Anda di halaman 1dari 2

Tugas.

Hubungan Antropologi dan Sosiologi


Menurut Rudy Agusyanto, dkk (2019: 1.3). Antropologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari makhluk
manusia (anthropos). Dalam antropologi, manusia dipandang sebagai sesuatu yang kompleks dari segi fisik,
emosi, sosial, dan kebudayaannya. Antropologi sering pula disebut sebagai ilmu tentang manusia dan
kebudayaannya.
Sedangkan Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pergaulan hidup socius dengan
socius atau teman dengan teman, yaitu hubungan antara seorang dengan seorang, perseorangan dengan
golongan, atau golongan dengan golongan. (Parwitaningsih, dkk (2019: 1.6).

Hubungan Antropologi dan Sosiologi


Dalam perkembangannya fokus kajian sama sama mengkaji manusia sebagai makhluk sosial secara simultan
saling menukar, baik menyangkut paradigma dan metode yang digunakan dalam mengungkap suatu
fenomena sosial. Dalam perkembangannya Antropologi dan Sosiologi saling melengkapi bahkan terintegrasi
menjadi satu ilmu. Pada program studi di Universitas dikembangkan sama-sama berada dibawah
departemen Antropologi-Sosiologi atau sebaliknya.
Secara spesifik ada perbedaan Antropologi dan Sosiologi:
1. Antropologi dan Sosiologi terletak pada sejarah berdirinya.
2. Antropologi objek kajian terhadap budaya yang ada pada manusia, sedangkan sosiologi objek kajian
lebih dipusatkan pada masyarakat.
3. Metodelogi penelitian Antropologi menggunakan deskriptif, kualitatif, holistik dan komparatif,
sedangkan Sosiologi metodelogi penelitian lebih dipusatkan pada kuantitatif karena mempelajari
kehidupan masyarakat.
4. Antropologi mempelajari tentang budaya masyarakat dalam suatu ertnis tertentu, sedangkan
sosiologi keilmuan banyak mempelajari segala hal tentang masyarakat, solusi-solusi yang dapat
menciptakan integrasi masyarakat.

Hubungan Antropologi dan Ilmu Politik


Perkembangan ilmu politik mulai banyak focus pada berbagai fenomena budaya masyarakat secara
langsung atau tidak langsung, keadaan partai politik di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi budaya
masyarakat. Antropologi mempunyai peran dalam kaitannya kajian ilmu politik, karena mampu mengungkap
kebudayaan suatu masyarakat yang akan menjadi tempat bagi perilaku politik.
Hubungan Antropologi dan Ekonomi
Fakta empiris perkembangan ilmu ekonomi dilatar belakangi oleh faktor cara perspektif perhitungan
ekonomi modern negara maju tidak dapat diterapkan di negara berkembang. Karena adanya keragaman
budaya dalam strategi kehidupan ekonomi pada setiap masyarakat atau suku bangsa. Kehadiran
Antropologi diharapkan peranannya menjembati pemikiran ekonomi modern dan pemikiran ekonomi
lokal.
Hubungan Antropologi dan Ilmu Administrasi.
Kehadiran Antropologi bagi ilmu administrasi terkait kebutuhan ilmu administrasi untuk memecahkan
persoalan-persoalan administrasi pemerintah. Masalah kepemilikan tanah/lahan, penggusuran, relokasi
penduduk diperlukan pendekatan sosial budaya masyarakat tidak cukup dengan penyelesaian administrasi.
Hubungan Antropologi dan Arkeologi serta Ilmu Sejarah.
Arkeologi bertujuan menyikap sejarah kebudayaan manusia mulai kebudayaan kuno pada jaman purba. Di
Indonesia kerajaan Hindu adalah sebuah deskripsi sejarah manusia yang kemudian antropologi sebagai
bahan untuk merekonstruksi sejarah asal mula makhluk hidup. Namun Kajian antropologi yang luas tidak
hanya menfokuskan pada artifak, melainkan pada sistem ide. Permasalahan merekonstruksi kembali
kehidupan dan penyebaran kebudayaan, kedua ilmu tersebut saling bertukar metode penelitian dan teori
yang lebih memahami masyarakat pada umumnya.

Referensi:
1. Ruddy Agusyanto, dkk.2019. Pengantar Antropologi. Universitas Terbuka: Tangerang.
2. Parwitaningsih, dkk. (2019). Pengantar Sosiologi. Unuversitas Terbuka: Tangerang.