Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

ALGORITMA & PEMROGRAMAN II

NAMA : Naufal Nahendra Shafy


NIM : 203020503065
KELAS :B
MODUL : I (Pengenalan Java)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2021
BAB I
LANDASAN TEORI
I. Tujuan Praktikum
1. Mahasiswa dapat mengenal ap aitu Java dan struktur awal beserta
aturan penulisan pada Java.
2. Mahasiswa dapat mengenal variabel, tipe data, operasi dasar dan
operasi perhitungan pada Java.
3. Mahasiswa memahami percabangan dan pengulangan pada Bahasa
pemrograman Java.
4. Mahasiswa dapat mengimplementasikan percabangan dan
pengulangan pada Java.

II. Landasan Teori


A. Pengenalan Bahasa Java

Gambar 1.1 Logo Java


Java adalah salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek
yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa
ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan
Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan platform
independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi
dan arsitektur komputer. Oleh karena itu, Java bisa dipergunakan
dalam pembangunan software berbasis web, desktop, mobile, dan
lainnya.
Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa
Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis system
operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat
penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa
pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh
berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat
ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program
Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam
bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis
platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama
sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari
mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi
prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa
bytecode yang berupa file berekstensi class Bytecode tersebut dapat
langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan
Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap
bytecode tersebut.
JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah
sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan
mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai
sebuah interpreter.

Gambar 1.2 Java


Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi
akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.
Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java
Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems.
JDK ini dapat didownload gratis dari situs java. Interpreter untuk
program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java
Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java
Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang
sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK,
sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan
JRE saja.
JDK (Java Development Kit) = dipergunakan jika ingin
mendevelop aplikasi java, karena di dalamnya terdapat library,
compiler dan debugger. JRE (Java Runtime Environment) =
dipergunakan untuk menjalankan aplikasi berbasis java. Jadi, jika
ingin melakukan development program java, cukup menginstall JDK
saja karena di JDK adalah “bapaknya” JRE. Di dalam JDK, sudah
termasuk fitur-fitur untuk runtime yang ada pada JRE.
Java merupakan bahasa berorientasi objek (OOP) yaitu cara
ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak.
Pada OOP, program komputer sebagai kelompok objek yang saling
berinteraksi. Deskripsi ringkas OOP adalah mengorganisasikan
program sebagai kumpulan komponen, disebut objek. Objek-objek
ini ada secara independen, mempunyai aturan-aturan berkomunikasi
dengan objek lain dan untuk memerintahkan objek lain guna meminta
informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.
Kelas bertindak sebagai modul sekaligus tipe. Sebagai tipe maka pada
saat jalan, program menciptakan objek-objek yang merupakan instan-
instan kelas. Kelas dapat mewarisi kelas lain. Java tidak mengijinkan
pewarisan jamak namun menyelesaikan kebutuhan pewarisan jamak
dengan fasilitas antarmuka yang lebih elegan.
Java termasuk bahasa Multithreading. Thread adalah untuk
menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di
satu waktu yang sama. Java menyediakan kelas untuk menulis
program multithreaded, program mempunyai lebih dari satu thread
eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program
menangani beberapa tugas secara konkuren.
Java mempunyai mekanisme exception-handling yang ampuh.
Exception-handling menyediakan cara untuk memisahkan antara
bagian penanganan kesalahan dengan bagian kode normal sehingga
menuntun ke struktur kode program yang lebih bersih dan menjadikan
aplikasi lebih tegar. Ketika kesalahan yang serius ditemukan, program
Java menciptakan exception. Exception dapat ditangkap dan dikelola
program tanpa resiko membuat sistem menjadi turun.
Bagian dari Bahasa Java
 Deklarasi Package
Package merupakan sebuah folder yang berisi sekumpulan
program Java. Deklarasi package biasanya dilakukan saat membuat
program atau aplikasi besar. Contoh deklarasi package :
Package Belajar;
Biasanya nama package mengikuti nama program yang sudah kita
buat ataupun bisa kita buat sesuai dengan kebutuhan kita. Belajar
Disini adalah Nama Program nya.

