Anda di halaman 1dari 2

1.

Setiap kebutuhan pelanggan bisa diterjemahkan ke dalam bentuk ketidakapastian


permintaan tak langsung (implied demand uncertatainty). Apakah perbedaaan antara
demand uncertainty dan implied demand uncertainty, berikan penjelasan dan
sertakan contoh!

2. Apa yang menyebabkan munculnya kurang koordinasi dalam rantai pasok, dan
apa akibatnya? Apakah kurangnya koordinasi ini dapat disebabkan oleh Bullwhip
Effect? Jelaskan

Jawaban :

1. Perlu dibedakan antara demand uncertainty dan implied demand


uncertainty.Demand uncertainty mencerminkan ketidakpastian dari permintaan
pelanggan untuk suatu produk. Sementara implied demand uncertainty adalah
gabungan ketidakpastian antara permintaan dalam rantai pasokan dengan
kelengkapan yang diinginkan pelanggan. Contohnya, perusahaan yang memasok
sebuah produk hanya untuk melayani order darurat akan menemui implied
demand uncertainty yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang
memasok produk yang sama tetapi mempunyai lead time yang panjang.

2. Kurangnya Koordinasi Rantai Pasokan dan Bullwhip Effect

Koordinasi dalam rantai pasokan akan meningkat apabila semua tingkatan dalam
rantai pasokan melakukan kegiatan yang meningkatkan profit rantai pasokan
secara bersamaan. Kurangnya koordinasi muncul karena setiap tingkatan yang
berbeda dalam rantai pasokan mempunyai tujuan yang saling bertentangan atau
karena perpindahan informasi antar tahapan tertunda atau berubah. Setiap
tingkatan yang berbeda dalam rantai pasokan mungkin memiliki tujuan yang
bertentangan apabila setiap tingkatan mempunyai pemilik yang berbeda.
Hasilnya, masing-masing tingkatan berusaha memaksimalkan keuntungannya,
sehingga melakukan kegiatan yang dapat mengurangi profit total rantai
pasokan. Informasi dapat berubah sepanjang perpindahan dalam rantai pasokan
karena informasi lengkap tidak disampaikan antara tingkatan. Distorsi informasi ini
semakin besar karena saat ini rantai pasokan memproduksi beberapa jenis
produk dalam jumlah besar. Sebagai contoh, perusahaan Ford memproduksi
beberapa produk yang berbeda dengan banyak pilihan setiap modelnya. Semakin
banyaknya jenis menimbulkan kesulitan bagi Ford untuk mengkoordinasikan
penukaran informasi dengan ribuan pemasok dan dealer. Tantangan rantai pasokan
saat ini yaitu mencapai koordinasi dengan banyak kepemilikan dan meningkatkan
jenis produk. Beberapa perusahaan mengamati bullwhip effect dimana terjadi
fluktuasi dalam peningkatan pesanan dalam tingkatan rantai pasokan dari ritel
ke wholesaler ke perusahaan ke pemasok. Bullwhip effect mengubah informasi
permintaan dalam rantai pasokan, dimana setiap tingkatan mempunyai
estimasi permintaan yang berbeda. Hasilnya adalah rantai pasokan yang tidak
terkoordinasi.

Sumber: Guritno, Adi Djoko.(2019).Manajemen Rantai Pasokan.Edisi2.Tangerang


Selatan: Universitas Terbuka