Anda di halaman 1dari 23

STRUKTUR 1

TUGAS 1 - KAJIAN DESAIN STRUKTUR BANGUNAN SEDERHANA (EXISTING)

DOSEN PENGAMPU

IR. MADE SURYANATHA PRABAWA, S.T., M.T

OLEH KELOMPOK 1:

I KADEK DWI PRAMANA PUTRA (1962122002)

MADE EDI CAHYADI (1962122010)

I KETUT WAHYU ADI BRATHA (1962122011)

A.A.GEDE LANANG PRADNYANA (1962122012)

I GEDE ADI SETIA DARMA (1962122020)

I MADE PANJI ADITYA DIKARASTA (1962122052)

JURUSAN ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK DAN PERENCANAAN

UNIVERSITAS WARMADEWA

2020/2021
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latal Belakang


Struktur merupakan elemen yang sangat penting dari sebuah bangunan. Karena
struktur menjadi dasar dari kekuatan sebuah bangunan. Sistem struktur menentukan
ketahanan bangunan nantinya. Sistem struktur biasanya menyesuaikan dengan
bangunan nantinya.
Pada bangunan sederhana biasanya menggunakan sistem struktur sederhana
seperti sub-struktur pondasi menerus, super-struktur kolom praktis, dan upper struktur
mengunakan ring balok mengikuti supper atu setara dengan dinding. Pada bangunan
sederhana biasanta menggunakan pondasi dangkal tergantun permukaan tanah keras
daerah yang akan dibangun, menggunakan kolom praktis atau kolom dengan ukuran
kecil dan pembesian sederhana dengan jarak maksimal 4m dan ring balok yang
mengikuti alur dinding.
Dalam pembahasan kali ini, menjelaskan kajian desain struktur bangunan
sederhana. Maka dari itu, perlu dilakukannya survey terhadap bangunan sederhana
seperti rumah, bale delod, dan dapur. Sehingga dapat mengetahui bagai mana sistem
struktur pada bangunan rumah, bale delod, dan dapur.

1.2 Rumusan Masalah


Bagaimana sistem struktur bangunan rumah, bale delod, dan dapur?

1.3 Tujuan
a. Mengetahui sistem struktur pada bangunan rumah.
b. Mengetahui sistem struktur pada bangunan bale delod.
c. Mengetahui sistem struktur pada bangunan dapur.

1.4 Manfaat
Adapun manfaat dalam penulisan laporan ini, antara lain :
a. Secara praktis
Secara praktis, diharapkan pembaca dapat mengetahui bagaimana sistem struktur
pada bangunan sederhana.
b. Secara teoritis.
Secara teoritis, hasil laporan dapat memperoleh penjelasan mengenai sistem
struktur pada bangunan sederhana rumah, bale delod, dan dapur.
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Nama dan Fungsi Bangunan


A. Rumah
Rumah ini merupakan bagian dari satu lahan pekarangan atau tanah, yang berfungsi
sebagai kamar tidur dan aktivitas keluarga.
B. Bale delod
Bale delod ini merupakan bale yang berfungsi sebagai bangunan untuk upacara adat
C. Dapur
Dapur merupakan suatu tempat, di mana seseorang melakukan suatu aktivitas
mengolah dan menyediakan bahan makanan atau pangan.

2.2 Aktifitas, Civitas, Dan Jumlah Beban Hidup


1. Rumah
A. Aktifitas
- Tidur, mandi, cuci, kakus, menonton tv, wic, setrika baju, work from home.
B. Civitas
- I Kadek Dwi Pramana Putra
C. Jumlah Beban Hidup
- 1 orang
2. Bale Delod
A. Aktifitas
- Upacara adat manusa yadnya dan pitra yadnya.
B. Civitas
- Penghuni Rumah.
C. Jumlah Beban Hidup
- Tak Menentu
3. Dapur
A. Aktifitas
- Mengolahbahan pangan, menyiapkan makanan, mencuci piring, gelas, alat
memasak, makan dan minum.
B. Civitas
- Angota keluarga.
C. Jumlah Beban Hidup
- 4 orang.
2.3 Spesifikasi Furniture, Material Struktur, Dan Perkiraan Jumlah Beban Mati
A. Spesifikasi Furniture
- Rumah
1. Kamar tidur:
- Bed : 1 buah ( 160 x 200 ) cm
- Sofa 2 seat : 1 buah ( 150 x 85 ) cm
- Meja :1 buah ( 75 x 65 ) cm
- Kursi : 1 buah ( 45 x 45 ) cm
- Rak tv : 1 buah ( 150 x 40 ) cm

