Anda di halaman 1dari 5

Nama : Abdurrahman Hujaifi

NIM : 031061478

Mata kuliah : Perilaku Konsumen

Semester : V (Lima)

UPBJJ : Samarinda

TUGAS 3
PERILAKU KONSUMEN
1. Budaya merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi strategi pemasaran. Buatlah analisa
pengaruh budaya Indonesia terhadap strategi perusahaan yang memproduksi suplemen
kesehatan herbal yang menargetnya masyarakat Indonesia. Bandingkan dengan produk sejenis
yang menargetkan masyarakat di benua USA! Buatlah analisa Anda untuk 4 aspek bauran
pemasaran.
Jawab :
Gambaran bagaimana budaya bisa mempengaruhi perilaku sesungguhnya sesuatu yangsulit
untuk diamati, karena budaya adalah suatu yang bersifat dinamis dan intangible. Dalam kondisi
yang dinamis, menjadi lebih sulit untuk melihat siapa mempengaruhi apa dan bagaimana
mereka mempengaruhinya.Hal ini bisa terjadi karena dalam budaya aspek orisinalitas sulit
ditemukan. Misalkan kita ingin melihat bagaimana pengaruh budaya Bali dalam perilaku
belanja. Kontek budaya menjadi sulit untuk tentukan karena Budaya Bali juga dipengaruhi oleh
Budaya Jawa . Sebagian aspek dari budaya dapat diamati, dan sebagian yang lain sulit untuk
diamati, dan tidak disadari. Asumsi dasar cenderung sulit untuk diamati, dan terkadang tidak
disadari, sedangkan artefak mudah untuk dilihat dan keberadaannya disadari oleh orang. Kita
dengan mudah melihat pakaian, lukisan, patung, brosur dan lain sebagainya sebagai benda
budaya. Namun kita lebih sulit untuk mengamati nilai-nilai budaya, dan asumsi dasar, dengan
hanya pengamatan sehari dua hari.

Dikaitkan dengan perubahan budaya, maka aspek budaya pada level bawah pada suatu budaya
(deepest culture), cenderung lebih menetap dibandingkan dengan level atas. Sedangkan aspek
budaya dilevel atas cenderung mudah berubah. Dari waktu ke waktu trend pakaian, makanan
kesukaan, cara berpakaian, mobil, trend musik, ataupun produk lain berganti di sesuaikan
dengan selera pasar yang berubah. Dalam contoh lain, masyarakat Indonesia di perkotaan mulai
mengkonsumsi cereal ataupun makan roti di pagi hari sebagai pengganti nasi.
Budaya tidak hanya mempengaruhi perilaku konsumen, budaya merefleksikan perilaku. Klub
fitness, diet, skin care lotion, dan produk rendah lemak, memperlihatkan mencerminkan budaya
Amerika yang memberikan perhatian pada gaya muda dan perhatian terhadap kebugaran. Lebih
dari itu, Budaya menjadi cermin baik itu nilai dan kepemilikan benda-benda oleh anggotanya.

2. Anda adalah perusahaan produsen pakaian yang melayani beberapa segmen pasar yaitu
segmen bujangan, keluarga lengkap, dan keluarga lanjut. Buatlah perbandingan 4 aspek bauran
pemasaran untuk 3 segmen pasar tersebut!
Jawab :
Banyak perbedaan di antara 4 aspek ini, Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok
pembeli yang memiliki perbedaan kebutuhan, karakteristik, ataupun perilaku yang berbeda di
dalam suatu pasar tertentu. Segmentasi pasar bisa juga diartikan sebagai pengidentifikasian
analisis perbedaan para pembeli di pasar.
Segmentasi pasar menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong adalah pembagian sebuah pasar
menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda. Segmentasi pasar dapat dimaksudkan
sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar
yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk
sesuai dengan kebutuhan, keinginan, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif, yaitu:

Dapat diukur (measurable)

Ukuran, daya beli, dan profil pasar harus dapat diukur dengan tingkat tertentu.

Dapat dijangkau (accessible)

Segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.

Cukup besar (substantial)

Segmentasi pasar cukup besar atau cukup memberi laba yang dapat dilayani. Suatu segmen
merupakan kelompok homogen yang cukup bernilai untuk dilayani oleh progam pemasaran
yang sesuai.

