Anda di halaman 1dari 62

Lampiran A

PT. BIMANTARA
Neraca
31 Desember 2017

Aktiva
Aktiva Lancar :

Kas Rp. 304.948.000


Piutang Dagang
Rp. 532.779.000
Cadangan Kerugian Piutang Rp. 22.480.000
Rp. 510.299.000
Piurang Lain-lain Rp. 4.032.000
Persediaan (Daftar 1) Rp. 857.720.000
Uang Muka Asuransi Rp. 33.960.000

Jumlah Aktiva Lancar Rp. 1.710.959.000

Investasi Jangka Panjang

Investasi sinking Fun (berdasarkan


harga perolehan dan rata-rata harga pasar) Rp. 113.543.000

Aktiva Tetap :

Tanah Rp. 258.400.000


Gedung Rp. 1.363.000.000
Akumulasi Depresiasi Rp. 222.984.000
Rp. 1.140.016.000
Mesin Pabrik Rp. 886.200.000
Akumulasi Depresiasi Rp. 374.960.000
Rp. 511.240.000
Peralatan Kantor Rp. 19.400.000
Akumulasi Depresiasi Rp. 8.290.000
Rp. 11.110.000

Jumlah Aktiva Rp. 3.745.268.000


HUTANG DAN MODAL

Hutang Lancar :
Hutang Dagang Rp. 915.188.000
Hutang Wesel Rp. 40.000.000
Hutang Bunga Wesel Rp. 400.000
Hutang Pph Karyawan Rp. 22.684.000
Hutang Gaji Rp. 4.700.000
Hutang Pajak Penghasilan Rp. 18.960.000

Jumlah Hutang Lancar Rp. 1.001.932.000

Hutang Jangka Panjang


Hutang Obligasi Rp. 600.000.000
Jumlah Hutang Rp. 1.601.932.000

MODAL

Modal Rp. 200.000.000


Laba yang Ditahan (Lampiran B) Rp.1.943.336.000

Jumlah Modal Rp. 2.143.336.000

Jumlah Hutang dan Modal Rp. 3.745.268.000

(Hanya untuk kalangan sendiri, tidak dipublikasikan)


Lampiran B

PT. BIMANTARA
Laporan Rugi-Laba dan Laba Yang Ditahan
Untuk Tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017

Penjualan Rp. 7.417.160.000


Kurangi : Harga Pook Produksi dan Penjualan (daftar 2) Rp. 5.488.700.000

Laba Kotor Rp. 1.928.460.000


Kurangi :
Biaya Penjualan (Daftar 4) Rp. 529.940.000
Biaya Administrasi (Daftar 4) Rp. 492.500.000
Rp. 1.021.440.000

Laba Operasi Rp. 907.020.000


Tambah Pendapatan Lain-lain
Pendapatan Bunga Rp. 11.960.000
Pendapatan Sinking Fund Rp. 3.520.000
Rp. 15.480.000
Rp. 922.500.000
Kurangi : Biaya Lain-lain
Biaya Bunga Rp. 36.500.000

Laba Sebelum Pajak Penghasilan Rp. 886.000.000


Kurangi : Taksiran pajak Penghasilan Rp. 303.100.000

Laba Bersih tahun 1998 Rp. 582.900.000


Laba yang ditahan 1 Januari 1998 Rp. 1.560.436.000
Rp. 2.143.336.000
Kurangi : Dividen untuk saham biasa Rp. 200.000.000

Laba yang Ditahan, 31 Desember 1998 Rp. 1.943.336.000

*Laba per lembar saham tahun 1998 Rp. 29.145

(Hanya untuk kalangan sendiri, tidak dipublikasikan)


Lampiran C

PT. BIMANTARA
Laporan Perubahan Posisi Keuangan
Untuk Tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017

Sumber Dana :
Laba Bersih Tahun 2006 Rp. 582.900.000
Tambah :
Tambah : Biaya tanpa pengeluaran kas :
Biaya Depresiasi Rp. 100.640.000
Rp. 683.540.000

Kurangi : Penghasilan yanga tidak mendatangkan dana :


Bunga dari investasi sinking fund Rp. 3.520.000
Dana yang berasal daria operasi Rp. 680.020.000
Penjualan peralatan kantor Rp. 1.000.000

Jumlah Sumber Dana Rp. 681.020.000

Dana digunakan untuk :

Dividen diumumkan dan dibayar Rp. 200.000.000


Pembelian gedung tambahan Rp. 100.000.000
Pembelian mesin pabrik Rp. 161.120.000
Kontribusi untuk sinking fund Rp. 17.600.000
Kenaikan dalam modal kerja bersih Rp. 202.300.000

Jumlah penggunaan dana Rp. 681.020.000

Perubahan dalam Komponen Modal Kerja :


Pertambahan (pengurangan)dalam aktiva lancar
Kas Rp. 120.240.000
Piutang dagang Rp. (50.589.000)
Piutang lain-lain Rp. (400.000)
Piutang bunga Rp. 500.000
Persediaan Rp. 249.404.000
Uang muka biaya Rp. 7.200.000
(Pertambahan) pengurangan dalam hutang lancar
Hutang dagang Rp. (27.404.000)
Hutang Wesel Rp. (21.000.000)
Hutang bunga dan sewa Rp. (750.000)
Hutang PPh karyawan Rp. (3.616.000)
Hutang pajak penghasilan Rp. (71.285.000)

Penambahan dalam Modal Kerja Bersih Rp. 202.300.000


Daftar 1

PT. BIMANTARA
Perbandingan Persediaan
31 Desember 2017 dan 31 Desember 2016

31 Desemberr 2017 31 Desember 2016 Bertambah


(Berkurang)

Bahan baku Rp. 573.840.000 Rp. 416.176.000 Rp. 121.664.000


Barang dalam proses Rp. 196.910.000 Rp. 203.000.000 Rp. (6.090.000)
Barang jadi Rp. 122.970.000 Rp. 83.300.000 Rp. 39.670.000

Jumlah Persediaan Rp. 893.720.000 Rp. 702.476.000 Rp. 155.244.000

Daftar 2

PT. BIMANTARA
Laporan Harga Pokok Produksi dan Penjualan
Tahun Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

Persediaan bahan baku, 31 Desember 2016 (harga perolehan) Rp. 416.176.000


Pembeliana bahan baku Rp. 3.496.988.000

Rp. 3.913.164.000
Persediaan bahan baku, 31 Desember 2017 (harga perolehan) Rp. 537.840.000

Harga pokok bahan baku yang dipakai Rp. 3.375.324.000


Biaya tenaga kerja langsung Rp. 1.458.630.000
Biayaa overhead pabrik (daftar 3) Rp. 688.326.000

Jumlah biaya produksi Rp. 5.522.280.000


Persediaan barang dalam proses, 31 Des 2016 (harga perolehan) Rp. 203.000.000
Rp. 5.725.280.000

Persediaan barang dalam proses, 31 Des 2017 (harga perolehan) Rp. 196.910.000

Harga pokok produksi Rp. 5.528.370.000


Persediaan barang jadi, 31 Des 2016 (harga perolehan) Rp. 83.300.000
Rp. 5.611.670.000
Persediaan barang jadi, 31 Des 2017 (harga perolehan) Rp. 122.970.000

Harga pokok produksi (Lampiran B) Rp. 5.488.700.000


Daftar 3

PT. BIMANTARA
Biaya Overhead Pabrik
Tahun Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

Biaya tenaga kerja tak langsung Rp. 354.300.000


Pemeliharaan gedung Rp. 17.379.000
Pemeliharaan mesin Rp. 31.932.000
Listrik dan penerangan Rp. 45.608.000
Biaya perlengkapan pabrik Rp. 32.616.000
Depresiasi mesin pabrik Rp. 74.360.000
Depresiasi gedung Rp. 24.600.000
Asuransi pabrik Rp. 2.200.000
Asuransi tenaga kerja Rp. 10.298.000
Pajak atas Bumi dan Bangunan Rp. 33.210.000
Biaya pensiun-pabrik Rp. 49.732.000
Biaya penelitian dan pengembangan Rp. 2.100.000

Jumlah biaya overhead pabrik Rp. 688.326.000


Daftar 4

PT. BIMANTARA
Biaya Penjualan dan Administrasi
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

Biaya Penjualan
Gaji dan Pengangkutan Rp. 344.200.000
Advertasi Rp. 84.704.000
Biaya operasi truk Rp. 19.756.000
Biaya sewa truk Rp. 18.800.000
Biaya perjalanan Rp. 26.800.000
Macam-macam biaya penjualan Rp. 22.640.000
Biaya pensiun-bag. penjualan Rp. 13.040.000

Jumlah biaya penjualan (Lampiran B) Rp. 529.940.000

Biaya Administrasi
Gaji Pimpinan dan Pegawai Administrasi Rp. 434.468.000
Kerugian Piutang Rp. 8.370.000
Biaya Perlengkapan Kantor Rp. 3.952.000
Biaya Umum Kantor Rp. 6.830.000
Asuransi Kantor Rp. 1.180.000
Depresiasi Peralatan kantor Rp. 1.680.000
Biaya jasa konsultan Rp. 20.600.000
ABiaya Pensiun- bag. Administrasi Rp. 14.420.000

Jumlah biaya administrasi (Lampiran B) Rp. 491.500.000


PT. BIMANTARA
Instruksi umum

Dalam latihan ini Saudara diumpamakan sedang melakukan pemeriksaan

Auditor atas laporan keuangan. PT. Bimantara untuk tahun buku yang berakhir

tanggal, 31 Desember 2017. Saudara diwajibkan untuk menyelesaikan kertas kerja

pemeriksaan sesuai dengan instruksi yang terdapat pada bagian akhir dari tiap

tugas. Selain instruksi khusus yang dapat Saudara baca pada tiap tugas, perlu

diperhatikan pula instruksi umum yang berlaku untuk semua penugasan berikut

ini :

1. Pada setiap kertas kerja, tulislah prosedur-prosedur yang harus diikuti (dalam

hal ini berarti prasedur-prosedur pemeriksaan yang telah saudara lakukan)

untuk tahap pemeriksaan yang bersangkutan.

2. Buatlah daftar utama (lead schedule) untuk setiap tugas.

3. Buatlah daftar pendukung untuk setiap pos yang diperiksa.

4. Setiap usulan penyesuaian harus dicantumkan pada tiga kerta kerja yang

berbeda.

yakni :

(a) Pada kertas kerja yang bersangkutan dengan penyesuaian.

(b) Pada kertas kerja “Daftar Usulan Penyesuaian”

(c) Pada kertas kerja “Neraca Saldo Pemeriksaan”(working trial balance)


Informasi Umum

PT. Bimantara didirikan di Denpasar pada tanggal 21 Januari 1995 Semula

perusahaan ini bernama PT. Sari Mulya dan sejak tanggal 1 Juli 2000 namanya

diubah menjadi PT. Birnantara.

Kantor Auditor saudara telah memberikan jasa pemeriksaan pada perusahaan ini

sejak tanggal 1 Desember 2014 tahun buku perusahaan berakhir pada tanggal 31

Desember.

Pemeriksaan substantif atas saldo-saldo akun dimulai dengan memeriksa

akun Kas dan diakhiri dengan memeriksa akun Modal. Pemeriksaan atas saldo-

saldo akun penghasilan dan biaya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan atas

akun-akun neraca yang berkaitan. Sebagai contoh, pemeriksaan biaya kerugian

piutang dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan cadangan kerugian piutang;

pemeriksaan biaya depresiasi gedung dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan

gedung, dan sebagainya.

