Anda di halaman 1dari 2

Program pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS

Angkatan/Kelompok : Angkatan 2 Kelompok 4


Nama Mata Pelajaran : Learning Journal Agenda 3
Nama Peserta : Beni Setyawan, dr.
Nomor Daftar Hadir : 4
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : BPSDM Jawa Barat

LEARNING JOURNAL
AGENDA TIGA

A. Pokok Pikiran
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil
Negara (ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negari Sipil dan Pegawai Pemerintah
dengan Perjanjian Kerja yang bekerja di instansi pemerintah. Pegawai ASN berfungsi
sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum
pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan
pelayanan publik yang professional, bebas dari intervensi politik dan bersih dari KKN.
Untuk mewujudkan birokrasi yang professional dan menghadapi berbagai
tantangan global, berpedoman pada UU No.5 Tahun 2014, pemerintah bertekad untuk
mengelola ASN menjadi ASN yang memiliki integritas, professional, dan netral bebas
dari intervensi politik, juga bebas dari praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN),
serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang baik dan berkualitas bagi
masyarakat.
Komitmen pemerintah tersebut dituangkan dalam Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government. Dengan penjelasan sebagai berikut :
I. Manajemen ASN
Manajemen ASN ini mengatur bagaimana mengelola ASN untuk dapat
menghasilkan pegawai ASN yang unggul, professional, memiliki nilai dasar, etika
profesi, bebas dari intervensi politik (netral), bersih dari praktek Korupsi Kolusi dan
Nepotisme (KKN). Salah satu cara pemerintah untuk mewujudkan manajemen ASN
ini adalah dengan memberikan pemahaman tentang kedudukan,peran, hak dan
kewajiban, dan kode etik ASN serta menggunakan system merit pada pengelolaan
ASN.
II. Pelayanan Publik
Salah satu fungsi ASN adalah sebagai pelayan publik. Sebagai pelayan publik,
stakeholder yang kita layani adalah masyarakat. Semakin maju perkembangan
teknologi dan perubahan pola pikir masyarakat sekarang, pelayanan publik dituntut
untuk dapat memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, murah dan
terintegrasi (dapat dijangkau kapanpun dan dimanapun).
III. Whole of Government
Pengertian Whole of Government merupakan kebersamaan atas sector-sektor
pemerintah dengan menghilangkan sekat-sekat atau batas di sector pemerintah
dengan pendekatan formal dan informal. Dalam mewujudkan hal ini perlu adanya
integrasi upaya kementerian atau Lembaga-lembaga pemerintah dengan
pendekatan formal dan informal. Alasan WOG ini diberlakukan adalah karena
adanya perkembangan teknologi informasi, factor eksternal dan internal.
B. Penerapan
Dalam menciptakan suatu tatanan pemerintah yang baik dan menerapkan nilai-
nilai fungsi ASN, berdasarkan manajemen ASN, pelayanan publik dan mewujudkan
Whole of Government, yang dapat saya terapkan di instansi adalah sebagai berikut :
Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan public di puskesmas harus
mengimplementasikan prinsip-prinsip pelayan public yakni; partisipatif, trasnparan,
responsive, tidak diskriminatif, pelayanan yang mudah dan murah, pelayanan yang
efektif dan efisien, pelayan yang mudah di akses, akuntable dan adil. Hal ini bertujuan
untuk memberikan pelayanan yang komphrensip kepada masyarakat yang berorientasi
kepuasan pelanggan/ masyarakat.
Dalam upaya menciptakan lingkungan manajemen asn yang baik, sebagai
dokter pada pusat layanan kesehatan dasar sudah seharusnya saya mengerjakan
pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki, memegang teguh kode etik profesi dan korp,
memberikan pelayanan secara cepat dan tepat, dan menjauhkan diri dari kegiatan
pungli yang mencoreng nama baik instansi dan profesi.
Untuk menghilangkan sikap dan prilaku egosectoral pada unit terkecil di
puskesmas, selayaknya dilakukan kordinasi antara unit pelayanan dalam penyelesaian
suatu masalah, agar terciptanya lingkungan yang adil dalam memberikan pelayanan
secara komperhensif, dengan menerapkan whole of government pada instansi
puskesmas, akan mempermudah dalam melakukan pelayanan kepada pelanggan dan
juga Kualitas dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat mampu
dipertangungjawabkan oleh pegawai sesuai dengan pekerjaan dan tupoksinya.

Anda mungkin juga menyukai