Anda di halaman 1dari 3

1.

Persamaan dan Perbedaan Antara Ilmu Pengetahuan Dan Pengetahuan


Persamaan:
 Ilmu Pengetahuan dan Pengetahuan pada dasarnya memiliki arti yang sama yaitu analisa
terhadap suatu hal berdasarkan metode ilmiah hanya saja penggunaannya tergantung dari
sifat dan tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan keilmuan tersebut.
 Keduanya sangat sulit untuk dipisahkan karena merupakan  pengetahuan tentang sesuatu
hal atau fenomena, baik yang menyangkut alam atau sosial (kehidupan masyarakat), yang
diperoleh manusia melalui proses berfikir. Itu artinya bahwa setiap ilmu merupakan
pengetahuan tentang sesuatu yang menjadi objek kajian dari ilmu terkait.
Perbedaan:
 Ilmu Pengetahuan adalah kerangka konseptual atau teori uang saling berkaitan yang
memberi tempat pengkajian dan pengujian secara kritis dengan metode ilmiah oleh ahli-
ahli lain dalam bidang yang sama, dengan demikian bersifat sistematik, objektif, dan
universal. Sedang pengetahuan adalah hasil pengamatan yang bersifat tetap, karena tidak
memberikan tempat bagi pengkajian dan pengujian secara kritis oleh orang lain, dengan
demikian tidak bersifat sistematik dan tidak objektif serta tidak universal.
 Ilmu Pengetahuan adalah sesuatu yang dapat kita peroleh melalui proses yang disebut
pembelajaran atau dengan kata lain hasil dari pembelajaran, berbeda dengan
Pengetahuan yangdapat kita peroleh tanpa melalui proses pembelajaran.
 Ilmu Pengetahuan merupakan kumpulan dari berbagai pengetahuan, dan
kumpulan pengetahuan dapat dikatakan ilmu setelah memenuhi syarat-syarat objek
material dan objek formal
Kesimpulan
          Ternyata ilmu pengetahuan tidak sesederhana seperti yang kita bayangkan. Sebagai
seorang pengguna ilmu pengetahuan kita sering berprasangka bahwa ilmu pengetahuan hanya
berprinsip pada teosi, riset, dan rekayasa perkembangan teknologi. Ilmu pengetahuan ternyata
merupakan sebuah dunia yang memiliki karakter dasar, prinsip, dan struktur yang
keseluruhannya itu menentukan arah dan tujuan pemanfaatan ilmu.
          Pengetahuan adalah  berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui
pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk
mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya.

2. Perbedaan dan Persamaan Etika dan Etiket


1) Perbedaan Etika dan Etiket
Perbedaan antara etika dan etiket dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, yaitu sebagai
berikut:
a) Dari segi pengertian atau definisi Etika berasal dari bahasa Yunani, yaitu ethos yang
mendekati watak kebiasaan. Sedangkan Etiket berasal dari bahasa Perancis, yaitu etiket
yang berarti sopan santun.
b) Dari segi perbuatan
Etika :
 Selalu berusaha walaupun tidak ada saksi mata. Contoh: larangan untuk menyatakan
tetap ada walaupun tidak ada yang melihat kita.
 Bersifat jauh lebih absolut atau mutlak. Contoh: "Jangan Mencuri" adalah prinsip etika
yang tidak bisa ditawar- tawar lagi.
 Memandang manusia dari segi dalam. Contoh: Walaupun bertutur kata baik, pencuri
tetaplah pencuri. Orang yang berpegang teguh pada etika tidak mungkin munafik.
 Anggotai norma tentang perbuatan itu sendiri. Contoh: barang milik orang lain tanpa izin
orang tersebut tidak diizinkan.
Etiket : menyangkut cara suatu perbuatan manusia. Etiket menunjukkan cara yang harus tepat,
yaitu cara yang diharapkan serta ditentukan dalam suatu tertentu.
 Hanya berguna dalam pergaulan. Etiket tidak berkelanjutan saat tidak ada orang lain atau
saksi mata yang melihat. Contoh: Sendawa di saat makan melakukan perilaku yang tidak
sopan. Namun, hal itu tidak berlaku jika kita makan sendirian, kemudian sendawa dan
tidak ada orang yang melihat sehingga tidak ada yang beranggapan bahwa kita tidak
sopan.
 Bersifat relatif. Contoh: Yang tidak sopan dalam suatu kebudayaan dalam suatu
kebudayaan, sopan dalam kebudayaan lain.
 Hanya memandang manusia dari segi lahiriah saja. : Banyak penipu dengan maksud
jahat berhasil mengelabui Contoh korbannya karena penampilan dan tutur kata mereka
yang baik.
 Etiket bangun cara suatu perbuatan harus dilakukan oleh manusia. Misalnya kepada
Memberikan sesuatu orang lain dengan menggunakan tangan kanan.
2) Persamaan Etika dan Etiket
a) Menyangkut obyek yang sama yaitu manusia, istilah-istilah dan aplikasinya hanya
mengenai manusia.
b) Keduanya mengatur perilaku manusia secara normative, menyatakan apay ang harus
dilakukan dan apa yang tidka boleh dillakukan.

Etika penelitian melibatkan penerapan prinsip-prinsip etik dasar untuk berbagai topik yang
melibatkan penelitian ilmiah, termasuk desain dan pelaksanaan penelitian eksperimen yang
melibatkan manusia, hewan percobaan, berbagai aspek skandal akademik, termasuk kesalahan
ilmiah (seperti penipuan, rekayasa data dan plagiarisme), dan lain sebagainya.
Dalam hal penelitian ilmiah, sejumlah isu utama yang dibahas didalamnya harus termasuk dan
tidak terbatas pada 4 aspek, yakni kejujuran, review process, standar etika, serta kepengarangan
(Chanson, Hubert. 2007).
 Aspek kejujuran dan integritas merupakan syarat wajib dari masing-masing peneliti.
 Dalam aspek review process, peer-review yang memberikan kontribusi untuk proses
pengawasan mutu dan ini merupakan langkah penting untuk memastikan berdiri dan
orisinalitas dari penelitian.
 Aspek standar etika meliputi berbagai perbuatan ataupun tindakan moral yang harus
dilakukan oleh peneliti.
 Sedangkan aspek kepengarangan bertujuan untuk mengakui hasil karya orang lain yang
tercantum dalam penelitian yang dilakukan olrh peneliti.

REFERENSI
 Mukhtar, Latif, Prof. Dr. M,Pd. 2014. Filsafat Ilmu. Jakarta: Kencana.
 Agoes, Sukrisno dan I Cenik Ardana. 2009. Etika Bisnis dan Profesi : Tantangan
Membangun Manusia Seutuhnya. Jakarta : Salemba Empat
 Bertens, K.. 2000. Pengantar Etika Bisnis. Yogyakarta: Kanisius
 Darmastuti, Rini. 2007. Etika PR dan E-PR. Yogyakarta: PT Gava Media
 Dwiantara, Lukas dan Hadi Sumarto, Rumsari. 2006. Etiket di Tempat Kerja.
Yogyakarta: Kanisius
 Salam, Burhanuddin. 2002. Etika Sosial: Asas Moral dalam Kehidupan Manusia. Jakarta:
PT. Rineka Cipta
 Peter, Soedojo, Dr. B,Sc. 2004. Pengantar Sejarah dan Filsafat Ilmu Pengetahuan Alam.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Surajiyo, Drs. 2007. Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Bumi
Aksara

Anda mungkin juga menyukai