 Class
Java merupakan bahasa pemrograman yang menggunakan
paradigma OOP (Object Oriented Programming). Setiap program
harus dibungkus di dalam class agar nanti bisa dibuat menjadi
objek.
Contoh Deklarasi Class:
class Belajar {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World");
}
}

 Method Main
Method main( ) atau fungsi main( ) merupakan blok program yang
akan dieksekusi pertama kali. Ini adalah inti dari program. Method
main( ) wajib kita buat. Kalau tidak, maka programnya tidak akan
bisa dieksekusi atau dijalankan.
Contoh method main( ) :
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World");
}

 Variabel dan Tipe Data


Berikut ini macam-macam tipe data pada Java :
- Char : Tipe data karakter
- Int : angka atau bilangan bulat
- Float : bilangan decimal
- Double : bilangan desimal juga, tapi lebih besar kapasistanya
- String : kumpulan dari karakter yang membentuk teks
- Boolean : tipe data yang hanya bernilai true dan false
Membuat Variabel :
Formatnya seperti ini :
<tipe data> namaVariabel;

Contoh :
Membuat variabel kosong bertipe integer :
int namaVariabel;

Membuat variabel bertipe integer dan langsung diisi nilai :


int namaVariabel = 200

Membuat sekumpul variabel yang tipe datanya sama :


Int x, y,z;

 Operator Dasar dan Operator Perhitungan


- Operator Aritmatika
Operator aritmatika ini adalah operator yang sering kita
gunakan untuk hitung menghitung seperti kali bagi tambah
kurang dam lainnya.
Operator Keterangan
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian
% Sisa Pembagian
Tabel 1.1 Operator Aritmatika

- Operator Penugasan/Assignment Operator


Operator Penugasan atau Assignment Operator digunakan
untuk memberi tugas suatu variable untuk melakukan suatu
proses. Operator ini sering digunakan dalam pemrograman
untuk mengulangi suatu perintah, salah satunya adalah
increment/decrement.

Operator Keterangan
= Pemberian Nilai
+= Penambahan Bilangan
-= Pengurangan Bilangan
/= Pembagian Bilangan
% PerolehSisaPembagian
Tabel 1.2 Operator Penugasan

- Operator Pembanding
Operator Pembanding merupakan suatu operator yang
digunakan untuk membandingkan antara dua buah nilai . Hasil
perbandingan dari operator ini adalah TRUE dan FALSE ( Tipe
data BOOLEAN).
Operator Keterangan
== Sama Dengan
!= Tidak Sama Dengan
> Lebih Besar Dari
< Kurang Dari
>= Lebih Besar Sama Dengan
<= Kurang Dari Sama Dengan
Tabel 1.3 Operator Pembanding

- Operator Logika
Operator logika adalah suatu operator yang membandingkan
dua bukan KONDISI , mirip seperti dengan operator
pembanding. Operator Logika ini menghasilkan nilai bertipe
BOOLEAN , yaitu TRUE dan FALSE.

Operator Keterangan
&& Dan
|| Atau
Tabel 1.4 Operator Logika

 Statement Kontrol
Statement kontrol digunakan untuk mengatur jalannya alur
program sesuai dengan yang kita inginkan. Statement-statement ini
dikategorikan kedalam tiga jenis yaitu : pemilihan, pengulangan,
dan statement peloncatan. Pemilihan adalah suatu keadaan dimana
pernyataan dapat dieksekusi apabila sesuatu kondisi memenuhi
syarat untuk mengerjakan pernyataan tersebut. Pengulangan
digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap statement secara
berulang sesuai dengan kondisi yang ditentukan. Adapun statement
peloncatan digunakan untuk memindahkan proses eksekusi ke
bagian kode program yang kita inginkan.

