Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL SKRIPSI

Pengaruh Debt To Equity Ratio (DER), Return On Equity (ROE),


Good Corporate Governance dan Inflasi Dalam Memprediksi
Financial Distress Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Di
Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018

Disusun Oleh :
Almaliyana
RRC1C016011

Pembimbing Skripsi :
Dr. Ilham Wahyudi, SE., M.Si.
Dra. Susfa Yetti, M.Si.Ak.CA
FENOMENA
BUMN merupakan penyangga ekonomi nasional dan penyumbang
pendapatan negara selain pajak. Karena itu kinerja BUMN harus
ditingkatkan secara terus menerus

Perusahaan penerima penghargaan Indonesia Good Corporate


Award Tahun 2017 Kategori Sektor BUMN Go Public
Peringkat Perusahaan
1 PT. Aneka Tambang (Persero), Tbk
2 PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk
3 PT. Timah (Persero), Tbk
4 PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk
5 PT. Adhi Karya (Persero) Tbk
6 PT. Wijaya Karya (Persero), Tbk
7 PT. PGN (Persero), Tbk
8 PT. Kimia Farma (Persero), Tbk
9 PT. Bukit Asam (Persero), Tbk
10 PT. Semen Baturaja (Persero), Tbk
Sumber : Merdeka.com
Tingkat Inflasi Tahun ke Tahun
2016-2018
Tahun Tingkat Inflasi
2016 3.02 %
2017 3.61 %
2018 3.13 %
Sumber : www.bumn.go.id (2019) Sumber : Bps.go.id 2
TINJAUAN PUSTAKA

1. Neraca
2. Laporan Laba
1. Transparency
Rugi
Good 2. Accountability
Laporan 3. Laporan
Corporate 3. Responsibility
Keuangan Perubahan Modal
Governance 4. Independency
4. Laporan Arus Kas
5. Fairness
5. Catatan Atas
Laporan
Keuangan
Inflasi
1. Rasio Likuiditas
2. Rasio Aktivitas 1. Economic Failure
3. Rasio Leverage 2. Bussines Failure
Analisis 4. Rasio Profitabilitas 3. Technical
Financial
Rasio 5. Rasio Pasar Insolvency
Rasio dalam penelitian Distress 4. Insolvency in
Keuangan
ini : Bankrupty
Debt to Equity Ratio 5. Legal Bankrupty
(DER) dan Return on
Equity (ROE)
3
KERANGKA PEMIKIRAN MODEL PENELITIAN

4
HIPOTESIS PENELITIAN

H1 : Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity


(ROE), Good Corporate Governance (GCG)
dan Inflasi secara simultan berpengaruh
signifikan terhadap Financial Distress.
H2 : Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh
signifikan terhadap Financial Distress.
H3 : Return on Equity (ROE) berpengaruh
signifikan terhadap Financial Distress.
H4 : Good Corporate Governance (GCG)
berpengaruh signifikan terhadap Financial
Distress.
H5 :Inflasi berpengaruh signifikan terhadap
Financial Distress.

5
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis Data :
Data Sekunder

Jenis dan Sumber


Sumber Data :
Jenis Penelitian Penelitian Kuantitatif Data • Website Bursa Efek
Indonesia
• Website BUMN
Objek Penelitian : • Website
Debt to Equity Ratio
Perusahaan
(DER), Return on Equity
(ROE), Good Corporate
Bersangkutan
Governance (GCG) dan • Website BPS
Inflasi serta pengaruhnya
terhadap Financial
Objek & Subjek Distress. Metode
Studi Pustaka
Penelitian Pengumpulan Data
Subjek Penelitian :
Perusahaan BUMN yang
terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI)

6
Populasi Penelitian :
perusahaan BUMN yang
terdaftar di Bursa Efek
Jumlah
No Keterangan
Indonesia (BEI) dari Perusahaan
tahun 2016 sampai
dengan 2018. 1 Perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 20
Dikurangi perusahaan BUMN yang tidak bertahan selama
2 (4)
Populasi & Sampel periode penelitian (2016-2018)
Sampel Penelitian : Dikurangi Perusahaan yang memiliki laporan keuangan tahunan
Jenis sampling yang 3 0
digunakan di dalam
tidak berakhir pada 31 Desember dan belum diaudit
penelitian ini adalah Dikurangi Perusahaan yang tidak mempublikasikan laporan
4 0
nonprobability sampling keuangan selama periode penelitian
dengan menggunakan Jumlah 16
teknik purposive
sampling Sumber : BEI 2016-2018 yang telah di sampel

7
VARIABEL & DEFINISI Variabel Indikator Pengukuran Skala
Z = 6,56 X1 + 3,26 X2 + 6,72 X3 + 1,05 X4
OPERASIONAL
Ket :
Modal kerja neto
Financial Distress (Y) X1 = Total aset Rasio
(Altman,dkk, 1995) Saldo laba
X2 = Total aset
EBIT
X3 = Total aset
NP thd ekuitas
X4 = NB thd total liabilitas

Debt to Equity Ratio (X1) Total Hutang


Modal Sendiri Rasio
(Harjito dan Martono, 2012).

Return on Equity (X2) Laba bersih setelah pajak


Rasio
(Harjito dan Martono, 2012). Modal Sendiri

Metode Self Assesment dengan Klasifikasi kualitas penerapan Good


Corporate Governance BUMN menurut SK-16-S.MBU-2012 dan SEOJK No
13/SEOJK.03/2017 untuk Perbankan yang diberi skor sebagai berikut :
Good Corporate Governance (X3) *Kategori peringkat Sangat Baik akan diberi skor 5
Interval
(FCGI, 2002) *Kategori peringkat Baik akan diberi skor 4
*Kategori peringkat Cukup Baik akan diberi skor 3
*Kategori peringkat Kurang Baik akan diberi skor 2
* Kategori peringkat Tidak Baik akan diberi skor 1

𝑘 𝑃𝑛𝑖
𝑖=1𝑃 𝑃 𝑛−1 𝑖 𝑄𝑜𝑖
𝑛−1 𝑖
𝐼𝑛 = 𝑘 𝑃 𝑄 x 100
𝑖=1 𝑜𝑖 𝑜𝑖

Ket :
Inflasi (X4)
In = Indeks periode ke-n Rasio
(Laspeyres, 1871)
Pni = Harga jenis barang i, periode ke-n
P(n-1)i = Harga jenis barang i, periode ke-(n-1)
P(n-1)i Qoi = Nilai konsumsi jenis barang i, periode ke-(n-1)
Poi Qoi = Nilai konsumsi jenis barang i pada tahun dasar
K = Jumlah jenis barang paket komoditas
8
METODE ANALISIS DATA

Uji Normalitas

Uji Heteroskedastisitas
Pengujian Asumsi Klasik

Uji Multikolinearitas
Stastistik Deskriptif

Uji Autokorelasi

Analisis Regresi Linier Koefisien Determinasi (𝑅 2 )


Berganda

Pengujian Hipotesis Uji Simultan (Uji F)

Uji Parsial (Uji t)


9
Terima Kasih