Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 3 MATA KULIAH PENGENTAR AKUNTANSI

1
NAMA : Hendra Jaya Dwi Saputra
NIM : 042619599

Berikut ini catatan dari CV Sumber Rejeki : CV Sumber Rejeki menerima pesanan sebanyak 50
dari satu pelanggan. Pesanan tersebut memiliki nomer pesanan P80503. Berikut adalah transaksi
yang terjadi pada perusahaan.Pembelian bahan secara kredit senilai Rp 29.575.500

1. Penggunaan bahan langsung senilai Rp 25.000.000

2. Mempekerjakan pekerja sebanyak 25 orang dengan biaya Rp 500 per jam dimana
membutuhkan waktu 10 hari dengan seharinya bekerja 8 Jam.

3. Pembebanan biaya overhead pabrik yang dibebankan sebesar Rp 20.000.000

4. Pesanan diserahkan kepada pembeli dengan faktur penjualan senilai 180% dari total seluruh
biaya secara kredit dengan faktur 2/10, n/30.

5. Pemesan membayar dalam waktu 12 setelah penyerahan.

Jurnal Transaksi Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan.

Jurnal transaksi perhitungan biaya berdasarkan pesanan / job order costing yang harus dibuat
oleh perusahaan berdasarkan transaksi tersebut yaitu.

No Keterangan Total
1 Persediaan Bahan Rp29.575.500
Utang Dagang Rp 29.575.500
2 PDP BBB Rp25.000.000
Persediaan Bahan Rp 25.000.000

3 PDP BTK Rp1.050.000


Utang Gaji Rp 1.000.000
Utang Pph Rp 50.000
4 PDP BOP Rp20.000.000
BOP Dibebankan Rp 20.000000

5 Persediaan Produk Jadi Rp46.050.000

PDP BBB Rp 25.000.000


PDP BTK Rp 1.050.000
PDP BOP Rp 20.000.000
Piutang Dagang Rp82.890.000
Penjualan Rp 82.890.000
HPP Rp 46.050.000
Persediaan Produk Jadi Rp 46.050.000

6 Kas Rp82.890.000
Piutang Dagang Rp 82.890.000

Note: untuk akun piutang dan penjualan sebesar Rp.82.890.000 itu berasal dari :

Faktur atas barang yang diserahkan kepada pembeli sebesar 180% dikalikan total seluruh biaya
(total Persediaan produk jadi). berikut rinciannga

180% x Rp.46.050.000 = Rp 82.890.000


TUGAS 3 MATA KULIAH PENGENTAR AKUNTANSI
2
NAMA : Hendra Jaya Dwi Saputra
NIM : 042619599

2. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara obligasi dengan modal saham!

Secara umum, saham dan obligasi memiliki tujuan yang hampir sama yaitu menanamkan modal
atau dana untuk meraih pundi-pundi kekayaan dari perusahaan.

Namun perbedaannya adalah, saat perusahaan menerbitkan saham berarti mereka menjual
sebagian kepemilikannya kepada pihak lain. Nah, bedanya dengan obligasi, saat perusahaan
mengeluarkan obligasi, itu artinya mereka menerbitkan surat utang yang bisa kamu beli. Kamu
yang memiliki obligasi berhak mendapatkan pembayaran dari pokok utang ditambah dengan
bunga.

Jadi, saham adalah bentuk kepemilikan suatu perusahaan yang biasanya berbentuk dokumen.
Sang pemilik saham berhak mendapat keuntungan perusahaan atau yang kerap disebut dengan
dividen.

Sementara obligasi itu adalah surat utang yang dikeluarkan oleh perusahaan maupun instansi
pemerintah sebagai bentuk peminjaman uang yang kemudian akan dibayarkan kembali sebesar
harga pokok utang beserta bunga atau istilahnya disebut kupon.

TABEL PERBEDAAN SAHAM DAN OBLIGASI

cz SAHAM OBLIGASI

Deskripsi singkat Surat kepemilikan perusahaan Surat hutang


Badan yang dapat Perusahaan terbuka (Tbk.) Perusahaan dan pemerintah
mengeluarkan
Pembagian keuntungan Dividen, diambil dari keuntungan bersih harga pokok dan bunga
perusahaan
Jangka waktu Tidak terbatas, selama perusahaan itu Terbatas, jangka waktu pembayaran telah
masih ada ditentukan
Kewajiban badan untuk Hanya jika perusahaan untung Sangat wajib untuk dibayar
membayar
Risiko investasi Besar, karena perusahaan bisa merugi Kecil, karena perusahaan wajib membayar,
maupun bangkrut tidak memperdulikan keuntungan
perusahaan
Keuntungan investasi High risk, high reward. Low risk, low reward.
Jika untung, dapat menghasilkan uang Pemegang obligasi pasti mendapatkan
dalam jumlah besar, lebih besar daripada sejumlah keuntungan setiap tahunnya.
obligasi.
Apa yang terjadi jika Saham menjadi tidak berharga. Perusahaan Pemegang obligasi diprioritaskan untuk
perusahaan bangkrut membayar laba terakhir, jika ada. dibayar. Aset perusahaan yang tersisa bisa
(likuidasi) digunakan untuk membayar pemegang
obligasi.
Sisi perpajakan Dividen adalah bagian laba perusahaan Bunga obligasi terlebih dahulu dikeluarkan
setelah dikenai pajak sebagai biaya (tidak kena pajak)
Fluktuasi harga Harga saham fluktuatif dan sensitif Harga obligasi relatif stabil dan sensitif
terhadap kondisi ekonomi makro dan mikro terhadap tingkat bunga dan inflasi
Hak suara atas Pemegang saham punya hak suara atas Pemegang obligasi tidak punya hak suara
perusahaan kebijakan perusahaan atas kebijakan perusahaan
Contoh Saham PT Sampoerna Tbk Surat Utang Negara (SUN)
Saham Bank Central Asia (BCA) Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

SUMBER: https://lifepal.co.id/media/perbedaan-saham-dan-obligasi/

Anda mungkin juga menyukai