Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

MENGENAI RESPIRASI ANAEROB

OLEH:
Nama : Ni Kadek Chyntha Novita Sari
Kelas : XII MIPA 2
Absen : 26

Tahun Ajaran 2020/2021


SMAN 1 SEMARAPURA
PRAKTIKUM RESPIRASI ANAEROB

I. Tujuan
1. Menjelaskan tahapan respirasi anaerob dengan tepat
2. Melakukan percobaan respirasi anaerob (fermentasi alcohol) dengan tepat sesuai
prosedur
3. Dapat menentukan faktor faktor yang berpengaruh pada proses fermentasi (respirasi
anaerob).
II. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Respirasi Anaerob?
2. Bagaimana perubahan senyawa kimia yang dihasilkan dalam proses fermentasi?
3. Faktor apa saja yang berpengaruh pada saat percobaan tersebut dilakukan?
III. Alat dan Bahan
 Botol air mineral kecil (2 buah)
 Balon karet (2 buah)
 Gula pasir (4 sendok makan)
 Fermipan/Ragi roti (1 bungkus)
 Jam tangan/Alat pengukur waktu (1 buah)
 Sendok teh (1 buah)
 Sendok makan (1 buah)
 Air hangat (secukupnya)
 Gelas bening (3 buah)
 Air kapur
 Pipet minuman
 Spidol (1 buah)

IV. Hasil Pengamatan


 Tabel 1
Karakteristik yang diamati Sebelum Percobaan Setelah Percobaan
Keadaan Balon Tidak mengembang (kempes) Mengembang
Bau larutan asam Mirip bau tape
Botol 1
Gelembung gas Sedikit bergelembung Gelembung semakin banyak
Suhu hangat Lebih hangat
Keadaan balon Tidak mengembang (kempes) Tidak mengembang (kempes)
Bau larutan manis manis
Botol 2
Gelembung gas Tidak ada gelembung Tidak ada gelembung
Suhu hangat hangat
 Tabel 2

