Anda di halaman 1dari 4

1.

Salep

Salep mata Hidrokortison Asetat 1,12%


Salep mata Hidrokortison Asetat mengandung Hidrokortison Asetat, C23H32O6, tidak kurang
dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0% steroid jumlah yang tertera pada etiket.
Identifikasi
Memenuhi identifikasi yang tertera pada Hydrocortisoni Acetatis Unguentum.
Syarat salep mata
Memenuhi syarat salep mata yang tertera pada Oculentum.
Penetapan kadar
Larutan pembanding, buat menurut cara Penetapan kadar steroid yang tertera pada
Pemeriksaan steroid, menggunakan hidrokortison asetat PK.
Larutan uji, buat menurut cara Penetapan kadar steroid yang tertera pada Hydrocortisoni
Acetatis Unguentum.
Cara. Lakukan penetapan menurut cara Penetapan kadar steroid yang tertera pada
Pemeriksaan steroid. Hitung jumlah dalam mg, C23H32O6 , dalam salep mata yang digunakan.
Penyimpanan
Dalam tube steril, di tempat sejuk.
Kelarutan

Formula salep mata Hidrokortison Asetat

Indikasi
Obat salep mata Hidrokortison Asetat 1,12% diindikasikan untuk :
- Inflamasi pada bagian palpebrae dan bulbar konjungtiva
- Inflamasi pada kornea
- Inflamasi pada bagian depan bola mata
Anatomi mata

Cara Pemakaian

Cara pemakaian salep mata ini adalah dengan mengoleskan salep tipis dan perlahan pada
kelopak mata bagian bawah 1-4x sehari sesuai petunjuk dokter. Bila radang telah membaik,
maka frekuensi pemakaian harus diturunkan. Frekuensi pemakaian diturunkan karena
hidorkortison asetat termasuk obat golongan steroid, dimana steroid merupakan hormon
endogen yang sekresinya akan berkurang sebagai feedback negatif ketika hidrokortison asetat
dikonsumsi.

Mekanisme Kerja
Mekanisme kerja anti inflamasi dari salep mata Hidrokortison Asetat adalah sebagai berikut :
- Menstabilkan membran lisosomal leukosit
- Mencegah pelepasan asam hidrolase yang destruktif dari leukosit
- Mencegah berkumpulnya makrofag pada area yang mengalami inflamasi
- Menurunkan adeshi leukosit pada endotelium kapilari
- Menurunkan permeabilitas dinding kapilari dan pembentukan edema
- Menurunkan komponen komplemen
- Antagonis aktivitas histamin dan pelepasan kinin dari substrat
- Menurunkan proliferasi fibroblast, deposit kolagen, dan selanjutnya pembentukan jaringan
Efek Samping dan Penanganannya
- Efek samping yang sering dijumpai: alergi pada kulit, infeksi sekunder glaukoma.
Penanganannya: Untuk alergi pada kulit,hentikan penggunaan salep mata hidrokortison
asetat, berikan obat anti alergi. Untuk infeksi sekunder glaukoma,berikan antibiotik yang
cocok untuk mata misalnya oksitetrasiklin
-Efek samping yang jarang dijumpai: mata merah, mata berair, rasa terbakar, dan tersengat.
Penanganannya: hentikan pemakaian .
KONTRAINDIKASI
Penggunaan salep mata Hidrokortison Asetat dikontraindikasikan pada penderita:
-Yang hipersensitif terhadap kortikosteroid
-Yang mengalami infeksi pada daerah aplikasi salep mata. Hal ini disebabkan obat golongan
kortikosteroid dapat menurunkan daya tahan tubuuh terhadap infeksi bakteri, jamur, dan
virus. Penggunaan Hidrokortison Asetat pada kondisi tersebut dapat memperparah infeksi
yang ada dan memicu infeksi sekunder.
TOKSISITAS
-Penggunaan steroid pada pasien dengan riwayat keluarga (+) glaukoma dapat meningkatkan
secara signifikan faktor risiko infeksi sekunder glaukoma
-Bila overdosis dapat menyebabkan hypercortism kronis
INTERAKSI OBAT
Hidrokortison Asetat berinteraksi dengan:
-Antiglaukoma. Karena dapat meningkatkan tekanan intra okular dan menurunkan efek
antiglaukoma
-Antikolinergik. Karena dapat meningkatkan risiko hipertensi intraokular pada penggunaan
yang lama
PERINGATAN DAN PERHATIAN
-Pasien yang menerima kosrtikosteroid dalam dosis besar dan diaplikasikan pada daerah yang
luas harus melakukan pengecekan supresi axis HPA (Hypothalamic-Pituitari-Adrenal) secara
periodik
-Penggunaan pada wanita hamil dan menyusui
-Anak-anak dibawah usia dua tahun
-Pasien yang sedang mengalami terapi immunosuppresive
-Jangan menggunakan lensa kontak
2. Kapsul