Anda di halaman 1dari 3

1.

Jelaskan dengan singkat cakupan dari kualitas perencanaan publik meliputi


Pengertian Kualitas Perencanaan Publik, Outcome Perencanaan Publik, dan
Karakteristik Kualitatif Kualitas Output Perencanaan Publik
2. Apa yang dimaksud dengan pengakuan (recognition) dan apa saja faktor yang
berpengaruh dalam pengakuan dan pengukuran transaksi publik ?

Jawaban :

1. Jelaskan dengan singkat cakupan dari kualitas perencanaan publik meliputi Pengertian
Kualitas Perencanaan Publik, Outcome Perencanaan Publik, dan Karakteristik Kualitatif
Kualitas Output Perencanaan Publik
Jawab:
a. Kualitas perencanaan publik mendefinisikan bagaimana produk akan diciptakan serta
menunjukkan bagaimana kualitas yang benar akan dikembangkan. Kualitas perencanaan
membutuhkan prosedur bagi pelaksanaannya. Agar perencanaan efektif, ada banyak hal
yang sering kali menjadi halangan seperti:
--Kegagalan manajemen dalam memahami system yang tengahterjadi di sekitar area
organisasi.
--Kurangnya dukungan manajemen terhadap system perencanaan. Pimpinan kurang
mendukung dan berperan serta dalam segala kegiatan.
--Kegagalan memahami peran penting perencanaan dalam proses manajemen.

b. Outcome Perencanaan Publik Outcomer dari proses perencanaan public adalah dokumen
perencanaan yang mayoritas terbagi menjadi dokumen perencanaan jangka pendek (satu
tahun), dokumen perencanaan jangka menengah (lima tahun) , dan dokumen perencanaan
jangka panjang (dua puluh lima tahun).

c. Karakteristik kualitatif akuntansi sektor publik adalah cirri khas informasi akuntansi dalam
organisasi sektor publik yang berkontribusi pada penentuan kualitas produk setiap unsur
akuntansi sektor publik.
Relevan dan reliabilitas merupakan dua kualitas utama atau pokok beserta unsur-unsurnya
yaitu:
--Unsur kualitas yang relevan: tepat waktu, nilai prediktif dan nilai umpan balik.
--Unsur kualitas reliabilitas: teruji, netralitas, dan menggambarkan kejujuran.

2. Apa yang dimaksud dengan pengakuan (recognition) dan apa saja faktor yang
berpengaruh dalam pengakuan dan pengukuran transaksi publik ?
Jawab:
Pengukuran adalah proses penetapan jumlah uang untuk mengakui dan memasukkan
setiap unsur laporan keuangan sector public ke dalam laporan posisi keuangan dan laporan
kinerja keuangan. Sejumlah dasar pengukuran yang berbeda digunakan untuk derajat
kombinasi yang juga berbeda dalam laporan keuangan sektor publik.

Faktor yang berpengaruh dalam Pengakuan dan Pengukuran Transaksi Publik


1. Probabilitas Manfaat Ekonomi Masa Depan
Dalam kriteria pengakuan pendapatan, konsep probabilitas digunakan dalam pengertian
derajat ketidakpastian. Manfaat ekonomi masa depan yang berkaitan dengan pos tersebut
akan mengalir dari atau kedalam organisasi. Konsep tersebut dimaksudkan untuk
menghadapi ketidakpastian lingkungan operasi organisasi. Pengkajian terhadap derajat
ketidakpastian yang melekat dalam arus manfaat ekonomi masa depan dilakukan
berdasarkan bukti yang tersedia pada saat penyusunan laporan keuangan sector public.
Oleh karena itu, biaya yang merepresentasikan pengurangan manfaat ekonomi yang
diharapkan harus diakui.

2. Kendala Pengukuran
Kriteria pengakuan pos kedua adalah ada tidaknya biaya atau nilai yang dapat diukur
dengan tingkat keandalan tertentu (reliable). Pada banyak kasus, biaya atau nilai yang harus
diestimasi merupakan bagian yang esensial dalam penyusunan laporan keuangan sector
public tanpa mengurangi tingkat keandalannya. Namun, jika estimasi yang layak tidak
mungkin dilakukan, pos tersebut tidak diakui dalam laporan posisi keuangan atau laporan
kinerja keuangan. Contohnya hasil yang diharapkan dari suatu tuntutan hukum dapat
memenuhi definisi baik aktiva, pendapatan, maupun kriteria probabilitas agar dapat diakui.
Namun jika tidak mungkin diukur dengan tingkat keandalan tertentu, tuntutan tersebut tidak
dapat diakui sebagai aktiva atau pendapatan. Eksistensi tuntutan harus diungkapkan dalam
catatan materi penjelasan atau skedul tambahan.

Suatu pos yang memmiliki karakteristik esensial dari suatu unsure tetapi tidak dapat
memenuhi criteria pengakuan tetap harus diungkapkan dalam catatan, materi penjelasan,
atau skedul tambahan. Pengungkapan ini dapat dibenarkan jika pengetahuan mengenai pos
tersebut dipandang relevan untuk mengetahui posisi keuangan, kinerja, dan perubahan
posisi keuangan suatu organisasi oleh pemakai laporan keuangan sektor publik.

3. Aktiva
Aktiva akan diakui dalam posisi keuangan jika manfaat ekonomisnya dimasa depan atau
jasa potensialnya kemungkinan besar akan diperoleh organisasi, dan aktiva tersebut
mempunyai nilai yang dapat diukur dengan andal.

4. Kewajiban
Kewajiban diakui dalam laporan posisi keuangan jika pengeluaran sumber daya yang
memberikan manfaat ekonomi kemungkinan besar akan dilakukan untuk mnyelasiakna
kewajiban (obligation) sekarang, dan jumlah yang harus diselsesaikan dapat diukur dengan
andal.

5. Ekuitas
Ekuitas dapat disubklasifikasikan dalam laporan posisi keuangan, dimana relevansi
pengklasifikasianya terjadi apabila pos tersebut mengindikasikan pembatasan hukum atau
pembatasan lainnya atas kemamampuan organisasi untuk menggunakan ekuitas.

6. Pendapatan
Pendapatan diakui dalam laporan kinrja keuangan jika kenaikan manfaat ekonoi dimasa
yang akan datang yang berkaitan dengan peningkatan aktiva atau penurunan kewajiban,
telah terjadi dan dapat diukur dengan andal.

7. Biaya
Biaya diakui dalam laporan kinerja keuangan jika penurunan manfaat ekonomi dimasa
depan yang berkaitan dengan penurunan aktiva atau peningkatan kewajiban telah terjadi
dan dapat diukur dengan andal. Biaya diakui dalam laporan kinerja keuangan berdasarkan
hubungan langsung antar biaya yang timbul dan pos pendapatan tertentu yang diperoleh.

Sumber:
BMP EKSI4207 AKUNYANSI SEKTOR PUBLIK
https://www.academia.edu/9302680/perencanaan_publik