Klien telah sepakat dengan saudara untuk menyelesaikan penyesuaian akhir tahun

dan menyusun neraca saldo sebelum pemeriksaan dimulai. Untuk menghemat

waktu, pemeriksaan fisik terhadap kas dan surat-surat berharga dilakukan

menjelang pembukaan buku pada hari pertama tahun buku yang baru.

Mengingat PT. BIMANTARA adalah merupakan langganan lama dan

setiap tahun selalu diperiksa oieh kantor Auditor Saudara, maka pengujian

kesesuaian (compliance test) hanya dilakukan untuk hal-hal yang dianggap perlu.

Untuk menghemat waktu, Saudara menganut cara pengujian ganda (dual purpose

testing) yaitu pengujian kesesuaian dilakukan bersamaan dengan pengujian

substantif atas transaksi. Dianggap bahwa pengujian ganda telah selesai Saudara
kerjakan. Pada tahap pemeriksaan tersebut dianggap bahwa jurnal telah diperiksa

penjumlahannya (footed), dan setelah itu diperiksa pula posting dari jurnal ke

buku besar. Selain itu pencocokkan antara dokumen pendukung transaksi dengan

catatan Auditor telah saudara selesaikan.

Pada akhir pemeriksaan. Saudara ditugaskan untuk menyusun laporan hasil

pemeriksaan, termasuk pernyataan pendapatan Saudara. Periksaan diakhiri pada

tanggal 3 Maret 2018.

Umum

Berbagai macam data di bawah ini disampaikan kepada saudara sebagai bahan

pertimbangan dalam pemeriksaan. Umumnya Auditor memperoleh informasi-

informasi ini dari tiga sumber: (a) notulen rapat dewan komisaris perusahaan, (b)

pejabat-pejabat kunci dan personil lainnya dalam perusahaan, (c) buku besar dan

catatan perusahaan lainnya. Sebagian dari informasi tersebut hanya diperoleh satu

kali, yaitu pada pemeriksaan yang pertama kali. Informasi tersebut kemudian

diarsipkan agar dapat digunakan untuk pemeriksaan pada tahun-tahun berikutnya.

Arsip permanen ini selalu diperbaharui sesuai dengan perkembangan yang

terakhir.

Sebagai Auditor yang sedang mempersiapkan pemeriksaan, buatlah kertas

kerja dengan judul “Macam-macam Informasi” yang berisi cuplikan / ringkasan

dari bahan-bahan yang diberikan di bawah ini, serta dari semua tugas-tugas

berikutnya, yang saudara anggap perlu untuk dimasukkan. (waktu: 20 menit).

Pemeriksaan

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik Ekajaya & Rekan.

Yang beralamat Jalan Nangka 27a Denpasar. Kantor Akuntan Publik ini dikepalai
oleh Seriyani, Akt.,C.A.,CPA dan memiliki 4 orang partner yaitu Luh Pande

SE.Akt.,C.A.,CPA., Manuaba SE.Akt.,C.A.,CPA., Budi, SE.,Akt.,C.A.,CPA. dan

Wisnu, SE Akt., C.A., CPA. pemeriksaan dimulai tanggal, 3 Februari 2018 dan

berakhir tanggal 3 Maret 2018 kecuali untuk pos persediaan dan dana kas kecil.

Periode yang diperiksa adalah tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember

2017. Laporan Auditor akan disampaikan kepada pemegang saham dan dewan

komisaris perusahaan.

Pabrik dan Kantor

Pabrik dan kantor perusahaan terletak di jalan Gatot Subroto Timur No. 213 X

Denpasar, Bali.

Personalia

Personalia pimpinan dan staf PT. BIMANTARA terdiri dari :

Direktur : Nyoman Budiarta

Wakil Direktur : Darma Surya

Sekretaris - Bendahara : Jika Wahyudi

Kepala Bagian Penjualan : Wayan Arya

Kepala bagian Umum : Adi Susanto

Kepala Bagian Auditorsi Umum : Kadek Rudianto

Kepala Bagian Produksi : Surya Adikarya

Kepala Bagian Auditorsi Biaya : Adiatmika K.M.

Pegawai pabrik berjumlah 125 orang; sedangkan jumlah pegawai kantor 20 orang.

Perusahaan ini juga memiliki 25 orang petugas penjualan (salesman) dan 4 orang

sopir.

Produksi dan Penjualan


Perusahaan ini memproduksi barang-barang yang terbuat dari lempengan baja

atau aluminium seperti : lemari arsip, lemari buku, kotak penyimpangan alat-alat

bengkel, tempat penyimpanan peralatan mancing, alat penggoreng, dan lain-lain.

Tiap produksi mempunyai merek dagang tersendiri. Hasil produksi dijual

langsung ke toko-toko pengecer atau pada para pemesan yang tersebar di seluruh

Indonesia.

Untuk mendorong penjualan, perusahaan memasang advertensi di beberapa TV

swasta dan surat kabar. Biasanya advertasi dipasang di Dewata TV dan Harian

Dewata Post.

Keuangan

PT. BIMANTARA semula berbentuk persekutuan yang didirikan pada tanggal 22

Oktober 1995. dengan akte notaris yang dibuat pada tanggal 21 Januari 1995

perusahaan ini berubah bentuk menjadi sebuah perseroan dengan modal dasar

sebagui berikut :

Saham biasa 25.000 lembar dengan nilai nominal Rp. 10.000,00 per

lembar; dari jumlah tersebut 20.000 lembar telah terbit dan beredar.

Dividen biasanya dibayarkan sebesar Rp. 10.000,00 per lembar saham per tahun.

Perusahaan ini juga mengeluarkan obligasi dengan nilai nominal

Rp. 600.000.000,00 yang berjangka waktu 10 tahun, dengan tingkat bunga 6%.

Obligasi tersebut diterbitkan tanggal 1 Januari 2012 dan akan jatuh tempo pada

tanggal 1 Januari 2022. untuk mempersiapkan pelunasan obligasi telah dibentuk

sinking fund. Dalam perjanjian sinking fund ditetapkan bahwa mulai tahun 2017

harus dilakukan penyetoran dana tiap setengah tahun. Penyetoran dilakukan setiap
tanggal pembayaran bunga sebesar Rp. 9.600,00 ditambah bunga. Pembayaran

bunga obligasi dilakukan setiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember 2017.

Untuk memperlancar administrasi piutang dan pengajian, perusahaan telah

menggunakan aplikasi komputer yang memudahkan dalam pencatatan piutang dan

gaji.

Pengendalian Intern

Sebelum pemeriksaan dimulai, auditor biasanya melakukan pengujian atas

pengendalian Intern yang berlaku. Kuesioner pengendalian Intern telah disiapkan,

dan mahasiswa harus mempelajari dengan seksama kuesioner tersebut, dan

pelajari pula uraian tertulis mengenai sistem yang terdapat pada arsip permanen.

Pada saat mempelajari uraian tertulis dan kuesioner tersebut, berikan perhatian

terhadap 6 (enam) karakteristik pokok pengawasan intern yaitu : (1) Pemisahan

fungsi, (2) Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan Transaksi (4) Otorisasi, (5)

Pencatatan, dan (6) Pembandingan.

Notulen Keputusan Rapat Dewan Komisaris

Jauh sebelum pemeriksaan dilaksanakan, Saudara telah meminta notulen rapat-

rapat dewan komisaris dan rapat pemegang saham perusahaan. Sekretaris

perusahaan memberikan notulen-notulen tersebut kepada Saudara, dan kemudian

Saudara membuat ringkasannya seperti tercantum di bawah ini. Informasi yang

Saudara ambil dari notulen tersebut adalah informasi yang saudara perkirakan

akan mempunyai pengaruh atas transaksi perusahaan yang akan diperiksa.

8 Januari 2017

Diputuskan untuk mengumumkan pembayaran dividen sebesar Rp. 10.000 per

lembar saham untuk 20.000 lembar saham yang beredar. Pembayaran dividen
akan dilakukan tanggal 15 Februari 2017 kepada pemegang saham yang tercatat

namanya pada tanggal 31 Januari 2017

5 Februari 2017

Tidak ada transaksi yang berpengaruh atas pemeriksaan.

4 Maret 2017

Diputuskan untuk menugaskan Wakil direktur untuk menyewa sebuah truk

pengangkut selama 3 tahun, dengan sewa sebesar Rp. 300.000,00 per bulan.

Pembayaran pertama yaitu untuk sewa bulan Juni 2017 dilakukan pada tanggal 1

Juli.

2 April 2017

Diputuskan untuk menugaskan Kepala Bagian Produksi untuk membeli sebuah

mesin broaching yang baru, dengan harga tidak melebihi Rp. 30.000.000,00.

Kantor Akuntan Publik Ekajaya & Rekan, ditetapkan sebagai pemeriksa (auditor)

untuk tahun 2017

7 Mei 2017

Tidak ada transaksi yang berpengaruh atas pemeriksaan.

4 Juni 2017

Disetujui pembelian Obligasi Pemerintah (sebagai investasi jangka pendek)

sebesar Rp. 200.000.000,00. obligasi tersebut dibeli tanggal 15 Juni 2017 sebesar

harga parinya ditambah bunga berjalan sebesar Rp. 500.000,00. bunga per tahun

6%, yang dibayar tiap-tiap tanggal 1 Juni dan 1 Desember.

Direktur perusahaan disetujui untuk mengadakan kontrak dengan CV. Surya

Kencana untuk membangun gedung baru dengan biaya seluruhnya sebesar

Rp. 324.000.000,00. pembayaran atas kontrak ini akan dilakukan sebagai berikut :
Tanggal 4 Oktober 2017 Rp. 54.000.000

Tanggal 11 Oktober 2017 Rp. 270.000.000

5 Agustus 2017

Tidak ada transaksi yang berpengaruh terhadap pemeriksaan.

3 September 2017

Tidak ada transaksi yang berpengaruh terhadap pemeriksaan

1 Oktober 2017

Memberikan persetujuan kepada Kepala Bagian Pabrik untuk membeli sebuah

mesin shear press yang baru dengan harga tidak melebihi Rp. 10.000.000,00

5 November 2017

Tidak ada transaksi yang berpengaruh terhadap pemeriksaan

3 Desember 2017

Memberikan persetujuan kepada Direktur untuk mengadakan kontrak dengan CV.

Surya Kencana untuk membangun gedung kantor yang terletak pada sebuah

bangunan lama yang tidak dipakai lagi. Harga kontrak maksimum adalah

Rp. 200.000.000,00. pembayaran dilakukan setelah pembangunan selesai.

Pembagunan akan dimulai pada awal 2018

Memberikan persetujuan kepada Kepala Bagian Pabrik untuk membeli sebuah

tempat landasan mesin dengan harga tidak melebihi Rp. 50.000.000,00

Diputuskan untuk menyelenggarakan rapat umum pemegang saham pada tanggal

8 April 2018 dengan acara :


- Meminta persetujuan untuk mengeluarkan 50 lembar saham biasa yang masih

ada dalam portepel.

- Mempertimbangkan kemungkinan bagi perusahaan untuk mengeluarkan

saham preferen.

- Memilih Direktur baru untuk periode tahun 2018.

Disetujui untuk memberikan pinjaman kepada seorang karyawan sebesar

Rp. 3.000.000,00 dalam bentuk wesel 60 hari, tanpa bunga.

Memberikan persetujuan kepada Direktur untuk melakukan kontrak pembelian

bahan baku dengan PT. Intan Perkasa dengan harga tidak melebihi harga pasar

yang berlaku sekarang.


