. Arus
dalamnya, begitu juga mesh memiliki simbol
dengan jalur bcdeb. i1 , jika dalam suatu
Perhatikan gambar rangkaian terdapat
berikut: lebih dari satu arus
mesh maka diberi
indeks i1 untuk arus
mesh 1, begitu
seterusnya.
3. Analisis tiap arus
mesh menggunakan
KVL [4]
Analisis Mesh

Analisis supermesh dapat


kita lakukan ketika terdapat
sumber arus yang terdapat
diantara dua mesh. Cara
melakukan analisis supermesh
adalah dengan cara Gambar 5. Rangkaian analisis
mengabaikan sumber arus supermesh.
yang terdapat diantara dua
III.
mesh lalu buat persamaannya
METODOLO
dengan memanfaatkan hukum GI
tegangan kirchoff (KVL).
Kemudian kita juga Alat dan Bahan
memerlukan persamaan yang
menghubungkan kedua arus 1. Multimeter Digital (1
mesh dengan sumber arus yang buah)
terkandung pada kedua mesh 2. Beardboard (1 buah)
memanfaatkan hukum arus 3. Power Suply DC (1
kirchoff (KCL). [5] buah)
4. Kabel male to male (10
Langkah-langkah melakukan buah)
analisis supermesh : 5. Kabel buaya-banana (4
buah)
1. Tentukan jumlah 6. Kabel buaya-buaya (2
mesh pada rangkaian. buah)
2. Tentukan arah arus 7. Resistor 470Ω (2 buah)
pada setiap mesh 8. Resistor 100Ω (2
dalam rangkaian buah)
(searah jarum jam 9. Resistor 330Ω (3 buah)
atau berlawanan arah 10. Resistor 56Ω (2 buah)
jarum jam)..
3. Tandai polaritas Langkah Kerja
setiap komponen
pada rangkaian (+ 1. Analisis Mesh A
untuk arah arus yang
masuk dan - untuk
arah arus yang
keluar).
4. Jika terdapat sumber
arus yang berada
diantara 2 mesh,
kedua mesh tersebut
adalah supermesh
(abaikan dulu sumber
arusnya).
5. Terapkan hukum
tegangan kirchoff
(KVL) pada tiaptiap
mesh dan supermesh.
6. Terapkan Hukum
arus kirchoff (KCL)
pada node sumber
arus di supermesh.
7. Selesaikan persamaan
yang diperoleh. [5]
2. Analisis Mesh B 4. Analisis Supernode
Tabel 1. Analisis Mesh A

Perhitungan
Loop 1

-
8

3
8
6

I
1

-
5
6

I
2

3
8
6

I
1

-
5
6

I
2

(
1
)

L
o
o
p

156 I2 – 56 I1 = -2 … (2)
Eleminasi
386 I1 - 56 I2 = 8 (x 28)
-56 I1 + 156 I2 = -2 (x193)

I2 = -0.0056 A
Subtitusi
386 I1 – 56 V2 =
(-0,0056) = 8 -0.0056x100
7135 I1 = 142 V2 = - 0.56 V
I1 = 0,019 A Jadi V3
Jadi I3 = I1- V3 = I3.R3
I2 V
I3 = 0.019-(- 3
0.0056)
I3 = 0.0255 A =
Jadi V1
V1 = I1.R1 0
V1 = .
0.019.x330 0
V1 = 6.567 V 2
Jadi V2 5
V2 = I2. R2 5
x
5 Analisis
6 Node

V Tabel 3.
3 Analisis Node
Pengukuran Perhitungan Simulasi
= I(mA) V I(mA) V I(A) V
R1 0,13 1,044 19,19 1,919 23,602 2,
1 R2 0,22 3,68 8,682 4,0805 7,74 3,
, R3 0,01 1,630 19,18 1,074 15,857 0,
4 R4 0,02 1,55 9,111 3,0066 8,339 2,7
2 R5 0,03 0,457 10,069 1,0069 7,518 0,7
8 P
e
V r
h
i
Analisis t
Mesh B u
n
Tabel 2.
g
Analisis Mesh
B
a
n
Pengukuran Perhitungan
I(mA) V I(mA) N
R1 4,9 1,6 7,32 o
R2 29,05 1,6 24,17 d
R3 33,83 3,38 31,49 e
I0 0,031501A
B
Perhitungan
I1= I0 6−V1 = V1−0 +
=>
V1−V2 x470
I1=0,2325I0 100 470
V1=I1xR1=0, 56
2325I0x330=
76,725I0 13,09 V1 –
V2=82I0 8,39V2 =
V1+V2=5 28,2 (1)
76,725I0+82I V1=28
0=5
,2
I0= =0,03
+
15A
8,
V1= 39
76,725x0,031 V2
5= 2,416 V
V3= V- (i
V1=2,583 V )
I1 = 0,00732 13
A ,0
I2 = 31,497- 9
7,32=24,177
mA
Node C
V1−V2 V2−2 2
V2 x 330 )
= +
56 100
330 5
,
8
5 9
, (
8 2

