Anda di halaman 1dari 56

SOAL 1

TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :


a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bayi umur 10 bulan, diperiksakan ke PMB dengan keluhan batuk,
panas. Hasil pemeriksaan yaitu frekuensi pernapasan 50 kali permenit,
ada tarikan dinding dada dan ada bunyi stridor saat bernapas. Bidan
melakukan pemantauan kondisi bayi dengan Manajemen Terpadu Balita
Sakit.
PERTANYAAN Apa diagnosis dari bayi tersebut?
PILIHAN A. Asma Bronhiale
JAWABAN B. Pneumonia berat
C. Batuk rejan
D. Pertusis
E. TBC
KUNCI B. Pneumonia berat
PENULIS Tria Wahyuningrum, S.SiT.,M.Keb
SOAL
ASAL STIKes Bina Sehat PPNI
INSTITUSI
REFERENSI Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah
Tumbuh kembang, kebutuha dasar dan penanganan secara umum
penyulit dan komplikasi neonatus bayi balita dan anak pra sekolah (Anik
Maryunani, 2016)
Pembahasan : Tanda-tanda bayi dengan pneumonia berat adalah batuk, panas,terdapat
tarikan dinding dada dan ada bunyi stridor saar bernafas. Pemeriksaan
penunjang untuk memastikan diagnose adalah dengan foto thorax apakah
ada tanda pneumonia.
SOAL 2
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan hamil 8 bulan datang ke PMB mengatakan keluar
cairan dari jalan lahir yang banyak secara tiba-tiba. Hasil pemeriksaan
DJJ: 148x/menit, His ada tapi tidak teratur dan pemeriksaan dengan
inspeculo tampak keluar cairan dari orifisium uteri eksternum, dan belum
ada pengeluaran lendir campur darah.

PERTANYAAN Diagnosis apakah yang bisa ditegakkan dari kasus tersebut

PILIHAN A . P r e m at u r
JAWABAN B. Preeklamsi
C. Polihidramnion
D. Oligohidramnion
E. Ketuban Pecah Dini
KUNCI E.Ketuban Pecah dini
PENULIS Tria Wahyuningrum, S.SiT.,M.Keb
SOAL
ASAL STIKes Bina Sehat PPNI
INSTITUSI
REFERENSI Asuhan kebidanan kegawatdaruratan maternal neonatal, Sriningsih, 2018

Pembahasan : Komplikasi kehamilan dengan mengeluarkan cairan dengan warna ketuban


secara tiba-tiba dan banyak adalah tanda khas dari ketuban pecah dini.
Diagnose ketuban pecah dini diikuti dengan tidak adanya kemajuan
persalinan. Disebutkan pada kasus diatas tidak terdapat tanda0tanda
persalinan, yaitu dimanahis tidak teratur, pemeriksaan inspekulo tampak
cairan keluar dari orifisium uteri eksternum, tetapi belum ada pengeluaran
lendir campur darah.
SOAL 3
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 38 tahun, hamil 9 bulan, hamil anak
pertama, tidak pernah keguguran, menikah 1 tahun yang lalu, Datang ke
PMB dengan keluhan keluar darah bercampur lendir dari jalan lahir,
perut terasa sering mules, merasa pusing, mual, pandangan kabur, nyeri
ulu hati. Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD:150/100 mmHg, kaki
oedema, pembukaan servik 4 cm, penipisan 40%, ketuban utuh,
penurunan kepala 3/5.

PERTANYAAN Bila kasus tersebut tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka
kemungkinan apakah yang akan terjadi?

PILIHAN A. Eklam psia


JAWABAN B. Kematian Ibu
C. Kematian Janin
D. Hipertensi
E. Pre eklampsia ringan
KUNCI A. Eklampsia
PENULIS Tria Wahyuningrum, S.SiT.,M.Keb
SOAL
ASAL STIKes Bina Sehat PPNI
INSTITUSI
REFERENSI Asuhan kebidanan kegawatdaruratan maternal neonatal, Sriningsih, 2018
Pembahasan : Dari kasus tersebut, diketahui tanda dan gejala yang disebutkan termasuk
tekanan darah 150/100 mmHg, pusing, mual, pandangan kabur, nyeri ulu
hati merupakan tanda pre eclampsia. Jika penanganan tidak tepat,
kemungkinan kasus tersebut akan berlanjut ke eclampsia.
SOAL 4
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan berusia 32 tahun merasa hamil 8 bulan, datang ke
praktik mandiri bidan dengan keluhan ingin meneran. Satu jam kemudian
bayi lahir secara spontan, aktif, BB 2100 gram PB 46 cm, Pernapasan 40
x/menit, Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan.
PERTANYAAN Asuhan Apakah yang diberikan pada BBL tersebut
PILIHAN A. Pemberian PASI
JAWABAN B. Pemberian cairan NaCl
C. Pemberian larutan gula
D. Pemberian ASI sesegera mungkin
E. Pemberian cairan infuse Dexstrose
KUNCI D.Pemberian ASI sesegera mungkin
PENULIS Tria Wahyuningrum, S.SiT.,M.Keb
SOAL
ASAL STIKes Bina Sehat PPNI
INSTITUSI
REFERENSI Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah
Tumbuh kembang, kebutuha dasar dan penanganan secara umum
penyulit dan komplikasi neonatus bayi balita dan anak pra sekolah (Anik
Maryunani, 2016)
Pembahasan : Pada kasus tersebut, diketahui kondisi bayi normal walaupun BB kurang
dari normal. Jadi penanganan yang tepat adalah pemberian ASI sesegera
mungkin.
SOAL 5
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang ibu memeriksakan bayinya berumur 5 hari di polindes,
mengatakan berat badan 3150 gram, sedangkan berat badan sekarang
3000 gram. Hasil pengamatan bayi minum ASI kuat, tali pusat tidak ada
tanda-tanda infeksi.
PERTANYAAN Asuhan Apakah yang diberikan pada bayi tersebut
PILIHAN A. Rawat Tali Pusat dengan betadin
JAWABAN B. Timbang tiap hari
C. Imunisasi Hepatitis
D. Pemberian ASI 2-3 Jam
E. Jemur pagi hari tiap 30 menit
KUNCI C. Imunisasi Hepatitis
PENULIS Tria Wahyuningrum, S.SiT.,M.Keb
SOAL
ASAL STIKes Bina Sehat PPNI
INSTITUSI
REFERENSI Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah
Tumbuh kembang, kebutuha dasar dan penanganan secara umum penyulit
dan komplikasi neonatus bayi balita dan anak pra sekolah (Anik
Maryunani, 2016)
Pembahasan : Diketahui dari kasus tersebut Berat badan bayi menurun setelah usia 5
hari. Dari beberapa literature, disebutkan bahwa kondisi ini termasuk
kondisi normal karena terjadi penyusutan tubuh bayi akibat dari adaptasi
bayi dari intra ke ekstra uteri. Maka, asuhan yang bs diberikan adalah
asuhan normal sesuai kondisi bayi. Dalam usia 0-6 hari bayi membutuhkan
imunisasi hepatitis 0.

