Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN RENCANA PRAKTIKUM

SISTEM DIGITAL

NAMA : Naufal Nahendra Shafy

NIM : 203020503065

KELAS :C

MODUL : I (GERBANG LOGIKA DASAR)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

2020
BAB I
TUJUAN DAN LANDASAN TEORI

I. Tujuan
1. Mahasiswa dapat memahami cara kerja gerbang logika dasar AND,
OR, NOT, NAND, NOR, dan XOR.
2. Mahasiswa dapat memahami fungsi logika dan tabel kebenarannya.

II. Landasan Teori


Gerbang Logika
Gerbang logika adalah dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang
berfungsi untuk mengubah satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah
sinyal Output (Keluaran) Logis. Gerbang Logika beroperasi berdasarkan
sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 kode simbol
yakni 0 dan 1 dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean.
Terdapat 7 gerbang logika dasar, yaitu :
a. Gerbang AND
b. Gerbang OR
c. Gerbang NOT
d. Gerbang NAND
e. Gerbang NOR
f. Gerbang X-OR (Exclusive OR)
g. Gerbang X-NOR (Exclusive NOR)
1. Gerbang AND
Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk
menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan
menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input)
bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika
salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Simbol yang menandakan
Operasi Gerbang Logika AND adalah tanda (*) .
Contohnya : Z = X*Y
Gambar 1.1 Simbol Gerbang AND

Tabel 1.2 Tabel Kebenaran Gerbang AND

2. Gerbang OR
Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk
menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang OR akan menghasilkan
Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1
dan jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua
Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol yang menandakan Operasi Logika OR adalah tanda Plus (“+”).
Contohnya : Z = X + Y.

Gambar 1.3 Simbol Gerbang OR

Tabel 1.4 Tabel Kebenaran Gerbang OR

3. Gerbang NOT
Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk
menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT disebutjuga
dengan Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) yang
berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya. Berarti jika kita
ingin mendapatkan Keluaran (Output) dengan nilai Logika 0 maka Input
atau Masukannya harus bernilai Logika 1. Gerbang NOT biasanya
dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabe l Inputnya.

Gambar 1.5 Simbol Gerbang NOT

Tabel 1.6 Tabel Kebenaran Gerbang NOT

4. Gerbang NAND
Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND
merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang
menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang
NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan
(Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika
0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.

Gambar 1.7 Simbol Gerbang NAND

Tabel 1.8 Tabel Kebenaran Gerbang NAND


5. Gerbang NOR
Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan
kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang menghasilkan
kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR akan
menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Masukan (Input)
bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka
semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.

Gambar 1.9 Simbol Gerbang NOR

Tabel 1.10 Tabel Kebenaran Gerbang NOR

6. Gerbang X-OR (Exclusive OR)


X-OR terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika.
Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jikas emua
Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika
nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika
0.

Gambar 1.11 Simbol Gerbang X-OR


Tabel 1.12 Tabel Kebenaran Gerbang X-OR

7. Gerbang X-NOR (Exclusive NOR)


Seperti Gerbang X-OR, Gerbang X-NOR juga terdiri dari 2 Masukan
(Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dari Exclusive
NOR dan merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT.
Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika
semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama dan akan
menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau
Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari
Gerbang X-OR (Exclusive OR).

Gambar 1.13 Simbol Gerbang X-NOR

Tabel 1.14 Tabel Kebenaran Gerbang X-NOR


BAB II
PEMBAHASAN

Gambar2.1 Rangkaian Gerbang Logika Input 0-0

Gambar2.2 Rangkaian Gerbang Logika Input 0-1

Gambar2.3 Rangkaian Gerbang Logika Input 1-0


Gambar2.4 Rangkaian Gerbang Logika Input 1-1

Tabel2.5 Tabel Hasil Percobaan


In 1 In 2 Kondisi LED Pada Gerbang
AND OR NOT NAND NOR XOR XNOR
0 0 0 0 1 1 1 0 1
0 1 0 1 1 1 0 1 0
1 0 0 1 0 1 0 1 0
1 1 1 1 0 0 0 0 1
Penjelasan fungsi masing-masing gerbang :

a) AND
Dari rangkaian diatas dan melakukan percobaan dengan memberikan
masukan pada in 1 dan in 2, Lihatlah pada tabel berikut:

