Anda di halaman 1dari 10

a.

Laporan Laba Rugi Tidak Langsung


Solusi L6-23
Prestise Furnitura
Laporan Laba Rugi
untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Oktober 2016
Penjualan..........................................................................
Beban pokok penjualan......................................................
Laba bruto..........................................................................
Beban operasi:
Beban penjualan
Jumlah beban penjualan...............................
Beban administrasi
Jumlah beban administrasi............................
Total Beban Operasional..............................................
Laba operasi........................................................................
Pendapatan dan beban lainnya:
Beban Bunga...............................................................
Laba neto............................................................................

b. Kelebihan dan kekurangan utama dari laporan laba rugi bentuk tidak langsung dan bentuk langsung
Laporan Laba Rugi Sigle- step income statement ( Bentuk L

Pernyataan single step atau langkah tunggal hanya menunjukkan satu kategori pendapatan dan satu ka
bermanfaat bagi pengguna eksternal karena mereka tidak dapat menghitung rasio efisiensi dan profitab

Laporan ini bersifat sederhana, tidak berisi detail perputaran keuangan yang terjadi pada perusahaan te
perusahaan rintisan atau UKM
Bentuk langsung ini juga menekankan jumlah pendapatan dan jumlah beban sebagai faktor yang menen
Kekurangan terhadap bentuk langsung adalah beberapa angka seperti laba bruto dan laba operasi tidak

Laporan Laba Rugi Multiple- step income statemen

Pada laporan Multiple step atau multi-langkah, akuntan harus memisahkan akun biaya ke dalam akun la
dan dapat digunakan berdasarkan fungsinya. Beban pokok penjualan, biaya operasi dan non-operasiona
menghitung laba kotor, laba operasi, dan laba bersih.

Laporan keuangan jenis ini biasanya sudah berdasarkan standar yang digunakan untuk pelaporan keuan
yang memiliki banyak pemangku kepentingan, seperti kreditor dan investor.
tura
Rugi
da 31 Oktober 2016
Rp 6,410,000,000
Rp 3,800,000,000
Rp 2,610,000,000

Rp 715,000,000

Rp 540,000,000
Rp 1,255,000,000
Rp 1,355,000,000

Rp 10,000,000
Rp 1,345,000,000

sung dan bentuk langsung:


statement ( Bentuk Langsung)

ri pendapatan dan satu kategori pengeluaran. Format ini kurang


rasio efisiensi dan profitabilitas dengan lingkup data yang terbatas.

erjadi pada perusahaan tersebut dan biasanya dipakai oleh

sebagai faktor yang menentukan laba neto.


uto dan laba operasi tidak tersedia

tep income statement

kun biaya ke dalam akun lain yang lebih relevan, lebih mendetail
perasi dan non-operasional dipisahkan dan digunakan untuk

an untuk pelaporan keuangan perusahaan besar atau perusahaan


Solusi L6-37 Beban Pokok Penjualan

Persediaan, 1 juli...........................................................
Pembelian.....................................................................
Dikurangi: Retur dan potongan pembelian..................... Rp 46,000,000
Diskon pembelian............................................. Rp 23,000,000
Pembelian neto.............................................................
Ditambah ongkos kirim pembelian.................................
Harga pokok pembelian.....................................
Barang tersedia untuk dijual..........................................
Dikurangi persediaan, 31 juli..........................................
Beban pokok penjualan.................................................
enjualan

Rp 190,850,000
Rp 1,126,000,000

Rp 69,000,000
Rp 1,057,000,000
Rp 17,500,000
Rp 1,074,500,000
Rp 1,265,350,000
Rp 160,450,000
Rp 1,104,900,000
Transaksi yang berkaitan dengan penjualan dan pembelian menggunakan sistem persediaan perpetual
Solusi S6-3A
Ayat Jurnal CV Rahmad Sentosa
selama bulan November tahun berjalan
Nov 3 Persediaan
Utang Usaha- Maharani
(85.0000.000 x 75% = 63.750.000)
(63.750.000 x 98% = 62.475.000)
4 Kas
Penjualan
4 Beban Pokok Penjualan
Persediaan
5 Persediaan [Rp47.500.000-(47.500.000 x 2%)] + Rp810.000
Utang Usaha- Panama
6 Utang Usaha - Maharani [Rp13.500.000-(Rp13.500.000 x 2%)]
Persediaan
8 Piutang Usaha-Ratu
Penjualan
8 Beban Pokok Penjualan
Persediaan
13 Utang Usaha- Maharani (Rp62.475.000 - Rp13.230.000)
Kas
14 Kas
Penjualan
14 Beban Pokok Penjualan
Persediaan
15 Utang Usaha- Panama
Kas
23 Kas
Piutang Usaha-Ratu
24 Piutang Usaha- Lazuardi [Rp56.900.000-(Rp56.900.000 x 1%)
Penjualan
24 Beban Pokok Penjualan
Persediaan
28 Beban Kartu Kredit
Kas
30 Utang Pengembalian dana - Ratu
Kas
30 Persediaan
Perkiraan Barang Retur
kan sistem persediaan perpetual

mad Sentosa
r tahun berjalan
Rp 62,475,000
Rp 62,475,000

Rp 37,680,000
Rp 37,680,000
Rp 22,600,000
Rp 22,600,000
Rp 47,360,000
Rp 47,360,000
Rp 13,230,000
Rp 13,230,000
Rp 15,600,000
Rp 15,600,000
Rp 9,400,000
Rp 9,400,000
Rp 49,245,000
Rp 49,245,000
Rp 236,000,000
Rp 236,000,000
Rp 140,000,000
Rp 140,000,000
Rp 47,360,000
Rp 47,360,000
Rp 15,600,000
Rp 15,600,000
Rp 56,331,000
Rp 56,331,000
Rp 34,000,000
Rp 34,000,000
Rp 3,540,000
Rp 3,540,000
Rp 6,000,000
Rp 6,000,000
Rp 3,300,000
Rp 3,300,000
Transaksi yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan untuk penjual dan pembeli dalam siste
Solusi S6-9A
Ayat Jurnal (1) Sulis
Sistem Persediaan Periodik
Agustus