SOAL 6
TINJAUAN 1  Area Kompetensi Bidan :
 Etik legal dan keselamatan pasien
 Komunikasi efektif
 Pengembangan diri dan profesionalisme
 Landasan ilmiah praktik kebidanan
 Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
 Promosi kesehatan dan konseling
 Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan

TINJAUAN 2  Domain :
 Kognitif
 Psikomotor (prosedural knowledge)
 Konatif (apektif knowledge)

TINJAUAN 3  Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :


 Remaja
 Pra-konsepsi
 Hamil
 Bersalin
 Nifas
 Masa antara
 Perimenopause
 Bayi baru lahir
 Bayi dan balita
TINJAUAN 4  Lingkup praktik bidan
 Fisiologis
 Deteksi komplikasi
 Kegawatdaruratan
 Rujukan

TINJAUAN 5  Manajemen asuhan:


 Pengkajian
 Diagnosis
 Perencanaan
 Penatalaksanaan
 Evaluasi

TINJAUAN 6  Sasaran:
 Individu
 Keluarga
 Masyarakat

TINJAUAN 7  Setting pelayanan :


 Komunitas
 Klinik/ unit kesehatan
 Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bayi laki-laki umur 1 hari dirawat dirumah sakit Riwayat
persalinan SC. Hasil pemeriksaan: KU Lemah, CM; P 32 x/menit, S 37 C;
Perut bayi tampak isi perut menonjol keluar yang hanya dilapisi oleh
peritonium (selaput perut) dan tidak dilapisi oleh kulit.

PERTANYAAN Apakah diagnose yang tepat pada kasus tersebut?

PILIHAN A. Meningokel
JAWABAN B. Hischprung
C. Ensefalokel
D. Spina Bifida
E. Omfalokel
KUNCI E
PENULIS SOAL Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M.Keb
ASAL Universitas Borneo Tarakan
INSTITUSI
REFERENSI Lockhart, Anita dan Saputra Lyndon. 2014. ASUHAN KEBIDANAN
NEONATUS Normal dan Patologis. Tangerang Selatan BINARUPA
AKSARA Publisher. Alih Bahasa:Andry Hartono.
PEMBAHASAN Omfalokel adalah penomjolan dari usus atau isi perut lainnya melalui akar
pusar yang hanya dilapisi oleh lapisan peritonium (selaput perut) dan tidak
dilapisi oleh kulit. Usus terlihat keluar melalui selaput peritonium yang tipis
dan transparan
SOAL 7
TINJAUAN 1 - Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 - Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 - Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 - Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 - Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi

TINJAUAN 6 - Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 - Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bayi perempuan umur 2 bulan dating ke PMB dibawa oleh ibunya
dengan keluhan pada mulut bayi terdapat bercak putih dan bayi malas
menyusu. Hasil pemeriksaan BB turun 0,3 Kg; S 37,6 C; P 35x/menit; dan
bercak putih sudah membentuk plak terutama pada lidah dan langit-langit.
PERTANYAAN Apakah diagnose yang tepat pada kasus tersebut?

PILIHAN A. Candidiasis
JAWABAN B. Oral Trush
C. Stomatitis
D. Candidiasis Hiperplastik
E. Leukoplokia
KUNCI B
PENULIS SOAL Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M.Keb
ASAL Universitas Borneo Tarakan
INSTITUSI
REFERENSI Lockhart, Anita dan Saputra Lyndon. 2014. ASUHAN KEBIDANAN
NEONATUS Normal dan Patologis. Tangerang Selatan BINARUPA
AKSARA Publisher. Alih Bahasa:Andry Hartono.
Oral thrush atau disebut juga sebagai kandidiasis mulut adalah infeksi
PEMBAHASAN jamur pada mulut yang disebabkan oleh jamur Candida albicans yang
berakumulasi pada lapisan mulut. Ditandai dengan timbulnya lesi berwarna
putih. Biasanya, lesi atau jaringan yang abnormal pada mulut berawarna
putih dan berada di area lidah , langit-langit mulut atau pipi bagian dalam.

Gejala-gejala umum dari oral thrush adalah:


 Luka berwarna putih krem pada lidah, pipi bagian dalam dan
kadang langit-langit mulut, gusi dan amandel.
 Luka yang sedikit menimbul dengan tampilan seperti keju cottage.
 Kemerahan atau nyeri yang cukup parah dan
menyebabkan kesulitan makan atau menelan.
 Sedikit perdarahan jika luka tergesek.
 Pecah-pecah dan kemerahan pada ujung mulut (terutama pada
pengguna gigi palsu).
 Perasaan seperti terdapat kapas pada mulut.
 Kehilangan indera pengecap
SOAL 8
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bidan menolong persalinan secara spontan di Rumah Sakit, bayi
menangis kuat, kulit kemerahan, pergerakan aktif. Hasil pemeriksaan pada
bayi: BB3600 Kg, PB 50 cm, hasil pemeriksaan kulit tampak tanda hitam
kebiruan di sekitar bokong.
PERTANYAAN Apakah diagnose pada kasus tersebut?

PILIHAN A. Nevus flamumeus


JAWABAN B. Nevus Vasculosus
C. Bercak Mongol
D. Verniks Kaseosa
E. Eritema

KUNCI C
PENULIS SOAL Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M.Keb
ASAL Universitas Borneo Tarakan
INSTITUSI
REFERENSI Saputra, Lyndon dan Anita, Lockhart RN. 2014. Asuhan Kebidanan
Neonatus Normal dan Patologis. Jakarta: Binarupa Aksara. Alih Bahasa
oleh Hartono Andry
PEMBAHASAN Bercak Mongol adalah bercak berwarna biru di kulit bayi yang baru
lahir. Bercak Mongol atau congenital dermal melanocytosis biasanya
muncul di area bokong, punggung, tangan, atau kaki. Bercak
Mongol lebih banyak dialami oleh bayi yang berkulit gelap.
Nevus flamumeus: tanda lahir yang rata dengan batass yang jelas dan
berwarna merah ungu. Umumnya ditemukan didaerah wajah.
Nevus Vasculosus: tanda lahir yang kasar dan menonjol dengan batas
yang jelas
Verniks Kaseosa: lapisan berwarna putih seperti keju yang melindungi
tubuh.
Eritema: ruam mukulopapular yang timbulsepintas.
SOAL 9
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang Bayi perempuan lahir 2 jam yang lalu di PMB. Hasil anamnesis:
Bayi menyusu kuat, BAB dan BAK sudah keluar, hasil pemeriksaan : BB
lahir 2400 gram, PB 46 cm, S 36 C, Frekuensi Jantung 130 x/menit, reflek
hisap kuat, dan hasil pemeriksaan fisik konjungtiva berwarna merah
mencolok, secret yang kental dari dalam mata.