Tabel 3.6 Hasil Percobaan Gerbang AND

In1 In2 Output


0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1

Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 0. Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 1.
Dari percobaan diatas gerbang AND hanya menghasilkan output 1
jika kedua inputan diberi nilai 1. Ini membuktikan bahwa teori tentang
gerbang AND sesuai dengan apa yang disampaikan pada perkuliahan.

b) OR
Dari rangkaian diatas dan melakukan percobaan dengan memberikan
masukan pada in 1 dan in 2, Lihatlah pada tabel berikut:

Tabel 2.7 Hasil Percobaan Gerbang OR

In1 In2 Output


0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1

Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 0. Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 1.
Dari percobaan diatas gerbang OR menghasilkan output 1 jika salah
satu atau kedua inputan diberi nilai 1. Ini membuktikan bahwa teori tentang
gerbang OR sesuai dengan apa yang disampaikan pada perkuliahan.

c) NOT
Dari rangkaian diatas dan melakukan percobaan dengan memberikan
masukan pada in 1, Lihatlah pada tabel berikut:

Tabel 2.8 Hasil Percobaan Gerbang NOT

In 1 Output

0 1

1 0

Dari percobaan diatas gerbang NOT menghasilkan output 1 jika


diberi input 0 demikian sebaliknya. Ini membuktikan bahwa teori tentang
gerbang NOT sesuai dengan apa yang disampaikan pada perkuliahan.

1. Menggambarkan gerbang NAND, NOR dan EXOR menggunakan gerbang


AND, OR dan NOT
a) NAND

Gambar 2.9 Gerbang NAND

Dari rangkaian diatas, kita dapat membuat gerbang NAND dengan


rangkaian gerbang AND yang di NOT kan. Berikut hasil percobaan dari
rangkaian diatas :
Tabel 2.10 Hasil Percobaan Gerbang NAND
In1 In2 Output
0 0 1
0 1 1
1 0 1
1 1 0

Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 1. Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 0.
Dari percobaan diatas output yang dihasilkan rangkaian ini sama
dengan gerbang NAND. Ini dikarenakan hasil output dari gerbang AND
dibalikan dengan gerbang NOT, dan membuktikan bahwa gerbang NAND
adalah gabungan antara gerbang AND dan gerbang NOT.

b) NOR

Gambar 2.11 Gerbang NOR

Dari rangkaian diatas, kita dapat membuat gerbang NOR dengan


rangkaian gerbang OR yang di NOT kan. Berikut hasil percobaan dari
rangkaian diatas:
2.12 Hasil Percobaan Gerbang NOR

In1 In2 Output


0 0 1
0 1 0
1 0 0
1 1 0
Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 1.Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 0.
Dari percobaan diatas output yang dihasilkan rangkaian ini sama
dengan gerbang NOR. Ini dikarenakan hasil output dari gerbang OR
dibalikan dengan gerbang NOT, dan membuktikan bahwa gerbang NOR
adalah gabungan antara gerbang OR dan gerbang NOT.

c) XOR

2.13 Gerbang XOR

Dari rangkaian diatas, kita dapat membuat gerbang XOR dengan


menggabungkan 2 gerbang AND yang pada gerbang AND atas memiliki
keluaran (output) 𝐴̅B dan pada gerbang AND bawah memiliki keluaran
(output) A𝐵̅dan kemudian hasil keluaran (output) dari 2 gerbang AND
dimasukan (input) kedalam gerbang OR. Berikut hasil percobaan dari
rangkaian diatas:

Tabel 2.14 Hasil Percobaan Gerbang XOR

In1 In2 Output


0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 0

Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 0. Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 1. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 0.
Dari percobaan diatas output yang dihasilkan rangkaian ini sama
dengan gerbang XOR. Ini dikarenakan hasil keluaran (output) dari 2
gerbang AND yang memiliki keluaran (output) 𝐴̅B dan A𝐵̅ dimasukan
(input) ke dalam gerbang OR, dan membuktikan bahwa gerbang XOR
adalah gabungan antara gerbang OR, gerbang AND dan gerbang NOT.

d) XNOR

Gambar 2.15 Gerbang XNOR

Dari rangkaian diatas, kita dapat membuat gerbang XNOR dengan


rangkaian gerbang XOR yang di NOT kan. Berikut hasil percobaan dari
rangkaian diatas:
2.16 Hasil Percobaan Gerbang XNOR

In1 In2 Output


0 0 1
0 1 0
1 0 0
1 1 1

Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan In2, Output yang dihasilkan
adalah 1. Pada saat diberi logika 0 pada In1 dan logika 1 pada In2, Output
yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada In1 dan logika 0
pada In2, Output yang dihasilkan adalah 0. Pada saat diberi logika 1 pada
kedua inputan, output yang dihasilkan adalah 1.
Dari percobaan diatas output yang dihasilkan rangkaian ini sama
dengan gerbang XNOR. Ini dikarenakan hasil output dari gerbang XOR
dibalikan dengan gerbang NOT, dan membuktikan bahwa gerbang XNOR
adalah gabungan antara gerbang OR, gerbang AND dan gerbang NOT.
BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan percobaan ini dapat kita simpulkan bahwa masing-masing


gerbang memiliki prinsip kerja yang berbeda-beda seperti:
1. Gerbang Logika AND akan bernilai 1 apabila semua inputnya
berlogika 1,
2. Gerbang logika NAND merupakan kebalikan dari gerbang logika
AND akan bernilai “1” apabila semua inputnya berlogika 0,
3. Gerbang Logika OR akan bernilai 1 apabila salah satu inputnya
berlogika 1
4. Gerbang logika NOR merupakan kebalikan dari gerbang logika OR
akan bernilai 1 apabila semua inputnya berlogika 0
5. Gerbang Logika XOR akan bernilai “1” apabila inputnya mempunyai
logika yang berbeda
6. Gerbang logika XNOR merupakan kebalikan dari gerbang logika
XOR akan bernilai “1” apabila inputnya mempunyai logika yang
sama.
Dengan demikian kita dapat mengetahui fungsi-fungsi dari gerbang
logika.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Dickson Kho. 2015. Pengertian Gerbang Logika Dasar dan Jenis-Jenisnya.


http://teknikelektronika.com/pengertian-gerbang-logika-dasar-simbol/. Diakses
pada hari Senin, 20 Oktober 2020 pukul 23.00 WIB

Nizarshia. 2013. Teori Dasar Gerbang Logika.


http://nizarshia.blogspot.co.id/2013/07/teori-dasar-gerbang-logika.html. Diakses
pada hari Senin, 20 Oktober 2020 pukul 23.30 WIB
BAB V
LAMPIRAN

Gambar5.1 Rangkaian Gerbang Logika Input 0-0

Gambar5.2 Rangkaian Gerbang Logika Input 0-1

Gambar5.3 Rangkaian Gerbang Logika Input 1-0


Gambar5.4 Rangkaian Gerbang Logika Input 1-1

1. Gerbang AND

Gambar 5.5 Simbol Gerbang AND

2. Gerbang OR

Gambar 5.6 Simbol Gerbang OR

3. Gerbang NOT

Gambar 5.7 Simbol Gerbang NOT


4. Gerbang NAND

Gambar 5.7 Simbol Gerbang NAND

5. Gerbang NOR

Gambar 5.8 Simbol Gerbang NOR

6. Gerbang XOR

Gambar 5.9 Simbol Gerbang XOR