2. Ruang tamu:
- Sofa 2 seat : 2 buah ( 150 x 85 ) cm
- Meja : 1 buah ( 50 x 100 ) cm
- Rak tv : 1 buah ( 40 x 100 ) cm

3. Ruang ganti (WIC)


- Almari : 1 buah ( 60 x 150 ) cm
- Meja setrika : 1 buah ( 60 x 100 ) cm

- BALE DELOD
1. Kasur kapuk: 1

- Dapur
1. Kitchen set : 1 set ( 370 x 60 ) cm
2. Meja : 1 buah ( 150 x 80 ) cm
3. Kompor : 1 buah ( 70 x 40 ) cm

B. MATERiAL STRUKTUR
1. Rumah
- Struktur : Semen, Pasir , Koral, Batako, Besi, Kayu.
- Arsitektur : Keramik, Genteng, Hiasan Ukiran Paras, Cat.

2. Bale delod
- Struktur :Kayu,Pasir , Koral, Batako, Besi, Semen.
- Arsitektur : Cat, Keramik, Genteng, Hiasan Beton.

3. Dapur
- Struktur : Semen, Pasir , Koral, Batako, Besi, Kayu.
- Arsitektur : Keramik, Cat, dan Genteng.

C. Perkiraan Jumlah Beban Mati


1. Rumah

- Sloof = 0,15m x 0,2m x 2,4 t/m³ = 0,072 t/m².

- Kolom = 0,15m x 0,15m x 2,4 t/m³ = 0,054 t/m².


- Balok = 0,15m x 0,3m x 2,4 t/m³ = 0,054 t/m².
- Dinding = 3m x 0,25 t/m² = 0,75 t/m².
- Plat = 0,10 x 2,4 t/m³ = 0,24 t/m².
- Rangka atap kayu (0,01 t/m³) x luas atap=0,01 t/m³ x 21 m² = 0,21 t/m².

B. Bale Delod
- Sloof = 0,15m x 0,2m x 2,4 t/m³ = 0,072 t/m².
- Saka = 0,12m x 0,12m x 2,4 t/m³ = 0,034 t/m².
- Sunduk = 0,06m x 0,15m x 2,4 t/m³ = 0,022 t/m².
- Dinding = 2m x 0,25 t/m² = 0.5 t/m².
- Lambang = 0,15 x 0,25 x 2,4 t/m³ = 0.09 t/m².
- Rangka atap kayu (0,01 t/m³) x luas atap
=0,01t/m³ x 4,2m x 8,2m = 0,34 t/m².

D. Dapur
- Sloof = 0,15m x 0,2m x 2,4 t/m³ = 0,072 t/m².
- Kolom = 0,15m x 0,15m x 2,4 t/m³ = 0,054 t/m².
- Balok = 0,15m x 0,20m x 2,4 t/m³ = 0,072 t/m².
- Dinding = 2,80m x 0,25 t/m² = 0.7 t/m².
- Rangka atap kayu (0,01 t/m³) x luas atap
=0,01 t/m³ x 5,2m x 4,6m = 0,239 t/m².
Sistem Struktur

A. Rumah
Sub Struktur
- Pondasi dan Sloof

Super Struktur
- Kolom

Upper Struktur
- Ring Balok
- Rangka Atap
B. Bale Delod
Sub Struktur
- Pondasi dan Sloof
- Sendi