PERTANYAAN Apakah Asuhan yang harus diberikan pada bayi?

PILIHAN A. Mejaga kebersihan mata dan kontak fisik dengan bayi


JAWABAN B. Terapi pemberian antibiotic pada bayi secara iv
C. Irigasi mata dengan larutan saline
D. Pemberian salep mata
E. Pengobatan infeksi pada ibu

KUNCI A
PENULIS SOAL Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M.Keb
ASAL Universitas Borneo Tarakan
INSTITUSI
REFERENSI Saputra, Lyndon dan Anita, Lockhart RN. 2014. Asuhan Kebidanan
Neonatus Normal dan Patologis. Jakarta: Binarupa Aksara. Alih Bahasa
oleh Hartono Andry
PEMBAHASAN Oftalmia neonatorum adalah radang konjungtiva yang terjadi pada
neonatus dengan onset munculnya manifestasi dalam 28 hari pertama
kehidupan. Infeksi ini umumnya terjadi pada neonatus selama persalinan
melalui jalan lahir yang terinfeksi. Kejadian oftalmia neonatorum dapat
disebabkan oleh agen infeksius maupun non-infeksius. Penyebab infeksius
seperti bakteri, klamidia dan virus, sedangkan penyebab non-infeksius
adalah bahan kimia yang biasanya diberikan sebagai profilaksis mata pada
bayi baru lahir. 
Hasil pemeriksaan:
 Konjungtiva yang berwarna merah mencolok
 Edema palpebra
 Secret yang purulent dan kental dari dalam mata
 Ulserasi dan destruksi kornea jika tidak diobati

Penanganan:
Asuhan kebidanan:
1. Jaga kehangaran
2. Jaga kebersihan
3. Batasi kontak dengan bayi sehat diruang neonatus
4. Jaga agar bayi terhindar dari infeksi nosocomial
5. Pengobatan infeksi pada ibu
Terapi pengobatan koloborasi dengan dokter untuk:
1. Terapi antibiotic secara iv
2. Pemberian irigasi mata seperti menggunakan larutan saline
SOAL 10
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bidan mengunjungi seorang bayi yang berumur 6 hari. Hasil
Anamnesis: bayi sejak 2 hari yang lalu rewel dan tidak mau menyusu.
Hasil Pemeriksaan : BB 3400 gram, S 38 C, Kulit bayi tampak Kuning di
sekitar Area kepala dan dada, Mulut tampak mencucu, dan tali pusat
berbau, mengeluarkan nanah serta belum pupus.

PERTANYAAN Apakah pencegahan yang dapat dilakukan bidan agar bayi terhindar dari
tetanus neonatorum pada saat proses persalinan?

PILIHAN A. Menggunakan alat persalinan yang steril


JAWABAN B. Pemberian imunisasi TT pada bumil
C. Penkes tentang imunisasi TT
D. Perawatan tali pusat
E. Pemberian penkes proses persalinan

KUNCI A
PENULIS SOAL Nurul Hidayatun Jalilah, S.Si.T., M.Keb
ASAL Universitas Borneo Tarakan
INSTITUSI
REFERENSI Saputra, Lyndon dan Anita, Lockhart RN. 2014. Asuhan Kebidanan
Neonatus Normal dan Patologis. Jakarta: Binarupa Aksara. Alih Bahasa
oleh Hartono Andry
PEMBAHASAN Pencegahan tetanus Neonaturum

Transmisi dari tetanus neonatorum pada persalinan dapat dicegah dengan


meningkatkan cakupan imunisasi, terutama untuk wanita hamil. Selain itu
perlu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya persalinan
yang bersih dan perawatan tali pusat yang baik. Vaksinasi dengan tetanus
toksoid (TT) juga dapat membantu melindungi ibu hamil dari tetanus
maternal selama kehamilan dan persalinan.  

SOAL 11
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan, umur 30 tahun G1P0A0 datang ke Poskesdes
dengan keluhan ingin mengejan dan merasa seperti ingin buang air
besar. Hasil pemeriksaan : pembukaan sudah lengkap, selaput ketuban
(+), kontraksi 4-5x/10’/40”. Bidan kemudian melakukan amniotomi, air
ketuban berwarna jernih.

PERTANYAAN Bagaimanakah dilakukan pencatatan warna air ketuban pada partograf


sesuai kasus diatas?

PILIHAN A. K
JAWABAN B. D
C. M
D. J
E. U

KUNCI (d) J
PENULIS Nurlaili Ramli, S.SiT.MPH
SOAL
ASAL Poltekkes Kemenkes Aceh
INSTITUSI
REFERENSI Kemenkes (2013). Buku Saku Pelayanan Kesehatan ibu di Fasilitas
kesehatan Dasar dan Rujukan : Pedoman bagi Tenaga Kesehatan. Edisi I
Direktur Bina Kesehatan Ibu: Jakarta. Hal 331

Pembahasan Partograf dimulai pada pembukaan 4 cm. Kemudian, petugas harus


mencatat
kondisi ibu dan janin, salah satunya adalah tentang air ketuban, yaitu bila :
U: selaput ketuban utuh, J: air ketuban jernih, M: bercampur mekonium, D:
bercampur darah, K: kering

Sesuai Kasus diatas air ketuban berwarna jernih sehingga ditulis J.


SOAL 12
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan, umur 25 tahun, nifas hari ke 7, ditolong dukun
datang ke Poskesdes dengan keluhan demam dan nyeri diperut, hasil
pemeriksaan : N 100 x/mt, S: 38°C, TD : 110/70 mmHg, P: 25 x/mt,
lokia berbau busuk.
PERTANYAAN Apakah diagnosa yang tepat pada kasus di atas?
PILIHAN A. Lokia alba sanguinolenta
JAWABAN B. Lokia rubra
C. Lokia purulenta
D. Lokia serosa
E. Lokia alba

KUNCI (c) Lokia purulenta


PENULIS SOAL Nurlaili Ramli, S.SiT.MPH
ASAL Poltekkes Kemenkes Aceh
INSTITUSI
REFERENSI Dewi, Yuanita Viva Avia (2020) Buku Ajar Asuhan kebidanan 3, Cetakan I,
Penerbit Mesia Sains Indonesia, Bnadung Hal :28-29
Pembahasan Lokia alba : berwarna putih, > 14 hari berlangsung 2-6 minggu nifas,
mengandung leukosit, sel desidua dan sel epitel, selaput lendir serviks dan
serabut jaringan sel yang mati
Lokia rubra berwarna merah kehitaman, keluar pada hari 1-3 nifas, terdiri
dari darah segar, jaringan sisa plasenta, dinding rahim, lemak bayi, lanugo
dan sisa meconium
Lokia sanginolenta berwarna merah kecoklatan dan berlendir, keluar hari
ke 4-7, sisa darah dan lendir
Lokia serosa berwarna kuning kecoklatan, terjadi pada hari ke 7-14, darah
yang keluar lebih sedikit dan lebih banyak serum, juga terdiri dari leucosit
dan robekan/laserasi plasenta
Lokia purulenta adalah terjadi infeksi, keluar cairan seperti nanah berbau
busuk. Pada kasus ditemukan bahwa terjadi demam yang merupakan
tanda terjadinya infeksi dan lokia berbau busuk.
SOAL 13
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan datang ke poskesdes membawa bayi perempuan
umur 2 bulan. Hasil Anamnesis: bayi sudah 2 hari mengalami diare, BB
lahir 2900 gram, BB sekarang 3500 gram.
PERTANYAAN Apakah Imunisasi yang seharusnya didapat sesuai kasus diatas ?
PILIHAN A. BCG, Polio 1, DPT 1, Hepatitis B2
JAWABAN B. BCG, Hepatitis B1, Polio 1, DPT 2
C. BCG, Hepatitis B1, Polio 2, DPT 2
D. BCG,Polio 1, Hepatitis 2, Campak  
E. DPT, Hepatitis B1, Polio 2, DPT 1, Hib 1

