Anda di halaman 1dari 5

PAIRED SAMPLE t TEST

Dini Wahyu

KONSEP DASAR:
1. Tujuan “ mengetahui perbedaan rata-rata dua sampel berpasangan:.
2. Data yang diuji adalah perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan
suatu perlakuan.
3. Paired sampel t test adalah uji statistik paramterik
4. Jika tidak berdistribusi normal dianjurkan uji statistik non paramterik (uji
wilcoxon).
SYARAT PENGUJIAN:
1. Data berdistribusi Normal
2. Skala data interval atau rasio
CONTOH KASUS DAN PENYELESAIAN

Seorang guru ingin mengetahui apakah pembelajaran etnomatematika dapat


meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa kelas 4. Untuk itu sampel yang
terdiri dari 13 siswa diberikan tes awal sebelum pembelajaran etnomatematika
dimulai, kemudian dilakukan eksperimen selama 3 bulan dan dilakukan tes akhir,
berikut data perbandingan hasil pretest dan posttest siswa:
Dasar Pengambilan Keputusan Uji Normalitas:

1. Jika nilai sig. > 0.05 maka data berdistribusi normal


2. Jika nilai sig. < 0.05 maka data berdistribusi tidak normal
PAIRED SAMPLE CORRELATION

Menguji ada atau tidaknya hubungan antara pretest dan posttest, dasar
pengambilan keputusan:

1. Jika nilai sig. < 0.05 maka data yang kita input memiliki hubungan signifikan
2. Jika nilai sig. > 0.05 maka data yang kita input tidak memiliki hubungan
signifikan
DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UJI PAIRED SAMPLE t test

1. Jika Nilai Sig. (2-tailed) < 0.05 maka terdapat perbedaan pemahaman konsep
geometri siswa kelas 4 sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran
etnomatematika.
2. Jika Nilai Sig. (2-tailed) > 0.05 maka tidak terdapat perbedaan pemahaman
konsep geometri siswa kelas 4 sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran
etnomatematika.