Anda di halaman 1dari 14

A.

RENCANA AKSI BELA NEGARA PESERTA LATSAR CPNS PROVINSI SULAWESI TENGAH ANGKATAN XX TAHUN 2021

NAMA : NI WAYAN KERISTIANA

NIP : 199112122019082001

KELOMPOK :3

NO NILAI BELA INDIKATOR SIKAP TEMPAT DAN


NEGARA DAN PRILAKU RENCANA AKSI WAKTU OUTPUT DOKUMENTASI
PELAKSANAAN
1. Cinta Tanah Air 1. Mencintai,  Menjaga kebersihan di sekitar Di semua tempat
menjaga dan lingkungan rumah dan waktunya
melestaraikan  Membuang sampah pada tempat secara terus
lingkungan hidup yang telah di sediakan menerus
 Menaman dan memelihara Bunga,
sayuran dan tanaman obat obatan
di sekitar halaman rumah

2. Menggunakan  Membeli dan mengkomsumsi


produk dalam kopi produk daerah toraja
negeri  Membeli dan menggunakan kain
pantai bali dan batik bali
 Membeli kerajinan tangan kayu
hitam eboni sulawesi tengah

2 Sadar berbangsa 1. Menghargai dan  Mengingatkan dan mengajak Saat pembelajaran


dan berbegara menghormat keluarga serta teman saat zoom latsar CPNS,
keanekagaraman memasuki waktu untuk beribadah di lingkungan
suku, agama,ras  Belajar bahasa daerah teman rumah
dan antar golongan latsar CPNS yang berasal dari suku sendiri,masyarakt
lain sekitar, di instansi
 Memakai pakaian batik dari tempat kerja RSUD
daerah lain Madani
 Belajar menyayikan lagu daerah
lain dari teman peserta latsar cpns
(lagu kaili)

2. Disiplin dan  Tepat waktu dalam melakukan


Bertanggung jawab absensi, tepat waktu dalam
terhadap tugas pembelajaran via zoom
yang di bebankan pembelajaran, dan tepat waktu
dalam pengumpulan tugas latsar
CPNS
 Mentaati semua aturan dan
ketentuan yang berlaku selama
menjalankan proses latsar CPNS

3. Mendahulukan  Mendahukukan kepentingan


kepentingan umum tugas kelompok yang telah di
di atas kepentingan tugaskan selama mengikuti
pribadi dan kegiatan latsar CPNS
golongan  Membersihkan Tempat
pembuangan sampah umum yang
ada di dekat rumah
 Selalu hadir dan aktif terlibat jika
ada rapat atau kegiatan yang di
adakan oleh masyarakat sekitar
seperti acara menyambut 17
agustus
3 Setia kepada 1. Meyakini Melakukan musyawarah mufakat Saat pembelajaran
pancasila pancasila sebagai pada setiap diskusi tugas zoom latsar CPNS,
dasar negara serta kelompok yang di berikan selama di lingkungan
menjadikan kegiatan latsar CPNS dalam rumah
pancasila sebagai mengambil keputusan yang di sendiri,masyarakt
pemersatu bangsa sepakati. sekitar, tempat
dan Negara  Membuat komitmen belajar ibadah.
selama mengikuti zoom meeting
agar tercita suasana ruang zoom
yang kondusif dan tercipta
kekompakan dalam kelas zoom.

2. Menjalankan  Mengikuti ibadah di pura namun


kewajiban agama tetp mentaati protokol kesehatan
dan kepercayaan  Memperdalam keyakinan agama
secara baik dan dengan rajin membaca kitab suci
benar weda dan mendengarkan lagu
rohani
 Saling mengitngatkan antar
keluarga atau teman jika berbuat
sesuatu yang melanggar agama

4. Rela berkorban 1. Menyumbangkan  Menolong teman sesame anggota Saat pembelajaran


untuk bangsa dan tenaga, latsar CPNS apabila zoom latsar CPNS,
negara pikiran,kemampuan membutuhkan pertolongsn terkait di lingkungan
untuk kepentingan kelejasan tugas ataupun hal lain. rumah
masyarakat,  Memberi dan menerima masukan sendiri,masyarakt
kemajuan bangsa pada saat diadakan diskusi kelas sekita,di instansi
dan Negara atau diskusi kelompok selama RSUN Madani
menjalalankan proses
pembelajaran latsar CPNS
 Selalu aktif dalam kegiatan kerja
bakti bulanan dan aktif dalam
kegiatan ronda malam yang di
adakan di oleh ketua RT