3. Jelaskan pentingnya kelompok acuan dalam pengambilan keputusan konsumen!


Jawab :
Kelompok acuan menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan
pembelian suatu produk. Hal ini dilakukan oleh konsumen karena kelompok acuan mempunyai
hubungan yang dekat dan lebih sering berinteraksi dengan konsumen. Menurut Kotler (2004:
187), kelompok acuan merupakan seseorang yang memiliki pengaruh secara langsung (tatap
muka) atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang. Kelompok acuan terdiri dari
orang-orang yang dikenal secara mendalam (seperti keluarga atau sahabat) atau orang-orang
yang dikenal tanpa ada hubungan yang mendalam (klien) atau orang-orang yang dikagumi
(tokoh atau artis). Karena orang cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain yang
memiliki kemiripan, mereka sering kali terpengaruh dengan mengetahui bagaimana orang lain
menginginkan mereka menjalani hidup.

Berikan contoh bagaimana kelompok acuan mempengaruhi perilaku konsumen!


Jawab :
Terdapat 3 faktor yang bisa mempengaruhi perilaku dari konsumen antara lain yaitu :
1) Pengaruh Lingkungan
Faktor ini terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga serta situasi. Beberapa dasar utama dari
perilaku konsumen yaitu memahami pengaruh lingkungan yang bisa membentuk atau
menghambat suatu individu dalam mengambil hal keputusan untuk berkonsumsi.
Konsumen hidup di dalam lingkungan yang cukup kompleks, yang mana perilaku keputusan
yang diambil dipengaruhi juga oleh keempat faktor yang telah disebutkan tersebut diatas.
2) Perbedaan dan Pengaruh Individu
Faktor ini terdiri dari motivasi serta sikap, keterlibatan, kepribadian, pengetahuan,
demografi dan gaya hidup. Perbedaan individu termasuk faktor interpersonal (internal)
yang menggerakkan dan mempengaruhi perilaku. Semua faktor tersebut dapat
memperluas pengaruh dari perilaku konsumen dalam proses keputusannya.
3) Proses Psikologis
Faktor psikologis terdiri dari pengolahan informasi, perubahan sikap, pembelajaran, dan
juga perilaku. Ketiga faktor ini diketahui menambah minat utama dari penelitian seorang
konsumen sebagai faktor yang ikut serta mempengaruhi perilaku konsumen dalam
pengambilan keputusan pembelian.

Berikan contoh penggunaan kelompok acuan dalam komunikasi pemasaran!


Jawab :
Kelompok Acuan (reference group) adalah seorang individu/sekelompok orang yang secara
nyata mempengaruhi perilaku seseorang. Kelompok acuan digunakan sebagai dasar sebuah
referensi dalam membentuk respons afektif, kognitif, dan perilaku. Kelompok acuan berfungsi
sebagai referensi bagi seseorang dalam keputusan pembelian dan konsumsi.
Kelompok Acuan Dalam Komunikasi Pemasaran.
• Selebriti
Yang termasuk kelompok selebriti adalah para artis film, sinetron, panyanyi, musisi,
pelawak, pemain olah raga terkenal, tokoh politik, pejabat pemerintah, pakar pengamat
ekonomi, sosial dan politik. Selebriti memiliki popularitas, bakat, kharisma, dan kredibilitas.
Selebriti bisa berfungsi untuk :
a) Memberikan kesaksian
b) Memberikan dorongan & penguatan
c) Bertindak sebagai aktor (pengguna) dalam iklan
d) Bertindak sebagai juru bicara produsen
• Ahli / Pakar
Perusahaan menggunakan para ahli untuk mengiklankan produknya yang relevan, dianggap
sebagai seorang pakar karena pekerjaannya, pendidikannya, atau pengalamannya. Para
Ahli membantu konsumen dalam mengevaluasi produk & jasa, dapat memberi keyakinan
kepada konsumen mengenai produk & jasa yang diiklankan tersebut.
• Eksekutif & Karyawan
Para eksekutif digunakan untuk mempromosikan produk & jasa yang dihasilkan
perusahaan yang dipimpinnya, perusahaan ingin memberikan kesan bahwa ia begitu
memperhatikan konsumen, mendorong agar lebih percaya kepada produk & jasa yang
ditawarkan.
(Contoh : Bank Universal yang menampilkan presiden direkturnya)
• Karakter Dagang atau Juru Bicara
Karakter dagang atau karakter juru bicara adalah simbol dari perusahaan yang digunakan
dalam komunikasi pemasaran, karakter tersebut berfungsi menjadi daya tarik bagi
konsumen.
(Contoh : McDonald menggunakan tokoh badut bernama Ronald McDonald).
4. Jelaskan bagaimana situasi konsumen dapat berpengaruh terhadap keputusan pembelian
konsumen!
Berikan contoh pengaruh situasi dalam komunikasi pemasaran!