TUGAS 1

(Waktu: 20 menit)

Berikut ini adalah neraca saldo setelah disesuaikan yang disusun perusahaan per

31 Desember 2017 Cantumkan jumlah saldo pada kertas kerja Neraca Saldo

Pemeriksaan (datanya dikutip dari neraca di bawah ini). Untuk menghemat waktu,

maka nomor rekening dan nama rekening telah dicetak pada blangko kertas kerja

13 kolom (terlampir) Index kertas kerja harus dirancang sendiri oleh mahasiswa.

PT. BIMANTARA
Neraca Saldo 31 Desember 2017

Per Buku
31 Desember 2017
Kode
Nama Akun Debet Kredit
akun
1 Kas Kecil 30.000.000
2 Kas di Bank - Umum 249.306.000
3 Kas di Bank - Dana Gaji 4.000.000
4 Surat Berharga 200.500.000
5 Piutang Dagang 397.380.000
5A Cadangan Kerugian piutang 11.592.000
7 Piutang Pegawai
8 Piutang Bunga
9 Persediaan Bahan Baku, 31-12-2006 537.840.000
10 Persediaan Barang Dalam Proses, 31-12-2006 196.910.000
11 Persediaan Barang Jadi, 31-12-2006 122.970.000
12 Uang Muka Pembelian
13 Uang Muka Asuransi 21.600.000
14 Uang Muka Pajak Penghasilan (P.Ph) 300.000.000
22 Investasi Sinking Fund 132.743.000
31 Tanah 258.400.000
32 Gedung 1.731.250.000
32A Akumulasi Depresiasi Gedung 248.976.000
33 Mesin Pabrik 910.700.000
33A Akumulasi Depresiasi Mesin Pabrik 456.924.000
34 Peralatan Kantor 19.400.000
34A Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor 10.036.000
51 Hutang Dagang 662.244.000
53 Hutang Wesel
54 Hutang Bunga Wesel
55 Hutang Sewa
56 Hutang P.Ph Karyawan 30.332.000
57 Hutang Biaya Pensiun
61 Hutang Pajak Penghasilan (P.Ph)
62 Hutang Obligasi 600.000.000
71 Modal Saham 200.000.000
72 Laba Yang Ditahan 1.743.336.000
81 Penjualan 10.077.046.000
82 Pendapatan Bunga 6.000.000
84 Pendapatan Sinking Fund
85 Macam-macam pendapatan 1.640.000
101 Pembelian Bahan Baku, Neto 5.511.252.000
02 Biaya Tenaga Kerja Langsung 1.446.930.000
103 Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung 324.900.000
104 Biaya Pemeliharaan Mesin 29.880.000
105 Biaya Femeliharaan Gedung 10.540.000
106 Listrik dan Penerangan 53.734.000
107 Biaya Supplies Pabrik 35.980.000
108 Depresiasi Mesin Pabrik 81.964.000
109 Depresiasi Gedung 25.992.000
110 Biaya Asuransi Fabrik 13.200.000
111 Biaya Asuransi Kecelakaan Kerja 11.440.000
112 Pajak atas Bumi dan Bangunan (PBB) 43.793.000
113 Biaya Pensiun Pabrik 85.060.000
121 Gaji Bagian Penjualan dan Pengangkutan 399.300.000
122 Advertensi 106.186.000
123 Biaya Operasi Alat Pengangkutan 39.300.000
124 Biaya Sewa Alat Pengangkutan 13.900.000
125 Biaya Perjalanan - Penjualan 35.974.000
126 Macam-macam Biaya Penjualan 18.460.000
127 Biaya Pensiun - Penjualan 14.188.000
141 Gaji Direksi dan Staff 560.840.000
142 Kerugian Piutang
143 Biaya Supplies Kantor 5.824.000
144 Biaya Umum Kantar 7.680.000
145 Asuransi Kantor 1.200.000
146 Depresiasi Peralatan Kantor 1.746.000
147 Biaya Jasa Konsultan 30.800.000
148 Biaya pensiun Administrasi 25.464.000
151 Biaya Sewa-EDP 4.800.000
161 Biaya Bunga Wesel 800.000
162 Biaya Bunga Obligasi 36.000.000
163 Laba/Rugi Penjualan aktiva tetap
165 Pajak penghasilan (P.Ph)
14.090.126.000 14.090.126.000
TUGAS 2

KAS KECIL DAN KAS DI BANK

Bagian A : Kas Kecil (1)


(Waktu: 30 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERN (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian intern (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner.

Dibawah ini merupakan kuesioner pengawasan Intern terhadap

penerimaan pengeluaran dan saldo kas. Pelajari kuesioner tersebut dan pelajari

pula informasi mengenai pengawasan Intern terhadap kas yang ada pada

perusahaan. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan oleh auditor, dapat

saudara simpulkan bahwa semua petugas yang berhubungan dengan kas pada

umumnya adalah karyawan yang kompeten

Setelah mempelajari kuesioner dan informasi tentang sistem kas,

perhatikan dengan seksama 6 (enam) Karakteristik pokok dari pengawasan Intern

yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2) Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan

Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan, dan (6) Pembandingan. Setelah itu

pertimbangan kemungkinan kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi.

Jenis-jenis kesalahan dan penyimpangan yang mungkin terjadi meliputi

hal-hal sebagai berikut:

Penerimaan Kas

1. Penerimaan kas telah disetor ke bank tetapi belum dicatat dalam jurnal

penerimaan kas
2. Penerimaan Kas telah dicatat dalam jurnal penerimaan kas tetapi belum

disetorkan ke bank

3. Penerimaan kas telah salah diposting

4. Penerimaan kas dicatat ke jurnal dengan jumlah yang salah

5. Pencatatan penerimaan kas dilakukan pada periode Auditorsi yang salah

6. Transaksi transfer antar bank dicatat secara tidak benar

Pengeluaran Kas

1. Pengeluaran Kas dilakukan tanpa otorisasi dari pejabat yang berwenang

2. Pengeluaran Kas telah dicatat tetapi cek belum diserahkan atau dikirimkan

kepada pihak yang bersangkutan.

3. Pengeluaran Kas telah dilakukan tetapi belum dicatat dalam jurnal

pengeluaran kas

4. Pengeluaran Kas telah salah diposting

5. Pengeluaran Kas dicatat pada periode Auditorsi yang salah

6. Transaksi Transfer antar bank dicatat secara tidak benar.

Saldo Kas

1. Kesalahan penjumlahan dalam rekonsiliasi bank

2. Adanya pos setoran dalam perjalanan yang fiktif

3. Adanya cek-cek yang masih beredar, yang telah dihapuskan dari

rekonsiliasi bank untuk menutupi kekurangan kas


Kuesioner Pengawasan Intern - Penerimaan Kas

No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

Apakah terdapat pengawasan yang memadai untuk semua


1 √  
surat masuk ?
 
Apakah petugas penerima surat juga melakukan
2   √
pencatatan ?
 
Apakah dibuat daftar surat masuk oleh petugas yang tidak
3 √  
bertanggungjawab mengenai kas ?
 
Apakah secara independen dilakukan rekonsiliasi antara Kepala
4 daftar surat masuk dengan catatan Auditorsi oleh petugas √   Bagian
yang tidak menangani kas ? Auditorsi

Apakah penyetoran uang ke bank dilakukan oleh petugas


5 √  
yang menyiapkan setoran ?
 
Apakah fungsi pencatatan piutang terpisah dari fungsi
6 √  
kasir ?
 
Kepala
Apakah bukti setor bank diterima oleh petugas yang tidak
7 √   Bagian
bertugas sebagai penyetor ?
Auditorsi

Apakah diselenggarakan catatan (secara independen)


8 √  
mengenai penjualan tunai ?
 
Apakah penjualan tunai (dengan menggunakan faktur, Kepala
9 pita register kas) direkonsiliasi (mengenai ketepatan √   Bagian
periode Auditorsi) oleh petugas yang independen ? Auditorsi
Tidak
10 Apakah semua penerimaan kas segera disetor ke bank?   √ selalu
setiap hari

Kuesioner Pengawasan Intern - Pengeluaran Kas

No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Apakah fungsi penandatanganan check terpisah dari fungsi
1   √
persetujuan pembayaran ?  
Apakah fungsi penandatanganan check terpisah dari fungsi
2   √
Auditorsi ?  
Apakah penandatanganan check diotorisasi oleh dewan
3 √  
komisaris ?  
4 Apakah diperlukan dua buah tandatangan setiap check? √  
 
5 Apakah check bernomor - urut tercetak ? √  
 
Apakah perusahaan tidak pernah mengeluarkan check
6 √  
kosong ?  
Apakah semua pengeluaran kas (kecuali pengeluaran kas
7 √  
kecil) dilakukan dengan menggunakan check ?  
Apakah terdapat pengawasan yang memadai atas blanko
8   √
check ?  

Kuesioner Pengawasan Intern - Saldo Kas

No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


1 Apakah setiap bulan dibuat rekonsiliasi bank ? √  
 
Apakah laporan bank dikirimkan secara langsung kepada
2 √  
petugas yang membuat rekonsiliasin bank ?  
Apakah rekonsiliasi bank dibuat oleh petugas yang
3   √
independen ?  

Tugas Mahasiswa

1. a. Jelaskan secara singkat, kekuatan dari pengawasan intern atas sistem

penerimaan kas. Untuk setiap kekuatan tersebut, buatlah catatan mengenai

bagaimana saudara, akan melakukan pengujian kesesuaian. Perhatikan 6

karakteristik pokok dari pengawasan Intern berdasarkan karakteristik-

karakteristik tersebut. Buatlah kertas kerjanya


b. untuk setiap kelemahan pengawasan yang saudara temukan, buatlah

daftar yang meliputi kelemahan sistem pengawasan intern. Kemungkinan

kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi, dan kemungkinan

pengujian substantif yang dapat ditempuh untuk mendeteksi kesalahan dan

penyimpangan tersebut. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa catatan Auditor

dan dokumen yang berhubungan telah saudara peroleh. Golongkan

kelemahan-kelemahan, pengawasan Intern berdasar 6 karakteristik diatas.

Buatlah kertas kerjanya.

2. a. .Jelaskan secara singkat, kekuatan dari pengawasan Intern atas sistem

pengeluaran kas. Untuk setiap kekuatan tersebut, buatlah catatan

mengenai bagaimana saudara, akan melakukan pengujian kesesuaian.

Perhatikan 6 karakteristik pokok dari pengawasan Intern berdasarkan

karakteristik-karakteristik tersebut. Buatlah kertas kerjanya.

b. Untuk setiap kelemahan pengawasan yang saudara temukan, buatlah

daftar yang meliputi kelemahan sistem pengawasan Intern. Kemungkinan

kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi, dan kemungkinan

pengujian substantif yang dapat ditempuh untuk mendeteksi kesalahan dan

penyimpangan tersebut. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa catatan

Auditorsi dan dokumen yang berhubungan telah saudara peroleh.

Golongkan kelemahan-kelemahan, pengawasan Intern berdasar 6

karakteristik diatas. Buatlah kertas kerjanya

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS KAS

Berikut ini adalah program pemeriksaan, informasi pendukung, dan tugas

yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Pada tanggal 2 Januari 2018 Auditor
mengadakan pemeriksaan terhadap dana kas kecil yang ada di perusahaan dengan

disaksikan oleh kasir, yaitu Herry Cahyono. Dana kas kecil ditetapkan sebesar

Rp. 30.000.000,00 yang dikelola dengan sistem imprest. Setiap pengeluaran kas

dicatat dengan menggunakan sistem voucher harus mendapat persetujuan dari

Kepala Bagian Umum dan Kasir, serta ditanda tangani oleh pengambilan uang.

