Anda di halaman 1dari 4

NASKAH TUGAS T UTORIAL ONLINE

UNIVERSITAS TERBUKA

Fakultas : Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik


Program Studi : D-III Perpajakan
Kode/Nama MK : PAJA3353/Lab Pajak Penghasilan II

Nama : Boy Harpianto Sitanggang


NIM : 042779242

No Soal Skor
1. Berikut ini adalah daftar aktiva tetap yang dimiliki oleh PT Maju Bersama per 31
Desember 2019:
Jenis Aktiva Tanggal Harga
Perolehan Perolehan
Gedung 10 Maret 2015 3.000.000.000
Mesin 08 Mei 2018 300.000.000
Furniture 16 Juli 2017 175.000.000
Komputer 04 Maret 2019 60.000.000
Mobil box 15 Juni 2017 150.000.000
Keterangan :
• Seluruh aktiva tetap disusutkan dengan menggunakan metode saldo garis 60
lurus.
• Secara Ketentuan Perpajakan, Mesin dan mobil box dikategorikan ke
kelompok II bukan bangunan. Sedangkan Furniture dan Komputer dikategorikan
ke kelompok I bukan bangunan. Khusus untuk Gedung dikategorikan ke
Bangunan kelompok Permanen.
Instruksi :
Berdasarkan keterangan diatas, hitung penyusutan secara pajak PT Maju Bersama
Tahun 2019 sesuai dengan !

2. a. PT Sawit indah yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit membeli
1 unit mobil Truck Rp.250.000.000 pada Maret 2017. Truck tersebut baru
digunakan pada Desember 2017.
b. PT Alam Raya Nusantara melakukan pembangunan gedung kantor baru
mengeluarkan dana sebesar Rp.500.000.000 .dimulai 10 Agustus 2017. gedung
30
tersebut selesai dibangun dan langsung digunakan pada Januari 2018.
Intruksi :

1. Kapan mulai dilakukannya penyusutan pada aktiva tersebut!


2. Hitung Berapa penyusutan masing-masing aktiva pada Desember 2019.
3. PT. Sawit Indah melakukan revaluasi aktiva tetap per tanggal 31 Juli 2019 dan 10
kemudian mendapat surat keputusan persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak, Nilai
sisa buku fiskal aktiva tetap per 31 Juli 2019 (sebelum revaluasi) sebesar
Rp.5.500.000.000,-Nilai aktiva tetap setelah revaluasi sebesar Rp 5.850.000.000,-.
Tentukan Perlakuan PPh atas revaluasi aktiva tetap tersebut!

Jawaban:
1. Penghitungan nilai penyusutan PT Maju Bersama Tahun 2019dengan menggunakan
metode saldo garis lurus:
a. Nilai Penyusutan gedung
Nilai Penyusutan Per
Rumus Perhitungan (A/Bx(C-D)/E)
Tahun
A B C D E
Tahun
Masa Masa 1
Tarif Masa
Guna ( Tahun Harga Perolehan
Penyusutan Manfaat
Bulan) (Bulan)
2015 10 12 Rp3.000.000.000 Rp150.000.000 20 Rp118.275.000
2016 12 12 Rp3.000.000.000 Rp150.000.000 20 Rp142.500.000
2017 12 12 Rp3.000.000.000 Rp150.000.000 20 Rp142.500.000
2018 12 12 Rp3.000.000.000 Rp150.000.000 20 Rp142.500.000
2019 12 12 Rp3.000.000.000 Rp150.000.000 20 Rp142.500.000
Total Nilai Penyusutan Rp688.275.000

b. Nilai Penyusutan mesin


Nilai Penyusutan Per
Rumus Perhitungan (A/Bx(C-D)/E)
Tahun
A B C D E
Tahun
Masa Masa 1
Tarif Masa
Guna ( Tahun Harga Perolehan
Penyusutan Manfaat
Bulan) (Bulan)
2018 8 12 Rp300.000.000 Rp75.000.000 8 Rp18.843.750
2019 12 12 Rp300.000.000 Rp75.000.000 8 Rp28.125.000
Total Nilai Penyusutan Rp46.968.750

c. Nilai Penyusutan Furniture


Nilai Penyusutan Per
Rumus Perhitungan (A/Bx(C-D)/E)
Tahun
A B C D E
Tahun
Masa Masa 1
Tarif Masa
Guna ( Tahun Harga Perolehan
Penyusutan Manfaat
Bulan) (Bulan)
2017 6 12 Rp175.000.000 Rp87.500.000 4 Rp10.937.500
2018 12 12 Rp175.000.000 Rp87.500.000 4 Rp21.875.000
2019 12 12 Rp175.000.000 Rp87.500.000 4 Rp21.875.000
Total Nilai Penyusutan Rp54.687.500