KUNCI (e) DPT, Hepatitis B1, Polio 2, DPT 1, Hib 1


PENULIS Nurlaili Ramli, S.SiT.MPH
SOAL
ASAL Poltekkes Kemenkes Aceh
INSTITUSI
REFERENSI Pusdiklatnakes (2015) Buku Ajar Imunisasi Cetakan ke dua:
Pusdiklatnakes Jakarta Hal 27

Pembahasan Pemberian imunisasi pada usia 2 bulan adalah DPT, Hb, Hib 1 dan polio 2.
Jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :
SOAL 14
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan, umur 36 tahun, G6P5A0 hamil 6 bulan, didatangi
oleh bidan karena tidak pernah memeriksakan kehamilan. Hasil
pemeriksaan : riwayat persalinan ditolong oleh dukun, tidak pernah ber-KB,
anak ke empat mengalami kurang gizi, kebiasaan makan dengan nasi
kecap, anak kelima umur 11 bulan belum pernah diimunisasi dan masih
diberikan ASI,di rumah terdapat banyak sampah, kecoa dan tikus.

PERTANYAAN Apakah tugas keluarga yang sesuai pada kasus diatas?

PILIHAN A. Membantu merawat ibu yang hamil


JAWABAN B. Gotong royong untuk kebersihan rumah
C. Mencari informasi tentang KB yang cocok
D. Mengetahui masalah yang dihadapi keluarga
E. Membawa anaknya untuk segera imunisasi hepatitis
KUNCI (b) Gotong royong untuk kebersihan rumah
PENULIS Nurlaili Ramli, S.SiT.MPH
SOAL
ASAL Poltekkes Kemenkes Aceh
INSTITUSI
REFERENSI Ali & Ariani, (2006) Pengantar keperawatan keluarga Penerbit EGC Jakarta
Hal 12
Pembahasan Salah satu tugas keluarga menurut friedman adalah mengambil keputusan
untuk tindakan kesehatan yang tepat dan mempertahankan suasana
rumah yang menguntungkan untuk kesehatan dan perkembangan
kepribadian anggota keluarga. Karena kondisi rumah dalam keadaan
kurang bersih maka tugas keluarga adalah melakukan gotongroyong untuk
membersihkan rumah.
SOAL 15
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang bayi perempuan, umur 8 hari, dibawa ke RS, dengan keluhan
demam. Hasil anamnesis: bayi rewel dan tidak mau menyusui. Hasil
pemeriksaan KU: jelek, N 90x/menit, P 40 x/menit, S 39 C, mulut mencucu,
otot kaku dan mengalami kejang

PERTANYAAN Apakah Diagnosa yang sesuai kasus di atas?

PILIHAN A. Sepsis
JAWABAN B. Aspiksia
C. Meningitis
D. Kern Ikterus 
E. Tetanus Neonatorum

KUNCI (e) Tetanus Neonatorum


PENULIS Nurlaili Ramli, S.SiT.MPH
SOAL
ASAL Poltekkes Kemenkes Aceh
INSTITUSI
REFERENSI WHO (2009) Buku Saku Pelayanan Kesehatan anak di Rumah Sakit,
Pedoman Bagi Rumah Sakit Tingkat Pertama Di Kabupaten/Kota WHO
Indonesia: Jakarta Hal 27
Pembahasan Untuk penegakan diagnosa harus lebih dulu mengenal gejala/tanda klinis
dari kondisi seorang anak/bayi
Sepsis : Demam atau hipotermi, Syok, sakit berat tanpa jelas penyebabnya
Aspiksia : Terjadi dalam 3 hari setelah dilahirkan, adanya riwayat peralinan
yang sulit
Meningitis : Lemah/letargis, Episode apnu, Kejang, Tangisan melengking,
Ubun-ubun besar tegang/cembung
Kern ikterus : Terjadi dalam 3 hari pertama kehidupan, Ikterus, Pucat,
Infeksi bakterial yang berat
Tetanus Neonatorum : Terjadi pada usia 3 – 14 hari, Bayi rewel, Kesulitan
menyusu, Mulut mencucu/trismus, Otot-otot mengalami kekakuan, Kejang

SOAL 16
TINJAUAN 1 Area kompetensi bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinik dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (afektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan konteks keluarga :
- Remaja
- Pra konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara (KB)
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan :
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Rujukan
- Kegawatdaruratan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan :
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran :
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat

TINJAUAN 7 Setting pelayanan :


- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 28 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 40 minggu,
kala I di BPM ditemani suami, dengan keluhan sering mulas. Hasil
anamnesis : nyeri hingga menjalar ke pinggang, minta digosok pada
bagian yang nyeri. Hasil pemeriksaan : TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit,
S 37◦C, P 24 x/menit, kontraksi 3x/10’/50”, DJJ 135 x/menit, penurunan
3/5, pembukaan 6 cm, selaput ketuban (+).
PERTANYAAN/ Apakah tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut ?
LEAD IN
PILIHAN A. Menganjurkan ibu istirahat
JAWABAN B. Memberikan kompres dingin
C. Mengajarkan relaksasi pernapasan
D. Melibatkan suami dalam manajemen pengurangan nyeri
E. Menjelaskan fisiologi persalinan
KUNCI D. Melibatkan suami dalam manajemen pengurangan nyeri
PENULIS SOAL Eva Zulisa, S.ST., M.Tr.Keb
ASAL INSTITUSI STIKes Muhammadiyah Aceh
REFERENSI Diana S., Mail E., Rufaida Z. 2019. Buku Ajar Asuhan Kebidanan
Persalinan dan Bayi Baru Lahir.
PEMBAHASAN Pijatan dapat membantu meminimalkan nyeri. Manfaat pendamping
(suami atau keluarga) membuat adanya keterlibatan emosi dan
menimbulkan kasih sayang. Oleh karena itu dengan adanya pendamping
maka bidan sangat terbantu dalam memberikan dukungan psikologis
pada ibu serta memberikan pijatan yang dapat membantu ibu lebih rileks
dalam menjalani proses persalinannya.