Jawab :
Pengaruh situasi adalah pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat
yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek. Menurut Asseal
(1998) Faktor situasional adalah kondisi sesaat yang muncul pada tempat dan waktu tertentu,
kemunculanya terpisah dari diri produk maupun konsumen.
Pengaruh situasional dalam konsumen adalah faktor personal dan lingkungan sementara yang
muncul pada saat aktifitas konsumen , sehingga situasi konsumen meliputi faktor-faktor sebagai
berikut:
a. Melibatkan waktu dan tempat di dalam aktivitas konsumen
b. Mempengaruhi tindakan konsumen seperti perilaku pembelian
c. Situasi konsumen relative merupakan jangka pendek, tidak termasuk karakteristik personal
yang berlaku dalam jangka panjang.

5. Uraikan tahapan yang dilalui konsumen ketika dia memutuskan untuk membeli sebuah
kendaraan bermotor!
Jawab :
Dalam proses pembelian produk barang dan jasa, seorang konsumen pada umumnya
menggunakan banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan untuk
membeli. Faktor-faktor tersebut disebut sebagai stimuli yang terdiri dari stimuli internal dan
stimuli eksternal. Salah satu stimuli eksternal adalah stimuli pemasaran yang akan menjadi
pokok bahasan dalam penelitian ini. Stimuli pemasaran juga dibutuhkan dalam hal konsumen
membeli sepeda motor baru. Sepeda motor adalah salah satu alat angkutan pribadi yang
penggunaannya di jalan raya sangat meningkat beberapa tahun belakangan ini. Dalam
penelitian ini faktor-faktor stimuli pemasaran akan dianalisis menggunakan aplikasi Factor
Analysis yang ada dalam perangkat lunak SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
terbentuknya tiga faktor dari delapan variabel yang diteliti. Faktor 1 terdiri dari mesin kuat,
harga terjangkau, tempat servis banyak, nyaman dikendarai, irit bensin, jaminan purna jual
dengan nama Faktor Keunggulan. Faktor 2 terdiri tampilan sporti, desain mutakhir dan warna
menarik dengan nama Faktor Desain. Faktor 3 terdiri dari satu variabel saja yaitu promosi
gencar dengan nama Faktor Promosi. Dalam melakukan keputusan pembelian produk,
konsumen dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara umum faktor-fakor tersebut dikelompokkan
menjadi dua bagian yaitu stimuli internal dan stimuli eksternal. Stimuli internal mencakup
motivasi, sosial, budaya. Sementara stimuli eksternal mencakup lingkungan dan pemasaran.
Stimuli pemasaran terdiri dari banyak faktor namun yang paling sering digunakan adalah faktor-
faktor atau indikator-indikator bauran pemasaran. Dalam penelitian ini juga akan menggunakan
faktor-faktor yang ada dalam bauran pemasaran produk sepeda motor. Faktor-faktor yang
dimaksud yaitu :
1) Promosi yang gencar
2) Tampilan yang sportif
3) Mesin yang kuat
4) Harga yang terjangkau
5) Desain mutakhir
6) Tempat servis banyak
7) Warna menarik
8) Nyaman dikendarai
9) Irit bensin
10) Jaminan purna jual.
Faktor-faktor yang sangat beragam itu akan dicoba dikelompokkan ke dalam beberapa bagian
dengan cara menggunakan analisis faktor.

Anda mungkin juga menyukai