d. Nilai Penyusutan Komputer


Nilai Penyusutan Per
Rumus Perhitungan (A/Bx(C-D)/E)
Tahun
Tahun
A B C D E
Masa Masa 1 Harga Perolehan Tarif Masa
Guna ( Tahun
Penyusutan Manfaat
Bulan) (Bulan)
2019 10 12 Rp60.000.000 Rp30.000.000 4 Rp6.225.000
Total Nilai Penyusutan Rp6.225.000
e. Nilai Penyusutan Mobil Box
Nilai Penyusutan Per
Rumus Perhitungan (A/Bx(C-D)/E)
Tahun
A B C D E
Tahun
Masa Masa 1
Tarif Masa
Guna ( Tahun Harga Perolehan
Penyusutan Manfaat
Bulan) (Bulan)
2017 7 12 Rp150.000.000 Rp37.500.000 8 Rp8.156.250
2018 12 12 Rp150.000.000 Rp37.500.000 8 Rp14.062.500
2019 12 12 Rp150.000.000 Rp37.500.000 8 Rp14.062.500
Total Nilai Penyusutan Rp36.281.250

2. Diketahui:
a. PT Sawit indah yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit membeli 1 unit
mobil Truck Rp.250.000.000 pada Maret 2017. Truck tersebut baru digunakan pada
Desember 2017.
b. PT Alam Raya Nusantara melakukan pembangunan gedung kantor baru
mengeluarkan dana sebesar Rp.500.000.000 .dimulai 10 Agustus 2017. gedung
tersebut selesai dibangun dan langsung digunakan pada Januari 2018.
Ditanya:
 Kapan mulai dilakukannya penyusutan pada aktiva tersebut!
a. Penyusutan dilakukan pada akhir Desember 2017 dengan perhitungan mulai awal
Maret 2017. Truk masuk kelompok 2 sehingga masa manfaat 8 tahun dengan
penyusutan per tahun 12,5%.
b. Penyusutan dilakukan pada akhir Desember 2018 dengan perhitungan mulai awal
Januari 2018. Gedung memiliki masa manfaat 20 tahun dengan penyusutan per
tahun sebesar 5%.

 Hitung Berapa penyusutan masing-masing aktiva pada Desember 2019.


a. Tahun 2017 penyusutan sebesar : 12,5% x 250.000.000 x 10/12 = Rp.
26.041.667,- Tahun 2018 penyusutan sebesar : 12,5% x 250.000.000 = Rp.
31.250.000
Tahun 2019 penyusutan sebesar : 12,5% x 250.000.000 = Rp. 31.250.000,-
Jadi Akumulasi Penyusutan = Rp. 88.541.667

b. Tahun 2018 penyusutan sebesar : 5% x 500.000.000 = Rp. 25.000.000,-


Tahun 2019 penyusutan sebesar: 5% x 500.000.000 = Rp. 25.000.000,-
Jadi Akumulasi Penyusutan = Rp. 50.000.000
3. Perlakuan PPh atas revaluasi aktiva tetap:PMK Nomor 79/PMK.03/2008 tentang
Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan Untuk Tujuan Perpajakan memberikan
ketentuan batasan terhadap wajib pajak badan yang melakukan revaluasi aktiva tetap,
yaitu sebagai berikut:
 Penilaian kembali aktiva tetap tidak dapat dilakukansebelum lewat jangka waktu
5 tahun terhitung sejakrevaluasi terakhir
 Perusahaan yang melakujan revaluasi komersial namun tidak memperoleh
persetujuan Dirjen Pajak, maka nilai revaluasi yang ditetapkan tidak dapat
digunakan sebagai dasar melakukan penyusutan fiskal.
 Penjualan aset yang telah direvaluasi sebelum masa penyusutannya berakhir (aset
kelompok 1 dan 2) akan dikenakan tambahan PPh final sebesar selisih tariff
terakhir dikurangi 10% atau (25%-10% = 15%) dikalikan dengan selisih lebih
revaluasi.
 Penjualan aktiva tetap kelompok 3 dan 4, bangunan, dan tanah yang telah
memperoleh persetujuan revaluasi sebelum lewat jangka waktu 10 tahun maka
akan dikenakan tambahan PPh final sebesar selisih tarif terakhir dikurangi
10%atau (25%-10% = 15%) dikalikan dengan selisih lebih revaluasi.
 Selisih antara nilai pengalihan aktiva tetap perusahaan dengan nilai sisa buku
fiskal pada saat pengalihan merupakan keuntungan atau kerugian sesuai dengan
UU PPh.

Berdasarkan ketentuan di atas, maka revaluasi aktiva tetap PT Bangun Sentosa per
tanggal 31 Juli 2017 dikenakan tambahan PPh final sebesar selisih tarif terakhir dikurangi
10% atau (25%-10% = 15%) dikalikan dengan selisih lebih revaluasi.dengan perhitungan
sebagai berikut:

PPh final tambahan:= (Nilai aktiva tetap setelah revaluasi - Nilai aktiva tetap sebelum
revaluasi) x 15%= (Rp 5.850.000.000 - Rp5.500.000.000) x 15%
= Rp350.000.000 x 15%
= Rp52.500.000
Jadi, PT Bangun Sentosa dikenakan tambahan PPh final sebesar Rp52.500.000

Anda mungkin juga menyukai