Dana akan diisi kembali pada saat diperlukan. Komposisi dana pada tanggal

tersebut adalah sebagai berikut :

Nilai Jumlah

Uang kertas 100.000 147


50.000 50
20.000 70
10.000 80
5.000 97
2.000 54

Uang logam 1000 6


500 2

Check : Di dalam dana kas kecil terdapat selembar check Bank Bukopin yang

ditarik oleh UD Bina Karya, tertanggal 27 Desember 2017. Check

tersebut bernilai Rp. 2.000.000,- yang berasal dari penjualan sisa-sisa

bahan baku yang tidak terpakai.

Voucher : Nomor Tanggal Dibayar kepada Keterangan Jumlah

CV 230 21-12-09 PT. Wijaya Advertensi Rp. 3.000.000

Di dalam dana tersebut terdapat selembar tembusan faktur penjualan yang bernilai

Rp. 2.000.000,00 tertanggal 24 Desember 2017 atas penjualan sisa-sisa bahan

yang tidak terpakai. Atas permintaan Auditor, ckeck tersebut telah disetorkan ke

bank dan dicatat sebagai penerimaan tahun 2017. Pengisian dana yang terakhir
dilakukan pada tanggal 16 Desember 2017. Auditor telah memeriksa voucher-

voucher kas untuk bulan Mei dan voucher-voucher setelah tanggal 16 Desember

2017. setelah diadakan pemeriksaan dengan cara membandingkan antara voucher dengan daftar
voucher, ditemukan kesalahan sebagai

Nomor Tanggal Dibayar Dibebankan Keterangan Jumlah


kepada ke rekening
CV 190 20-5-09 PT. Baratha Gedung Reparasi 2.500.000
Pintu

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk mencatat hasil pemeriksaan dana kas kecil

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Jurnal penyesuaian harus dicantumkan pada :

(a) Kertas kerja yang bersangkutan

(b) Kertas kerja “Daftar usulan jurnal penyesuaian” (proposal audit adjusment).

(c) Neraca saldo pemeriksaan (working trial balance).

Hal ini berlaku juga untuk pembuatan penyesuaian pada pemeriksaan pos-pos

yang lain.

Bagian B : Kas di Bank Umum (2)


(Waktu : 45 menit)

Saldo rekening Kas di Bank dapat dilihat pada neraca saldo. Berdasarkan jawaban

konfirmasi yang diterima dari Bank Nasional, saldo rekening tersebut pada

tanggal 31 Desember 2017 adalah Rp. 274.336.000,- Check-check yang masih

beredar pada tanggal 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut :


Nomor Dibayar kepada Tgl. Check Jumlah
9675 PT Logam Uta.ma 15 Des 2017 Rp. 5.212.000
9897 UD Prima utama 31 Des 2017 Rp. 11.178.000
9898 PT Loka Baja 31 Des 2017 Rp. 29.700.000
Rp. 46.090.000

Perusahaan belum mencatat biaya administrasi dan penagihan yang dibebankan

oleh Bank sebesar Rp. 100.000; setoran yang dicatat oleh bank tanggal 2 Januari

2018 sebesar Rp. 20.960.000,- adalah merupakan setoran perusahaan pada bulan

Desember 2017 (Oleh karena itu jumlah tersebut tidak nampak dalam laporan

bank bulan Desember 2017

Data rekonsiliasi per 29 Nopember 2017 adalah sebagai berikut:

Saldo per laporan bank, 29 Nopember 2017 Rp. 353.820.000


Saldo per buku, 29 Nopember 2017 Rp. 301.080.000
Selisih (check-check yang masih beredar per 29 Nopember 2017) Rp. 52.740.000

Berikut ini adalah ringkasan penerimaan dan pengeluaran kas menurut catatan

perusahaan untuk Desember 2017.

Penerimaan (tidak termasuk check sebesar


Rp. 2.000.000,- (dari dana kas kecil) Rp. 731.518.000
Pengeluaran Rp. 783.292.000
Selisih (pengeluaran di atas penerimaan) Rp. 51.774.000

Ringkasan check-check dan biaya administrasi bank menurut catatan bank selama

bulan Desember 2017 adalah sebagai berikut :

No. 6619 sampai dengan 9674 Rp. 628.942.000


No. 9697 sampai dengan 9896, termasuk biaya bank bulan
Desember sebesar Rp. 100.000 Rp. 161.100.000
Rp. 790.042.000

Check No. 9590 sebesar Rp. 95.020.000,- dan N0. 9881 sebesar Rp. 90.940.000,-

ditarik untuk ditrasfer ke rekening Kas di Bank-Dana Gaji yang dilakukan pada

tanggal 15 dan 31 Desember.


Setoran-setoran selama tiga hari sebelum tutup buku dan tiga hari setelah tanggal

tutup buku menurut catatan bank nampak sebagai berikut :

Setoran tanggal 27 Desember 2017 11.298.000


30 Desember 2017 14.990.000
31 Desember 2017 16.902.000
2 Januari 2018 20.960.000
3 Januari 2018 19.494.000
6 Januari 2018 21.880.000

Dalam setoran tanggal 31 Januari 2018 termasuk selembar check Bank Bukopin

berjumlah Rp. 2.000.000,- yang ditarik oleh UD Bina Karya seperti telah

diterangkan di muka (lihat dana kas kecil).

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja “pengujian kas” (proof of cash)

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian untuk kas di bank dan berilah penjelasan

yang menunjukkan alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut

(c) Buatlah konsep surat permintaan konfirmasi mengenai saldo kas di bank

kepada. Bank Nasional

Bagian C : Kas di Bank-Dana Gaji (3)


(waktu : 10 menit)

Data penggajian pada PT. Bimantara diproses dengan menggunakan pengolahan

data elektronik (EDP)

Pada setiap periode pembayaran gaji, data yang berupa nomor karyawan, nomor

order produksi, jam kerja untuk setiap order produksi dan informasi penggajian

lainnya diinput ke dalam sistem aplikasi komputer. Informasi penggajian lainnya

yang diperlukan untuk menghitung gaji, termasuk didalamnya tarip gaji, disimpan

ke dalam database komputer. Perubahan file utama (master file) hanya dapat
dilakukan oleh personil yang berwenang. Pada setiap akhir periode pembayaran

gaji, sistem aplikasi komputer mencetak daftar gaji berdasarkan informasi

penggajian untuk masing-masing karyawan. Daftar gaji tersebut digunakan

sebagai dasar untuk membuat check gaji. Check gaji ditarik dari rekening Kas di

Bank-Dana Gaji pada setiap periode pembayaran gaji. Untuk itu ditarik selembar

check dari rekening Kas di Bank-Umum untuk ditransfer ke rekening Kas di

Bank-Dana Gaji. Jumlah dana yang ditransfer adalah sebesar jumlah seluruh gaji

yang harus dibayar ditambah sejumlah tertentu agar saldo rekening Kas di Bank-

Dana Gaji tetap sebesar Rp. 4.000.000,

Gaji karyawan dibayarkan dua kali dalam sebulan, yaitu pada setiap tanggal 14

atau 15 dan 30 atau 31. Gaji dibayar melalui rekening Kas di Bank-Dana Gaji.

Berdasarkan hasil pemeriksaan atas rekening Kas di Bank-Dana Gaji diperoleh

informasi sebagai berikut :

Rekonsiliasi rekening Kas di Bank-Dana Gaii per 29 Nopember 2017

Saldo menurut laporan bank per 29 Nopember Rp. 24.260.000


Kurang : check gaji yang beredar Rp. 20.260.000

Saldo menurut catatan perusahaan per 29 Nopember Rp. 4.000.000

Saldo rekening Kas di Bank-Dana Gaji per 31 Desember 2017


Menurut laporan Bank Rp. 40.570.000

Check-check yang dikeluarkan dari rekening Kas di Bank-Dana Gaji sesuai

dengan penjumlahan pada daftar gaji bulan Desember adalah sebagai berikut :

13 Desember Rp. 95.020.000


31 Desember 90.940.000

Total check gaji yang dikeluarkan selama bulan Desember 2017 Rp. 185.960.000
Check-check gaji yang masih beredar per 31 Desember adalah :

1950 Nyoman Budiarta Rp. 7.080.000


1958 Darma Surya 5.180.000
1960 Jika Wahyudi 4.980.000
1961 Wayan Arya 4.280.000
1972 Adi Susanto 3.840.000
1975 Kadek Rudianto 3.830.000
1976 Surya Adikarya 3.720.000
1977 Adiatmika K.M 3.660.000

Semua check gaji yang masih beredar per 31 Desember 2017 telah dibayar oleh

bank pada bulan Januari 2018. hal ini nampak dalam laporan bank bulan Januari

2008 yang diterima oleh Auditor langsung dari bank. Selama dalam pemeriksaan

tidak dijumpai penyimpangan-penyimpangan.

Pengendalian Intern terhadap gaji dipandang cukup memadai dan 10% dari

catatan penghasilan karyawan telah diperiksa secara teliti.

Diminta :

Buatlah kertas kerja untuk pemeriksaan rekening Kas di Bank-Dana Gaji

per 31 Desember 2017 termasuk rekonsiliasi rekening Kas dan Bank-Dana

Gaji.

TUGAS 3

SURAT BERHARGA DAN PENDAPATANNYA

Surat Berharga (4)


(waktu : 20 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERN (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian intern (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ
tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner.

Dibawah ini merupakan kuesioner pengawasan Intern terhadap Surat-surat

berharga. Pelajari kuesioner tersebut dan pelajari pula informasi mengenai

pengawasan Intern terhadap surat-surat berharga yang ada pada perusahaan.

Setelah mempelajari kuesioner dan informasi tentang surat-surat berharga,

perhatikan dengan seksama 6 (enam) Karakteristik pokok dari pengawasan Intern

yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2) Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan

Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan, dan (6) Pembandingan. Setelah itu

pertimbangan kemungkinan kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi.

Kuesioner Pengendalian Intern Surat-surat Berharga

No Pertanyaan Ya Tidak Komentar


Apakah perlindungan terhadap surat berharga dilakukan
1 √  
terpiah dari fungsi akuntansi surat berharga ?
 

Apakah surat berharga tersebut disimpan dalam safe deposit


2 √  
box ?
 

Apakah pembelian dan penjualan setiap jenis surat berharga


3   √
diotorisasi oleh dewan komisaris ?
 
Apakah departemen akuntansi menyelenggarakan catatan
4 √  
untuk seluruh surat berharga ?
 
Apakah departemen akuntansi menyelenggarakan catatan
5   √
untuk seluruh pendapatan investasi ?
 
Apakah surat - surat berharga tersebut secara periodik
6 dihitung oleh petugas yang tidak bertugas sebagai penyimpan   √
surat - surat berharga ?  
2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS SURAT-SURAT BERHARGA

Berikut ini adalah program pemeriksaan, informasi pendukung, dan tugas

yang harus dilakukan oleh mahasiswa: Pada tanggal 31 Desember 2017 PT.

Bimantara tidak memiliki surat berharga. Pada tanggal 15 Juni 2017 perusahaan

membeli surat berharga sebagai investasi sementara. Surat berharga tersebut

berupa Obligasi Pemerintah 6%, yang dibeli sebesar nilai parinya yaitu Rp.

200.000.000,- ditambah bunga berjalan Rp. 500.000,- Bunga dibayar tiap tanggal

1 Juni dan 1 Desember. Pembelian ini telah diotorisasi tanggal 4 Juni 2017

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk surat berharga

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian untuk bunga berjalan per 31 Desember

2017 Perusahaan belum mencatat pendapatan bunga sejak tanggal 1 Desember

2017.

