Anda di halaman 1dari 3

PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN RUAS YETTI-

MAMBERAMMO
PROVINSI PAPUA

Gambar 1.4 Rincian Konus Ganda

Gambar 1.5 Rincian Penekan Hidrolik

LAPORAN MEKANIKA TANAH Hal 1 - 7


PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN RUAS YETTI-
MAMBERAMMO
PROVINSI PAPUA

Gambar 1.6 Kedudukan Pergerakan Konus pada waktu Pengujian Sondir

Interpretasi Hasil Sondir


Interpretasi hasil sondir ditunjukan pada Tabel 1.1

Tabel 4.1 Interpretasi Hasil Sondir


Tekanan Konus Interpretasi

< 10 kg/cm2 Lapisan tanah sangat lunak s/d lunak

10 - 20 kg/cm2 Lapisan tanah teguh

20 - 40 kg/cm2 Lapisan tanah kenyal

20 - 80 kg/cm2 Lapisan tanah sangat kenyal

100 - 200 kg/cm2 Lapisan tanah keras

LAPORAN MEKANIKA TANAH Hal 1 - 8


PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN RUAS YETTI-
MAMBERAMMO
PROVINSI PAPUA

1.3.6 Bor Tangan (Hand Bor)


Bor tangan mempergunakan berbagai macam auger pada ujung bagian bawah dari
serangkaian stang-stang bor. Bagian atas dari rangkaian stang bor ini mempunyai
tangkai yang dipakai untuk memutar alat tersebut. Dalam beberapa hal sering
dipakai tripod dengan katrol dan tali yang dipakai untuk mencabut kembali stang-
stang dan augernya dari lubang bor tersebut.

Gambar 1.7 Beberapa Macam Alat Bor Tangan

Dengan tripod pemboran tangan mungkin dapat mencapai kedalaman


sampai 15 meter. Tanpa menggunakan tripod biasanya pemboran tangan hanya
mencapai kedalaman 6 sampai 10 meter. Bor tangan hanya dapat dilakukan dalam
bahan-bahan yang cukup lunak, terutama dalam lempung lunak sampai teguh.
Gambar 3.8 menunjukan bermacam-macam auger yang dipakai unutk
melakukanpemboran tangan. Tipe auger iwan adalah yang paling umum dipakai.

LAPORAN MEKANIKA TANAH Hal 1 - 9