Supper Struktur
- Saka
- Sunduk

Upper Struktur
- Lambang

C. Dapur
Sub Struktur
-Pondasi
-Sloof

Supper Struktur
- Kolom

Upper Struktur
- Ring balok
- Rangka atap

2.4 Teori Kuliah


1. Rumah
- Tektonika
Pengunaan susunan batako sebagai dinding dengan bukaan jendela dan juga
terdapat finishing tempelan keramik dinding dan juga hiasan ukiran paras
dengan style bali yang mencerminkan bangunan bali yang terkesan tertutup.Di
samping itu terdapat plat atap yang mencerminkan bangunan modern, sehingga
ada perpaduan tradisional dengan modern.

- Struktur Alami
- Sifat Struktur Alami Pohon
a. Bagian akar pohon disimbolkan sebagai pondasi pada bangunan rumah
iniyang menerima beban dari bagian atas dan menyalurkan ke tanah.
b. Bagian batang pohon disimbolkan sebagai kolom pada bangunan rumah
yang berfungsi menyalurkan beban dari bagian struktur paling atas menuju
struktur bagian bawah/pondasi bangunan.
c. Bagian ranting serta daun disimbolkan sebagai bagian struktur paling atas
bangunan atau penutup bangunan rumah ini.

- Sifat Struktur Alami Jaring Laba-Laba


a. Memiliki kemampuan material yang keras dan elastis,diaplikasikan pada
bangunan di bagian atap bangunan rumah ini yang menggunakan struktur
kayu yang memiliki gaya tarik sejajar arah serat. Hal tersebut tertuang dari
strukturan kuda-kuda atap bangunan rumah ini.

- Sifat Struktur Alami Cangkang Telur

a. Memiliki sifat kuat dalam kompresi (tekan) tapi lemah dalam peregangan
(tension) seperti pada sifat kolom bangunan rumah ini.

- Sifat Struktur Alami Gelembung Sabun

a. Saat 2 area gelembung bertemu akan menciptakan kekuatan tahan gaya


tekan internal lebih kuat. Diaplikasikan pada struktur bangunan yaitu pada
bagian pondasi bangunan yang disatukan dengan bagian kolom bangunan
bisa menahan beban dari bagian balok dan atap bangunan.
- Sifat Struktur Alami Tubuh Manusia

a. Tubuh manusia tidak hanya terdiri dari bagian tulang melainkan juga bagian otot
manusia yang mengikat, sifat ini digunakan pada pembentukan struktur
bangunan yaitu penulangan besi dan diikat oleh campuran beton sehinggan
menimbulkan kekuatan gaya tarik dan gaya tekan yang dapat memperkecil
adanya deformasi.

• Prinsip Struktur

a. Seimbang :

Struktur memiliki konfigurasi internal dan mampu menerima beban dengan menimbulkan
reaksi pada pondasi. Konfigurasi internal yaitu keseimbangan antara kolom dan balok
bangunan dalam hal dimensi ukuran serta bentangan jarak antar setiap struktur tersebut
agar mampu menyalurkan beban yang yang merata menuju bagian pondasi bangunan.

b. Stabil :

Memiliki kestabilan pada struktur bangunan mengacu pada dimensi ukuran dan jarak
bentangan sehingga membentuk suatu geometri yang dapat bergerak bersama saat
menahan beban.
c. Kekuatan dan Kekakuan

Struktur akan tidak kokoh jika beban dari bangunan melebihi kekuatan dari material yang
dipakai. Jadi harus memilih material yang sesuai dengan tingkat kuat kaku terhadap
beban dari struktur tersebut. Selain itu dengan melakukan pemeriksaan beban,analisa
penerimaan gaya,kalkulasi besaran komponen/elemen struktur.