 Pemilihan
Terdapat dua buah statement untuk proses pemilihan, yaitu if dan
switch. Kedua buah statement tersebut digunakan untuk
mengontrol eksekusi statement tergantung pada kondisi yang
ditentukan sebelumnya. Statement if dapat digunakan untuk
menangani pemilihan statement yang didasarkan atas : satu, dua,
atau lebih dari dua kondisi. Statement switch digunakan untuk
menyederhanakan kompleksitas statement if yang banyak
mengandung kondisi.
 Bentuk umum penulisan statement if untuk satu kondisi
If(kondisi) {
Statement1;
Statement2;
……
}
 Bentuk umum penulisan statement if untuk dua kondisi
If(kondisi) {
//statement yang akan dilakukan jika kondisi benar
Statement1;
Statement2;
……
} else {
//statement yang akan dilakukan jika kondisi salah
Statement1;
Statement2;
……
}

 Bentuk umum penulisan statement if untuk tiga kondisi atau


lebih
If(kondisi1) {
//statement yang akan dilakukan jika kondisi1 benar
Statement1;
Statement2;
……
} else if(kondisi2) {
//statement yang akan dilakukan jika kondisi2 benar
Statement1;
Statement2;
……
} else {
//statement yang akan dilakukan jika kondisi1 dan kondisi2
salah
Statement1;
Statement2;
……
}
 Bentuk umum penulisan statement switch
switch(ekspresi) {
case nilai1:
//statement yang akan dilakukan bila ekspresi sama dengan
nilai1 break;
case nilai2:
//statement yang akan dilakukan bila ekspresi sama dengan
nilai2 break;
……
case nilaiN:
//statement yang akan dilakukan bila ekspresi sama dengan
nilaiN
break;
default:
}

 Pengulangan
Terdapat tiga buah jenis struktur pengulangan, yaitu: for, while,
dan do-while.
 Struktur for
Digunakan untuk melakukan pengulangan yang banyaknya
sudah pasti atau sudah diketahui. Proses pengulangan akan
terus dilakukan selama kondisi menghasilkan nilai true.
Bentuk umum struktur for :
for(inisialisasi;kondisi;iterasi){
//statement yang akan diulang
}
Inisialisasi = berupa tipe data dan nilainya.
Kondisi = kondisi akan dibandingkan dengan inisialisasi
Iterasi = varibel pengontrol untuk melakukan proses increment
atau decrement
 Struktur while
Jenis pengulangan yang mendefinisikan kondisi di awal blok.
Apabila kondisi tidak terpenuhi (bernilai false) maka proses
pengulangan tidak akan pernah dilakukan. Bentuk umum
struktur while :
inisialisasi
while(kondisi){
//statement yang akan diulang
……
iterasi
}

 Struktur do-while
Penempatan kondisi berada di akhir blok, sehingga proses
pengulangan akan dilakukan minimal sekali meskipun ternyata
kondisinya tidak terpenuhi (bernilai false). Bentuk umum
struktur do-while :
inisialisasi
do{
//statement yang akan diulang
……
iterasi
} while(kondisi);

 Statement Peloncatan
Statement peloncatan digunakan untuk mengontrol jalannya
program. Lebih tepatnya, untuk memindahkan eksekusi program
ke baris kode yang dikehendaki. Dalam Java terdapat tiga buah
statement peloncatan, yaitu: break, continue, dan return.
BAB II
PEMBAHASAN
Pembahasan Tugas
2.1 Program pertama yaitu program untuk menghitung nilai rata-rata dari
angka yang dimasukkan oleh pengguna.
package rata_rata;
import java.util.Scanner;
public class Rata_rata {
public static void main(String[] args) {
Scanner(System.in);
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
int i, n;
float jum, x, rata;
System.out.print ("Banyaknya Data: ");
n = masuk.nextInt();
jum=0;
i=1;
while (i<=n){
System.out.print ("Data ke-"+i+": ");
x=masuk.nextFloat ();
jum += x;
i++;
}
rata = jum / n;
System.out.println ("Rata-rata: "+rata);
}
}rata = jum / n;
System.out.println("Rata-rata: "+rata);
System.out.println("Jumlah: "+jum);
}
}
Gambar 2.1 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.2 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans


