Anda di halaman 1dari 3

Nama : Nur Anna Marniansih,S.

Pd
Angkatan : LXVIII (68)
Kelompok : IV
Materi : Agenda I (Analisis Isu Kontemporer)

Isu kontemporer adalah masalah atau persoalan yang terjadi di masa sekarang
atau sesuatu yang sedang hangat dan ramai dibicarakan kata lainnya berita viral baik
baik di lingkungan masyarakat maupun media cetak dan media social.
Berdasarkan profesi yang saya geluti saat ini, yaitu menjadi seorang pendidik
maka isu kontemporer yang akan saya angkat dan analisa adalah masalah-masalah
yang berkembang di dunia pendidikan dan terkait dengan tempat saya bekerja. Isu-isu
itu antara lain, perundungan atau bullying yang tanpa disadari telah menjadi
kebiasaan, Narkoba yang diam-diam mengintai pelajar usia remaja, ketidakefektifan
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan minimnya sarana serta prasarana yang dimiliki
sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Isu Kontemporer

Bullying Narkoba PJJ

Setelah menemukan dan membuat daftar isu, hal selanjutnya adalah


memvalidasi isu tersebut menggunakan teknik APKL (Aktual, Problematik,
Kekhalayakan, dan Layak). Aktual maksudnya hal atau isu tersebut benar terjadi saat
ini. Problematik, apakah masalah tersebut kompleks sehingga perlu segera dicarikan
solusinya. Kekhalayakan, artinya masalah tersebut menyangkut hajat hidup orang
banyak. Dan yang terakhir, Layak, apakah isu tersebut masuk akal, relevan, realistis
dan dapat dimunculkan pemecahan masalahnya. Hasil validasi isu dengan
menerapkan teknik APKL bisa dilihat pada tabel di bawah ini:

ISU A P K L KESIMPULAN
Bullying     TIDAK
Narkoba     TIDAK
PJJ     IYA

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa masalah atau isu yang
memenuhi kriteria APKL adalah tentang Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi.
Analisa PJJ menggunakan APKL yaitu pertama Aktual, pandemi yang telah
berlangsung lama dan hingga saat ini berdampak pada lahirnya proses belajar
mengajar jarak jauh atau biasa disebut PJJ. PJJ yang berkelanjutan ini kemudian
menjadi isu atau topik pembicaraan baik dikalangan pegiat dan pemerhati pendidikan,
orang tua, bahkan para siswa itu sendiri. Kedua, Problematik; isu ini berpengaruh
terhadap semua kalangan dan pelaksanaannya menghadapi berbagai macam
masalah. Ketiga, Kekhalayakan; masalah ini dihadapi oleh semua lapisan masyarakat
dari berbagai tingkat ekonomi dan latar belakang. Terakhir, Layak; masalah ini terjadi
pada saat ini dan jika tidak segera dipecahkan bisa mempengaruhi kualitas pendidikan
di Indonesia.
Selanjutnya isu tersebut dianalisa menggunakan teknik Fishbone Diagram
untuk mencari sebab dan akibat dari isu tersebut, seperti di bawah ini:

SEBAB AKIBAT
System Surrounding
kemiskinan
Kesenjang Dukungan orang tua
an kualitas Latarbelakan
pendidikan g pekerjaan Covid 19
Kurikulum belum Keterbatasan akses internet Ketidakefektifan
optimal
Pembelajaran
Kurangnya kemandirian Jarak Jauh
Pendidik yang
siswa
gagap teknologi
Siswa yang gagap Gadget
teknologi Kurangnya fasilitas PJJ
Bahan ajar
Skills Suppliers

Pembelajaran Jarak Jauh yaitu pembelajaran yang dilakukan jarak jauh dengan
menggunakan media yang memungkinkan interaksi antara pengajar dan pelajar tanpa
bertatapmuka secara langsung di satu tempat. Sejak COVID 19 mulai menyebar di
Indonesia, pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan
untuk melaksanakan PJJ guna menghindari dan mengurangi resiko penyebaran
COVID 19. Dalam pelaksanaan PJJ melalui internet peran orangtua sangat
dibutuhkan, akan tetapi tidak semua orangtua bisa mampu melakukannya dikarenakan
berbagai faktor, salah satunya faktor ekonomi. Selain itu ketidakmeratanya akses
internet di berbagai wilayah di Indonesia juga mempengaruhi keefektifan PJJ terutama
bagi daerah 3T. PJJ membutuhkan kemandirian dan kedisiplinan siswa dalam belajar.
Masih banyak siswa dan guru yang gagap teknologi atau belum menguasai teknologi.
Selain itu dalam PJJ membutuhkan adanya internet, computer, dan gawai. Akan tetapi
tdk semua siswa memilikinya, terutama mereka yang berada dipelosok. Halini semakin
membuat kesenjangan kualitas pendidikan meningkat.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka langkah yang saya lakukan


adalah dimulai dari diri sendiri membiasakan pola hidup sehat dengan tetap
menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona atau
menjadikan 3M sebagai budaya di New normal saat ini. Selain itu, kebijakan di sekolah
kami memberikan akses bagi kami untuktetap melakukan kegiatan belajar mengajar
dengan berkunjung ke rumah-rumah siswa dan tetap mematuhi protocol kesehatan.
Selain itu kami juga meminta kerjasama orangtua siswa agar selalu memperhatikan
anak-anaknya tentang tugas yang diberikan guru. Dan menyajikan materi dengan
menyenangkan, serta menggunakan media yang menarik sehingga memotivasi siswa
untuk belajar mandiri.

Anda mungkin juga menyukai