Anda di halaman 1dari 2

BADAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN DAN PELINDUNGAN


KAWASAN AMERIKA DAN PASIFIK
JL. MT Haryono kav 52, Pancoran Jakarta Selatan 12770
Telp: (021) 7981277 Fax: (021) 7981277 Web: www.bp2mi.go.id

NOTA DINAS

ND. /KWS2.DIT2/II/2021
Kepada Yth. : Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik
Dari : Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik
Perihal : Pembahasan dengan PT Sarco dan PT Mahara Group Tentang Penjajakan
Kerjasama dengan Pihak Saudi untuk Penempatan PMI di Saudi
Lampiran : 1 (satu) lembar
Tembusan : Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Eropa dan Timur Tengah
Tanggal : 17 Februari 2021

Kegiatan Rapat di Pimpin oleh Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik. Rapat
dilaksanakan dalam rangka pembahasan dengan PT Sarco dan PT Mahara Group tentang penjajakan
kerjasama dengan pihak Saudi untuk penempatan PMI di Saudi.
Adapun hal-hal yang disampaikan dalam rapat, sebagai berikut :
1. Rapat membahas peluang kerja di Saudi untuk tenaga kerja Indonesia dan kendala yang dihadapi
terkait hal tersebut.
2. PT Sarco dan PT Mahara Group menjelaskan adanya peluang kerja di Saudi untuk tenaga kerja
Indonesia berupa pekerjaan di bidang hospitality yaitu rumah sakit dan hotel. Dibutuhkan 300 perawat
di Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta, terdapat 8 Rumah Sakit Swasta dan 3 Rumah Sakit
Pemerintah yang sedang membutuhkan tenaga kerja Indonesia.
3. Untuk perawat di Saudi harus memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) agar pekerja migran tersebut
bisa diakui dan tercatat secara legal oleh Pemerintah Saudi.
4. PT Sarco mengungkapkan kesulitan dalam mencari perawat yang memiliki STR (Surat Tanda
Registrasi). Mereka sudah hunting ke STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) di berbagai wilayah di
Indonesia namun didapatkan sangat sedikit perawat yang memiliki STR meskipun banyak perawat
yang sudah lulus dan magang. Bahkan Pihak PT Sarco sudah ke YARSI Lombok lalu menemukan
banyak kandidat yang kompeten namun tidak punya STR.
5. PT Sarco mengalami kesulitan dalam pengiriman tenaga kerja ke Jeddah karena pelamar kerja harus
mengirimkan fotokopi paspor padahal masyarakat ekonomi menengah ke bawah di Indonesia jarang
yang sudah memiliki paspor.
6. Sistem ketenagakerjaan di Saudi berupa kontrak kerja 2 tahun lalu untuk selanjutnya bisa dilanjutkan
untuk tetap bekerja atau tidak.
7. Penempatan perawat di Jepang menggunakan skema penempatan G to G dengan perawat yang
memiliki STR minimal 2 tahun. Sehubungan dengan Pemerintah Arab Saudi belum menggunakan
skema penempatan G to G untuk penempatan di sana, maka BP2MI menawarkan untuk penggunaan
skema G to P untuk jenis pekerjaan hospitality (hotel dan rumah sakit).

Pertemuan ini menghasilkan saran/masukan sebagai berikut:


1. PT Sarco bersurat kepada BP2MI mengenai informasi peluang kerja di Arab Saudi dan kendala dalam
menemukan perawat yang memiliki STR. Informasi peluang kerja meliputi hal-hal detail mengenai
nama jabatan pekerjaan, requirement, dan salary atau disebut dengan job order. Adapun, informasi
mengenai kendala menemukan perawat yang memiliki STR meliputi hasil hunting perawat di STIKES
yang menemukan nama-nama perawat yang sudah lulus sekolah namun kesulitan memperoleh STR.
2. Direktorium Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika dan Pasifik akan berkoordinasi dengan
unit internal lainnya untuk menindaklanjuti hasil rapat ini.
3. BP2MI akan berkoordinasi dengan Kemenkes terkait perawat yang sudah lulus sekolah keperawatan
namun sulit mendapatkan STR dan kondisi sulitnya mencari tenaga perawat yang memiliki STR
setelah masuknya Surat Permohonan dari PT Sarco seperti yang disebutkan pada poin 1.

Demikian, atas perhatian diucapkan terima kasih dan mohon arahan lebih lanjut.

Direktur Penempatan
Kawasan Amerika dan Pasifik

Yana Anusasana D.E


NIP. 19640816 198403 1004

Anda mungkin juga menyukai