Penjelasan Program :
Program ini dapat menerima input dari user ketika program sedang
dijalankan. Pada bagian deklarasi variabel, variabel yang saya buat
adalah i dan n, lalu tipe data yang digunakan adalah tipe data integer
(bilangan bulat) dan variabel jumlah, x, dan rata yang menggunakan tipe
data float (bilangan decimal). Variabel i ini berfungsi sebagai parameter
nilai yang akan dilakukan pengulangan, nilai i ini merupakan variabel
konstanta dengan nilai 1. Dan pada variabel n berfungsi untuk
menampung banyaknya data yang dimasukkan saat program sedang
dijalankan oleh user, banyaknya data tersebut ditampung di syntax n =
masuk.nextInt();.
Pada variabel jumlah berfungsi untuk menjumlahkan seluruh nilai
yang dimasukkan oleh user, variabel jumlah ini merupakan variabel
konstanta dengan nilai 0. Pada variabel x berfungsi sebagai penerima
inputan nilai yang akan dijumlahkan. Dan yang terakhir yaitu variabel
rata berfungsi untuk menampung hasil nilai dari rata-rata sesuai dengan
rumus yang ditentukan.
Pada program ini menggunakan metode pengulangan dengan struktur
pengulangan while sebagai perintah ketika user memasukkan datanya
yang ditampung oleh variabel x, yang nantinnya akan dijumlahkan setiap
nilai x yang dimasukkan dengan perintah jum+=x; perintah ini akan
menjumlahkan nilai x dengan operator += (penambahan bilangan) dan
disimpan pada variabel jumlah (selama proses iterasi terus berjalan) nilai
i juga akan dilakukan increment i++ (penambahan pada variabel i).
Kondisi pada pengulangan while adalah i<=n (i kurang dari sama dengan
n). Program akan menghitung nilai rata-rata dengan rumus
rata=jumlah/n;. Dan output program akan menampilkan nilai dari rata-
rata dan jumlahnya.

2.2 Program untuk menghitung gaji bersih setelah dipotong sebesar 8%


(sesuai angka terakhir nim)
package gaji;
import java.util.Scanner;
public class Gaji {
public static void main(String[] args) {

int a, b, Gajipokok, tunjangan;


double Gajibersih, pajak;

Scanner input = new


Scanner(System.in);
System.out.println("---penginputan data---");
System.out.print("masukkan nama : ");
String nama = input.nextLine();
System.out.print("masukkan Gaji pokok : Rp. ");
a = Gajipokok = input.nextInt();
System.out.print("masukkan tunjangan : Rp. ");
b = tunjangan = input.nextInt();
System.out.println("----------------------");
pajak = (Gajipokok + tunjangan)*0.05;
Gajibersih = Gajipokok + tunjangan - pajak;
System.out.println("");
System.out.println("--Gaji bersih setelah dipotong pajak 5%");
System.out.println("Nama : "+nama);
System.out.println("gaji pokok : "+Gajipokok);
System.out.println("tunjangan : "+tunjangan);
System.out.println("Gajibersih : (+pajak 5%) : Rp. "+Gajibersih);
System.out.println("---------------------------");
}
}
Gambar 2.3 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.4 Tampilan Output Program pada Apikasi NetBeans

Penjelasan Program :
Program ini akan menerima inputan langsung dari user saat program
dijalankan maka kita membutuhkan class scanner, didalam library java
telah disediakan kita hanya tinggal mengimport dengan sintak import
java.util.Scanner;, . Variabel pada program ini nantinya akan menjadi
variabel counter yang akan dipakai untuk menentukan gaji yang diinput,
Tipe data yang digunakan pada program ini adalah integer (bilangan
bulat) dan double (bilangan decimal).

