Anda di halaman 1dari 5

Bahan ajar

BANGUN RUANG SISI


LENGKUNG
VOLUME
KERUCUT

DISUSUN OLEH RISKA VISITASARI KURIKULUM 2013 TAHUN 2018

IX
BANGUNRUANGKERUCUT – KELASIX– SMP-
1 KURIKULUM2013
Materi Ajar KERUCUT

1. DEFINISI

Perhatikan, bentuk benda di bawah ini

Benda diatas berbentuk kerucut. Kerucut merupakan bangun ruang sisi

lengkung yang menyerupai limas segi-n beraturan yang bidang alasnya berbentuk

lingkaran.

2. UNSUR-UNSUR KERUCUT

Amatilah Gambar 2.7. Kerucut memiliki unsur-unsur sebagai

berikut.

a. Bidang alas, yaitu sisi yang berbentuk lingkaran (daerah yang

diraster).

b. Diameter bidang alas (d), yaitu


̅𝐴̅
̅𝐵̅

c. Jari-jari bidang alas (r), yaitu ̅𝑂̅𝐴̅dan ̅𝑂̅𝐵̅

d. Tinggi kerucut (t), yaitu jarak dari titik puncak kerucut ke pusat bidang alas (̅𝐶̅𝑂̅).

e. Selimut kerucut, yaitu sisi kerucut yang tidak diraster. Selimut kerucut berbentuk

juring lingkaran, dimana juring merupakan daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh

busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya.

f. Garis pelukis (s), yaitu garis-garis pada selimut kerucut yang ditarik dari titik

puncak C ke titik pada lingkaran.


g. Antara jari−jari alas (r), tinggi kerucut (t)

dan garis pelukis (s) memiliki hubungan

s2 = r2 + t2 r2 = s2 − t2 t2 = s2 − r2

3. LUAS PERMUKAAN KERUCUT

Perhatikan kembali Gambar 2.7. Jika kerucut tersebut dibelah sepanjang garis CD dan

keliling alasnya, akan diperoleh jaring-jaring kerucut seperti pada Gambar 2.8. Jaring-

jaring kerucut pada Gambar 2.8 terdiri atas:

• Juring lingkaran CDDʹ yang merupakan selimut kerucut.

• Lingkaran dengan jari-jari r yang merupakan sisi alas kerucut.

Pada Gambar 2.8, terlihat bahwa panjang jari-jari juring lingkaran sama dengan s (garis

pelukis kerucut). Adapun panjang busur DDʹ sama dengan keliling alas kerucut, yaitu

2πr. Jadi, luas selimut kerucut sama dengan luas juring CDDʹ.

Luas juring CDD′ Panjang busur DD′


Luas lingkaran = Keliling lingkaran
C
Luas juring CDD′ 2πr
πs2 = 2πs
2πr
𝐿𝑢𝑎𝑠 𝑗𝑢𝑟𝑖𝑛𝑔 CDD′ = Dʹ
2πs × πs2 D
= 𝜋𝑟𝑠
Jadi, luas selimut kerucut = 𝜋𝑟𝑠

Luas permukaan kerucut = luas selimut + luas alas

= 𝜋𝑟𝑠 + 𝜋𝑟2

= 𝜋𝑟(𝑠 + 𝑟) Gambar 2.8


Dengan demikian, pada kerucut berlaku rumus sebagai

berikut. Luas selimut kerucut = 𝜋𝑟𝑠


Luas Permukaan Kerucut = Luas selimut + Luas lingkaran

= 𝜋𝑟𝑠 + 𝜋𝑟2
4. VOLUME KERUCUT

Gambar 2.9

Bila pada Gambar 2.9, banyak sisi alas limas diperbanyak maka bentuk limas
1
akan mendekati bentuk kerucut. Rumus volume limas adalah 𝑉 = × 𝑙𝑢𝑎𝑠 𝑎𝑙𝑎𝑠 × 𝑡.
3

Karena alas kerucut berbentuk lingkaran berjari-jari r maka 𝑙𝑢𝑎𝑠 𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑘𝑒𝑟𝑢𝑐𝑢𝑡 = 𝜋𝑟 2, sehingga

rumus volume kerucut adalah

𝟏
𝑽𝒐𝒍𝒖𝒎𝒆 𝒌𝒆𝒓𝒖𝒄𝒖𝒕 =× 𝝅𝒓𝟐 × 𝒕
𝟑
dengan r = jari-jari kerucut
t = tinggi kerucut

Contoh soal 1:

Hitunglah volume kerucut di samping

Diameter kerucut adalah 24 cm, maka jari-jari kerucut

adalah r=12 cm. Sedangkan Panjang garis lukis adalah s

=20cm, maka

Sehingga volumenya adalah

Maka volume kerucut adalah 768 m3


Contoh soal 2:

Hitunglah jari-jari kerucut disamping.

Tinggi kerucut adalah t=12 m dan volumenya V=196𝜋𝑚3

Jari-jari kerucut adalah 7m