Transaksi

1 Agt. Sulis Menjual barang secara kredit kepada Baskoro senilai


Rp48.000.000 dengan syarat FOB tujuan, 2/15, n/eom. Beban
pokok penjualan adalah Rp28.800.000

2 Agt. Sulis membayar Ongkos kirim sebesar Rp1.150.000 untuk


pengiriman barang yang dijual kepada Baskoro tanggal 1 Agustus.

5 Agt. Sulis menjual barang secara kredit kepada Baskoro sebesar


Rp66.000.000 dengan syarat FOB titik pengiriman, n/eom. Beban
Pokok penjualan sebesar Rp40.000.000

15 Agt. Sulis menjual barang secara kredit kepada Baskoro senilai


Rp58.700.000, dengan syarat FOB titik pengiriman, 1/10, n/30. Sulis
membayarkan lebih dulu ongkos kirim sebesar Rp1.675.000, yang
ditambahkan pada nilai faktur.
Beban pokok penjualan adalah sebesar Rp35.000.000

16 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 1 Agustus

25 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 15 Agustus

31 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 5 Agustus

Ayat Jurnal (2) Baskoro


Sistem Persediaan Periodik
Agustus

Transaksi

1 Agt. Sulis Menjual barang secara kredit kepada Baskoro senilai


Rp48.000.000 dengan syarat FOB tujuan, 2/15, n/eom. Beban
pokok penjualan adalah Rp28.800.000

5 Agt. Sulis menjual barang secara kredit kepada Baskoro sebesar


Rp66.000.000 dengan syarat FOB titik pengiriman, n/eom. Beban
pokok penjualan sebesar Rp40.000.000

9 Agt. Baskoro membayar ongkos kirim sebesar Rp2.300.000 untuk


Pembelian barang dari Sulis tanggal 5 Agustus

15 Agt. Sulis menjual barang secara kredit kepada Baskoro senilai


Rp58.700.000, dengan syarat FOB titik pengiriman, 1/10, n/30. Sulis
membayarkan lebih dulu ongkos kirim sebesar Rp1.675.000, yang
ditambahkan pada nilai faktur.Beban pokok penjualan
adalah sebesar Rp35.000.000

16 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 1 Agustus

25 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 15 Agustus

31 Agt. Baskoro membayar Sulis untuk pembelian tanggal 5 Agustus


untuk penjual dan pembeli dalam sistem persediaan periodik

Ayat Jurnal (1) Sulis


Sistem Persediaan Periodik
Agustus

Sistem Persediaan Periodik

Piutang Usaha
Rp 47,040,000
[Rp48.000.000 - (Rp48.000.000 x 2%)].......................
Penjualan........................................... Rp 47,040,000

Ongkos Kirim.......................................................... Rp 1,150,000


Kas..................................................... Rp 1,150,000

Piutang Usaha - Baskoro.......................................... Rp 66,000,000

Penjualan.......................................... Rp 66,000,000

Piutang Usaha - Baskoro


[Rp58.700.000 - (Rp58.700.000 x 1%)]+ ongkos kirim Rp 59,788,000
Ongkos kirim ......................................
Rp 1,675,000
Penjualan........................................... Rp 58,113,000

Kas.......................................................................... Rp 47,040,000
Piutang Usaha.................................... Rp 47,040,000

Kas.......................................................................... Rp 59,788,000
Piutang Usaha................................... Rp 59,788,000

Kas.......................................................................... Rp 66,000,000
Piutang Usaha.................................... Rp 66,000,000

Ayat Jurnal (2) Baskoro


Sistem Persediaan Periodik
Agustus

Sistem Persediaan Periodik

Pembelian.............................................................. Rp 48,000,000

Utang Usaha - Sulis...................................... Rp 48,000,000

Pembelian.............................................................. Rp 66,000,000
Utang Usaha - Sulis...................................... Rp 66,000,000

Ongkos Kirim Pembelian......................................... Rp 2,300,000


Kas............................................................. Rp 2,300,000

Pembelian..............................................................
Rp 58,700,000
Ongkos Kirim Pembelian.........................................
Rp 1,675,000
Utang Usaha - Sulis.................................... Rp 60,375,000

Utang Usaha............................................................ Rp 48,000,000


Kas........................................................... Rp 47,040,000
Diskon Pembelian.................................... Rp 960,000

Utang Usaha - Sulis................................................... Rp 60,375,000


Kas.......................................................... Rp 59,788,000
Diskon Pembelian................................... Rp 587,000

Utang Usaha - Sulis.................................................. Rp 66,000,000


Kas......................................................... Rp 66,000,000

Anda mungkin juga menyukai