Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN TANGGAMUS

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KEDALOMAN
Jalan Raya Kedaloman Pekon Kedaloman Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Kp.1802043201
e-mail:kedalomanpuskesmas@gmail.com Kode Pos 35379 No.Telp/Hp 082289932367

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN


NOMOR : 440/ /27/2018

TENTANG
KEBIJAKAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN

KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN,

Menimbang : a. bahwa yang dimaksud dengan AKREDITASI adalah suatu


pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil
penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku
(digunakan); Akreditasi Puskesmas adalah suatu pengakuan
terhadap hasil dan proses penilaian eksternal oleh komisioner
Akreditasi terhadap Puskesmas, apakah sesuai dengan standar
akreditasi yang ditetapkan;

b. bahwa semua Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer (FKTP) harus


melaksanakan akreditasi;

c. bahwa sehubungan dengan maksud huruf a dan b tersebut diatas


perlu menetapkan Keputusan Kepala Puskesmas Kotaagung
Kabupaten Tanggamus tentang Kebijakan Mutu Dan Keselamatan
Pasien UPTD Puskesmas Kedaloman;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 02 Tahun 1997 tentang Pembentukan


Kabupaten Tanggamus Daerah Tingkat II Tulang Bawang dan
Daerah Tingkat II Tanggamus (Lembaran Negara Tahun 1997
Nomor 02, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3667);

2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);

3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2012


tentang Sistem Kesehatan Nasional (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2012 Nomor 193)

4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang


Puskesmas (Berita Republik Indonesia Tahun 2014);

6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun


2015, tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama;

7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun


2016, tentang Standar Pelayanan Minimal;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun
2016, tentang Pedoman Manajemen Puskesmas;

9. Peraturan Menteri Kesehatan Reoublik Indonesia Nomor 11 Tahun


2017 Tentang Keselamatan Pasien

10.Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 08 Tahun 2016


tentang Pembentukan dan susunan Perangkat Daerah Kabupaten
Tanggamus (Lembaga Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2016
Nomor 142);

11.Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2008, tentang Pembebasan Biaya


Pelayanan Kesehatan Dasar;

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN
TENTANG TENTANG KEBIJAKAN MUTU PUSKESMAS DAN
KESELAMATAN PASIEN UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN

Kesatu : Kebijakan mutu dan keselamatan pasien UPTD Puskesmas


Kedaloman sebagaimana tercantum dalam lampiran merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini.

Kedua : Penetapan Tentang Kebijakan Mutu Puskesmas Dan Keselamatan


Pasien sebagaimana dimaksud dalam diktum Kesatu dipergunakan
sebagai acuan yang harus dilaksanakanoleh petugas UPTD
Puskesmas Kedaloman.

Keempat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila
ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan
perbaikan seperlunya.

Ditetapkan di : Kedaloman
Pada tanggal : 04 Januari 2018

Kepala UPTD Puskesmas Kedaloman


Kabupaten Tanggamus

dr. EKA PRIYANTO


NIP : 198004102009021019
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN
NOMOR : 440/ /27/2018
TENTANG : KEBIJAKAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN

KEBIJAKAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN


UPTD PUSKESMAS KEDALOMAN

1. Kepala Puskesmas dan seluruh penanggung jawab UKP dan penanggung jawab UKM
wajib berpartisipasi dalam program mutu dan keselamatan pasien mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi
2. Para pimpinan wajib melakukan kolaborasi dalam pelaksanaan program mutu dan
keselamatan pasien yang diselenggarakan di seluruh jajaran puskesmas
3. Perencanaan mutu disusun oleh seluruh jajaran UPTD Puskesmas Kedaloman dengan
pendekatan multidisplin dan dikoordinasikan oleh Wakil Manajemen Mutu
4. Perencanaan mutu berisi paling tidak :
a. Area prioritas berdasarkan data dan informasi, baik dari hasil monitoring dan
evaluasi indikator, maupun keluhan pasien/keluarga/staf dengan mempertimbangkan
kekritisan, resiko tinggi dan kecenderungan terjadinya masalah.
b. Salah satu area prioritas adalah sasaran keselamatan pasien
c. Kegiatan-kegiatan pengukuran dan pengendalian mutu dan keselamatan pasien yang
terkoordinasi dari semua unit kerja dan unit pelayanan
d. Pengukuran mutu dan keselamatan pasien dilakukan dengan pemilihan indikator,
pengumpulan data, untuk kemudian di analisis dan ditindak lanjuti dalam upaya
peningkatan mutu dan keselamatan pasien
e. Indikator meliputi indikator manajerial, indikator kinerja UKM dan indikator klinis
yang meliputi indikator struktur, proses dan outcome
f. Upaya-upaya perbaikan mutu dan keselamatan pasien melalui standarisasi,
perancangan sistem, rancang ulang sistem untuk peningkatan mutu dan keselamatan
pasien
g. Penerapan manajemen resiko pada semua lini pelayanan baik pelayanan klinis
maupun penyelenggaraan UKM
h. Manajemen resiko klinis untuk mencegah terjadinya kejadian sentinel, kejadian tidak
diharapkan, kejadian nyaris cedera, dan keadaan potensial cedera
i. Program dan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselamatan
pasien termasuk didalamnya program