Anda di halaman 1dari 4

TUGAS RESUME

PERAWATAN KOLOSTOMI

Oleh :
Anggy Dyayu Nur Wardhini
1120020106

FASILITATOR :
Erika Marting Wardani.,S.Kep.,Ns.,M.Ked.Trop

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
2021
SOP Perawatan Kolostomi
PERAWATAN KOLOSTOMI

A. Pengertian
Perawatan kolostomi adalah membersihkan stoma kolostomi, kulit sekitar
stoma, dan mengganti kantong kolostomi secara berkala sesuai kebutuhan.
Sebuah lubang buatan yang dibuat oleh dokter ahli bedah pada dinding
abdomen untuk mengeluarkan feses.
Pembuatan lubang sementara atau permanen dari usus besar melalui dinding
perut untuk mengeluarkan feses.
Lubang yang dibuat melalui dinding abdomen ke dalam kolon iliaka untuk
mengeluarkan feses.
B. Tujuan
1. Menjaga kebersihan pasien
2. Mencegah terjadinya infeksi
3. Mencegah iritasi kulit sekitar stoma
4. Mempertahankan kenyamanan pasien dan lingkungannya
C. Indikasi pemasangan kolostomi
Indikasi colostomy yang permanen yaitu pada penyakit usus yang ganas seperti
carsinoma pada usus dan kondisi infeksi tertentu pada colon :
1. Trauma kolon dan sigmoid
2. Diversi pada anus malformas
3. Diversi pada penyakit Hirschsprung
4. Diversi untuk kelainan lain pada rekto sigmoid anal kanal
D. Kontra indikasi pemasangan kolostomi
Keadaan umum tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi.
E. Persiapan pasien
1. Memberi penjelasan pada pasien tentang tujuan tindakan, dll
2. Mengatur posisi tidur pasien (supinasi)
3. Mengatur tempat tidur pasien dan lingkungan pasien (menutup gorden
jendela, pintu, memasang penyekat tempat tidur (k/P), mempersilahkan
keluarga untuk menunggu di luar kecuali jika diperlukan untuk belajar
merawat kolostomi pasien
F. Persiapan alat
1. Colostomy bag atau cincin tumit, bantalan kapas, kain berlubang, dan kain
persegi empat
2. Kapas sublimate/kapas basah
3. Cairan NacL dan air hangat
4. Kapas kering atau tissue
5. 1 pasang sarung tangan steril
6. Kantong untuk balutan kotor
7. Baju ruangan / celemek
8. Bethadine (bila perlu) bila mengalami iritasi
9. Zink salep
10. Perlak dan alasnya
11. Plester dan gunting
12. Bila perlu obat desinfektan
13. Bengkok
14. Set ganti balut
G. Prosedur kerja
1. Cuci tangan
2. Gunakan sarung tangan
3. Letakkan perlak dan alasnya di bagian kanan atau kiri pasien sesuai letak
stoma
4. Meletakkan bengkok di atas perlak dan didekatkan ke tubuh pasien
5. Mengobservasi produk stoma (warna, konsistensi, dll)
6. Membuka kantong kolostomi secara hati-hati dengan menggunakan pinset
dan tangan kiri menekan kulit pasien
7. Meletakan colostomy bag kotor dalam bengkok
8. Melakukan observasi terhadap kulit dan stoma
9. Membersihkan colostomy dan kulit disekitar colostomy dengan kapas
sublimat / kapas hangat (air hangat)/ NaCl
10. Mengeringkan kulit sekitar colostomy dengan sangat hati-hati
menggunakan kassa steril
11. Memberikan zink salep (tipis-tipis) jika terdapat iritasi pada kulit sekitar
stoma
12. Menyesuaikan lubang colostomy dengan stoma colostomy
13. Menempelkan kantong kolostomi dengan posisi vertical/horizontal/miring
sesuai kebutuhan pasien
14. Memasukkan stoma melalui lubang kantong kolostomi
15. Merekatkan/memasang kolostomy bag dengan tepat tanpa udara
didalamnya
16. Merapikan klien dan lingkungannya
17. Membereskan alat-alat dan membuang kotoran
18. Melepas sarung tangan
19. Mencuci tangan
20. Membuat laporan