(c) Buatlah perhitungan-perhitungan tentang pendapatan bunga. Untuk

menghemat waktu, bunga dihitung dengan dasar kelipatan bulanan, bukan

harian.
TUGAS 4

PIUTANG DAGANG DAN KERUGIAN PIUTANG

Bagian A : Piutang Dagang (5)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian internal (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner.

Kuesioner Pengendalian Intern Piutang Dagang

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


1 Apakah pemegang kartu piutang √
tidak merangkat sebagai kasir
2 Apakah kasir tidak mempunyai √ Kartu piutang
wewenang untuk menangani kartu disimpan dalam
piutang lemari yang tidak
dikunci
3 Apakah sebelum barang √
dikirimkan, penjualan kredit harus
mendapat persetujuan dari pejabat
yang berwenang
4 Apakah transaksi penjualan kredit √
disetujui oleh manajer kredit
sebelum barang dikirimkan
5 Apakah penghapusan piutang √ Disetujui oleh
harus mendapat persetujuan dari Susilo (Bagian
pejabat yang tidak berhubungan Kredit)
dengan fungsi penjualan dan
fungsi kredit?
6 Apakah memo kredit harus √
mendapat persetujuan dari pejabat
yang berwenang?
7 Apakah faktur penjualan bernomor √
urut tercetak dan penggunaannya
diawasi?
8 Apakah terdapat pengecekan √ Kadang-kadang
terhadap harga yang tercantum
pada faktur penjualan
9 Apakah memo kredit bernomor √
urut tercetak dan penggunaannya
diawasi
10 Apakah dokumen pengiriman √
dibuat untuk setiap pengiriman
barang?
11 Apakah daftar umur piutang dibuat √ Setiap bulan
secara periodic?
12 Apakah secara periodic diadakan √
rekonsiliasi antara kartu piutang
dengan rekening control piutang
dagang?

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS PIUTANG DAGANG DAN

KERUGIAN PIUTANG

PT. Bimantara menggunakan EDP untuk memproses piutang dagangnya.

Bila terjadi penjualan atau retur penjualan, maka data tentang nomor langganan,

tanggal, kuantitas, harga jual per unit dan informasi lain yang diperlukan

dimasukkan (diinput) ke dalam komputer. Begitu juga jika terjadi penerimaan kas

dari pelunasan piutang atau pengembalian kas karena retur penjualan, maka

operator akan memasukkan data ke dalam komputer yang berupa nomor

langganan, tanggal penerimaan, nomor faktur dan jumlah kas yang diterima atau

dikembalikan. Laporan piutang dan daftar piutang dagang dapat dicetak setiap

diperlukan.

Usaha PT. Bimantara bersifat musiman. Suatu saat piutangnya sangat besar, tetapi

saat yang lain jumlahnya mungkin kecil sekali. Pada tanggal 31 Desember 2017,

saldo piutang perusahaan relatif kecil.


Daftar piutang yang berisi saldo-saldo rekening pembantu piutang per 31

Desember 2017 sudah dicetak untuk Auditor. Kolom “ Keterangan” dalam daftar

tersebut adalah merupakan tambahan dari Auditor. Dalam kolom tersebut Auditor

mencatat hasil pemeriksaannya yang dilakukan pada tanggal 5 Pebruari 2018

Rekening-rekening piutang biasanya bersaldo debet, kecuali bila diberi catatan

lain. Surat konfirmasi bentuk positif telah dikirimkan kepada semua debitur. Dari

jawaban konfirmasi yang diterima, terdapat satu jawaban yang berisi informasi

sebagai berikut.

Pada tanggal 11 Nopember 2017 PT Gala Madya mengembalikan barang yang

dibeli seharga Rp. 1.160.000,-. Menurut bukti yang diperoleh dari catatan PT.

Niki Bali, re'cening PT. Gala Madya belum dikredit sejumlah tersebut. Barang

yang dikembalikan sudah termasuk dalam persediaan barang jadi per 31

Desember 2017. PT, Gala Madya belum menerima kredit memo. Pimpinan

perusahaan tidak menyetujui bila Auditor mengirimkan surat konfirmasi yang

kedua. Dari konfirmasi yang hanya 58 % yang memberikan jawaban.

Semua rekening diperiksa bersama Jika Wahyudi dan Wayan Arya, PT. Estu Jaya

sudah dilikuidasi karena bangkrut dan perusahaan tersebut baik dapat membayar

hutangnya kepada kreditur-kreditur yang tidak dijamin (unsecured creditors).

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening piutang dagang

(b) Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan

Jika diperlukan , kode berikut ini dapat digunakan di dalam kertas kerja.
Kode Keterangan
A Rekening-rekening yang tidak dapat ditagih dan ahrus dibebankan ke
rekening cadangan kerugian piutang.
B Rekening-rekening yang disangsikan pelunasannya, karena itu harus
dicadangkan kerugiannya.
C Dicadangkan untuk retur penjualan. Cadangan tersebut didebet langsung
ke rekening penjualan.
D Untuk Piutang Pegawai.

PT. BIMANTARA
Daftar Fiutang Dagang
31 Desember 2017

Nama Debitur Tgi. Faktur Saldo Keterangan : dibuat per 5/2/2018


PT. Argo Mulyo 12-11-2017 980.000 Belum dibayar
PT. Argo Mulyo 12-12-2017 38.700.000 Belum dibayar
UD Kencana 12-12-2017 5.800.000 Bayar Rp. 2.900.000; tg13-1-2018
CV Banyumas 10-11-2017 40.400.000 Dilunasi tanggal 21-1-2018
PT Cemerlang 25-12-2017 1.700.000 Dilunasi tanggal 14-1-2018
CV. Erlangga 16-10-2017 7.540.000 Bayar Rp. 3.000.000 Tgl 16-1-2018
PT Estu Jaya 26-02-2017 7.120.000 Tidak dapat ditagih, bangkrut
PT Fajar 15-06-2017 610.000 Disangsikan
PT: Gala Iv!adya 06-11-2017 26.160.000 Retur Rp. 1.160.000 tidak dicatat
Jika Wahyudi 14-12-2017 2.700.000 Piutang pegawai, tidak berbunga
UD Lima Sekawan 07-12-2017 82.800.000 Dilunasi tangga17-1-2018
PT marabunta 03-12-2017 40.800.000 Belum dibayar
PT Miranda 10-12-2017 59.200.000 Belum dibayar
PT Nakula 11-12-2017 19.290.000 Dilunasi tangga13-2-2018
PT Harmoni 12-06-2017 3.900.000 Disangsikan
PT. Tambora 10-12-2017 13.080.000 Dilunasi tanggal 14-1-2018
PT. Trikaya 18-11-2017 28.800.000 Belum dibayar
PT Waskita 06-04-2017 3.500.000 Disangsikan
UD Wage Tirto 29-10-2017 14.300.000 Dilunasi tanggal 13-1-2018
397.380.000

Bagian B : Cadangan Kerugian Piutang (SA)

Saldo rekening cadangan kerugian piutang sebelum diperiksa oleh Auditor adalah

Rp. 11.592.000,-. Setelah mencatat penghapusan piutang, kemudian Saudara

melakukan penyesuaian atas rekening cadangan kerugian piutang sehingga jumlah

saldo rekening tersebut menjadi sebesar 3% dari saldo piutang dagang setelah

disesuaikan dengan hal-hal yang diuraikan pada Bagian A di atas. Selama tahun
2017, PT. BIMANTARA telah menghapus piutang sebesar Rp. 10.888.000.

Piutang-piutang yang dihapuskan tersebut adalah sebagai berikut :

PT. Alta Prodia Rp. 8.110.000


PT. Elang Raya Rp. 640.000
CV. Matahari Rp. 620.000
PT. Sparta Rp. 1.518.000
Rp. 10.888.000

Diminta :

(a) Jelaskan kekuatan dan kelemahan pengawasan intern atas system pengujian

piutang dagang dilihat dari pemisahan fungsi, karyawan yang cakap, otorisasi

,catatan Auditorsi dan perbandingan antara aktiva dengan

catatannya.Kelemahan pengawasaan intern dilihat dari kesalahan yang dapat

terjadi, dan pengujian substantive yang dapat ditempuh.

(b) Buatlah kertas kerja untuk cadangan kerugian piutang.

(c) Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan.

TUGAS 5
PERSEDIAAN UMUM

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian internal (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner. Kantor Akuntan Publik saudara

berkesimpulan bahwa karyawan yang terkait dalam sistem pembelian dan

persediaan ini umumnya cukup kompeten. Sistem pembelian barang dimulai dari

dibuatnya permintaan pembelian dan pesanan barang, kemudian diikuti dengan

penerimaan barang dan pencatatan hutang. Saudara harus selalu mengingat 6


(Enam) karakteristik pengawasan Intern yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2)

Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan,

dan (6) Pembandingan. Setelah itu pertimbangan kemungkinan kesalahan dan

penyimpangan yang dapat terjadi.

Jenis-jenis kesalahan dan penyimpangan yang umumnya terjadi dalam

siklus persediaan meliputi:

1. Persediaan sudah dikirim, namun belum dilakukan pencatatan

2. Pemakaian persediaan belum dicatat secara benar

3. Pembelian sudah dicatat, namun barangnya belum diterima

4. Barang sudah diterima, namun belum dicatat sebagai pembelian

5. Pembelian dicatat terlalu besar

6. Terjadi pembelian barang tanpa otorisasi

7. Terdapat persediaan yang hilang / dicuri

8. Terjadi perhitungan persediaan yang tidak benar

9. Terjadi penilaian persediaan yang tidak benar

Kuesioner Pengendalian Intern Persediaan

No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Apakah perhitungan fisik persediaan dilakukan
1 √  
minimum setahun sekali ?  
Apakah perusahaan membuat instruktur tertulis untuk
2 √  
perhitungan fisik persediaan ?  
Apakah instruksi tersebut diikuti pada waktu
3 √  
dilakukan perhitungan fisik persediaan ?  
Apakah perhitungan fisik persediaan dilaksanakan
4 √  
oleh pihak yang bebas (Independen) ?  
5 Apakah persediaan cukup dilindungi dan diawasi ? √  
 
Apakah setiap penerimaan barang selalu dibuatkan
6 √  
laporan penerimaan barang ?  
Penerimaan dan
Apakah fungsi pembelian terpisah dari fungsi
7   √ pembelian berada di
penerimaan dan akuntansi ?
Bagian yang sama
Apakah Perusahaan menggunakan surat permintaan
8 √  
pembelian ?  
Apakah perusahaan menggunakan surat pesanan
9 √  
pembelian bernomor urut tercetak ?  
Apakah pembelian diotorisasi oleh manajemen yang
10 √  
bertanggungjawab ?  
Apakah semua barang yang diterima dihitung dan
11 √  
dicek terhadap kelengkapan dan sebagainya ?  
Apakah perusahaan menyelenggarakan catatan
12 √  
persediaan secara perpetual ?  
Apakah catatan tersebut diselenggarakan oleh
13 karyawan yang tidak bertugas melindungi   √
persediaan?  
Apakah perusahaan secara periodik menilai lebih
14 lanjut selisih yang terjadi antara hasil perhitungan √  
fisik dengan catatan ?  