Karakteristik yang diamati Sebeluum Percobaan Setelah percobaan

Gelas 1 Jernih atau keruh Sedikit keruh Bertambah keruh

Endapan putih Tidak ada Tidak ada

Gelas 2 Jernih atau keruh Sedikit keruh Tetap sama

Endapan putih Tidak ada Tidak ada

Gelas 3 Jernih atau keruh Sedikit keruh Keruh

Endapan putih Tidak ada Tidak ada

V. Pembahasan
Respirasi Anaerob adalah proses pemecahan glukosa yang tidak membutuhkan
oksigen. Adapun beberapa organisme yang dapat melakukan respirasi anaerob: khamir,
bakteri asam laktat, otot tubuh pada manusia. Jika dibandingkan respirasi aerob, respirasi
anaerob hanya menghasilkan sedikit ATP (energi). Proses respirasi anaerob dibedakan
menjadi 2, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.
Gula digunakan sebagai substrat utama pada percobaan kali ini, karena model gula
yang sederhana, mudah digunakan oleh ragi (fermipan). Gula merupakan sumber nutrisi
pada ragi dan sumber karbon yang digunakan untuk membentuk material penyusun sel
baru. Dari percobaan fermentasi yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa, dengan
adanya gelembung yang dihasilkan dari campuran gula dan ragi, dapat membuktikan
bahwa fermentasi akan menghasilkan CO2.
Keberhasilan fermentasi ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: Keasaman (pH),
Mikroba, Suhu, Oksigen, dan Waktu.
VI. Jawaban Pertanyaan
1. Mengapa pada percobaan tersebut , botol air mineral perlu ditutup rapat dengan
balon karet? Agar udara dari luar botol tidak dapat masuk kedalam botol.
2. Apakah fungsi dari balon tersebut? Untuk mengetahui ada tidaknya
karbondioksida yang dihasilkan dari proses fermentasi (Respirasi Anaerob).
3. Apakah fungsi ragi dari percobaan tersebut? Sebagai katalisator atau pereaksi.
4. Apakah fungsi gula dari percobaan tersebut? Sebagai bahan umum dalam proses
fermentasi (yang akan direaksikan)
5. Bagaimanakah keadaan balon pada ke dua perangkat tersebut ? Mengapa terjadi
perbedaan pada ke dua balon tersebut? Balon pada botol 1 mengembang, balon
pada botol 2 tidaka mengembang. Alasan terjadinya perbedaan antara botol 1
dan botol 2:
- Karena gula pada botol 1 diubah oleh bakteri yang ada di dalam fermipan
atau ragi roti menjadi CO2 dan etanol sehingga karbondioksida dalam botol
masuk ke dalam balon yang menyebabkan balon mengembang.
- Sedangkan dalam botol 2 balon tidak mengembang karena gula dalam botol
2 tidak ada mikroorganisme yang mengubah atau mereaksi gula tersebut.
6. Bagaimana bau larutan dari ke dua perangkat tersebut ? Berarti proses yang terjadi
pada botol 1 menghasilkan apa? Aroma pada botol 1 asam sedangkan pada botol
2 manis, proses pada botol 1 terjadi perubahan C6H12O6 menjadi CO2 + ATP
dan etanol.
7. Bagaimanakah keadaan larutan air kapur digelas 1 dibandingkan dengan keadaan
larutan di gelas 2 dan 3! Gelas manakah yang memiliki keadaan yang sama setelah
percobaan ? Apa arti dari kejadian tersebut? Keadaan larutan di gelas 1 memiliki
keadaan yang sama lebuh keruh dibandingkan keadaan gelas 2. Karena gelas 1
dan gelas 3 sama-sama mengandung CO2. Artinya yang mempengaruhi
terjadinya percobaan pada larutan air kapur pada gelas 1 dan 3 yaitu adanya
kandungan CO2 dalam larutan air kapur pada gelas 1dan 3.
8. Dari jawaban diatas proses kimiawi apakah yang terjadi pada botol 1? Apa saja yang
dihasilkan pada proses tersebut? Proses kimiawi yang terjadi pada botol 1 adalah:
- Glukosa diubah oleh mikroorganisme pada ragi menjadi 2CO2 + 2 ATP dan
etanol jadi yang dihasilkan pada proses tersebut adalah 2 CO2 + 2 ATP dan
etanol.
9. Mengapa gelembung gas semakin banyak pada botol 1 dibandingkan dengan botol
2? Botol 1 terdapat ragi yang melakukan proses fermentasi atau memecah gula
atau mendapatkan energi. Proses tersebut ragi menghasilkan gas CO2 dalam
bentuk gelembung udara. Sedangkan pada botol 2 tidak terdapat ragi sehingga
tidak menghasilkan gas CO2 dalam bentuk gelembung udara.
10. Mengapa air yang digunakan harus hangat? Dapatkah air hangat tersebut diganti
dengan air dingin dan air panas? Buktikan jawaban kalian tersebut! Karena pada air
hangat atau suhu ruangan reaksi metabolisme berjalan dengan baik. Tidak.
Karena jika digunakan air dingin maka metabolisme tidak akan bekerja
dengan baik, jika digunakan air panas maka metabolisme sama sekali tidak
bekerja karena katalisator akan rusak dan tidak akan berfungsi lagi.

VII. Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa, Respirasi Anaerob tidak memerlukan
oksigen dalam proses respirasinya. Gelembung gas yang dihasilkan oleh larutan ragi
(fermipan) dan gula yang ditemukan di botol 1, terjadi Respirasi Anaerob karena adanya
perubahan suhu yang disebabkan oleh penggunaan ATP. Serta perubahan bau yang
disebabkan oleh penggunaan fermipan (ragi) yang bereaksi terhadap gula dan air.
Sedangkan pada percobaan kedua tidak terjadi Respirasi Anaerob karena tidak terjadi
perubahan apapun.
VIII. Lampiran Foto Kegiatan
Dokumentasi mengenai Proses Kegiatan Praktikum :
1.8.1 Alat dan Bahan yang Diperlukan

1.8.2 Proses Pembuatan