2.3 Program pengulangan sederhana dengan output angka 1-15 dengan


menggunakan pengulangan while, do-while, dan for.
2.3.1 Program dengan Pengulangan while
package looping;
public class looping_while {
public static void main(String[] args) {
int batas = 1;
while (batas<16) {
System.out.println(batas);
batas++;
}
}
}

Gambar 2.5 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans


Gambar 2.6 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans

Penjelasan Program :
Program pengulangan ini menggunakan struktur pengulangan
while. Variabel a pada program ini nantinya akan menjadi variabel
counter yang akan dipakai untuk menentukan jumlah dari
pengulangan. Tipe data yang digunakan pada program ini adalah
integer (bilangan bulat). Proses pengulangan pada program ini
dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan output pada gambar
dikarenakan adanya tanda increment (a++) pada program sehingga
program tersebut tidak akan terjadi pengulangan yang tak terbatas
atau biasa disebut dengan infinity loop.

2.3.2 Program dengan Pengulangan do-while


package looping;

public class lopping_dowhile {


public static void main(String[] args) {
int batas = 1;
do {
System.out.println(batas);
batas++;
}while (batas<16);
}
}

Gambar 2.7 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.8 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans

Penjelasan Program :
Program pengulangan ini menggunakan struktur pengulangan do-
while. Output yang dihasilkan pengulangan do-while ini sama
dengan output yang dihasilkan oleh program pengulangan while.
Perbedaan antara pengulangan while dan pengulangan do-while
yaitu, pada pengulangan while akan melakukan pengulangan jika
kondisi (syarat) terpenuhi. Sedangkan pengulangan do-while
melakukan pengulangan terlebih dahulu, kemudian baru
memeriksa kondisi (syarat) dan jika kondisi sudah terpenuhi, maka
do-while akan melanjutkan pengulangan dan apabila kondisi tidak
terpenuhi pengulangan akan berhenti (break).

2.3.3 Program dengan Pengulangan for


package looping;

public class looping_for {


public static void main(String[] args) {
for(int x=1;x<16;x++){
System.out.println(x);
}
}

Gambar 2.9 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans


Gambar 2.10 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans

Penjelasan Program :
Program pengulangan ini menggunakan struktur pengulangan for,
Tipe data yang digunakan pada program ini adalah integer
(bilangan bulat). variabel x tugasnya untuk menyimpan hitungan
pengulangan. x < 16 artinya selama nilai hitungannya lebih kecil
dari 16, maka pengulangan akan terus dilakukan. Dengan kata lain,
perualangan ini akan mengulang sebanyak 15 kali. X++ fungsinya
untuk menambah satu (+1) nilai hitungan peda setiap pengulangan.
BAB III
KESIMPULAN
Java adalah salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek
yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa
ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan
Smalltalk. Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter
terhadap bytecode tersebut. Kompiler dan interpreter untuk program
Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh
Sun Microsystems.

Bagian dari Bahasa Java :


 Deklarasi Package
 Class
 Method Main
 Variabel dan Tipe Data
 Operator Dasar dan Operator Perhitungan
 Statement Kontrol
 Pemilihan
 Pengulangan
 Statement Peloncatan
DAFTAR PUSTAKA
Modul Praktikum Algoritman dan Pemrograman II
2021. Palangka Raya. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik
Universitas Palangka Raya (UPR).
Mahir Koding. 2016 Pengenalan Bahasa Java
https://www.mahirkoding.com/pengenalan-bahasa-java/ (Diakses
pada 24 Maret 2021)
LAMPIRAN

Gambar 1.1 Logo Java

Gambar 1.2 Java


Gambar 2.1 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.2 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans


Gambar 2.3 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.4 Tampilan Output Program pada Apikasi NetBeans


Gambar 2.5 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.6 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.7 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans


Gambar 2.8 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.9 Tampilan Program pada Aplikasi NetBeans

Gambar 2.10 Tampilan Output Program pada Aplikasi NetBeans