Anda di halaman 1dari 1

Seorang pasien wanita 74 tahun di bawa ke RS dengan keluhan sesak napas

yang makin lama makin memburuk, orthopnoea dan oedema pergelangan kaki selama
3 minggu. Dokter umum pasien telah meresepkan coamoxiclav oral dan
bendrofluazide/thiazide. Pasien menderita dispepsia, meningkat selama beberapa
minggu terakhir, dan dokter umum telah menemukan adanya murmur. Suhu tubuh
pasien normal, tetapi ada gejala takipnea (RR= 25); dengan nadi volume kecil. Tekanan
darah saat duduk 110/70 mm Hg. Apeks kordis berada di garis aksila anterior dan garis
parasternal menonjol. Murmur pansistolik terdengar dan inspirasi pada akhir ronki
terdengar di kedua lapang paru-paru. Ada edema sakral. EKG menunjukkan sinus
tachycardia (110 per menit) dengan gelombang Q pada antero-lateral (infark lama) dan
sinar-X dada menunjukkan kardiomegali dan edema interstisial. Lab kimia rutin
menunjukkan Na + 128 mmol L-1; K + 5,8 mmol L-1; urea 9 mmol L-1; kreatinin 155
mmol L-1.Serangkaian creatine kinase normal. Ekokardiografi menunjukkan dilatasi hati
(left ventricular end diastolic distension (LVEDD) 650 mm) dengan hypokinesis anterior
dan septum dan dilatasi apeks. Dinding posterior berkontraksi dengan sangat kuat.
Terdapat regurgitasi mitral dengan aliran tinggi dengan ukuran atrium kiri normal.
TUGAS KASUS 1
1. Buatlah asuhan keperwtan selama 3 hari
2. Buatlah Web Of Causation (WOC) untuk kasus ini