9 8

V 2

1 +

– ,

1 9

0 V

, 2

1 )
9

V
2 1
0
= ,
1
- 9
6
, V
6 2
( =
2
) -
6
S ,
u 6
b
s 1
t 3
,
i 0
t 9
u -83,97V2 =
s -252,492
i V2 =
3,0069V
(
1 Maka
) V1 =
28,2+8,39V2

k
e V1 =

13,0
( 9
V m
1 A

= J
a
4 d
, i
0
8 I
1 3

V I3 =

J I
a 3
d
i =
I 1
1 9
,
I1 = 1
I 8
1
m
= A

1 J
9 a
, d
1 i
9
I
m 4
A
I4 =
J I
a 4
d
i =
I 9
2 ,
1
I2 = 1
I 1
2
m
= A

8 J
, a
6 d
8 i
2
I
5
6
I5 =
V
I5 = 10,069
mA
S
Jadi V1
u
V1 = I1 x R1 p
V1 = 2,919 V e
Jadi V2 r
V2 = I2 x R2 n
V2 = 4,0805 o
V d
Jadi V3 e
V3 = I3 x R3
V3 = 1,074 V K
Jadi V4 V
V4 = I4 x R4 L
V4 = 3,066 V
Jadi V5 V
V5 = I5 x R5 2
V5 = 1,0069
V –

V
Analisis 3
Supernode
=
Tabel 4.
Analisis
5
Supernode
Pengukuran Perhitungan
V2 = 5 + V3
I(A) V I(A)
… (2)
R1 0,01m 6,01 0,004 (1) ke (2)
R2 0,16m 0,985 0,0175 disubstitusi
R3 0,16m 4,3m 0,00234 6 = 5+ V3 +
R4 0,04m 5,5m 0,01583
Perhitungan V3
Node 2 dan 3 V3 = 0,775 V
I1 + I4 = I2 + V
I3 2
V1 − V2 V1 −
V3 V2 − 0 =
V3 − 0
5
+ =
+
+
56330 0
330 ,
330 7
V1 = V2 + 7
V3 (1) 5
=
V
5
1
,
7
=
7 ,
5 2
2
V 3
9
M
e V
n
c
a Analisis
r
i Dari tabel
kita dapat
a melihat
r bahwa
u terdapat
s persamaan
dan
I1 = V1−V2 = 6 perbedaan
− 5.775 = 4 mA
diantara
R2 56 ketiga tabel
diatas.
I2 = V2 = 5.775 Perbedaan
= 17.5 mA yang jelas
R1 330 terlihat pada
pengukuran.
I3 = V3 = 0.775 Sedangkan
= 2.3 mA persamaan
R3 330 yang jelas
terlihat pada
I4 = V1−V3 =6 perhitungan
− 0.775 = 15.8 dan simulasi.
mA Perbedaan
330 330 yang terjadi
Mencari pada
tegangan pengukuran
V1= I2 x R1 disebabkan
= 5,775 V beberapa hal.
V2= I1 x R2 Hal-hal
= 0,224 V tersebut dapat
V3= I3 x R3 berupa
= 0,7722 V kesalahan-
V kesalahan
4 pengukuran
= yang lumrah
yang terjadi
I pada saat
4 pengukuran.
Kesalahan
x pengukuran
tersebut dapat
R berupa
4 kesalahan
penempatan
= rangakaian
yang dibuat
5 oleh
praktikan
sehingga juga dapat
multimeter berbeda dari
digital tidak nilai
mengeluarka seharusnya.
n nilai dan V. SIMPULAN
juga
kesalahan 1. Untuk
dalam mengana
meletakkan lisis
tempat menggun
multimeter akan
digital mesh
membuat kita
multimeter cukup
digital dapat mengggu
mengeluarka nakan
n nilai yang hukum
berbeda dari KVL
seharusnya. pada
Untuk setiap
perhitungan loopnya.
perbedaan 2. Pada
yang rangkaia
didapatkan n mesh
dari nilai jika
seharusnya terdapat
terjadi karena sumber
perbedaan arus
angka setelah diantara
koma dan 2 mesh
juga jumlah maka
angkanya dihitung
sehingga menjadi
pada saat satu
dihitung mesh.
menggunakan 3. Sedangk
kalkulator an untuk
hasil yang analisis
akan keluar node
akan berbeda yang
dari nilai diperhati
seharusnya kan
yang hanya
diinginkan. KCL
Untuk saja.
simulasi nilai 4. Akan
yang berbeda tetapi,
dari nilai jika pada
seharusnya rangkaia
dapat terjadi n
karena salah terdapat
tempat sumber
pemasangan tegangan
multimeter maka
digital pada
sehingga nilai loop
yang keluar yang ada
sumber https://w
tegangan ww.fileso
nya p.com/20
dikenaka 20/06/ana
n KVL lisis-
sedangka supernode
n yang rangkaian
tidak ada -listrik-
sumber 73.html.
tegangan [Accessed
tetap 05
seperti Novembe
semula r 2020].
dengan [4] Pauzan,
KCL. "Analisis
Mesh,"
BELAJA
VI. R
ELEKTR
REFERENCES
ONIKA:
TEORI
DAN
[1] S.
APLIKA
Sudirham,
SI, 26
Analisis
Mei 2020.
Rangkaia
[Online].
n Listrik,
Available
Bandung:
:
Darpublic
http://pau
, 2012.
zan.com/a
[2] M. nalisis-
RAMDH mesh/.
ANI, [Accessed
RANGK 11
AIAN Novembe
LISTRIK, r 2020].
Bandung:
[5] Sopyan,
SEKOLA
H "Analisis
Supermes
TINGGI
h |
TEKNOL
Rangkaia
OGI
n Listrik
TELKO
9,"
M, 2005.
FILESOP
[3] Sopyan, .COM, 06
"Analisis Juli 2020.
Supernod [Online].
e | Available:
Rangkaia https://w
n Listrik ww.fileso
7.3," p.com/20
FILESOP 20/07/ana
.COM, 07 lisis-
Juni supermes
2020. hrangkaia
[Online]. n-listrik-
Available: 9.html.
[Accessed Novembe
05 r 2020].

Lampiran

Data pengukuran :
Rangkaian percobaan