2. Membela bangsa  Menjadi petugas covid di RSUd


dan Negara sesuai Madani untuk turut serta
dengan profesi dan berpartisipasi dalam menekan
kemampuan kejadian covid- 19, dan selalu
masing masing berupaya meningkatkan
kesehatan masyarakat Sulawesi
tenganh
 Tidak pernah membedakan pasien
dalam memberikan pelayanan,
baik dari strata ekonomi,
kedudukan , pendidikan dll.
5. Memiliki 1. Senantiasa  Melaksanakan senam pagi setiap Di lingkungan
kemampuan awal menjaga hari jumat tapi tetap dengan rumah
bela negara kesehatannya protokol kesehatan sendiri,masyarakt
sehingga memiliki  Makan makanan 4 sehat 5 sekitar, tempat
kesehatan fisik dan sempurna ibadah, di instansi
mental yang baik  Mematuhu selalu protocol RSUD madani
kesehatn 5M
 Menghindari stress dan tidur yang
cukup
 Rutin melakukan General check
up tiap 6 bulan di RSUD Madani

2. Memiliki
kemampuan dalam  Menanam tanaman yang
memberdayakan berhasiat untuk di jadikan obat
kekayaan sumber herbal di pekarangan rumah
daya alam dan seperti jahe, kunyit dan daun
keberagaman mahkota dewa
hayati  Memanfaatkan daun daunan yang
telah membusuk untuk di jadikan
pupuk kompos
6. Semangat 1. Memperaktekan  Tidak memberikan sesuatu Saat pembelajaran
mewujudkan clean and Good kepada panitia penyelenggara, zoom latsar CPNS,
Negara yang Governance dalam fasilitator, pendamping maupun
berdaulat, adil bermasyarakat coach dalam bentuk apapun
dan makmur terkait dengan nilai akademik
selama mengikuti latsar CPNS
 Mengumpulkan tugas tepat pada
waktunnya
 Tidak melakukan Plagiat tugas
B.MEMBENTUK SIKAP DAN PRILAKU BELA NEGARA YANG POSITIF BAGI ASN

Dalam rangka mencapai tujuan nasional sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4
Pembukaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945),
diperlukan ASN yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,
kolusi, dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan
mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945. Bela Negara dilaksanakan atas dasar kesadaran warga Negara serta
keyakinan pada kekuatan sendiri yang ditumbuhkembangkan melalui usaha Bela Negara. Usaha
Bela Negara diselenggarakan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran
secara wajib, pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau
secara wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi. Usaha Bela Negara bertujuan untuk
memelihara jiwa nasionalisme Warga Negara dalam upaya pemenuhan hak dan kewajibannya
terhadap Bela Negara yang diwujudkan dengan Pembinaan Kesadaran Bela Negara demi
tercapainya tujuan dan kepentingan nasional, dengan sikap dan perilaku meliputi :

1. Cinta tanah air bagi ASN, diaktualisasikan dengan sikap dan perilaku, antara lain :

a. Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
serta pemerintahan yang sah.

b. Mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia.

c. Sesuai peran dan tugas masing-masing, ASN ikut menjaga seluruh ruang wilayah Indonesia
baik ruang darat, laut maupun udara dari berbagai ancaman, seperti : ancaman kerusakan
lingkungan, ancaman pencurian sumber daya alam, ancaman penyalahgunaan tata ruang,
ancaman pelanggaran batas negara dan lain-lain.

d. ASN sebagai warga Negara terpilih harus menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat
dalam menunjukkan kebanggaan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia.
e. Selalu menjadikan para pahlawan sebagai sosok panutan, dan mengambil pembelajaran jiwa
patriotisme dari para pahlawan serta berusaha untuk selalu menunjukkan sikap kepahlawanan
dengan mengabdi tanpa pamrih kepada Negara dan bangsa.

f. Selalu nenjaga nama baik bangsa dan Negara dalam setiap tindakan dan tidak merendahkan
atau selalu membandingkan Bangsa Indonesia dari sisi negatif dengan bangsa-bangsa lainnya di
dunia.

g. Selalu berupaya untuk memberikan konstribusi pada kemajuan bangsa dan Negara melalui
ide-ide kreatif dan inovatif guna mewujudkan kemandirian bangsa sesuai dengan kapasitas dan
kapabilitas masing-masing.

h. Selalu mengutamakan produk-produk Indonesia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun


dalam mendukung tugas sebagai ASN Penggunaan produk- produk asing hanya akan dilakukan
apabila produk tersebut tidak dapat diproduksi oleh Bangsa Indonesia.

i. Selalu mendukung baik secara moril maupun materiil putra-putri terbaik bangsa
(olahragawan, pelajar, mahasiswa, duta seni dan lain-lain) baik perorangan maupun kelompok
yang bertugas membawa nama Indonesia di kancah internasional.

J. Selalu menempatkan produk industri kreatif/industri hiburan tanah air sebagai pilihan
pertama dan mendukung perkembangannnya.

