Anda di halaman 1dari 2

LOMBA ESSAY

Nama: Rhafi Nadhir Hasan


Sekolah: SDIT Ummul Quro Bogor

TANTANGAN DI ERA DIGITAL

Saat ini, teknologi sudah mulai digunakan untuk banyak hal. Orang-orang banyak
menggunakan teknologi sebagai teman sehari-harinya, terutama para pemuda. Para pemuda
menggunakan teknologi sebagai media belajar, sampai media hiburan. Namun, terkadang apa
yang mereka lihat di media sosial, dapat mempengaruhi kebiasaan hidup mereka. Dari sisi positif,
seharusnya teknologi digital dapat dimanfaatkan sebagai energy positif bagi para pemuda, dari
hanya sekedar untuk kesenangan yang tanpa tujuan. Sehingga diharapkan para pemuda dapat
melakuka hijrah layaknya hijrak Rasullullah saat hijrah dari Mekah menuju Madinah.
Sejak teknologi dan internet mulai berkembang, orang-orang mulai berburu media yang
bernama handphone terutama smartphone. Bahkan, saat ini, jika seseorang tidak memiliki
handphone, maka dia akan dikatakan tidak gaul, tidak cocok dengan pergaulan masa kini. Hal
inilah, yang memicu para pemuda untuk menggunakan handphone. Mereka menggunakannya
tidak kenal waktu, dimana saja, kapan saja. Sampai sampai, handphone sudah seperti barang
kesayangan mereka. Mereka menggunakan handphone untuk apa saja, yang penting membuat
mereka terhibur. Game. Kebanyakan game-game mulai terkenal di era digital seperti saat ini.
Game selalu menjadi incaran para pemuda, karena terkesan memberikan semangat dalam
mengeksplor sesuatu. Sayangnya, game mulai memengaruhi kebiasaan hidup dan pola pikir
mereka. Tak hanya game, aplikasi-aplikasi lain juga memengaruhi kebiasaan hidup dan pola pikir
mereka. Para pemuda-pemuda yang tak terpengaruh mulai mengajak para pemuda-pemuda lain
untuk bertingkah laku yang sesuai dengan ajaran Islam, dan menggunakan teknologi sebagai
media belajar Islam.
Para pemuda ini biasa disebut pemuda hijrah, yang mengajarkan perilaku dan kebiasaan
hidup yang baik melalui dakwah di media sosial. Melalui media sosial, mereka mengajak para
pemuda untuk kembali kepada ajaran Islam dan sesuai dengan Sunnah. Contohnya, mereka
menyebarkan kisah-kisah Islami, mendistribusikan informasi lengkap mengenai aktivitas Islam,
pengajian, tilawah, pembelajaran, dan sebagainya.
Sedikit demi sedikit, para pemuda digital mulai terpengaruh dengan ajakan dakwah
pemuda hijrah. Mereka mulai berbelok dari kebiasaannya, memulai untuk mempelajari Islam lebih
dalam, menghindari dari hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sehingga, generasi Islam
menjadi lebih berkembang di masa yang akan datang.