SOAL 17
TINJAUAN 1 Area kompetensi bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinik dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (afektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan konteks keluarga :
- Remaja
- Pra konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara (KB)
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan :
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Rujukan
- Kegawatdaruratan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan :
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran :
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 24 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 40 minggu,
kala II di BPM ditemani suami, dengan keluhan mulas tak tertahankan.
Hasil anamnesis : merasa gerah, perasaan ingin BAB. Hasil pemeriksaan
: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,8◦C, P 24 x/menit, DJJ 148
x/menit, kontraksi 4x/10’/50”, kepala janin sudah tampak 5-6 cm di vulva.

PERTANYAAN/ Apakah langkah asuhan selanjutnya pada kasus tersebut ?


LEAD IN
PILIHAN A. Memberitahu ibu bahwa perlu dilakukan episiotomi
JAWABAN B. Melibatkan suami untuk memberi minum
C. Memfasilitasi ibu melakukan posisi meneran
D. Memasang sarung tangan DTT
E. Memasukkan oksitosin 10 IU ke dalam spuit
KUNCI C. Memfasilitasi ibu melakukan posisi meneran
PENULIS SOAL Eva Zulisa, S.ST., M.Tr.Keb
ASAL INSTITUSI STIKes Muhammadiyah Aceh
REFERENSI WHO. 2013. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan
Dasar dan Rujukan Bagi Tenaga Kesehatan: Edisi I.
PEMBAHASAN Posisi yang tepat akan mempengaruhi kemampuan ibu untuk meneran.
Seorang bidan hendaknya membiarkan ibu bersalin memilih sendiri posisi
persalinan yang diinginkannya dan bukan berdasarkan keinginan bidan.
Kebebasan untuk memutuskan posisi yang dipilihnya akan membuat ibu
lebih merasa nyaman.

SOAL 18
TINJAUAN 1 Area kompetensi bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinik dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (afektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan konteks keluarga :
- Remaja
- Pra konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara (KB)
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan :
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Rujukan
- Kegawatdaruratan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan :
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran :
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 40 minggu,
kala I di BPM, dengan keluhan sering mulas. Hasil anamnesis : sudah
keluar lendir darah, kontraksi makin sering, memilih berbaring. Hasil
pemeriksaan : TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, S 36,8◦C, P 24 x/menit,
DJJ 135 x/menit, kontraksi 3x/10’/50”, penurunan 2/5, pembukaan 7 cm,
selaput ketuban (+), UUK kiri depan.
PERTANYAAN/ Apakah posisi yang paling tepat pada kasus tersebut ?
LEAD IN
PILIHAN A. Duduk
JAWABAN B. Telentang
C. Miring kanan
D. Miring kiri
E. Setengah duduk
KUNCI D. Miring kiri
PENULIS SOAL Eva Zulisa, S.ST., M.Tr.Keb
ASAL INSTITUSI STIKes Muhammadiyah Aceh
REFERENSI WHO. 2013. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan
Dasar dan Rujukan Bagi Tenaga Kesehatan: Edisi I.

PEMBAHASAN Tidur miring ke kiri membantu sirkulasi darah janin tidak terhambat dan
kerja jantung ibu lebih mudah karena berat badan janin tidak menekan
vena cava inferior.

SOAL 19
TINJAUAN 1 Area kompetensi bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinik dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (afektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan konteks keluarga :
- Remaja
- Pra konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara (KB)
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan :
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Rujukan
- Kegawatdaruratan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan :
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran :
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 19 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 38 minggu,
kala I di puskesmas, dengan keluhan keluar lendir darah. Hasil
pemeriksaan : TD 110/80 mmHg, N 84 x/menit, S 37◦C, P 24 x/menit,
TFU 28 cm, konvergen, kontraksi 3x/10’/40”, DJJ 145 x/menit. Rencana
pasien dirujuk tanpa pemeriksaan dalam terlebih dahulu.
PERTANYAAN/ Apakah alasan yang paling tepat untuk merujuk pada kasus tersebut ?
LEAD IN
PILIHAN A. Usia ibu
JAWABAN B. Masa gestasi
C. His belum adekuat
D. Belum inpartu
E. Penurunan kepala 5/5
KUNCI E. Penurunan kepala 5/5
PENULIS SOAL Eva Zulisa, S.ST., M.Tr.Keb
ASAL INSTITUSI STIKes Muhammadiyah Aceh
REFERENSI WHO. 2013. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan
Dasar dan Rujukan Bagi Tenaga Kesehatan: Edisi I.
PEMBAHASAN Mulai penurunan kepala janin pada primigravida pada usia kehamilan 36
minggu. Hal ini disebabkan akibat mengencangnya otot dinding perut,
tarikan kuat ligamentum yang menyangga rahim, bentuk kepala janin
sesuai dengan pintu atas panggul, gaya berat kepala janin serta karena
adanya kontraksi Braxton Hicks.
Pada kasus terdapat kepala janin belum masuk PAP pada primigravida,
sedangkan usia kehamilan sudah 38 minggu. Perlu dicurigai adanya :
1. Kepala janin lebih besar dari panggul ibu
2. Berat bayi melebihi 4000 gram (makrosomia)
3. Rongga panggul ibu sempit
4. Bayi terlilit tali pusat atau adanya tumor yang menutupi rongga
panggul ibu.
5. Plasenta previa

SOAL 20
TINJAUAN 1 Area kompetensi bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinik dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (afektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan konteks keluarga :
- Remaja
- Pra konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara (KB)
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan :
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Rujukan
- Kegawatdaruratan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan :
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 Sasaran :
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 39 tahun, G4P3A0, usia kehamilan 40
minggu, dalam kala III persalinan di BPM. Pada proses kala II sangat
cepat. Bayi diletakkan di abdomen, tampak darah keluar tiba-tiba dari
vulva. Hasil pemeriksaan : tidak ada janin kedua, fundus keras.
PERTANYAAN/ Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut ?
LEAD IN
PILIHAN A. Melahirkan plasenta
JAWABAN B. Memotong tali pusat
C. Masase fundus
D. Menyuntikkan oksitosin 10 IU secara IM
E. Memeriksa apakah ada janin kedua
KUNCI D. Menyuntikkan oksitosin 10 IU secara IM
PENULIS SOAL Eva Zulisa, S.ST., M.Tr.Keb
ASAL INSTITUSI STIKes Muhammadiyah Aceh
REFERENSI WHO. 2013. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan
Dasar dan Rujukan Bagi Tenaga Kesehatan: Edisi I.
PEMBAHASAN Pada langkah Asuhan Persalinan Normal setelah janin dilahirkan dan
memastikan tidak adanya janin kedua maka tindakan selanjutnya adalah
menyuntikkan oksitosin 10 IU secara intramuskular (IM).