Besi
• Komponen Struktur
Air
Sesua
- Sub Struktur kualit
i SNI as
Pondasi : mengunakan pondasi batu kali menerus lebar 60 – 80 cm

Sloof : menggunakan sloof beton dengan ukuran 15x20 cm


baik

- Supper Struktur

Kolom : kolom struktur ukuran 15x15 cm, jenis kolom segi empat

Plat : Plat slab, ketebalan 10cm


- Upper Struktur

Ring balok : balok beton ukuran 15x30 cm

Rangka atap : kayu, limasan

b. Bale Delod

• Tektonika

Bangunan memiliki kesan terbuka dengan saka style bali dan juga bentuk atap yang
mencerminkan dari kebudayaan bali. Dan juga terdapat nilai religi karena adanya
perhitungan jumlah saka lebar, Panjang, dan juga tinggi bangunan yang menggunakan
bagian tubuh anggota keluarga tertua.

• Struktur Alami

- Sifat Struktur Alami Pohon

a. Bagian akar pohon disimbolkan sebagai pondasi pada bangunan yang menerima
beban dari bagian atas dan menyalurkan ke tanah.

b. Bagian batang pohon disimbolkan sebagai kolom pada bangunan yang berfungsi
menyalurkan beban dari bagian struktur paling atas menuju struktur bagian
bawah/pondasi bangunan.

c. Bagian ranting serta daun disimbolkan sebagai bagian struktur paling atas bangunan
atau penutup banguna.
- Sifat Struktur Alami Jaring Laba-Laba

a. Memiliki kemampuan material yang keras dan elastis,diaplikasikan pada bangunan di


bagian atap bangunan yang menggunakan struktur kayu yang memiliki gaya tarik
sejajar arah serat.

- Sifat Struktur Alami Cangkang Telur

a. Memiliki sifat kuat dalam kompresi (tekan) tapi lemah dalam peregangan (tension)
seperti pada sifat kolom bangunan.

- Sifat Struktur Alami Gelembung Sabun

a. Saat 2 area gelembung bertemu akan menciptakan kekuatan tahan gaya tekan internal
lebih kuat. Diaplikasikan pada struktur bangunan yaitu pada bagian pondasi bangunan
yang disatukan dengan bagian kolom bangunan bisa menahan beban dari bagian balok
dan atap bangunan.

- Sifat Struktur Alami Tubuh Manusia

a. Tubuh manusia tidak hanya terdiri dari bagian tulang melainkan juga bagian otot
manusia yang mengikat, sifat ini digunakan pada pembentukan struktur bangunan yaitu
penulangan besi dan diikat oleh campuran beton sehinggan menimbulkan kekuatan
gaya tarik dan gaya tekan yang dapat memperkecil adanya deformasi.
• Prinsip Struktur

a. Seimbang :

Struktur memiliki konfigurasi internal dan mampu menerima beban dengan menimbulkan
reaksi pada pondasi. Konfigurasi internal yaitu keseimbangan antara kolom dan balok
bangunan dalam hal dimensi ukuran serta bentangan jarak antar setiap struktur tersebut
agar mampu menyalurkan beban yang yang merata menuju bagian pondasi bangunan.

b. Stabil :

Memiliki kestabilan pada struktur bangunan mengacu pada dimensi ukuran dan jarak
bentangan sehingga membentuk suatu geometri yang dapat bergerak bersama saat
menahan beban.

c. Kekuatan dan Kekakuan

Struktur akan tidak kokoh jika beban dari bangunan melebihi kekuatan dari material
yang dipakai. Jadi harus memilih material yang sesuai dengan tingkat kuat kaku
terhadap beban dari struktur tersebut. Selain itu dengan melakukan pemeriksaan
beban,analisa penerimaan gaya,kalkulasi besaran komponen/elemen struktur.

Besi Air
Sesu kuali
ai tas
• Komponen Struktur SNI baik
- Sub Struktur

Sloof : menggunakan sloof beton dengan ukuran 15x20 cm

Pondasi : mengunakan pondasi batu kali menerus lebar 60 – 80 cm

Sendi : beton

- Supper Struktur

Saka : beton, ukuran 12x12 cm

Sunduk : beton, 6x12 cm

- Upper Struktur

Lambang : beton, ukuran 15x25 cm

rangka atap : kayu, limasan


c. Dapur

• Tektonika

Bangunan terkesan terbuka karena adanya bukaan jendela dengan ukuran yang cukup
besar. Dan juga terdapat hiasan pasangan keramik dinding setengah badan yang
menambah kesan modern.