2. Kesadaran berbangsa dan bernegara bagi ASN, diaktualisasikan dengan sikap dan perilaku,
antara lain :

a. Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak.

b. Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.


c. Memegang teguh prinsip netralitas ASN dalam setiap kontestasi politik, baik tingkat daerah
maupun di tingkat nasional.

d. Mentaati, melaksanakan dan tidak melanggar semua peraturan perundang-undangan yang


berlaku di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi pelopor dalam
penegakan peraturan/perundangan di tengah-tenagh masyarakat.

e. Menggunakan hak pilih dengan baik dan mendukung terselenggaranya pemilihan umum
yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional,
akuntabel, efektif dan efisien.

f. Berpikir, bersikap dan berbuat yang sesuai peran, tugas dan fungsi ASN.

g. Sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing ikut berpartisipasi menjaga kedaulatan


bangsa dan negara.

h. Menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerja sama.

i. Meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratis sebagai perangkat sistem


karier.

3. Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara bagi ASN, diaktualisasikan dengan sikap dan
perilaku, antara lain :

a. Memegang teguh ideologi Pancasila.

b. Menciptakan lingkungan kerja yang nondiskriminatif.

c. Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur.

d. Menjadi agen penyebaran nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat.

e. Menjadi contoh bagi masyarakat dalam pegamalan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan
sehari-hari.
f. Menjadikan Pancasila sebagai alat perekat dan pemersatu sesuai fungsi ASN.

g. Mengembangkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kesempatan dalam konteks kekinian.

h. Selalu menunjukkan keyakinan dan kepercayaan bahwa Pancasila merupakan dasar Negara
yang menjamin kelangsungan hidup bangsa.

i. Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan.

4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara bagi ASN, diaktualisasikan dengan sikap dan
perilaku, antara lain :

a. Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat, akurat, berdaya
guna, berhasil guna, dan santun.

b. Bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk kemajuan bangsa dan Negara
sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

c. Bersedia secara sadar untuk membela bangsa dan negara dari berbagai macam ancaman.

d. Selalu berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dan menjadi pionir pemberdayaan
masyarakat dalam pembangunan nasional.

e. Selalu ikhlas membantu masyarakat dalam menghadapi situasi dan kondisi yang penuh
dengan kesulitan.

f. Selalu yakin dan percaya bahwa pengorbanan sebagai ASN tidak akan siasia.

5. Kemampuan awal Bela negara bagi ASN, diaktualisasikan dengan sikap dan perilaku antara
lain :

a. Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program pemerintah.

b. Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi.

c. Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.


d. Selalu berusaha untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan wawasan sesuai
dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

e. Selalu menjaga kesehatan baik fisik maupun psikis dengan pola hidup sehat serta menjaga
keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

f. Senantiasa bersyukur dan berdoa atas kenikmatan yang telah diberikan Tuhan Yang Maha
Esa.

g. Selalu menjaga kebugaran dan menjadikan kegemaran berolahraga sebagai gaya hidup. h.
Senantiasa menjaga kesehatannya dan menghindarkan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang
dapat mengganggu kesehatan.
C. CARA MELIPAT BENDERA YANG BENAR DAN UKURAN BENDERA YANG
SEHARUSNYA DI PAKAI PADA SAAT UPACARA 17

Teknik melipat bendera dan membentang bendera dibagi menjadi 2, yaitu :


1.    Teknik lipat 3
2.    Teknik lipat genap
Dibawah ini akan dijelaskan tata cara melipat bendera dengan teknik lipat genap. Teknik lipat
genap sering digunakan karena kemungkinan kesalahannya sangat kecil.Maksudnya genap
disini adalah jumlah lipatannya dapat 4,6,8,10 asalkan genap dan disesuaikan dengan panjang
bendera.

Cara Melipat Bendera


1.  Patokan memegang bendera warna putih ditangan sebelah kanan dan warna merah ditangan
sebelah kiri.
2.  Pembentang memegang bendera warna merah ditangan sebelah kanan dan warna putih
ditangan sebelah kiri.
3.  Bendera direntangkan, kemudian dilipat menjadi dua bagian, bagian putih menghadap keatas.
4.  Kemudian dilipat memanjang menjadi dua bagian lagi, warna putih berada didalam tertutup
warna merah.
5.  Pembentang melipat bendera menjadi beberapa bagian yang genap denga rah zig-zag.
6.  Setelah menjadi beberapa bagian yang genap, lipat menjadi 2 bagian dengan arah horizontal ke
dalam.

Ukuran Bendera Merah Putih yang di pakai saat upacara 17 agustus

1. Ukuran Bendera Merah Putih

Sesuai dengan pasal 4 ayat 1 bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi
panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah
dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.Bendera Negara
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran:
 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan.
 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum.
 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan.
 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden.
 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara.
 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum.

Bendera Negara sebaiknya menggunakan bahan kain yang tidak mudah luntur. Namun terdapat
pengecualian untuk bendera Merah Putih yang akan digunakan di lokasi lain, diperbolehkan
dibuat dari bahan berbeda dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Anda mungkin juga menyukai