SOAL 21
TINJAUAN 1 - Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 - Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 - Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 - Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 - Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi

TINJAUAN 6 - Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 - Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan usia 30 tahun, G2P1A0, datang ke PMB untuk
melahirkan. Hasil anamnesis, Ibu mengeluh cemas krn jarak kelahiran
sebelumnya 10 tahun. Hasil pemeriksaan TD 110/80 mmHg, N 78x/menit,
P 20x/menit, S 36,7oC, TFU 32 cm, penurunan kepal 3/5, kontraksi
3x10’x30’’. Portio tipis, pembukaan 7 cm, selaput ketuban utuh.
PERTANYAAN Apakah Informasi yang tepat yang diberikan pada kasus tersebut
PILIHAN A. Nutrisi
JAWABAN B. Manajemen nyeri
C. Perubahan kontraksi
D. Adaptasi Psikologis
E. Proses kemajuan persalinan
KUNCI E. Proses kemajuan persalinan
PEMBAHASAN Ibu mengalami gangguan psikologi dalam perjalanan persalinan kala 1
yaitu kecemasan, dimana menurut Mc Nerney and Grenberg menyebutkan
kecemasan merupakan sebagai reaksi fisik, mental, kimiawi dari tubuh
terhadap situasi yang menakutkan, mengejutkan, membingungkan,
membahayakan dan merisaukan seseorang Informasi tentang kesehatan
mempengaruhi seseorang dalam hal upaya mengatasi kecemasan dalam
menghadapi persalinan kala I yang disebabkan karena tidak atau
kurangnya memperoleh informasi yang kuat. Akibat yang dapat terjadi bila
ibu tidak dapat mengetahui persalinan kala I maka ibu akan merasa cemas
dan gelisah, kalau ibu sudah punya pengetahuan mengenai hal ini,
biasanya ibu akan lebih percaya diri menghadapinya.
PENULIS Sitti Sarifah Kotarumalos, SST., M.Keb
SOAL
ASAL Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku
INSTITUSI
REFERENSI Astria, Y. Nurbaeti, I. Rosidati, C. (2009). Hubungan karakteristik ibu hamil
trimester III dengan kecemasan dalam menghadapi persalinan.
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=23594&val=1401.
Diunduh 08 Maret 2021

SOAL 22
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan usia 40 tahun G3P2A0, hamil 28 Minggu datang ke
PMB diantar oleh suami dengan keluhan susah tidur dan sakit kepala yang
hebat. Hasil anamnesis: sebelum hamil ada riwayat tekanan darah tinggi.
Hasil Pemeriksaan TD 160/100 mmHg, N 80x/m. S 36 oC, TFU 26 cm.
ekstremitas tidak ada oedem dan protein urine (-)
PERTANYAAN Diagnosis apakah yang tepat pada kasus diatas?
PILIHAN A. Eklamsi
JAWABAN B. Preeklampsia
C. Hipertensi Kronis
D. Hipertensi Gestasional
E. Superimposed Preeklampsia
KUNCI C. Hipertensi Kronis
PEMBAHASAN a. Eklamsi adalah preeklamsi yang disertai dengan kejang-kejang
sampai dengan koma.
b. Preeklamsi adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu
kehamilan disertai dengan proteinuria.
c. Hipertensi kronik adalah hipertensi yang timbul sebelum usia
kehamilan 20 minggu atau hipertensi yang pertama kali didiagnosis
setelah umur kehamilan 20 minggu dan hipertensi menetap sampai
12 minggu pasca persalinan.
d. Hipertensi gestasional (transient hypertensi) adalah hipertensi yang
timbul pada kehamilan tanpa disertai proteinuria dan hipertensi
e. Superposed preeklamsi adalah hipertensi kronik di sertai tanda-tanda
preeklamsi atau hipertensi kronik disertai proteinuria.
PENULIS SOAL Sitti Sarifah Kotarumalos, SST., M.Keb
ASAL Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku
INSTITUSI
REFERENSI Lisnawati, lilis. 2013. Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal
Neonatal.Jakarta: CV Trans Infomedia

SOAL 23
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang ibu perempuan usia 40 tahun, P4A0 datang bersama dengan
suami ke PKM. Hasil anamnesis : ingin mendapatkan informasi tentang
metode kontrasepsi. Ibu Tidak ingin hamil lagi. Ibu tersebut ingin suaminya
yang mengikuti program KB. Hasil pemeriksaan Hasil Pemeriksaan TD
120/80 mmHg, N 80x/m. S 37oC.
PERTANYAAN Apakah jenis kontrasepsi yang sesuai pada kasus diatas?
PILIHAN A. IUD
JAWABAN B. Implant
C. Kondom
D. Tubektomi
E. Vasektomi
KUNCI E. Vasektomi
PEMBAHASAN Kontrasepsi bagi pria adalah:
a. Kondom adalah kontrasepsi pertama kali ditemukan yang dibuat dari
lateks yang dipasang dan membungkus keseluruhan panjang penis
yang ereksi. Kondom bekerja sebagai sawar yang mencegah
pertemuan sperma dan ovum dan terjadinya kehamilan. Efektivitas
kondom bervariasi, tetapi penggunaan yang cermat dan konsisten
mencapai efektivitas sampai 98% atau serendahnya 85%.
b. Senggama terputus adalah penarikan penis dari vagina sebelum
ejakulasi diluar dari vagina wanita selama koitus. Efektivitas
sanggama terputus bervariasi, tetapi penggunaan yang cermat dan
konsisten mencapai efektivitas sampai 96% untuk mencegah
kehamilan.
c. Vasektomi Vasektomi adalah pemotongan vas deferens, yang
merupakan saluran yang mengangkut sperma dari epididimis di dalam
testis ke vesikula seminalis. Dengan memotong vas deferens, sperma
tidak mampu diejakulasikan dan pria akan menjadi tidak subur setelah
vas deferens bersih dari sperma, yang memakan waktu sekitar tiga
bulan. Angka kegagalan langsungnya adalah 1 dalam 1000, angka
kegagalan lanjutnya adalah antara 1 dalam 3000 dan 1 dalam 7000.
Melalui konseling yang efektif dan adanya Informed Choice dan
Informed Consent maka setiap laki-laki dapat menggunakan
vasektomi melalui prosedur operatif minor dengan syarat sebagai
berikut:
1) Merasa cukup memiliki sejumlah anak (minimal 2 anak, usia anak
terkecil berusia ≥ 1 tahun).
2) Bahagia dalam perkawinan.
3) Ingin metode kontrasepsi yang permanen.
4) Mendapat persetujuan dari pasangannya.
5) Usia muda (minimal ≥ 25 tahun) dan menengah
PENULIS SOAL Sitti Sarifah Kotarumalos, SST., M.Keb
ASAL Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku
INSTITUSI
REFERENSI Manuaba, IAC. 2012. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk
Pendidikan Bidan. Edisi kedua. Jakarta: EGC