• Struktur Alami

- Sifat Struktur Alami Pohon

a. Bagian akar pohon disimbolkan sebagai pondasi pada bangunan yang menerima
beban dari bagian atas dan menyalurkan ke tanah.

b. Bagian batang pohon disimbolkan sebagai kolom pada bangunan yang berfungsi
menyalurkan beban dari bagian struktur paling atas menuju struktur bagian
bawah/pondasi bangunan.

c. Bagian ranting serta daun disimbolkan sebagai bagian struktur paling atas bangunan
atau penutup banguna.
- Sifat Struktur Alami Jaring Laba-Laba

a. Memiliki kemampuan material yang keras dan elastis,diaplikasikan pada bangunan di


bagian atap bangunan yang menggunakan struktur kayu yang memiliki gaya tarik
sejajar arah serat.

- Sifat Struktur Alami Cangkang Telur

a. Memiliki sifat kuat dalam kompresi (tekan) tapi lemah dalam peregangan (tension)
seperti pada sifat kolom bangunan.

- Sifat Struktur Alami Gelembung Sabun

a. Saat 2 area gelembung bertemu akan menciptakan kekuatan tahan gaya tekan internal
lebih kuat. Diaplikasikan pada struktur bangunan yaitu pada bagian pondasi bangunan
yang disatukan dengan bagian kolom bangunan bisa menahan beban dari bagian balok
dan atap bangunan.

- Sifat Struktur Alami Tubuh Manusia

a. Tubuh manusia tidak hanya terdiri dari bagian tulang melainkan juga bagian otot
manusia yang mengikat, sifat ini digunakan pada pembentukan struktur bangunan yaitu
penulangan besi dan diikat oleh campuran beton sehinggan menimbulkan kekuatan
gaya tarik dan gaya tekan yang dapat memperkecil adanya deformasi.
• Prinsip Struktur

a. Seimbang :

Struktur memiliki konfigurasi internal dan mampu menerima beban dengan


menimbulkan reaksi pada pondasi. Konfigurasi internal yaitu keseimbangan antara
kolom dan balok bangunan dalam hal dimensi ukuran serta bentangan jarak antar
setiap struktur tersebut agar mampu menyalurkan beban yang yang merata menuju
bagian pondasi bangunan.

b. Stabil :

Memiliki kestabilan pada struktur bangunan mengacu pada dimensi ukuran dan jarak
bentangan sehingga membentuk suatu geometri yang dapat bergerak bersama saat
menahan beban.

c. Kekuatan dan Kekakuan

Struktur akan tidak kokoh jika beban dari bangunan melebihi kekuatan dari material yang
dipakai. Jadi harus memilih material yang sesuai dengan tingkat kuat kaku terhadap
beban dari struktur tersebut. Selain itu dengan melakukan pemeriksaan beban,analisa
penerimaan gaya,kalkulasi besaran komponen/elemen struktur.
• Komponen Struktur

- Sub Struktur

Pondasi : mengunakan pondasi batu kali menerus lebar 60 – 80 cm

Sloof : menggunakan sloof beton dengan ukuran 15x20 cm

- Supper Struktur

Kolom : kolom struktur ukuran 15x15 cm, jenis kolom segi empat

- Upper Struktur

Ring balok : balok beton ukuran 15x20 cm

rangka atap : kuda-kuda kayu pelana


BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat saya simpulkan bahwa setiap bangunan


sederhana memiliki sistem struktur yan hampir sama. Seperti penggunaan pondasi,
sloof, kolom da ring balok dengan ukuran yang sama . Namun pada bangunan bale
delod memiliki sistem struktur yang berbeda karena menggunakan sistem kayu.
Seperti adanya sendi sebagai pondasi, saka sebagai kolom, sunduk sebagai sloof
dan lambang sebagai ring balok
LA
MP
IR
AN
GA
MB
AR