Tugas Mahasiswa

a. Jelaskan atau uraikan kekuatan-kekuatan pengendalian intern terhadap

siklus persediaan. Untuk setiap kekuatan yang saudara identifikasi,

jelaskan salah satu pengujian kesesuaian, yang dapat digunakan untuk

mengujinya. Kelompokan kekuatan-kekuatan tersebut sesuai dengan 6

(enam) karakteristik pokok sistem pengendalian intern. Buatlah kertas

kerjanya.

b. Untuk setiap kelemahan yang berhasil saudara identifikasi, buatlah

daftar kelemahan tersebut, kesalahan, atau penyimpangan potensial

untuk memberi arahan terhadap pengujian substantif atas transaksi atau


saldo untuk mendeteksi kesalahan dan penyimpangan tersebut, dengan

anggapan semua dokumen dan catatan yang saudara perlukan telah

tersedia. Kelompokan Kelemahan-kelemahan tersebut sesuai dengan 6

(enam) karakteristik pokok sistem pengendalian intern. Buatlah kertas

kerjanya.

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS PERSEDIAAN

Perusahaan menggunakan sistem persediaan perpetual, tapi sistem tersebut

hanya digunakan untuk pencatatan ke dalam buku pembantu. Perusahaan juga

telah memiliki suatu sistem Auditorsi biaya, tetapi tidak terpadu dengan sistem

Auditorsi keuangannya. Harga perolehan untuk bahan baku yang dipakai, tenaga

kerja langsung dan biaya overhead pabrik dikumpulkan untuk setiap order

,produksi, barang dalam proses, dan barang jadi. Biaya overhead dibebankan

kepada setiap order produksi dengan tarip 40% dari biaya tenaga kerja langsung.

Rekening buku besar bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi per 31

Desember 2016 masih harus ditutup, dan persediaan-persediaan per 31 Desember

2017 harus didebet pada masing-masing rekening persediaan.

Bagian A: Persediaan Bahan Baku (9)


(30 menit)

Data persediaan bahan baku di bawah ini disajikan oleh klien setelah

diobservasi dan diuji oleh Auditor pada waktu perhitungan fisik persediaan. Klien

tidak menutup persediaan awal tahun dan belum mencantumkan nilai persediaan

akhir tahun. Auditor harus melaksanakan prosedur-prosedur pemeriksaan yang

dipandang perlu untuk memperoleh keyakinan tentang ketelitian pencatatan yang


dilakukan dalam menentukan persediaan, misalnya : perkalian-perkalian,

penentuan harga, dan penjumlahan persediaan. Auditor juga harus melakukan

pengujian atas hasil perhitungan fisik yang telah dilakukan klien dengan

mengambil sejumlah sampel tertentu, seperti pada table berikut :.

Nomor Harga Persediaan


Harga pasar per
menurut Jenis Persediaan Kuantitas perolehan per menurut
unit
daftar unit perusahaan
1-8 Besi Batangan 0,05 400 ton 470.000/ton 475.000 188.000.000
9-14 Besi Batangan, 0,025 50 ton 450.000/ton 440.000 22.500.000
15-22 Besi Lembaran 26, ga 600 ton 18.000/100 lbs 21.000 216.000.000
23-32 Besi Lembaran 24, ga 200 ton 17.000/100 lbs 19.000 68.000.000
33-38 Cat 4.000gal 15.000/gal 14.000 60.000.000
39-45 Handles 40.000 55.000/1000 52.000 2.200.000
46-49 Engsel 140.000 160.000/1000 150.000 22.400.000
50-57 Batang Las 800 lbs Dibebankan
sebagai biaya
pada saat
pembelian
Total 579.100.000

Kontrak-kontrak pembelian yang akan dikirim di waktu yang akan datang tidak

melebihi kebutuhan normal. Harga pasar yang berlaku tidak lebih rendah dari

pada harga kontrak. Dalam rekening hutang terdapat sebuah rekening yang

bersaldo debet yaitu hutang kepada PT lntan Perkasa. Saldo debet ini terjadi

karena pembayaran di muka atas kontrak pembelian 20 ton besi batangan dengan

harga Rp. 470.000,- per ton. Barang tersebut akan dikirim pada bulan Maret 2018

Harga pasar Besi Batangan pada tanggal 31 Desember 2017 adalah Rp. 475.000,-

per ton.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk persediaan bahan baku.

(b) Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan. Penilaian persediaan dilakukan

herdasarkan harga terendah diantara harga pokok atau harga pasar secara

keseluruhan.
Bagian B. Persediaan Barang Dalam Proses (10)
(10 menit )

Analisis terhadap rekening persediaan barang dalam proses per 31 Desember 2017

nampak seperti dibawah ini :

Order No. 9222

Jenis : Panci Presto No. 84


Departemen : Restrike
Unit : 4.000

Bahan Rp. 2.750 Rp. 11.000.000


Tenaga Kerja 4.800 10.200.000
Overhead 1.920 7.680.000
Jumlah, order No. 9222 Rp. 9.470 Rp. 37.880.000

Order No. 9223

Jenis : Filling Cabinet, No. 82


Departemen : Pemotongan
Unit : 28.000

Bahan Rp. 2.000 Rp. 56.000.000


Tenaga Kerja 1.500 42.000.000
Overhead 600 16.800.000
Jumlah, order No. 9223 Rp. 4.100 Rp. 114.800.000

Order No. 9224

Jenis : Display Cabinets, No. 80


Departemen : Pengelasan
Unit : 22.000

Bahan Rp. 3.850 Rp. 84.700.000


Tenaga Kerja 4.000 88.000.000
Overhead 1.600 35.200.000
Jumlah, order No. 9224 Rp. 9.450 Rp. 207.900.000
Jumlah barang dalam proses Rp. 360.580.000

Diminta :
(a) Buatlah kertas kerja untuk persediaan barang dalam proses

(b) Buatlah jurnal penyesuaian yang diperIukan

Order No. 9222. sudah selesai dikerjakan pada tanggal 31 Desember 2017 dan

barangnya sudah ditransfer ke gudang barang jadi, tetapi belum termasuk dalam

perhitungan persediaan barang jadi.

Dalam order No. 9223 terdapat kesalahan pengambilan bahan baku. Dari kartu

harga pokok diketahui bahwa bahan baku tersebut bernilai Rp. 7.200.000 (40.000

pounds a' 26 ga. (Besi Lembaran). Karena itu harus dikembalikan ke gudang dan

harus ditambahkan pada hasil perhitungan fisik persediaan bahan baku.

Bagian C: Persediaan Barang Jadi (11)


(15 menit)

Informasi yang berhubungan dengan persediaan barang jadi nampak seperti di

bawah ini.

Jenis Jumlah Biaya bahan Biaya tenaga BOP Harga pokok Jml harga
seluruhnya unit per unit kerja per unit per unit per unit Pokok
Wajan, 15 4.800 Rp, 1.920 Rp. 700 Rp. 380 Rp. 3.000 Rp. 14,400.000
Pemanas air
4 liter 5.000 1.800 2.440 960 5.200 26.000.000
Filling Cabinet
No. 82 4.480 2.010 1.600 640 4.250 19.040.000
Kotak peralatan
No. 12 2.000 5250 3.000 1.250 9.500 19.000.000
Kemasan Tahan Air
No. 61 2.960 1.520 840 440 2.800 8.288.000
Kotak Alat
Pancing 2.400 5.300 3.000 1.200 9.500 22.800.000
Filing Cabinet,
9.0 x 12.0 840 18.800 7.000 2.800 28.600 24.024.000
Filing Cabinets,
9.0 x 15.0 800 20.100 8.000 3.400 31.500 25.200.000
Tempat rekaman 4,10 4.000 4.500 1.800 10.300 6.532.000
Rp. 165.344.000

Dari hasil perbandingan antara faktur-faktur penjualan dengan bukti-bukti

pengiriman yang dilakukan selama beberapa hari sebelum tutup buku dan

beberapa hari setelah tutup buku, diketahui bahwa : perusahaan telah menjual 200
Tempat rekaman kepada PT Gatra Perkasa, dengan harga Rp. 3.600.000,-

penjualan tersebut telah dieatat, tetapi barangnya masih dititipkan di gudang

perusahaan. Barang tersebut termasuk dalam perhitungan fisik persediaan pada

akhir tahun dan tetap tinggal di gudang sampai tanggal 1 Pebruari 2018

Beberapa jenis barang telah diproduksi dari di dimasukkan ke dalam persediaan,

tetapi belum seluruhnya diperlukan sebagai persediaan.

Diminta :

(c) Buatlah kertas kerja untuk persediaan barang jadi

(d) Buatlah jurnal penyesuaian yang diperIukan

TUGAS 6
AKTIVA TETAP DAN DEPRESIASI

Bagian A : Tanah (31)


(Waktu : 5 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian internal (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner.

Kuesioner Pengendalian Intern Aktiva Tetap

No Pertanyaan Ya Tidak Komentar


Apakah pembelian aktiva tetap dilakukan oleh agen
1 √  
pembelian?  
Apakah semua pembelian aktiva tetap dimintakan
2 √  
persetujuan Dewan Komisaris ?  
Apakah perusahaan memiliki kebijkan untuk membedakan
3 suatu pengeluaran dikapitalisasi atau diperlukan sebagai   √
beban reparasi dan pemeliharan ?  
Apakah perhatian aktiva tetap diotorisasi oleh pejabat yang
4 √  
berwenang ?
 
Apakah prosedur yang menjamin bahwa semua transaksi
5 √  
penghentian aktiva tetap telah dicatat ?  
Apakah perusahaan menyelenggarakan rekening pembantu
6 √  
aktiva tetap ?  
Apakah rekening pembantu aktiva tetap tersebut
7    
direkonsiliasi secara periodik dengan rekening kontrolnya ?
 
Apakah pencocokan periodik antara rekening pembantu
8 √  
aktiva tetap dengan aktiva yang bersangkutan ?
 

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS AKTIVA TETAP


Tanah dibeli dari Darmawan pada tanggal 1 Februasi 2005 dengan harga

Rp. 258.400.000,00, termasuk biaya notaris Rp. 6.400.000,00. sertifikat atas tanah

tersebut disimpan dalam safety-deposit box. Pada tanggal 10 Desember 2016

harga pasar tanah ditaksir Rp. 300.000.000,00.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening tersebut

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah komentar yang menujukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Bagian B: Gedung (32)


(Waktu : 15 menit)

Berikut ini adalah informasi yang berhubungan dengan rekening Gedung dan

rekening Akumulasi Depresiasi Gedung.

Gedung (32)

31 Des 2016 Saldo 1.363.000.000


4 Okt 2017 Vo.810, Gedung No.2, CV Surya Kencana 54.000.000
11 Okt 2017 Vo.821, Gedung No.2, CV Surya Kencana 270.000.000
Pembayaran terakhir
5 Mei 2017 Voucher Kas 190, Gedung No. 1, PT Baratna 250.000
Perbaikan Pintu
24 Des 2017 Vo.940, Gedung No. 1,PT Baratha, tempat 44.000.000
Landasan mesin
31 Des 2017 Saldo 1.731.250.000

Akumulasi Depresiasi Gedung (32A)

31 Des 2016 Saldo 222.984.000


31 Des 2017 Pembebanan biaya depersiasi 25.992.000
31 Des 2017 Saldo 248.976.000
Gedung yang dimiliki PT Bimantara terdiri dari dua unit yang letaknya

berdekatan. Gedung no. 2 selesai dibangun pada tahun 2017. Depresiasi gedung

dilakukan dengan metode garis lurus, dengan tarip 5 persen per tahun. Depresiasi

gedung mulai diperhitungkan sejak gedung dipergunakan (bulan pertama

pemakaian, depresiasi dihitung sebulan penuh jika gedung mulai dipakai sebelum

tanggal 15). Apabila gedung dihentikan pemakaiannya, maka depresiasi dihitung

sampai dengan bulan penghentian. Gedung no. 2 telah didepresiasi selama 3

bulan. Tempat landasan mesin yang baru terLuat dari beton, dengari taksiran

umur ekonomis 20 tahun.