SOAL 24
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang wanita, umur 30 tahun, GIP0A0 hamil 16 minggu, datang ke
BPM, mengeluh ada perdarahan sedikt keluar ada gelembung keluar
melalui jalan lahir. Hasil anamnesis: mual muntah 4-6x sehari. Hasil
pemeriksaan TD 120/80mmHg, N 70x/menit, S 36,8°C, DJJ (-).
PERTANYAAN Diagnosa apakah pada kasus tersebut?
PILIHAN A. Kehamilan ektopik
JAWABAN B. Abortus Iminiens
C. Solusio plasenta
D. Plasenta previa
E. Molahidatidosa
KUNCI E. Molahidatidosa
PEMBAHASAN Terjadinya perdarahan pada kehamilan muda memberikan suatu
kemungkinan diagnosis yang bermacam-macam. Untuk memastikan
apakah yang terjadi pada wanita tersebut, Anda harus melakukan
penilaian klinik berdasar tanda dan gejala di bawah ini:
A. Kehamilan ektopik : ialah terjadinya implantasi (kehamilan) diluar
kavum uteri.
B. Abortus Iminiens : Perdarahan per vaginam dengan atau tanpa nyeri
perut, serviks masih dalam keadaan tertutup, dan janin masih hidup
dan berada dalam uterus (viable). 
C. Solusio plasenta : plasenta terlepas dari dinding rahim bagian dalam
sebelum proses persalinan.
D. Plasenta previa : Kondisi ketika plasenta berada di bagian bawah
rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir. Selain
menutupi jalan lahir, plasenta previa dapat menyebabkan perdarahan
hebat, baik sebelum maupun saat persalinan
E. Molahidatidosa : Massa jaringan yang tumbuh di dalam rahim
(uterus) yang tidak berkembang menjadi bayi karena hasil
pembuahan yang tidak normal. Pada mola hidatidosa tidak dijumpai
adanya janin, dan kavum uteri atau rongga rahim hanya terisi oleh
jaringan yang tumbuh berganda berupa gelembung-gelembung
kecil yang mengandung banyak cairan sehingga menyerupai buah
anggur atau mata ikan sehingga sering disebut hamil anggur.
Kelainan ini merupakan neoplasma trofoblas yang jinak. 
PENULIS SOAL Sitti Sarifah Kotarumalos, SST., M.Keb
ASAL Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku
INSTITUSI
REFERENSI Lisnawati, lilis. 2013. Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal
Neonatal.Jakarta: CV Trans Infomedia

SOAL 25
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang wanita, umur 20 tahun, datang ke PKM dengan keluhan keluar
cairan kental, seperti nanah dari jalan lahir sejak 4 hari yang lalu dan nyeri
saat BAK, hasil pemeriksaan : TD 1100/80mmHg, N 70x/menit, S 37°C, P
20x/menit. Tidak ada pembesaran abdomen, vulva tampak pengeluaran
cairan putuh kekunungan, erosi pada daerah serviks.
PERTANYAAN Diagnosa apakah pada kasus tersebut?
PILIHAN A. HIV
JAWABAN B. Sifilis
C. Gonorhoe
D. HSV tipe 2
E. Candida albicans
KUNCI C. Gonorhea
PEMBAHASAN Gonore merupakan semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri
Neisseria gonorrhoeae yang bersifat purulen dan dapat menyerang
permukaan mukosa manapun di tubuh manusia. Erosi pada servis
menunjukkan organ tubuh yang mengalami infeksi. Infeksi yang terjadi
pada permukaan selaput lendir leher rahim tersebut, menyebabkan kondisi
keradangan yang seringkali tidak disadari/dirasakan oleh penderita,
apabila bergejala akan menghasilkan duh tubuh atau cairan kental
kekuningan yang tampak pada kemaluan
PENULIS SOAL Sitti Sarifah Kotarumalos, SST., M.Keb
ASAL Prodi Kebidanan Saumlaki Poltekkes Kemenkes Maluku
INSTITUSI
REFERENSI Manuaba, IAC. 2012. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk
Pendidikan Bidan. Edisi kedua. Jakarta: EGC

SOAL 26
TINJAUAN 1 - Area Kompetensi Bidan :
- Etik legal dan keselamatan pasien
- Komunikasi efektif
- Pengembangan diri dan profesionalisme
- Landasan ilmiah praktik kebidanan
- Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
- Promosi kesehatan dan konseling
- Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 - Domain :
- Kognitif
- Psikomotor (prosedural knowledge)
- Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 - Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
- Remaja
- Pra-konsepsi
- Hamil
- Bersalin
- Nifas
- Masa antara
- Perimenopause
- Bayi baru lahir
- Bayi dan balita
TINJAUAN 4 - Lingkup praktik bidan
- Fisiologis
- Deteksi komplikasi
- Kegawatdaruratan
- Rujukan
TINJAUAN 5 - Manajemen asuhan:
- Pengkajian
- Diagnosis
- Perencanaan
- Penatalaksanaan
- Evaluasi
TINJAUAN 6 - Sasaran:
- Individu
- Keluarga
- Masyarakat
TINJAUAN 7 - Setting pelayanan :
- Komunitas
- Klinik/ unit kesehatan
- Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan usia 25 tahun P1A1 datang ke Puskesmas ingin
ber-KB. Hasil Anamnesis : ibu belum haid sejak 2 bulan nifas, masih
menyusui dan belum melakukan hubungan seksual. Hasil Pemeriksaaan :
KU : Baik, TD 110/ 70 mmHg, N 80x/menit, P 24x/menit S 36,5˚C
Abdomen = tidak ada pembesaran uterus.

PERTANYAAN Tindakan apakah yang tepat dilakukan bidan pada kasus tersebut ?

PILIHAN A. Melakukan PP Test


JAWABAN B. Melakukan informed consent
C. Menyarankan menunggu haid
D. Memberikan pilihan kontrasepsi
E. Melakukan anamnesa pra penggunaan KB

KUNCI D
PENULIS SOAL Maslikhah, S.Si.T, M.Kes
ASAL Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
INSTITUSI
REFERENSI Sulistyawati. 2011. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta : Salemba
Medika.
PEMBAHASAN Ibu post partum 2 bulan belum mengalami menstruasi dan masih
menyusui adalah suatu hal fisiologis, walaupun ibu belum memasuki masa
subur, tetapi ibu disarankan untuk mengikuti program KB. Tahapan dalam
melakukan konseling Kb adalah memberikan pilihan kontrasepsi.
Pemberian pilihan kontrasepsi kepada klien dengan menyesuaikan kondisi
kesehatan dan pilihan kontrasepsi yang diinginkan.