Diminta .

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Gedung dan Akumulasi Depresiasi

Gedung

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Bagian C: Mesin Pabrik


(Waktu : 40 menit )

Berikut ini adalah informasi yang berhubungan dengan rekening Mesin Pabrik

dan Akumulasi Depresiasi Mesin Pabrik :

Mesin Pabrik (33)

Tanggal Keterangan Debit Kredit Saldo


31-12-16 Saldo 886.200.000
01-04-17 PeralatanRingan (Vo. 220) 240.000 886.440.000
01-07-17 Mesin Bor (Vo. 402) 26.000.000 912.440.000
01-07-17 Mesin Pemotong dijual 10.000.000 902.440.000
20-12-17 Mesin Press (Vo. 928) 8.060.000 910.500.000
27-12-18 Reparasi (Vo. 960) 200.000 910.700.000
Data penjualan Mesin potong :

Harga perolehan, 1 Juli 2007 Rp. 57.200.000


Akumulasi Depresiasi, 1 Januari 2017 48.906.000
Dijual, 1 Juli 2017 10.000.000

Akumulasi Depresiasi Mesin Pabrik (33A)

31 Des 2016 Saldo 374.960.000


31 Des 2017 Depersiasi
(Rp. 910.700.000 – Rp. 90.070.000) x 10% 81.964.000
31 Des 2017 Saldo 456.924.000

Depresiasi terhadap mesin pabrik dilakukan dengan metode garis lurus,

dengan tarip 12,5 persen per tahun. Depresiasi mesin mulai diperhitungkan sejak

mesin dipergunakan (bulan pertama pemakaian, depresiasi dihitung sebulan penuh

jika mesin mulai dipakai sebelum tanggal 15). Apabila mesin dihentikan

pemakaiannya, maka depresiasi dihitung sannpai dengan bulan penghentian.

Perusahaan telah menetapkan bahwa pengeluaran (yang berhubungan dengan

mesin pabrik) dibawah Rp. 300.000 diperlukan sebagai biaya dan dicatat dalam

rekening Biaya Supplies Pabrik.

Dari hasil pemeriksaan, diperoleh informasi bahwa pembelian sebuah Radio

dengan harga perolehan Rp. 2.800.000,00 telah dibebankan dalam biaya

pemeliharaan mesin. Faktur pembelian tertanggal 3 September 2017

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Mesin Pabrik dan Akumulasi Depresiasi

Mesin Pabrik

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Bagian D: Peralatan Kantor


(waktu : 10 menit)

Berikut ini adalah informasi yang berhubungan dengan rekening Peralatan Kantor

dan rekening akumulasi Depresiasi Peralatan kantor.

Peralatan Kantor (34)

31 Des 2016 Saldo 19.400.000

Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor (34A)

31 Des 2016 Saldo 8.290.000


31 Des 2016 Depersiasi tahun 2017 1.746.000
31 Des 2017 Saldo 10.036.000

Depresiasi terhadap peralatan kantor dilakukan dengan metode garis lurus, dengan

tarip 12,5 persen per tahun. Selama tahun 2017 tidak a.da pembelian maupun

penjualan peralatan kantor.

Peralatan kantor dengan harga perolehan Rp. 3.000.000 pada tahun 2016 telah

didepresiasi penuh (nilai buku menjadi sebesar nilai residu). Informasi ini

diperoleh pada waktu Auditor melakukan pemeriksaan atas buku pembantu aktiva

tetap.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Peralatan Kantor dan Akumulasi

Depresiasi Peralatan Kantor.

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

TUGAS 7
Bagian A : Hutang Dagang (51)
(Waktu : 15 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian internal (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner. Kantor Akuntan Publik saudara

berkesimpulan bahwa karyawan yang terkait dalam sistem Hutang Dagang ini

umumnya cukup kompeten. Sistem Hutang Dagang dimulai dari dibuatnya

permintaan pembelian secara kredit, kemudian diikuti dengan penerimaan barang

dan pencatatan hutang. Saudara harus selalu mengingat 6 (Enam) karakteristik

pengawasan Intern yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2) Karyawan yang

cakap (3) Pelaksanaan Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan, dan (6)

Pembandingan. Setelah itu pertimbangan kemungkinan kesalahan dan

penyimpangan yang dapat terjadi.

Jenis-jenis kesalahan dan penyimpangan yang umumnya terjadi dalam

siklus persediaan meliputi:

1. Pembelian dicatat dalam akun yang salah

2. Hutang yang dicatat adalah utang kepada perusahaan fiktif

3. Pembelian dan Hutang dicatat dalam periode akuntansi yang salah

4. Pembelian/ Hutang telah dihapus dari catatan

5. Pembelian di Debit ke akun yang salah

6. Pembelian dicatat, namun barangnya tidak pernah diterima

Kuesioner Pengendalian Intern Hutang Dagang


No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

1 Apakah perusahaan menggunakan sistem voucher ? √    

Apakah voucher-voucher tersebut telah memperoleh Direktur


2 √  
persetujuan dari pejabat tertentu sebelum dibayar ? Akuntansi

Adakah pejabat tertentu melakukan telaah ulang


3 distribusi debit untuk voucher supaya dapat   √ Sangat Jarang
dilakukan pencatatan secara tepat ?
Apakah seluruh pembelian barang dan jasa telah
4 dicatat dalam voucher register sebelum dilakukan   √  
pembayaran ?

Apakah perusahaan menyelenggarakan rekening


5 √    
pembantu utang dagang ?

Apakah rekening pembantu utang dagang selalu


6 direkonsiliasi secara bulanan dengan saldo rekening √    
kontrolnya ?
Apakah pernyataan bulanan dari para pemasok
7 direkonsiliasi dengan saldo rekening pembantu utang   √ Kadang-kadang
dagang ?

Apakah penyesuaian untuk utang dagang


8 √    
memerlukan persetujuan dari pejabat tertentu ?

Apakah semua faktur yang diterima dari pemasok


9 selalu dicek kesesuaian harga, perkalian,   √  
penjumlahan dan termin ?

Apakah perusahaan yakin bahwa klaim terhadap


10   √  
barang-barang yang rusak segera diproses ?

Apakah terhadap faktur yang tidak sesuai, laporan


11 penerimaan barang dan pesanan pembelian dilakukan   √  
telaah ulang secara periodik ?
Apakah terhadap bukti-bukti pendukung dilakukan
12 telaah ulang dengan mengecek penandatangan √    
sebelum dibayar ?
Apakah pembatalan bukti pendukung dilakukan
13 dengan cara mengecek penandatangan sebelum √
dibayar ?
Apakah cek diposkan langsung oleh pihak yang
14 menandatangani cek tersebut dan tidak dikembalikan √
ke pembuat cek ?

Tugas Mahasiswa

1. a. Jelaskan secara singkat, kekuatan dari pengawasan intern atas sistem

Hutang Dagang. Untuk setiap kekuatan tersebut, buatlah catatan mengenai

bagaimana saudara, akan melakukan pengujian kesesuaian. Perhatikan 6

karakteristik pokok dari pengawasan Intern berdasarkan karakteristik-

karakteristik tersebut. Buatlah kertas kerjanya

b.Untuk setiap kelemahan pengawasan yang saudara temukan, buatlah

daftar yang meliputi kelemahan sistem pengawasan intern. Kemungkinan

kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi, dan kemungkinan

pengujian substantif yang dapat ditempuh untuk mendeteksi kesalahan dan

penyimpangan tersebut. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa catatan Auditor

dan dokumen yang berhubungan telah saudara peroleh. Golongkan

kelemahan-kelemahan, pengawasan Intern berdasarkan 6 karakteristik

diatas. Buatlah kertas kerjanya.

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG DAGANG


Berikut ini adalah informasi yang berhubungan dengan rekening Hutang Dagang

per 31 Desember 2017:

Tanggal Kreditur Termin Jumlah


10 Desember 2017 PT. Baja Mataram n/30 156.74.000
14 Desember 2017 PT. Merapi Steel n/60 128.400.000
24 Desember 2017 PT. Persada Raya 2/10, n/30 94.000.000
28 Desember 2017 PT. Sinar Logam 2/10, n/30 48.000.000
28 Desember 2017 PT. Nirwana Baja 1/10, n/30 37.500.000
28 Desember 2017 PT. Sinar Logam 2/10, n/30 180.000.000
31 Desember 2017 PT. Intan Perkasa n/60 9.400.000 *)
635.244.000

*) saldo debit

Saudara dianggap telah membandingkan hutang tersebut di atas dengan faktur dan

daftar voucher yang belum dibayar. Jumla!i-jumlah tersebut di atas sesuai dengan

jumlah yang ada dalam faktur dan voucher. Dalam pemeriksan terhadap daftar

penerimaan, saudara memperoleh informatii bahwa bar stock sebanyak enam

belas ton telah diterima pada tanggal 31 Desember 2017 dari PT. Sinar Logam,

dengan harga Rp. 470.000,00 per ton. Barang te -vsebut termasuk dalam

persediaan bahan baku 31 Desember 2017 sampai dengan tanggal 31 Desember

2017 transaksi pembelian tersebut (dengan termin n/30) belum dicatat dalam

voucher register.

Saldo debit di atas merupakan pembayaran uang muka atas pembelian yang telah

disepakati bersama dengan PT Intan Perkasa.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Hutang Dagang.

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Bagian B : Hutang Wesel (53) dan Hutang Bunga (54)


(waktu : 20 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERN (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian intern (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner. Saudara harus selalu mengingat 6 (Enam)

karakteristik pengawasan Intern yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2)

Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan,

dan (6) Pembandingan. Setelah itu pertimbangan kemungkinan kesalahan dan

penyimpangan yang dapat terjadi

Kuesioner Pengendalian Intern Hutang Wesel dan Hutang Bunga

No Pertanyaan Ya Tidak Komentar

Apakah wewenang untuk memperoleh hutang terpisah dari


1 √  
pencatatan transaksi utang ?
 

2 Apakah semua pinjaman diotorisasi oleh dewan komisaris ? √  


 

Apakah wesel yang dilunasi telah dibatalkan dan dicap


3 √  
"Telah Dibayar" ?
 
Apakah catatan rinci tentang pinjaman diselenggarakan
4 oleh petugas yang tidak berhak menandatangani cek atau √  
wesel ?  

Apakah departemen akuntansi melakukan kaji ulang untuk


5 √  
seluruh bunga yang terutang ?
 
Apakah pembayaran bunga direnkonsiliasi dengan utang
6   √
wesel yang dimiliki perusahaan ?
 
Tugas Mahasiswa
1. a. Jelaskan secara singkat, kekuatan dari pengawasan intern atas sistem

Hutang Wesel dan Hutang Bunga. Untuk setiap kekuatan tersebut, buatlah

catatan mengenai bagaimana saudara, akan melakukan pengujian

kesesuaian. Perhatikan 6 karakteristik pokok dari pengawasan Intern

berdasarkan karakteristik-karakteristik tersebut. Buatlah kertas kerjanya

b. Untuk setiap kelemahan pengawasan yang saudara temukan, buatlah

daftar yang meliputi kelemahan sistem pengawasan intern. Kemungkinan

kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi, dan kemungkinan

pengujian substantif yang dapat ditempuh untuk mendeteksi kesalahan dan

penyimpangan tersebut. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa catatan Auditor

dan dokumen yang berhubungan telah saudara peroleh. Golongkan

kelemahan-kelemahan, pengawasan Intern berdasar 6 karakteristik diatas.

Buatlah kertas kerjanya.

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG WESEL

Berikut ini adalah data yang dikutip dari daftar hutang Wese1

1. 1 Juli 2017, PT Nirwana Baja, 6 bulan. 8 persen, nilai nominal

Rp. 16.000.000. bunga dibayar pada tanggal jatuh tempo

2. 1 Oktober 2017, PT Bangun Karya, 6 bulan, 8 persen, nilai nominal

Rp. 26.000.000. bunga dibayar pada tanggal jatuh tempo.

Konfirmasi atas wesel tersebut sudah saudara dapatkan langsung dari kreditor.

Saudara dianggap telah melakukan pengujian terhadap catatan kas dan catatan lain

yang berhubungan dengan hutang wesel.


Biaya bunga atas hutang wesel yang dibayar pada tahun 2017 adalah sebagai

berikut :

1 November 2016 PT Sinar Logam, 6 bulan, 6 persen, nilai nominal Rp.

40.000.000,00 Bunga dibayar pada tanggal jatuh tempo (1 Mei 2017)

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja utituk rekening Hutang Wesel, Biaya Bunga dan Hutang

Bunga.

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal tersebut.

Bagian C: Hutang Sewa Kendaraan Angkutan (55)


(Waktu : 10 menit)

1. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG SEWA

PT Bimantara. menyewa kendaraan angkutan dari PT Yogya Leasing

dengan kontrak selama tiga tahun. Pembayaran sewa dilakukan setiap bulan untuk

jasa yang diterima bulan sebelumnya. Perjanjian sewa ini merupakan perjanjian

sewa biasa tanpa hak untuk membeli. Oleh karena itu sewa dapat dibatalkan oleh

PT Bimantara dengan pemberitahuan 30 hari sebelumnya. Sewa tersebut tidak

diperlukan sebagai capital lease. Berikut ini adalah informasi dari catatan klien

yang berhubungan dengan sewa tersebut :

Tgl. Mulai Jenis Kendaraan Pembayaran Tanggal Pemb. Pembayaran


30-05-05 Truk kecil 227.000 31-12-2017 2.724.000
01-02-08 Truk sedang 250.000 01-12-2017 3.000.000 *)
30-04-08 Truk gandeng 552.160 31-12-2017 6.626.000 **)
01-06-09 Truk besar 300.000 01-12-2017 1.800.000
14.150.000
*) Termasuk pembayaran Rp. 250.000,00 atas hutang dagang per 31 Desember

2016. hutang tersebut tidak direklasifikasi ke rekening hutang sewa pada

tanggal 31 Desember 2016 dengan pertimbangan jumlahnya tidak material.

**) Dibulatkan.

Tidak ada kontrak sewa yang berakhir tahun 2017

Diminta .

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Hutang Sewa.

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menujukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

(c)

Bagian B : Hutang Pajak Penghasilan dan Pajak Penghasilan


(Waktu : 10 menit)

1. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG PAJAK PENGHASILAN

Setelah ditentukan jumlah penghasilan kena pajak berdasarkan hasil pemeriksaan

(setelah dilakukan penyesuaian-penyesuaian), maka saudara harus menghitung

besarnya pajak penghasilan untuk tahun 2017

Tarif pajak penghasilan untuk suatu badan usaha adalah sebesar 1% dari

Penghasilan kotor.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening tersebut.

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.


Bagian C : Hutang Pajak atas Bumi dan Bangunan
(waktu : 10 menit )

1. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG PAJAK BUMI &

BANGUNAN

Pajak atas Bumi dan Bangunan (PBB) ditetapkan berdasarkan nilai tanah

dan bangunan yang dimiliki wajib pajak. Kekayaan milik PT Bimantara yang

menjadi obyek PBB adalah tanah, bangunan kantor dan bangunan pabrik.

Berdasarkan ketetapan DISPENDA Provinsi Bali, pada tahun 2017 PBB yang

dibebankan pada perusahaan adalah sebesar Rp. 43.793.000,00. jumlah ini oleh

perusahaan dibebankan pada biaya overhead pabrik dengan pertimbangan bahwa

PBB untuk bangunan kantor tidak material:

Dalam pemeriksaan atas hutang PBB ini, saudara dianggap telah memeriksa bukti

setoran pembayaran dan bukti pendukung lainnya.

Diminta . '

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening tersebut :

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alsan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.


Bagian D : Hutang PPh Karyawan

(Waktu: 10 menit)

1. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG PPH KARYAWAN

Dalam pemeriksaan atas hutang PPh karyawan ini, Saudara dianggap telah

memeriksa bukti pembayaran dan bukti pendukung lainnya. Dari hasil

pemeriksaan tersebut tidak dijumpai kesalahan atau penyimpangan.

Diminta :

Buatlah kertas kerja hutang PPh karyawan.

Bagian E : Hutang Obligasi


(Waktu: 10 menit)

1. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS HUTANG OBLIGASI

Hutang obligasi yang dikeluarkan oleh PT. Bimantara berbunga 6 %, yang

dibayar tiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember. Selama tahun buku 2017 tidak ada

obligasi yang dikeluarkan ataupun yang ditarik kembali. Saudara dianggap telah

memeriksa semua perjanjian dan persyaratan yang berhubungan dengan obligasi

dan dianggap bahwa PT Bimantara telah mematuhi semua pasal yang tercantum

dalam perjanjian tersebut :

Diminta :

Buatlah kertas kerja untuk hutang obligasi.


TUGAS 11

MODAL

Bagian A: Modal Saham Biasa (71)


(Waktu: 15 menit)

1. PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL (COMPLIANCE TEST)

Berikut ini adalah kuesioner pengendalian internal (internal control

questionnaire-ICQ) yang telah diselesaikan oleh klien. Tugas anda pelajari ICQ

tersebut dengan seksama dan tentukan kekuatan dan kelemahan pengendalian

internal berdasarkan jawaban kuesioner. Saudara harus selalu mengingat 6 (Enam)

karakteristik pengawasan Intern yang meliputi: (1) Pemisahan fungsi, (2)

Karyawan yang cakap (3) Pelaksanaan Transaksi (4) Otorisasi, (5) Pencatatan,

dan (6) Pembandingan. Setelah itu pertimbangan kemungkinan kesalahan dan

penyimpangan yang dapat terjadi

Kuesioner Pengendalian Intern Modal Saham dan laba ditahan

No Pertanyaan Ya Tidak Komentar

Apakah Perusahaan memiliki karyawan yang independen


1   √
dalam menangani pendaftaran dan transfer saham ?
 
Apakah perusahaan memiliki karyawan yang khusus
2   √
menangani pembagian deviden ?  
Apakah sertifikat saham yang tidak beredar berada dibawah
3 √  
pengawasan karyawan khusus ?  
4 Apakah sertifikat saham bernomor urut tercetak ? √  
 
Apakah saham yang dibatalkan disimpan di tempat khusus
5 √  
(misalnya buku sertifikat saham)?  
Apakah perusahaan menyelenggarakan buku pembantu
6 √  
pemegang saham ?  
Apakah buku sertifikat saham dan buku pembantu pemegng
7   √
saham direkonsiliasi secara periodik ?  
Tugas Mahasiswa:

1. a. Jelaskan secara singkat, kekuatan dari pengawasan intern atas sistem

Modal Saham dan Laba ditahan. Untuk setiap kekuatan tersebut, buatlah

catatan mengenai bagaimana saudara, akan melakukan pengujian

kesesuaian. Perhatikan 6 karakteristik pokok dari pengawasan Intern

berdasarkan karakteristik-karakteristik tersebut. Buatlah kertas kerjanya

b. untuk setiap kelemahan pengawasan yang saudara temukan, buatlah

daftar yang meliputi kelemahan sistem pengawasan intern. Kemungkinan

kesalahan dan penyimpangan yang dapat terjadi, dan kemungkinan

pengujian substantif yang dapat ditempuh untuk mendeteksi kesalahan dan

penyimpangan tersebut. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa catatan Auditor

dan dokumen yang berhubungan telah saudara peroleh. Golongkan

kelemahan-kelemahan, pengawasan Intern berdasar 6 karakteristik diatas.

Buatlah kertas kerjanya.

2. PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS MODAL SAHAM DAN LABA


DITAHAN

PT Dana Reksa bertindak selaku regristar dan transfer agent untuk saham

yang dikeluarkan PT Bimantara.Saham biasa yang diotorisasi 25.000 lembar,

dikeluarkan dan beredar 20.000 lembar dengan nilai nominal Rp. 10.000,- per

lembar.

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja rekening Modal Saham

(b) Berilah komentar yang saudara anggap perlu pada kertas kerja tersebut.
Bagian B : Laba Yang Ditahan
(Waktu : 10 menit)

Berikut ini adalah data yang berhubungan dengan rekening Laba Yang Ditahan :

Tanggal Keterangan Debit Kredit


31-12-2016 Saldo 1.943.336.000
08-01-2017 Dividen 200.000.000 1.743.336.000

Diminta :

(a) Buatlah kertas kerja untuk rekening Laba Yang Ditahan

(b) Buatlah usulan jurnal penyesuaian dan berilah penjelasan yang menunjukkan

alasan pembuatan jurnal penyesuaian tersebut.

Bagian C : Analisis untuk Macam-macam Rekening


(Waktu : 5 menit )

Pada waktu sauaara melakukan pemeriksaan terhadap pos-pos aktiva dan hutang,

sekaligus saudara telah melakukan pemeri'csaan terhadap pos-pos penghasilan

dan biaya yang berhubungan, dengan aktiva dan hutang. Meskipun demikian,

tidak berarti bahwa semua pos penghasilan dan biaya sudah diperiksa. Untuk itu

saudara perlu melaknkan analisis terhadap akun-akun penghasilan dan biaya yang

belum diperiksa.

Dari pengujian terhadap penjualan diketahui bahwa penerimaan kas sebesar

Rp. 600.000,00 yang berasal dari sakcsman sebagai pengembalian biaya

perjalanan, telah dikreditkan ke akun Penjualan.

Diminta :

Buatlah usulan penyesuaian pemeriksaan.


TUGAS 12

TUGAS AKHIR

Sehubungan tahap akhir pemeriksaan, kerjakanlah instruksi-instruksi

berikut. Untuk menyusun laporan keuangan beserta daftar pendukung yang telah

diperiksa. Saudara dapat melihat contoh laporan keuangan yang telah dikerjakan

pada pemeriksaan tahun 2016 yang lalu (lihat contoh pada halaman 1 sampai

dengan 7).

1. Lengkapilah neraca saldo pemeriksaan yang telah dikerjakan pada tugas 1 di

muka (waktu : 45 menit).

2. Lengkapilah indek (kode) untuk semua kertas kerja yang telah saudara

selesaikan pada tuas 2 sampai dengan 11 (waktu : 15 menit)

3. Buatlah neraca per 31 Desember 2017 beserta catatan-catatan yang diperlukan

(waktu 30 menit).

4. Buatlah laporan rugi-laba yang ditahan untuk tahun yang berakhir tanggal 31

Desember 201? termasuk laba per lembar saham beserta catatan-catatan yang

diperlukan (waktu : 20 menit).

5. Buatlah laporan perubahan posisi keuangan (waktu : 20 menit)

6. Buatlah laporan harga pokok produksi dan laporan harga pokok penjualan

(waktu : 15 menit )

7. Buatlah semua daftar pendukung untuk laporan keuangan (waktu : 20 menit)

8. Buatlah laporan Auditor bentuk pendek yang berisi pendapat sesuai dengan

kondisi yang ada dalam perusahaan (waktu : 10-00 menit).

Anda mungkin juga menyukai