SOAL 27
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 26 tahun P1A0 datang ke RS dengan keluhan
luka dibagian alat kelaminnya. Hasil anamnesis : suami bekerja di luar
kota. Hasil pemeriksaan : TD110/70 mmHg N 82 x/menit P 24 x/menit S
37 ̊C, pada alat kelamin terdapat bintil-bintil seperti jenger ayam.
PERTANYAAN Diagnosis apakah yang mungkin pada kasus tersebut?
PILIHAN a. Gonorhoe
JAWABAN b. Sifilis primer
c. Sifilis sekunder
d. Sifilis tersier
e. Herpes genitalis
KUNCI C
PENULIS SOAL Maslikhah, S.SiT, M.Kes
ASAL Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
INSTITUSI
REFERENSI Widyastuti Yani dkk.2009.Kesehatan Reproduksi.Yogyakarta:Fitramaya
PEMBAHASAN Sifilis merupakan salah satu jenis infeksi menular seksual (IMS) atau biasa
disebut raja singa sebagai nama lainnya. Dengan penyebab bakteri
treponema Pallidum. Sifilis sekunder terjadi beberapa minggu setelah
luka menghilang, dengan ruam yang terdapat di bagian tubuh manapun
khususnya di telapak tangan dan kaki. Ditambah dengan penyakit flu, rasa
lelah, sakit kepala, nyeri pada persendian dan demam umumnya menjadi
contoh gejala lain yang dialami pengidap

SOAL 28
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
a. Klinik/ unit kesehatan
b. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan, umur 35 tahun P2A0, akseptor pil kombinasi selama
4 tahun, datang ke bidan dengan keluhan ingin mendapatkan pil ulangan.
Hasil Anamnesis : ibu baru saja di rawat di RS karena penyakit jantung.
Hasil Pemeriksaan : TD 90/60 mmHg, N 82 x/menit S 36 ̊C P 24 x/menit

PERTANYAAN Tindakan apakah yang dilakukan bidan pada kasus diatas?

PILIHAN A. Konseling penyakitnya


JAWABAN B. Konseling pil kombinasi
C. Konseling tentang rujukan
D. Konseling kontrasepsi yang lain
E. Konseling jadwal kunjungan ulang
KUNCI D
PENULIS SOAL Maslikhah, S.SiT, M.Kes
ASAL Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
INSTITUSI
REFERENSI Sulistyawati. 2011. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta : Salemba
Medika.
PEMBAHASAN Wanita yang tidak diperbolehkan menggunakan pil kombinasi adalah
wanita yang memiliki penyakit jantung. karena pil kombinasi mengandung
hormon estrogen dan progestron dapat memperberat kerja jantung,
Sehingga wanita yang memiliki penyakit jantung dianjurkan untuk
menggunakan alat kontrasepsi yang tidak mengandung hormonal.

SOAL 29
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a. Remaja
b. Pra-konsepsi
c. Hamil
d. Bersalin
e. Nifas
f. Masa antara
g. Perimenopause
h. Bayi baru lahir
i. Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 18 tahun datang ke PMB dengan keluhan dari
kemaluan keluar berbau. Hasil Anamnesis alat kemaluan terasa panas
sejak 5 hari yang lalu, perempuan tersebut selalu membersihkan
kemaluannya menggunakan sabun. Hasil pemeriksaan : TD 110/70
mmHg, N 80 x/menit S 37,8 ̊C, P 24x/menit, Vulva tampak kemerahan,
terdapat cairan berwarna putih kental dan berbau.
PERTANYAAN Apakah kemungkinan penyebab dari keadaan pada kasus diatas?
PILIHAN A. Mendekati ovulasi
JAWABAN B. Pengaruh estrogen
C. Keturunan/herediter
D. Pengaruh progesteron
E. Pemakaian antiseptic terlalu lama
KUNCI E
PENULIS SOAL Maslikhah, S.SiT, M.Kes
ASAL Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
INSTITUSI
REFERENSI Eva Ellya S.2010.Trans Info Medika Jakarta
PEMBAHASAN Tanda gejala dari fluor albus ( keputihan) yang patologis adalah keputihan
berbaru,berwarna putih kental, vulva tampak kemerahan. berdasarkan
data diatas pemicu dari keputihan adalah penggunaan antiseptik terlalu
lama.

SOAL 30
TINJAUAN 1 Area Kompetensi Bidan :
a. Etik legal dan keselamatan pasien
b. Komunikasi efektif
c. Pengembangan diri dan profesionalisme
d. Landasan ilmiah praktik kebidanan
e. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
f. Promosi kesehatan dan konseling
g. Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan
TINJAUAN 2 Domain :
a. Kognitif
b. Psikomotor (prosedural knowledge)
c. Konatif (apektif knowledge)
TINJAUAN 3 Siklus kesehatan reproduksi perempuan dalam konteks keluarga :
a.Remaja
b.Pra-konsepsi
c.Hamil
d.Bersalin
e.Nifas
f.Masa antara
g.Perimenopause
h.Bayi baru lahir
i.Bayi dan balita
TINJAUAN 4 Lingkup praktik bidan
a. Fisiologis
b. Deteksi komplikasi
c. Kegawatdaruratan
d. Rujukan
TINJAUAN 5 Manajemen asuhan:
a. Pengkajian
b. Diagnosis
c. Perencanaan
d. Penatalaksanaan
e. Evaluasi

TINJAUAN 6 Sasaran:
a. Individu
b. Keluarga
c. Masyarakat
TINJAUAN 7 Setting pelayanan :
a. Komunitas
b. Klinik/ unit kesehatan
c. Rumah sakit
VIGNETTE Seorang perempuan umur 26 tahun P1A0 datang ke PMB ingin menjadi
akseptor KB. Hasil Anamesis : anak pertama umur 2 tahun, ingin
menggunakan KB pil yang haidnya tetap teratur dan saat ini masih haid
hari pertama. Hasil pemeriksaan : TD 120/70 mmHg, N 82 x/menit, S 36,6
̊C, P 24 x.menit, BB 52 kg

PERTANYAAN Kapankah alat kontrapsepsi tersebut dapat mulai digunakan pada kasus
diatas?

PILIHAN A. Menunggu haid selesai, setelah itu minum pil sampai habis
JAWABAN B. Dapat langsung minum pil tanpa perlindungan kontrasepsi lain
C. Dapat langsung minum pil dengan perlindungan kontrasepsi lain
D. Menunggu haid berikutnya, sementara memakai kontrasepsi lain
E. Menunggu haid berikutnya, sementara tidak berhubungan seksual

KUNCI B
PENULIS SOAL Maslikhah, S.SiT, M.Kes
ASAL Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
INSTITUSI
REFERENSI Sulistyawati. 2011. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta : Salemba
Medika.
PEMBAHASAN KB Pil Kombinasi dapat digunakan bagi peremuan yang sudah tidak
menyusui secara ekslusif. karena kasus diatas menginginkan KB Pil,
sehingga alternatifnya adalah Pil Kombinasi yang berisi hormon etsrogen
dan progesteron. Waktu mulai penggunaan KB Pil Kombinasi adalah
diminum pada saat menstruasi. sehingga jawabannya adalah dapat
langsung minum Pil tanpa perlindungan Alat Kontrasepsi.